WorksheetsTitrasi
Total questions: 40
Worksheet time: 25mins
Titran merupakan....
Zat yang konsentrasinya ingin diketahui
Zat yang konsentrasinya hilang
Zat yang konsentrasinya sudah diketahui
Zat yang bersifat penyangga
Zat yang bersifat sebagai hidrolisis
Titrasi menggunakan metode analisis yang digunakan untuk menentukan .... larutan
Konsentrasi
Massa
Densitas
Volume
Berat
Fungsi penambahan indikator dalam titrasi adalah...
sebagai penentu konsentrasi larutan
Sebagai syarat kelengkapan titrasi
sebagai penanda tercapainya titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna indikator tersebut
sebagai penanda dimulainya titrasi
sebagai penanda terjadinya proses titrasi
Apa yang dimaksud titik ekuivalen
Titik saat mol asam dan basa tepat habis bereaksi
Titik saat mol asam dan basa tidak bereaksi
Titik pertemuan asam dan basa
Titik saat mol asam lebih besar dari mol basa
Titik saat mol asam kurang dari mol basa
Konsentrasi zat yang ingin diketahui pada proses titrasi disebut
Titran
Titrat
Klorat
Nitrat
Nitran
Kurva tersebut menggambarkan perubahan pH pada titrasi...
asam lemah ditetesi basa kuat
asam kuat ditetesi basa kuat
asam lemah ditetesi basa lemah
asam kuat ditetesi basa lemah
asam lemah ditetesi asam kuat
Berdasarkan grafik tersebut, larutan yang berperan sebagai titrat adalah...
Basa kuat
Basa lemah
NaOH
Asam Kuat
NaCl
Sebanyak 50 mL CH3COOH dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari CH3COOH tersebut!
0,6 M
0,06 M
6 M
0,015 M
0,15 M
Berapa volume alkohol 90% yang diambil jika ingin membuat 10mL alkohol 70%?
777,8 mL
77,8 mL
7,8 mL
0,78 mL
0,078 mL
Ketika asam lemah dititrasi oleh basa kuat, berapakah pH titik ekuivalennya? Mengapa
7, karena terhidrolisis sempurna
> 7 , karena basa
< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion H+ yang berlebih
> 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion OH- yang berlebih
>7 karena terjadi reaksi penyangga menghasilkan ion H+ yang berlebih
20 mL larutan HCl tepat bereaksi dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M... konsentrasi larutan HCl tersebut adalah....
0,1 M
0,12 M
0,3 M
0,35 M
0,4 M
20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M, konsentrasi larutan H2SO4 adalah..
0,25 M
0,5 M
1 M
1,5 M
2 M
Titik akhir titrasi adalah
Titik dimana mol larutan standar sama dengan mol larutan yang diukur
Titik dimana titrasi dihentikan karena ada perubahan warna indikator
Titik dimana mol larutan standar konstan
Titik dimana mol larutan yang diperiksa konstan
Titrasi asam kuat dan basa kuat ditunjukkan oleh gambar...
Hasil suatu titrasi menunjukkan bahwa 5 mL CH3COOH dapat dinetralkan dengan 3 mL NaOH 0,1M. Konsentrasi CH3COOH tersebut adalah ... .
0,015 M
0,02 M
0,06 M
0,16 M
0,2 M
Indikator Fenolftalein (PP) dari larutan asam ke larutan basa mengalami perubahan warna dari ... menjadi ...
Tidak berwarna - merah muda
Tidak berwarna - kuning
Kuning - merah muda
Kuning - tidak berwarna
Merah muda - tidak berwarna
Berikut ini data hasil titrasi HCl dengan larutan NaOH 0,1M
0,07 M
0,075
0080
0,09
0,095
Berikut ini data hasil titrasi 25 mL asam cuka dengan NaOH 0,1M menggunakan indikator fenolftalein
0.05M
0,06 M
0 08M
0,10 M
0,12
Sebanyak V mL asam sulfat, H2SO4, dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Bila ternyata diperlukan 2V mL larutan NaOH, tentukan kemolaran asam sulfat yang dititrasi!
0,01 M
0,1 M
0,2 M
0,02 M
0,4 M
Sebanyak 10 mL suatu sampel cuka makan diencerkan dengan air hingga 250 mL. Ternyata, 20 mL larutan hasil pengenceran ini tepat beraksi dengan 15 ml NaOH 0,2 M. Jika diketahui massa jenis cuka makan adalah 1 kg L-1, maka kadar asam asetat dalam cuka makan tersebut adalah ... (Ar H = 1, C = 12 dan O = 16)
3,75%
15%
20%
22,5%
25%
Sebanyak 1,26 gram Asam Oksalat kristal H2C2O4.2H2O (Mr = 126) dilarutkan dalam air dan volume larutan dijadikan tepat 100 mL. Sebanyak 10 mL dari larutan itu dititrasi oleh suatu larutan NaOH dan ternyata tepat dinetralkan dengan 5 mL larutan NaOH. Molaritas larutan NaOH tersebut adalalah ... M
0,1
0,2
0,4
0,5
0,8
NH4OH – HCl – Metil Merah
KOH – HCl – Fenolptalein
NaOH – CH3COOH – Metil Jingga
NaOH – CH3COOH – Bromtimol Biru
NH4OH – CH3COOH – Metil Merah
Sebanyak 25 mL CH3COOH dititrasi dengan NaOH 0,1 M. Setelah titrasi, larutan NaOH yang diperlukan sebanyak 30 mL. Tentukan konsentrasi dari CH3COOH tersebut!
0,1 M
0,01 M
0,12 M
0,012 M
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan melakukan titrasi adalah sebagai berikut, kecuali...
Penggunaan indikator yang sesuai
Volume titrat harus tepat
Konsentrasi titran telah diketahui
Volume titran harus tepat
Berdasarkan grafik tersebut, larutan yang berperan sebagai titrat adalah...
asam kuat
asam lemah
basa lemah
NaOH
Kurva tersebut menggambarkan perubahan pH pada titrasi...
asam lemah ditetesi basa kuat
asam kuat ditetesi basa kuat
asam lemah ditetesi basa lemah
asam kuat ditetesi basa lemah
pH titik ekuivalen pada titrasi HCl dengan KOH adalah..
kurang dari 7
7
lebih dari 7
mendekati 7
Sebanyak 25 mL larutan asam asetat dititrasi dengan larutan natrium hidroksida 0,5 M. Jenis titrasi tersebut adalah...
Titrasi asam kuat-basa kuat
Titrasi asam lemah-basa kuat
Titrasi asam lemah-basa lemah
Titrasi asam kuat-basa lemah
Ketika asam kuat dititrasi oleh basa lemah, berapakah pH titik ekuivalennya? Mengapa?
7, karena terhidrolisis sempurna
> 7 , karena basa
< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion H+ yang berlebih
< 7 karena terjadi reaksi hidrolisis menghasilkan ion OH- yang berlebih
0,25 M
0,2 M
0,15 M
0,04 M
0,02 M
0,32%
0,49%
0,54%
1,30%
4,90%
1,71.10-2 gram
3,42.10-2 gram
5,13.10-1 gram
6,84.10-1 gram
8,55.10-1 gram
Penentuan konsentrasi suatu asam kuat dapat dilakukan dengan titrasi menggunakan basa kuat. Misalnya 50 mL larutan HCl 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M menggunakan indikator fenolftalein (PP). Titrasi dihentikan ketika larutan berubah warna menjadi merah muda secara tiba-tiba.
Alasan yang paling tepat terkait dengan terjadinya perubahan warna pada saat titrasi adalah.
NaOH bersifat basa kuat sehingga larutan HCl menjadi merah
larutan indikator pp akan memberikan warna merah pada larutan asam
pada saat volume NaOH berlebih maka larutan menjadi merah
volume HCl sama dengan volume NaOH
mol HCl = mol NaOH dan pH larutan > 8,5
(1) dan (4)
(1) dan (5)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
(3) dan (5)
10,0%
25,5%
35,0%
50,0%
62,5%
Sebanyak 1,5 gram asam asetat (Mr = 60) dilarutkan ke dalam 100 ml air. Larutan tersebut diambil 20 ml dan dititrasi dengan 25 ml larutan Barium hidroksida hingga bersifat netral. Konsentrasi larutan Barium hidrokasi yang digunakan untuk menitrasi larutan asam asetat ...
0,1 M
0,2 M
0,3 M
0,4 M
0,5 M
ke 1)
ke 2)
ke 3)
ke 4)
ke 5)
Sebuah basa LOH dengan volume 20 ml memiliki massa 1,6.10-1 tepat dititrasi dengan asam HBr 0,1 M dengan volume 40 ml. Jika Ar O = 16 dan Ar H = 1, massa molekul relatif (Ar) dari logam L adalah ....
19
20
23
24
30
Di tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang berupa larutan asam bervalensi satu terdapat satu botol larutan yang labelnya sudah hilang. Kemudian siswa ditugaskan melakukan eksperimen untuk mengetahui konsentrasi asam tersebut. Guru menyiapkan larutan basa bervalensi dua dengan konsentrasi 0,1 M. Setiap siswa mengambil masing-masing 25 mL larutan asam yang ditetesi dengan indikator phenophtalein, kemudian dititrasi menggunakan larutan basa bervalensi satu sebanyak 3 kali berturut-turut sampai memberikan warna merah muda. Titrasi I, II dan III membutuhkan larutan basa berturut-turut adalah 19 mL, 20 mL dan 21 mL, maka konsentrasi dari asam tersebut adalah ... M
0,08 M
0,16 M
0,2 M
0,25 M
0,8 M
Dalam kolam renang mengandung senyawa klorin untuk membasmi kuman dan bakteri. Untuk mengukur konsentrasi klorin digunakan larutan NaOH 0,1M. Manakah yang bertindak sebagai titrat
Klorin
NaOH
Air kolam
Bakteri
Titrasi asam basa
