wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Titrasi

Total questions: 40

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Titran merupakan....

a)

Zat yang konsentrasinya ingin diketahui

b)

Zat yang konsentrasinya hilang

c)

Zat yang konsentrasinya sudah diketahui

d)

Zat yang bersifat penyangga

e)

Zat yang bersifat sebagai hidrolisis

2.

Titrasi menggunakan metode analisis yang digunakan untuk menentukan .... larutan

a)

Konsentrasi

b)

Massa

c)

Densitas

d)

Volume

e)

Berat

3.

Fungsi penambahan indikator dalam titrasi adalah...

a)

sebagai penentu konsentrasi larutan

b)

Sebagai syarat kelengkapan titrasi

c)

sebagai penanda tercapainya titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna indikator tersebut

d)

sebagai penanda dimulainya titrasi

e)

sebagai penanda terjadinya proses titrasi

4.

Apa yang dimaksud titik ekuivalen

a)

Titik saat mol asam dan basa tepat habis bereaksi

b)

Titik saat mol asam dan basa tidak bereaksi

c)

Titik pertemuan asam dan basa

d)

Titik saat mol asam lebih besar dari mol basa

e)

Titik saat mol asam kurang dari mol basa

5.

Konsentrasi zat yang ingin diketahui pada proses titrasi disebut

a)

Titran

b)

Titrat

c)

Klorat

d)

Nitrat

e)

Nitran

6.

Kurva tersebut menggambarkan perubahan pH pada titrasi...

a)

asam lemah ditetesi basa kuat

b)

asam kuat ditetesi basa kuat

c)

asam lemah ditetesi basa lemah

d)

asam kuat ditetesi basa lemah

e)

asam lemah ditetesi asam kuat

7.

Berdasarkan grafik tersebut, larutan yang berperan sebagai titrat adalah...

a)

Basa kuat

b)

Basa lemah

c)

NaOH

d)

Asam Kuat

e)

NaCl

8.

Sebanyak 50 mL CH3COOH dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari CH3COOH tersebut!

a)

0,6 M

b)

0,06 M

c)

6 M

d)

0,015 M

e)

0,15 M

9.

Berapa volume alkohol 90% yang diambil jika ingin membuat 10mL alkohol 70%?

a)

777,8 mL

b)

77,8 mL

c)

7,8 mL

d)

0,78 mL

e)

0,078 mL

10.

Ketika asam lemah dititrasi oleh basa kuat, berapakah pH titik ekuivalennya? Mengapa

a)

7, karena terhidrolisis sempurna

b)

> 7 , karena basa

c)

< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion H+ yang berlebih

d)

> 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion OH- yang berlebih

e)

>7 karena terjadi reaksi penyangga menghasilkan ion H+ yang berlebih

11.

20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....

a)

0,1 M

b)

0,12 M

c)

0,3 M

d)

0,35 M

e)

0,4 M

12.

20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..

a)

0,25 M

b)

0,5 M

c)

1 M

d)

1,5 M

e)

2 M

13.

Titik akhir titrasi adalah

a)

Titik dimana mol larutan standar sama dengan mol larutan yang diukur

b)

Titik dimana titrasi dihentikan karena ada perubahan warna indikator

c)

Titik dimana mol larutan standar konstan

d)

Titik dimana mol larutan yang diperiksa konstan

14.

Titrasi asam kuat dan basa kuat ditunjukkan oleh gambar...

a)
b)
c)
d)
e)
15.

Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .

a)

0,015 M

b)

0,02 M

c)

0,06 M

d)

0,16 M

e)

0,2 M

16.

Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna dari ... menjadi ...

a)

Tidak berwarna - merah muda

b)

Tidak berwarna - kuning

c)

Kuning - merah muda

d)

Kuning - tidak berwarna

e)

Merah muda - tidak berwarna

17.

Berikut ini data hasil titrasi HCl dengan larutan NaOH 0,1M

a)

0,07 M

b)

0,075

c)

0080

d)

0,09

e)

0,095

18.

Berikut ini data hasil titrasi 25 mL asam cuka dengan NaOH 0,1M menggunakan indikator fenolftalein

a)

0.05M

b)

0,06 M

c)

0 08M

d)

0,10 M

e)

0,12

19.

Sebanyak V mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 2V mL larutan NaOH, tentukan kemolaran asam sulfat yang dititrasi!

a)

0,01 M

b)

0,1 M

c)

0,2 M

d)

0,02 M

e)

0,4 M

20.

Sebanyak 10 mL suatu sampel cuka makan diencerkan dengan air hingga 250 mL. Ternyata, 20 mL larutan hasil pengenceran ini tepat beraksi dengan 15 ml NaOH 0,2 M. Jika diketahui massa jenis cuka makan adalah 1 kg L-1, maka kadar asam asetat dalam cuka makan tersebut adalah ... (Ar H = 1, C = 12 dan O = 16)

a)

3,75%

b)

15%

c)

20%

d)

22,5%

e)

25%

21.

Sebanyak 1,26 gram Asam Oksalat kristal H2C2O4.2H2O (Mr = 126) dilarutkan dalam air dan volume larutan dijadikan tepat 100 mL. Sebanyak 10 mL dari larutan itu dititrasi oleh suatu larutan NaOH dan ternyata tepat dinetralkan dengan 5 mL larutan NaOH. Molaritas larutan NaOH tersebut adalalah ... M

a)

0,1

b)

0,2

c)

0,4

d)

0,5

e)

0,8

22.
a)

NH4OH – HCl – Metil Merah

b)

KOH – HCl – Fenolptalein

c)

NaOH – CH3COOH – Metil Jingga

d)

NaOH – CH3COOH – Bromtimol Biru

e)

NH4OH – CH3COOH – Metil Merah

23.

Sebanyak 25 mL  CH3COOHCH_3COOH  dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari  CH3COOHCH_3COOH  tersebut!

a)

0,1 M

b)

0,01 M

c)

0,12 M

d)

0,012 M

24.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan melakukan titrasi adalah sebagai berikut, kecuali...

a)

Penggunaan indikator yang sesuai

b)

Volume titrat harus tepat

c)

Konsentrasi titran telah diketahui

d)

Volume titran harus tepat

25.

Berdasarkan grafik tersebut, larutan yang berperan sebagai titrat adalah...

a)

asam kuat

b)

asam lemah

c)

basa lemah

d)

NaOH

26.

Kurva tersebut menggambarkan perubahan pH pada titrasi...

a)

asam lemah ditetesi basa kuat

b)

asam kuat ditetesi basa kuat

c)

asam lemah ditetesi basa lemah

d)

asam kuat ditetesi basa lemah

27.

pH titik ekuivalen pada titrasi HCl dengan KOH adalah..

a)

kurang dari 7

b)

7

c)

lebih dari 7

d)

mendekati 7

28.

Sebanyak 25 mL larutan asam asetat dititrasi dengan larutan natrium hidroksida 0,5 M. Jenis titrasi tersebut adalah...

a)

Titrasi asam kuat-basa kuat

b)

Titrasi asam lemah-basa kuat

c)

Titrasi asam lemah-basa lemah

d)

Titrasi asam kuat-basa lemah

29.

Ketika asam kuat dititrasi oleh basa lemah, berapakah pH titik ekuivalennya? Mengapa?

a)

7, karena terhidrolisis sempurna

b)

> 7 , karena basa

c)

< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion H+ yang berlebih

d)

< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion OH- yang berlebih

30.

a)

0,25 M

b)

0,2 M

c)

0,15 M

d)

0,04 M

e)

0,02 M

31.

a)

0,32%

b)

0,49%

c)

0,54%

d)

1,30%

e)

4,90%

32.

a)

1,71.10-2 gram

b)

3,42.10-2 gram

c)

5,13.10-1 gram

d)

6,84.10-1 gram

e)

8,55.10-1 gram

33.

Penentuan konsentrasi suatu asam kuat dapat dilakukan dengan titrasi menggunakan basa kuat. Misalnya 50 mL larutan HCl 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M menggunakan indikator fenolftalein (PP). Titrasi dihentikan ketika larutan berubah warna menjadi merah muda secara tiba-tiba.

Alasan yang paling tepat terkait dengan terjadinya perubahan warna pada saat titrasi adalah.

a)

NaOH bersifat basa kuat sehingga larutan HCl menjadi merah

b)

larutan indikator pp akan memberikan warna merah pada larutan asam

c)

pada saat volume NaOH berlebih maka larutan menjadi merah

d)

volume HCl sama dengan volume NaOH

e)

mol HCl = mol NaOH dan pH larutan > 8,5

34.
a)

(1) dan (4)

b)

(1) dan (5)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(3) dan (5)

35.

a)

10,0%

b)

25,5%

c)

35,0%

d)

50,0%

e)

62,5%

36.

Sebanyak 1,5 gram asam asetat (Mr = 60) dilarutkan ke dalam 100 ml air. Larutan tersebut diambil 20 ml dan dititrasi dengan 25 ml larutan Barium hidroksida hingga bersifat netral. Konsentrasi larutan Barium hidrokasi yang digunakan untuk menitrasi larutan asam asetat ...

a)

0,1 M

b)

0,2 M

c)

0,3 M

d)

0,4 M

e)

0,5 M

37.
a)

ke 1)

b)

ke 2)

c)

ke 3)

d)

ke 4)

e)

ke 5)

38.

Sebuah basa LOH dengan volume 20 ml memiliki massa 1,6.10-1 tepat dititrasi dengan asam HBr 0,1 M dengan volume 40 ml. Jika Ar O = 16 dan Ar H = 1, massa molekul relatif (Ar) dari logam L adalah ....

a)

19

b)

20

c)

23

d)

24

e)

30

39.

Di tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang berupa larutan asam bervalensi satu terdapat satu botol larutan yang labelnya sudah hilang. Kemudian siswa ditugaskan melakukan eksperimen untuk mengetahui konsentrasi asam tersebut. Guru menyiapkan larutan basa bervalensi dua dengan konsentrasi 0,1 M. Setiap siswa mengambil masing-masing 25 mL larutan asam yang ditetesi dengan indikator phenophtalein, kemudian dititrasi menggunakan larutan basa bervalensi satu sebanyak 3 kali berturut-turut sampai memberikan warna merah muda. Titrasi I, II dan III membutuhkan larutan basa berturut-turut adalah 19 mL, 20 mL dan 21 mL, maka konsentrasi dari asam tersebut adalah ... M

a)

0,08 M

b)

0,16 M

c)

0,2 M

d)

0,25 M

e)

0,8 M

40.

Dalam kolam renang mengandung senyawa klorin untuk membasmi kuman dan bakteri. Untuk mengukur konsentrasi klorin digunakan larutan NaOH 0,1M. Manakah yang bertindak sebagai titrat

a)

Klorin

b)

NaOH

c)

Air kolam

d)

Bakteri

e)

Titrasi asam basa