wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sejarah Indonesia Kelas XII MIPA/IPS

Total questions: 50

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Masa Transisi 1966 – 1967 yang ditandai dengan adanya krisis politik dan ekonomi, sehingga membuat keamanan negara menjadi kacau dan keadaan perekonomian semakin memburuk. Salah satu indikator yang penting dalam krisis ekonomi pada masa itu yaitu . . .

a)

Rakyat menuduh PKI sebagai dalang pembunuhan para petinggi Angkatan Darat

b)

Harga barang-barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan

c)

Gerakan mahasiswa membentuk kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI)

d)

ABRI melakukan kampanye anti-PKI melalui surat kabar Berita Yudha

e)

Aksi demo mahasiswa menuntut pembubaran Kabinet Dwikora

2.

Tritura merupakan sikap gerakan mahasiswa terhadap kondisi dan ekonomi pada 1966. Salah satu faktor yang menyebabkan munculnya Tritura pada tahu 1966 yaitu . . .

a)

Pembangunan yang tidak merata pada masa pemerintahan Presiden Soekarno

b)

Kebijakan luar negeri Presiden Soekarno yang condong pada Blok Timur

c)

Kondisi perekonomian yang memburuk pasca peristiwa G 30 S/PKI

d)

Keinginan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pemerintah

e)

Kondisi pemerintahan yang tidak stabil akibat Perang Dingin

3.

Aksi-aksi Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) merupakan aksi yang menuntut penyelesaian yang seadil-adilnya terhadap pelaku G 30 S/PKI. Rakyat juga menuntut agar Presiden Soekarno membubarkan PKI, namun tuntutan itu tidak dapat dipenuhi Presiden, sebagai gantinya presiden melakukan . . .

a)

Membubarkan KAMI dan KAPPI

b)

Melakukan perubahan Kabinet Dwikora menjadi Kabinet 100 Menteri

c)

Membersihkan kabinet dari unsur-unsur G 30 S/PKI

d)

Mengeluarkan Supersemar

e)

Mengangkat 5 orang menteri koordinator ad interim yang menjadi Presidum kabinet

4.

Perhatikan tuntutan berikut ini:

1.Bubarkan PKI

2.Turunkan presiden

3.Turunkan harga

4.Amandemen UUD 1945

5.Bersihkan kabinet dari unsur PKI

Tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa pada tahun 1966 dan terkenal dengan sebutan Trituran ditunjukkan oleh nomor . . .

a)

1,2,3

b)

1,3,5

c)

2,3,4

d)

2,3,5

e)

3,4,5

5.

Berikut BUKAN merupakan latar belakang aksi Tritura yaitu . . .

a)

Kacaunya keadaan politik dan keamanan negara

b)

Memburuknya keadaan perekonomian

c)

Naiknya Letnan Jendral Soeharto ke kursi kepresidenan

d)

Belum adanya penyelesaian terhadap pelaku G 30 S/PKI serta pelaku belum di hukum seadil-adilnya

e)

Ada menteri yang masih menjabat dan merupakan tokoh yang terlibat dalam peristiwa G 30 S/PKI

6.

Salah satu dari tiga tuntutan rakyat (Tritura) yang berhubungan dengan kondisi ekonomi bangsa masa demokrasi terpimpin yaitu . . .

a)

Ganyang Malaysia

b)

Turunkan Soeharto

c)

Gunting Syafrudin

d)

Boikot Mercusuar

e)

Turunkan Harga

7.

Para mahasiswa melakukan aksi memenuhi jalan-jalan menuju Istana Merdeka, pada saat pelantikan Kabinet 100 Menteri. Aksi tersebut memicu bentrokan antara cakrabirawa dan demonstran, dalam bentrokan tersebut menyebabkan gugurnya seorang mahasiswa Universitas Indonesia yaitu . . .

a)

Arif Rahman Hakim

b)

Heri Hertanto

c)

Elang Mulia Lesmana

d)

Hafidin Royan

e)

M. Nur Rahman

8.

Demonstrasi dan gerakan menjalar ke kota-kota lain di luar Jakarta. Mahasiswa aktif menyuarakan apresiasinya kepada pemerintah agar segera memperbaiki kondisi politik dan ekonomi dalam negeri. Sikap dan tindakan gerakan mahasiswa pada masa itu menunjukkan bahwa . . .

a)

Mahasiswa ingin mengadakan reformasi

b)

Prinsip demokrasi dalam pemerintahan harus ditegakkan

c)

Mahasiswa terlibat dalam pemerintahan

d)

Mahasiswa peduli nasib bangsa

e)

Mahasiswa memiliki peran dominan dalam kebijakan

9.

Secara hukum, posisi dan kedudukan Supersemar semakin kuat setelah . . .

a)

Menumpas PKI dan kelompok-kelompoknya

b)

Terbentuknya kabinet Ampera

c)

Letjen Soeharto membubarkan PKI

d)

Mendapat dukungan dari seluruh rakyat

e)

Dilegalkan melalui ketetapan MPR

10.

Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) merupakan mandat yang diberikan Soekarno kepada Soeharto untuk mengatasi kondisi politik. Adapun langkah pertama yang diambil Soeharto sebagai pengemban Supersemar yaitu . . .

a)

Membentuk Kabinet Ampera Kabinet Dwikora

b)

Membubarkan PKI serta ormas-ormasnya

c)

Menurunkan harga bahan pokok

d)

Membentuk presidium kabinet dan lima menteri AD interim

e)

Mendesak MPRS untuk melegalkan kedudukan Supersemar

11.

Tindakan pertama yang dilakukan oleh Soeharto pada tanggal 12 Maret 1966 stelah menerima Surat Perintah yaitu membubarkan dan melarang PKI dan ormas-ormasnya yaitu dengan alasan . . .

a)

PKI telah melakukan aksi fitnah terhadap ABRI

b)

PKI tidak memiliki anggota lagi

c)

PKI tidak sesuai dengan ideologi Pancasila

d)

PKI selalu meresahkan masyarakat

e)

PKI terbukti telah melakukan pemberontakan

12.

Salah satu kondisi yang tepat masa transisi 1966-1967 adalah dualisme kepemimpinan nasional. Bentuk dualisme kepemimpinan nasional dapat dilihat pada acara . . .

a)

Pembentukan kabinet Ampera

b)

Pembubaran PKI dan ormas-ormasnya

c)

Penetapan Soeharto sebagai pejabat presiden

d)

Pemberhentian Presiden Soekarno dari kursi presiden

e)

Bicara pertanggungjawaban Soekarno oleh MPRS

13.

Dengan adanya dualisme kepemimpinan nasional, akhirnya menimbulkan pertentangan politik dalam masyarakat, yaitu mengarah pada munculnya pendukung Soekarno dan pendukung Soeharto. Hal ini jelas membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Beriku merupakan hal yang dilakukan untuk mengakhiri dualisme kepemimpinan nasional yaitu . . .

a)

Presiden Soekarno menulis nota pribadi kepada Jendral Soeharto, dan Soeharto menyetujui nota tersebut

b)

Soekarno sebagai Presiden secra resmi mengundurkan diri pada hari rabu tanggal 22 februari 1967

c)

Soeharto mengajukan draft berisi persyaratan bahwa Presiden berhalangan atau menyerahkan kekuasaan kepada Pengemban Supersemar

d)

Adanya pertemuan anara Presiden Soekarno dengan Soeharto beserta Panglima Angkatan di Bogor

e)

Soekarno menyatakan non aktif di depan sidang Badan Pekerja MPRS dan menyetujui pembubaran PKI

14.

Presiden Soekarno memberikan tanggung jawab setelah peristiwa G 30 S/PKI di depan MPRS dalam pidatonya yang berjudul . . .

a)

Penemuan kembali revolusi kita

b)

Indonesia menggugat

c)

Nawaksara

d)

Tahun penemuan kembali

e)

Membangun dunia kembali

15.

Dalam melaksanakan rehabilitasi dan stabilisasi politik dan keamanan, pemerintah Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto menggunakan suatu pendekatan yang dikenal dengan . . .

a)

Massa Mengambang

b)

Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun)

c)

Pancakrida Kabinet Pembangunan

d)

Pendekatan Keamanan (Security Approach)

e)

Trilogi Pembangunan

16.

Salah satu isi dari trilologi pembangunan adalah stabilitas yang sehat dan dinamis. Berikut ini yang bukan merupakan langkah pemerintah Orde Baru dalam melaksanakan stabilitas politik dan keamanan yaitu . . .

a)

Menyusun Pancakrida dan Trilogi Pembangunan

b)

Pembentukan Kopkamtib dan Dewan Pertahanan Keamanan Nasional

c)

Menciptakan kekuatan Politik Sipil yaitu Golkar

d)

Penyederhanaan Partai Politik

e)

Konsep “masa mengambang” pada partai Politik

17.

Pemerintah Orde Baru berupaya mengembangkan sektor pertanian di Indonesia. Sebagai upaya membantu proses pemasaran produk-produk pertanian, pemerintah Orde Baru menerapkan strategi ekonomi berupa . . .

a)

Pembangunan pasar-pasar di perkotaan

b)

Revitalisasi bangunan pasar tradisional

c)

Bekerja sama dengan perusahaan swasta

d)

Pengoptimalan koperasi peran di pedesaan

e)

Operasi pasar untuk menjaga negara

18.

Setelah resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia prioritas pembangunan pemerintah Orde Baru di Timor-Timur wajib untuk . . .

a)

Pembangunan sekolah fasilitas kesehatan

b)

Pembangunan pusat-pusat perekonomian

c)

Pendirian markas militer dan polisi

d)

Peningkatan hasil pertanian dan perkebunan

e)

Gedung pendirian perkantoran

19.

Program penataran P4 dijalankan oleh pemerintah dengan menyasar instansi pemerintahan, sekolah, dan perguruan tinggi. Penerapan program ini bertujuan untuk . . .

a)

Memberikan pendidikan karakter

b)

Membangun kepatuhan terhadap rezim

c)

Mencegahnya tumbuhnya kesadaran kritis

d)

Meneruskan nilai-nilai Pancasila

e)

Menyosialisasikan program pembangunan

20.

Yang merupakan salah satu praktik nepotisme yang dilajankan pada pemerintah Orde Baru yaitu . . .

a)

Pengunduran diri empat belas menteri dengan Kabinet pembangunan VII

b)

Pengangkatan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kasospol ABRI

c)

Pengangkatan Prof. Dr. Ing. Banharuddin Jusuf Habibie sebagai wakil presiden Republik Indonesia

d)

Penunjukan Emil Salim, Ali Wardhana, Widjojo Nitisastro, Subroto, dan Moh. Sadli sebagai tim ekonomi Orde Baru

e)

Pengangkatan Sri Hardiyanti Rukmana sebagai Menteri Kesejahteraan Sosial dalam Kabinet Pembangunan VII

21.

Di bawah pemerintahan Orde Baru, Indonesia berusaha menjalankan kembali politik luar negeri bebas aktif. Oleh karena itu, Indonesia kembali menjadi anggota PBB pada 28 September 1966. Keaktifan Indonesia dalam kegiatan PBB ditunjukkan dengan . . .

a)

Menyelesaikan konflik di Irian Barat

b)

Menyelesaikan konflik di Timor-Timur

c)

Mengirimkan Pasukan garuda dibawah koordinasi PBB

d)

Menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB

e)

Menjadi salah satu anggota Dewan Penasihat PBB

22.

Partai-partai politik yang tergabung dalam Partai Persatuan Pembangunan pada Pemilu 1977 ditunjukkan oleh kombinasi . . .

a)

Permusi, PSII dan Murba

b)

Permusi, PSII dan Perti

c)

PSII, Parkindo dan Murba

d)

PSII, Parkindo dan IPKI

e)

Parkindo, PSII dakn IPKI

23.

Indonesia dan Timor-Timur memiliki perbedaan secara historis. Salah satu bukti perbedaan tersebut yaitu . . .

a)

VOC membangun pusat perdagangan rempah-rempah di Timor-Timur

b)

Timor-Timur merupakan bekas wilayah pemerintah kolonial Belanda

c)

Bangsa Protugis mencari rempah-rempah di wilayah Timor-Timur

d)

Wilayah Indonesia hanya mencakup bekas kolonial Belanda

e)

Timor-Timur adalah wilayah kolonial Protugis

24.

Pada masa pemerintahan Orde Baru (1966 – 1998) bertekad mengabdi pada kepentingan rakyat dan nasional dilandasi semangat dan jiwa Pancasila serta UUD 1945. Salah satu kebijakan politik pemerintah Orde baru adalah penerapan dwi fungsi ABRI. Dwi fungis ABRI merupakan konsep dasar militer dalam menjalankan peran sosial-politik di Indonesia. Dampak dikeluarkannya kebijakan tersebut yaitu . . .

a)

Memberi tugas kepada ABRI untuk membantu tugas dari lembaga DPR

b)

Jalannya pemerintahan Indonesia menjadi kewenangan kepada ABRI

c)

Kewenangan ABRI semakin luas karena campur tangan dalam ranah sipil

d)

Separo jajaran pemerintahan sipil diisi oleh perwakilan dari ABRI

e)

Fraksi ABRI ditarik dari perwakilan keanggotaan MPR/DPR

25.

Pemilihan umum merupakan salah satu ciri pelaksanaan secara demokrasi. Pada masa Orde baru, pemilu cenderung menyimpang dari sistem demokrasi, hal ini terjadi karena . . .

a)

Kewajiban pemerintah mengalokasi fraksi Abri di DPR

b)

Kewajinan bagi pegawai pemerintah mendukung salah satu partai

c)

Penyatuan partai peserta pemilu memiliki kesamaan ideologi

d)

Peningkatan jumlah kursi di DPR setiap periode pelaksanaan pemilu

e)

Presiden dan wakil presiden dilakukan melalui sidang MPR

26.

Pemerintah Orde Baru berupaya melaksanakan pembangunan di bidang kesehatan. Salah satunya melalui program Keluarga Berencana (KB) yang bertujuan untuk . . .

a)

Mengatasi ledakan pertumbuhan penduduk

b)

Meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya kesehatan

c)

Menyosialisasikan norma keluarga kecil bahagia sejahtera

d)

Mengatasi masalah gizi buruk pada bayi

e)

Meningkatkan pertumbuhan penduduk

27.

Perhatikan pernyataan berikut!

1. Penyerahan pemerintahan Republik indonesia dari Soekarno kepada pejabat sementara Soekarno

2. Pengangkatan Soeharto menjadi koordinator keamanan

3. Pemberhentian Soekarno sebagai presiden oleh MPRS dan penunjukkan Soeharto sebagai pejabat sementara presiden

4. Pemberian wewenang kepada Soeharto untuk mengatasi keadaan bahaya

Pemberlakuan Supersemar 1966 mengakibatkan terjadinya peristiwa . . .

a)

1) dan 2)

b)

1), 3) dan 4)

c)

2) dan 4)

d)

1), 2), 3) dan 4)

e)

4) saja

28.

Perhatikan pernyatan berikut!

1.Penurunan apresiasi masyarakat terhadap kebudayaan nasional

2.Berkembangnya kebudayaan kontemporer yang menggeser kebudayaan tradisional

3.Para budayawan sulit untuk mengembangkan kebudayaan tradisional

4.Masyarakat tidak menjadi produsen kebudayaan, tetepi cenderung menjadi konsumen kebudayaan asing.

Akibat kebijakan pemerintah Orde Baru memberikan kelonggaran bagi masuknya pengaruh kebudayaan asing yaitu . . .

a)

1), 2) dan 3)

b)

1) dan 3)

c)

2) dan 4)

d)

3) saja

e)

4) saja

29.

Peran nyata Indonesia pada masa Orde baru dalam menciptakan perdamaian di kawasan Asia Tenggara yang sesuai dengan tujuan didirikannya ASEAN yaitu . . .

a)

Ikut bergabung dalam ASA (Association of Southeast Asia)

b)

Tidak bergabung dalam SETO (South east Asia Treaty Organization)

c)

Menyelenggarakan Jakarta informal Meeting (JIM) untuk mengatasi konflik anatara Kamboja dan Vietnam

d)

Menjadi mediator dalam konflik antara Malaysia dan Thailand

e)

Menjadi fasilitator dalam konflik Pattani

30.

Repelita atau Rencana Pembangunan Lima Tahun adalah satuan perencanaan yang dibuat oleh pemerintah Orde Baru di Indonesia. Repelita I (1969-1974) yang dijalankan Orde Baru bertujuan untuk . . .

a)

Menciptakan lapangan baru dan industri

b)

Menekankan bidang trasportasi, komunikasi, dan pendidikan

c)

Menekan bidang industri padat karya untuk meningkatkan ekspor

d)

Memenuhi kebutuhan dasar dan infrastruktur dengan menekankan pada bidang pertanian

e)

Meningkatkan pembangunan di pulau-pulau selain Jawa, bali, dan Madura diantaranya melalui trasmigrasi

31.

Pemerintah Orde Baru berupaya melaksanakan pembangunan diberbagai sektor. Salah satu keberhasilan pembangunan sektor industri pada masa Orde Baru yaitu . . .

a)

Kebutuhan barang dan jasa meningkat

b)

Tingkat relokasi industri semakin meningkat

c)

Pencemaran lingkungan semakin parah

d)

Berubahnya lahan pertanian menjadi kawasan industri

e)

Pendapatan per kapita masyarakat meningkat

32.

Pemerintah Orde Baru berusaha memperbaiki kehidupan bangsa Indonesia disegala bidang. Langkah pertama yang diambil dalam memperbaiki kehidupan ekonomi yaitu . . .

a)

Stabilisasi nasional dan rehabilitasi ekonomi

b)

Menekan jumlah penduduk dengan melaksanakan trasmigrasi

c)

Membangun Indonesia diawali daerah perbatasan

d)

Perbaiki hubungan luar negeri dalam bidang ekonomi

e)

Melakukan pinjaman kepada Uni Soviet

33.

Masa Presiden Suharto menciptakan stabilitas ekonomi dengan Pembangunan Jangka Panjang I yaitu 1 April 1969 – 31 Maret 1974 yang menitikberatkan pada . . .

a)

Sektor bercocok tanam dan perdagangan

b)

Sektor dagang dan industri

c)

Sektor pertanian dan industri

d)

Sektor industri dan tehnologi

e)

Sektor pendidikan dan tehnologi

34.

Perhatikan informasi berikut!

Salah satu peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia dimasa Orde baru adlah peristiwa Malari pada 15 januari 1974, berawal dari menguatnya investasi Jepang di Indonesia sehingga menghambat gerak ekonomi lokal, memicu gerakan demonstrasi besar-besaran. Pasca peristiwa Malari negara melakukan penangkapan terhadap tiga mahasiswa, diantaranya adalah Hariman Siregar dan Muhamad Aini. Selain itu, dilakukan Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK). Sejak saat itu, berbagai pergerakan yang disinyalir berbeda haluan dengan asas tunggal Pancasila langsung ditindak dan dihukum.

Berdasarkan informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa sikap negara pada masa Orde baru yaitu . . .

a)

Mencegah masuknya ideologi asing dikalangan mahasiswa

b)

Tidak memihak aksi-aksi mahasiswa yang merugikan negara

c)

Pemanfaatan generasi muda dalam program-program pembangunan Orde Baru

d)

Memberikan penyuluhan bagi mahasiswa agar dapat mendukung program pembangunan negara

e)

Melakukan tindakan reward dan phunisment terhadap pihak-pihak yang mendukung atau menentang kebijakan pemerintah

35.

Pada akhir tahun 1971, pemerintah Orde Baru melemparkan gagasan penyederhanaan partai politik dengan alasan-alasan tertentu. Berikut BUKAN alasan penyederhanaan partai pada masa Orde Baru yaitu . . .

a)

Adanya persaingan antar politik

b)

Adanya persaingan di dalam tubuh parpol antara para pemimpinnya

c)

Adanya banyaknya partai yang tidak memudahkan pembangunan

d)

Menciptakan kondisi politik yang stabil dan kondusif bagi terlaksananya amanah rakyat

e)

Banyaknya partai yang dianggap menambah permasalahan pembangunan

36.

Orde Baru melaksanakan pemilihan umum pada tahun 1971. Sembilan partai menjadi peserta pemilu, dan tiga diantaranya memperoleh suara terbanyak yaitu Golkar, NU dan Parmusi. Pemilu pertama pada masa Orde baru tersebut dilaksanakan dalam rangka . . .

a)

Adanya persaingan antar partai

b)

Banyaknya partai yang dianggap menambah permasalahan pembangunan

c)

Adanya persingan di dalam tubuh parpol antara para pemimpinnya

d)

Menciptakan kondisi politik yang stabil dan kondusif bagi terlaksananya amanah rakyat

e)

Adanya banyaknya partai yang tidak memudahkan pembangunan

37.

Arah kebijakan pembangunan pada masa Orde Baru ditunjukkan kepada pembangunan segala bidang yang pelaksanaannya bertumpu dalam suatu program yang disebut . . .

a)

Trilogi Pembangunan

b)

Revolusi hijau

c)

Repelita

d)

Pembangunan Lima Tahun

e)

Strategi pembangunan

38.

Pembentukan Kabinet Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat) pada dasarnya merupakan upaya mewujudkan Tritura pada aspek . . .

a)

Peningkatan kesejahteraan

b)

Perbaikan pemerintahan

c)

Perbaikan sistem politik dan ekonomi

d)

Perombakan kabinet

e)

Pemberantasan korupsi

39.

Beberapa program Kabinet Ampera yang disebut Catur Karya adalah sebagai berikut :

1.Memperbaiki kehidupan rakyat terutama di bidang sadang dan pangan

2.Melaksanakan pemilihan umum dalam batas waktu yaitu 5 Juli 1968

3.Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional

4.Program keluarga berencana

5.Melanjutkan perjuangan anti imperoalisme dan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya

Yang merupakan program Kabinet Ampera yaitu . . .

a)

1, 2, 3 dan 4

b)

2, 3, dan 4

c)

4 dan 5 saja

d)

Semua benar

e)

1, 2, 3 dan 5

40.

Konsep Dwi Fungsi ABRI sendiri dipahami sebagai jiwa, tekad dan semangat pengabdian ABRI, untuk bersama-sama dengan kekuatan perjuangan lainnya, memikul tugas dan tanggung jawab perjuangan bangsa Indonesia, dalam rangka penciptaan tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dwi Fungsi ABRI memiliki peran ganda dalam bidang . . .

a)

Sosial dan budaya

b)

Hankam dan sosial

c)

Sosial dan ekonomi

d)

Politik dan ekonomi

e)

Ekonomi dan pendidikan

41.

Perhatikan informasi berikut ini!

1).Membentuk kabinet kerja

2).Menifesto politik

3).Penyederhanaan politik

4).Pembentukan front nasional

5).Penerapan Dwi Fungsi ABRI

6).Penyeragaman Ideologi

Informasi tersebut adalah bentuk kebijakan-kebijakan politik dalam negeri bangsa Indonesia, analisis manakah yang merupakan bentuk kebijakan politik dalam negeri Orde Baru . . .

a)

1,2,3

b)

3,4,5

c)

4,5,6

d)

3,5,6

e)

1,3,5

42.

Menjelang keruntuhan Orde Baru banyak investor asing yang menarik investasinya di Indonesia yang disebabkan oleh adanya . . .

a)

Pelanggaran HAM di Timor-Timur

b)

IGGI dianggap dalang kemunduran Orba

c)

Adanya krisis moneter

d)

Indonesia tidak memiliki cadangan SDA yang mencukupi

e)

Investor asing lebih memilih Malaysia

43.

Kebijakan pemerintah Orde Baru untuk memindahkan penduduk dari wilayah yang padat menuju wilayah yang jarang penduduknya, disebut . . .

a)

GNOTA

b)

Trasmigrasi

c)

Revolusi Hijau

d)

Wajib Belajar 9 Tahun

e)

ABRI Masuk Desa

44.

Pemerintah Orde baru yang berkuasa selama 32 tahun menunjukkan prestasi dan kelemahan yang dapat dijadikan pelajaran oleh generasi penerus bangsa. Hal-hal positif yang dapat dipetik sebagai pelajaran dari pengalaman masa Orde baru yaitu . . .

a)

Menjadi pemimpin yang keras dan otoriter supaya kondisi politik dan ekonomi menjadi stabil

b)

Menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan yaitu kesejahteraan bersama

c)

Kepemimpinan merupakan amanah Tuhan yang harus digunakan untuk kesejahteraan seluruh umat

d)

Menerapkan KKn bersama-sama dengan pembagian yang adil dan merata

e)

Meminimalisasi

kritik untuk menjaga kewibawaan pemerintah

45.

Perhatikan data berikut ini!

1.Pembangunan Sekolah Dasar Inpres (SD Inpres)

2.Mendirikan KUD

3.Program Wajib Belajar

4.Pembentukan kelompok belajar atau kejar

5.Mempelopori adanya PPL

Kebijakan pembangunan yang dilakukan pada masa Orde Baru dibidang pendidikan ditunjukkan oleh nomor . . .

a)

1, 3 dan 4

b)

1, 4 dan 5

c)

3, 5 dan 2

d)

1, 2 dan 3

e)

2, 4 dan 5

46.

Berikut ini yang merupakan sikap menggunakan uang rakyat untuk kepentingan pribadi, yang merupakan bentuk penyimpangan yang terjadi pada masa Orde Baru hingga sekarang, yaitu . . .

a)

Kolusi

b)

Oligopoli

c)

Nepotisme

d)

Korupsi

e)

Monopoli

47.

Perhatikan data berikut ini!

1.Pembangunan Sekolah Dasar Inpres (SD Inpres)

2.Mendirikan Koperasi Unit Desa

3.Program Wajib Belajar

4.Pembentukan kelompok belajar atau kejar

5.Mempelopori adanya Pelayanan Penggarapan Lahan

6.Mempelopori berdirinya BULOG

Kebijakan pembangunan yang dilakukan pada masa Orde Baru dibidang pertanian ditunjukkan oleh nomor . . .

a)

1, 3 dan 6

b)

6, 2 dan 3

c)

1, 4 dan 5

d)

2, 4 dan 5

e)

6, 5 dan 2

48.

Setelah masa Orde lama berakhir Indonesia memasuki periode baru yang bernama masa Orde Baru, masa Orde abru di Indonesia dipimpin oleh presiden . . .

a)

Soekarno

b)

Soeharto

c)

B.J. Habibie

d)

Abdurrahman Wahid

e)

Susilo Bambang Yudhoyono

49.

Negara-negara yang memberikan bantuan ekonomi kepada Indonesia pada zaman Orde baru bergabung dalam kelompok . . .

a)

IGGI

b)

IMF

c)

Word Bank

d)

OPEC

e)

PBB

50.

Pada masa awal pemerintahan Orde baru, Indonesia mengadakan kerjasama dengan IGGI, yaitu . . .

a)

Lembaga internasional yang bertugas untuk membantu Indonesia dalam menumpas G 30 S/PKI

b)

Lembaga internasional yang bertugas membantu Indonesia dalam masalah integrasi Timor-Timur

c)

Lembaga internasional yang terdiri atas Cina, India, dan inggris

d)

Lembaga kejasama internasional yang membantu Indonesia dengan cara memberi bantuan pangan dan non-pangan serta memberi kredit denga syarat lunak

e)

Lembaga internasional yang bertugas untuk membangun Indonesia