wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS TP. Frais XITP Genap 21-22

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Prosedur dalam menghidupkan dan mematikan sumber utama listrik (power supply) mesin frais adalah .....

a)

Menghidupkan sumber utama listrik (power supply ) mesin frais dilakukan paling awal setelah melakukan proses pemesinan, dan mematikan sumber utama listrik dilakukan paling akhir sebelum proses pemesinan

b)

Menghidupkan sumber utama listrik ( power supply ) mesin dilakukan paling akhir setelah melakukan proses pemesinan, dan mematikan sumber utama listrik dilakukan paling awal sebelum proses pemesinan

c)

Menghidupkan sumber utama listrik ( power supply ) mesin dilakukan paling awal sebelum melakukan proses pemesinan, dan mematikan sumber utama listrik dilakukan paling akhir setelah proses pemesinan

d)

Menghidupkan sumber utama listrik ( puwer supply ) mesin dilakukan paling awal setelah melakukan proses pemesinan, dan mematikan sumber utama listrik dilakukan paling akhir sebelum proses pemesinan

e)

Menghidupkan sumber utama listrik ( puwer supply ) mesin dilakukan paling awal sebelum melakukan proses pemesinan, dan mematikan sumber utama listrik dilakukan paling akhir sebelum proses pemesinan

2.

Cara menghidupkan dan mematikan mesin frais yang benar adalah .....

a)

Menekan tombol on untuk menghidupkan ( warna merah) dan tombol off untuk mematikan (warna hijau)

b)

Menekan tombol on untuk menghidupkan ( warna kuning ) dan tombol off untuk mematikan (warna merah)

c)

Menekan tombol on untuk menghidupkan ( warna hijau ) dan tombol off untuk mematikan (warna merah)

d)

Menekan tombol on untuk menghidupkan ( warna hijau ) dan tombol off untuk mematikan (warna kuning)

e)

Menekan tombol on untuk menghidupkan ( warna orange ) dan tombol off untuk mematikan (warna merah)

3.

Mengatur besaran putaran mesin dan arah putaran mesin frais yang benar adalah dengan cara .....

a)

Memindahkan/ memposisikan handel kecepatan putar sesuai table pada mesin(pada umumnya berupa handel angka dan handlehuruf) dan untuk mengatur arah putaran baik searah atau berlawanan arah jarum jam yaitu dengan cara memindahkan/ memposisikan handle/ tombol sesuai yang inginkan

b)

Memindahkan/ memposisikan handel kecepatan pemakanan sesuai table pada mesin (pada umumnya berupa handel angka dan handle huruf) dan untuk mengatur arah putaran baik searah atau berlawanan arah jarum jam yaitu dengan cara memindahkan/ memposisikan handle/ tombol sesuai yang inginkan

c)

Memindahkan/memposisikan handel ketebalan pemakanan sesuai table mesin (pada umumnya berupa handel angka dan handle huruf) dan untuk mengatur arah putaran balik searah atau berlawanan arah jarum jam yaitu dengan cara memindahkan/memposisikan handle/tombol sesuai yang diinginkan

d)

Memindahkan/memposisikan handel kecepatan potong sesuai table mesin (pada umumnya berupa handel angka dan handle huruf) dan untuk mengatur arah putaran balik searah atau berlawanan arah jarum jam yaitu dengan cara memindahkan/memposisikan handle/sesuai yang diinginkan

e)

Memindahkan/memposisikan handel feeding sesuai table mesin (pada umumnya berupa handel angka dan handle huruf) dan untuk mengatur arah putaran balik searah atau berlawanan arah jarum jam yaitu dengan cara memindahkan/memposisikan handle/sesuai yang diinginkan

4.

Mengoperasikan meja memanjang / lintang mesin frais secara otomatis adalah dengan cara .....

a)

Menekan / mengaktifkan handle otomatis yang ada pada body mesin

b)

Menekan / mengaktifkan handle otomatis yang ada pada sadel mesin

c)

Menekan / mengaktifkan handle putaran yang ada pada lengan mesin

d)

Menekan / mengaktifkan handle otomatis yang ada pada landasan mesin

e)

Menekan / mengaktifkan handle otomatis yang ada pada kepala mesin

5.

Mengatur feeding dan arah pemakananpada mesin frais dapat dilakukandengan cara .....

a)

Mengatur posisi handle feeding sesuai kecepatan yang dikehendaki dengan melihat table yang ada pada mesin, dan untuk mengatur arah pemakanan dengan jalan memposisikan arah gerakan pisau yang disesuaikan dengan arah gerakan meja

b)

Mengatur posisi handle feeding sesuai kecepatan putar yang dikehendaki dengan melihat table yang ada pada mesin, dan untuk mengatur arah pemakanan dengan jalan memposisikan arah gerakan pisau yang disesuaikan dengan arah gerakan meja

c)

Mengatur posisi handle feeding sesuai kecepatan pemakanan yang dikehendaki dengan melihat table yang ada pada mesin, dan untuk mengatur arah pemakanan dengan jalan memposisikan arah gerakan pisau yang disesuaikan dengan arah gerakan meja

d)

Mengatur posisi handle feeding sesuai kecepatan potong yang dikehendaki dengan melihat tableyang ada pada mesin, dan untuk mengatur arah pemakanan dengan jalan memposisikan arah gerakan pisau yang disesuaikan dengan arah putaran mesin

e)

Mengatur posisi handel speeding sesuai kecepatan potong yang dikehendaki dengan melihat tableyang ada pada mesin, dan untuk mengatur arah pemakanan dengan jalan memposisikan arah gerakan pisau yang disesuaikan dengan arah putaran mesin

6.

Pada saat mengoperasikan mesin frais harus menggunakan pakaian kerja yang standar, dengan alasaan .....

a)

Agar pakaian sehari-hari dan badan tidak kotor karena terkena tatal hasil pengerjaan, oli, cairan pendingin, dan kotoran lain yang terdapat benda kerja kerja

b)

Agar pakaian sehari-hari dan badan tidak kotor karena terkena tatal hasil pengerjaan, oli, cairan pendingin, dan kotoran lain yang terdapat di ruang kerja

c)

Agar terlihat melakukan aktifitas kerja

d)

Agar terlihat mengikuti aturan kerja

e)

Agar sama dengan yang lainnya

7.

Pada saat mengoperasikan mesin frais harus menggunakan sepatu kerja yang standar dengan alasan .....

a)

Sepatu kerja standar cukup keras pada bagian ujung depannya, sehingga jika seorang operator tanpa sengaja kejatuhan benda keras dan cukup berat maka kaki tidak akan mengalami luka

b)

Sepatu kerja standar cukup keras pada bagian ujung belakangnya, sehingga jika seorang operator tanpa sengaja kejatuhan benda keras dan cukup berat maka kaki tidak akan mengalami luka

c)

Sepatu kerja standar cukup keras pada bagian bawahnya, sehingga jika seorang operator tanpa sengaja kejatuhan benda keras dan cukup berat maka kaki tidak akan mengalami luka

d)

Sepatu kerja standar cukup keras pada bagian sampingnya, sehingga jika seorang operator tanpa sengaja kejatuhan benda keras dan cukup berat maka kaki tidak akan mengalami luka

e)

Sepatu kerja standar cukup keras pada bagian samping dan belakang, sehingga jika seorang operator tanpa sengaja kejatuhan benda keras dan cukup berat maka kaki tidak akan mengalami luka

8.

Pada saat menempatkan peralatan termasuk alat ukur tidak boleh sembarangan. Pernyataan berikut yang tidak termasuk dari tujuan kegiatan tersebut adalah .....

a)

Untuk mempermudah memilih dan mengambil terhadap peralatan yang akan digunakan

b)

Untuk mengurangi terjadinya kerusakan terhadap peralatan yang digunakan

c)

Untuk menjaga agar peralatan yang digunakan tetap bersih dan awet

d)

Untuk menjaga kerapihan dan keindahan lingkungan kerja

e)

Untuk menjaga mesin lebih awet

9.

Dilarang membiarkan air pendingin dan tatal berserakan dilantai. Pernyataan berikut yang tidak termasuk dari tujuan dari kegiatan tersebut adalah .....

a)

Agar tidak terjadi seseorang terpeleset karena salah satu sifat air pendingin mesin adalah licin

b)

Agar tidak terjadi kecelakaan tersengat arus listrik yang bocor pada seseorang karena air pendingin mesin tetap bersifat menghantarkan arus listrik

c)

Agar tidak terjadi kecelakaan baik terluka maupun terjatuh pada seseorang akibat kakinya terkait pada tatal-tatal tajam dan panjang yang berserakan

d)

Agar tidak terjadi kecelakaan baik terluka maupun terjatuh pada seseorang akibat kakinya terkait pada alat dan bahan yang berserakan

e)

Agar tidak dimarahi atasan di tempat kerja

10.

Berikut ini adalah aktivitas yang tidak boleh dilakukan saat proses pengfraisan adalah .....

a)

Menggunakan Pakaian Kerja

b)

Menggunakan Kaca Pengaman (Safety Glasses)

c)

Menggunakan Sepatu Kerja

d)

Menggunakan Kuas Pada Saat Membersihkan Mesin

e)

Menempatkan Peralatan Kerja Yang Tidak Aman

11.

Berikut ini yang tidak termasuk parameter pemotongan pada mesin frais adalah .....

a)

Kecepatan potong (Cutting speed/ Cs)

b)

Kecepatan putaran mesin (Revolution Permenit/Rpm)

c)

Kecepatan pemakanan (Feed/ F)

d)

Waktu proses pemesinan

e)

Sudut potong pisau frais

12.

Besarnya kecepatan pemotongan pada mesin frais dapat dihitung dengan rumus .....

a)

Cs = π.d.n

b)

Cs = π.d/n

c)

Cs = π/d.n

d)

Cs = d.n/π

e)

Cs = n/d.π

13.

Dari bahan berikut ini yang membutuhkan kecepatan potong pada mesin frais yang paling besar adalah .....

a)

Mild Steel

b)

Cast Iron

c)

Perunggu

d)

Kuningan

e)

Alumunium

14.

Sebuah baja lunak akan dilakukan proses pengefraisan dengan pisau frais shell endmill cutter berdiameter 50 mm dengan kecepatan potong (Cs) 25 meter/menit. Pertanyaannya adalah, Berapa kecepatan putaran mesinnya?

a)

159,235 Rpm

b)

1592,35 Rpm

c)

15,9235 Rpm

d)

159235 Rpm

e)

15923,5 Rpm

15.

Sebuah baja lunak akan dilakukan proses pengefraisan dengan pisau frais pisau frais shell endmill cutter berdiameter 2 inchi dengan kecepatan potong (Cs) 30 meter/menit. Pertanyaannya adalah, Berapa kecepatan putaran mesinnya ?

a)

1880,73 Rpm

b)

188,073 Rpm

c)

18807,3 Rpm

d)

188073 Rpm

e)

18,8073 Rpm

16.

Rumus untuk mencari kecepatan pemakanan (F) adalah .....

a)

F = f / t x n

b)

F = f x t / n

c)

F = f x t x n

d)

F = f x n / t

e)

F = n / f x t

17.

Sebuah benda kerja akan difrais dengan putaran mesinnya (n) 560 putaran/menit, jumlah mata sayat alat potong yang digunakan (t) 4 dan besar pemakanan (f) 0,2 mm/putaran. Pertanyaannya adalah, Berapa besar kecepatan pemakanannya ?

a)

44,8 m/menit

b)

448 m/menit

c)

44,8 mm/menit

d)

448 mm/menit

e)

4,48 mm/menit

18.

Huruf "L" pada gambar ini menunjukkan .....

a)

Panjang total pegefraisan

b)

Panjang pengefraisan rata

c)

Langkah awal pisau

d)

Lepasnya pisau dari benda kerja

e)

Panjang pisau frais

19.

Huruf "l" pada gambar ini menunjukkan .....

a)

Panjang total pegefraisan

b)

Panjang pengefraisan rata

c)

Langkah awal pisau

d)

Lepasnya pisau dari benda kerja

e)

Panjang pisau frais

20.

Huruf "L" pada gambar ini menunjukkan .....

a)

Panjang total pengeboran

b)

Panjang pengeboran

c)

Langkah awal mata bor

d)

Lepasnya mata bor dari benda kerja

e)

Panjang mata bor

21.

Gambar tersebut menunjukkan salah satu jenis metode pemotongan / penyayatan benda kerja pada mesin frais. Metode tersebut disebut dengan .....

a)

Metode pemotongan / penyayatan searah

b)

Metode pemotongan / penyayatan berlawanan arah

c)

Metode pemotongan / penyayatan netral

d)

Metode pemotongan / penyayatan vertikal

e)

Metode pemotongan / penyayatan radial

22.

Gambar tersebut menunjukkan salah satu jenis metode pemotongan / penyayatan benda kerja pada mesin frais. Metode tersebut disebut dengan .....

a)

Metode pemotongan / penyayatan searah

b)

Metode pemotongan / penyayatan berlawanan arah

c)

Metode pemotongan / penyayatan netral

d)

Metode pemotongan / penyayatan vertikal

e)

Metode pemotongan / penyayatan radial

23.

Saat pemasangan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja, alat bantu tersebut harus disetting / dicek terlebih dahulu. Gambar tersebut menunjukkan aktivitas salah satu setting / pengecekan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja. Aktivitas tersebut disebut dengan .....

a)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan penyiku

b)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan dial indikator

c)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan pupitas

d)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan dial indikator

e)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan pupitas

24.

Saat pemasangan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja, alat bantu tersebut harus disetting / dicek terlebih dahulu. Gambar tersebut menunjukkan aktivitas salah satu setting / pengecekan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja. Aktivitas tersebut disebut dengan .....

a)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan penyiku

b)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan dial indikator

c)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan pupitas

d)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan dial indikator

e)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan pupitas

25.

Saat pemasangan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja, alat bantu tersebut harus disetting / dicek terlebih dahulu. Gambar tersebut menunjukkan aktivitas salah satu setting / pengecekan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja. Aktivitas tersebut disebut dengan .....

a)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan penyiku

b)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan dial indikator

c)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan pupitas

d)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan dial indikator

e)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan pupitas

26.

Saat pemasangan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja, alat bantu tersebut harus disetting / dicek terlebih dahulu. Gambar tersebut menunjukkan aktivitas salah satu setting / pengecekan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja. Aktivitas tersebut disebut dengan .....

a)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan penyiku

b)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan dial indikator

c)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan pupitas

d)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan dial indikator

e)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan pupitas

27.

Saat pemasangan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja, alat bantu tersebut harus disetting / dicek terlebih dahulu. Gambar tersebut menunjukkan aktivitas salah satu setting / pengecekan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja. Aktivitas tersebut disebut dengan .....

a)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan penyiku

b)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan dial indikator

c)

Pengecekan kesejajaran ragum dengan pupitas

d)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan dial indikator

e)

Pengecekan kesepusatan meja putar dengan pupitas

28.

Ilustrasi gambar tersebut menunjukkan pemasangan benda kerja pada mesin frais dengan menggunakan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja berupa .....

a)

Blok V

b)

Klem pada meja mesin

c)

Meja putar

d)

Cekam

e)

Kepala Pembagi

29.

Ilustrasi gambar tersebut menunjukkan pemasangan benda kerja pada mesin frais dengan menggunakan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja berupa .....

a)

Blok V

b)

Klem pada meja mesin

c)

Meja putar

d)

Cekam

e)

Kepala Pembagi

30.

Ilustrasi gambar tersebut menunjukkan pemasangan benda kerja pada mesin frais dengan menggunakan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja berupa .....

a)

Blok V

b)

Klem pada meja mesin

c)

Meja putar

d)

Cekam

e)

Kepala Pembagi

31.

Ilustrasi gambar tersebut menunjukkan pemasangan benda kerja pada mesin frais dengan menggunakan alat bantu pencekaman / pengikatan benda kerja berupa .....

a)

Blok V

b)

Klem pada meja mesin

c)

Meja putar

d)

Cekam

e)

Kepala Pembagi

32.

Gambar tersebut menunjukkan aktivitas .....

a)

Setting 0 di atas permukaan benda kerja sebelum pengefraisan

b)

Setting 0 di atas permukaan benda kerja sebelum pengeboran

c)

Setting 0 di atas permukaan benda kerja sebelum pengetapan

d)

Setting ketajaman alat potong frais

e)

Memberikan tanda pada benda kerja sebelum proses pengefraisan

33.

Salah satu hal yang harus dihindari saat melakukan pengefraisan dengan mesin frais vertikal adalah .....

a)

Memastikan sumber listrik pada mesin telah tersambung

b)

Mengatur kecepatan putar spindle mesin

c)

Mengatur arah putaran spindle mesin searah jarum jam

d)

Mengatur arah putaran spindle berlawanan arah jarum jam

e)

Memastikan tombol shutdown berfungsi sebelum proses pengefraisan

34.

Fungsi alat potong yang dipasang pada mesin frais sesuai ilustrasi gambar tersebut adalah untuk .....

a)

Pembuatan lubang center agar dapat disokong kepala lepas

b)

Pembuatan lubang center sebagai pengarah pengeboran

c)

Pembuatan chamfer pada lubang

d)

Pengeboran lubang yang dalam

e)

Pengeboran lubang yang kecil

35.

Salah satu hal yang harus dihindari saat melakukan proses pengeboran dengan mesin frais adalah .....

a)

Kepala mesin frais harus dipastikan tegak lurus dengan meja mesin

b)

Mengatur jarak meja mesin arah sumbu X terhadap mata bor sesuai dengan gambar kerja

c)

Mengatur jarak meja mesin arah sumbu Y terhadap mata bor sesuai dengan gambar kerja

d)

Mengatur kecepatan putar spindle mesin

e)

Mengatur arah gerakan putar mata bor berlawanan arah jarum jam

36.

Untuk mendapatkan hasil pengefraisan bidang yang miring / menyudut, cara yang dapat dilakukan adalah ….. kecuali …..

a)

Memiringkan kepala tegak

b)

Memiringkan ragum

c)

Memiringkan benda kerja

d)

Menggunakan alat potong khusus yang bisa menghasilkan bidang miring

e)

Memiringkan mesin

37.

Pemegang alat potong pada mesin frais yang digunakan untuk memperbesar lubang, sebagaimana ditunjukkan pada gambar tersebut adalah .....

a)

Stub arbor

b)

Drill chuck

c)

Collet chuck

d)

Boring head

e)

Tail stock

38.

Proses pengefraisan rata dengan menggunakan shell endmill cutter sebagaimana ilustrasi gambar tersebut adalah proses pengefraisan posisi .....

a)

Mendatar (horizontal)

b)

Tegak (vertical)

c)

Memanjang

d)

Melintang

e)

Universal

39.

Proses pengefraisan sebagaimana ilustrasi gambar tersebut adalah .....

a)

Pengefraisan alur pasak posisi horizontal menggunakan pisau frais side and face

milling cutter

b)

Pengefraisan alur pasak posisi vertikal menggunakan pisau frais side and face

milling cutter

c)

Pengefraisan alur pasak posisi horizontal menggunakan pisau frais shell endmill

cutter

d)

Pengefraisan alur pasak posisi vertikal menggunakan pisau frais shell endmill

cutter

e)

Pengefraisan alur pasak posisi universal menggunakan pisau frais shell endmill

cutter

40.

Proses pengefraisan sebagaimana ilustrasi gambar tersebut adalah .....

a)

Pengefraisan alur pasak posisi horizontal menggunakan pisau frais side and face

milling cutter

b)

Pengefraisan alur pasak posisi vertikal menggunakan pisau frais side and face

milling cutter

c)

Pengefraisan alur pasak posisi horizontal menggunakan pisau frais shell endmill

cutter

d)

Pengefraisan alur pasak posisi vertikal menggunakan pisau frais shell endmill

cutter

e)

Pengefraisan alur pasak posisi universal menggunakan pisau frais shell endmill

cutter