WorksheetsUJIAN MID SEMESTER GENAP MAPEL PEMBIAKAN TANAMAN KELAS X ATPH
Total questions: 25
Worksheet time: 1hrs 15mins
Teknik mencangkok pada gambar tersebut adalah:
Teknik mencangkok dengan cara konvensional
Teknik mencangkok dengan media dalam kantong plastik
Teknik mencangkok dengan sabut kelapa
Teknik mencangkok dengan plastik bening
Teknik mencangkok dengan kompos
cara perbanyakan tanaman dengan memindahkan sebuah mata tunas ke pangkal bawah tanaman lain yang sejenis untuk memperoleh tanaman yang mempunyai sifat gabungan antara kedua tanaman itu adalah:
okulasi
mencangkok
cutting
menyambung
layarage
1. Rhizoma
2. merobek
3. okulasi
4. cutting
5. stolon
yang termasuk bahan vegetatif alamiah adalah
1 dan 2
3, 5 dan 6
1, 4 dan 6
1, 2 dan 6
4 dan 5
maksud pembersihan kambium pada proses pencangkokan adalah
membuang jaringan floem
membuang jaringan xylem
membuang kulit kayu
membentuk akar
membentuk tunas
agar bibit tanaman hasil pembiakan secara generatif dan vegetatif dapat tumbuh dengan baik, salah satu perlakuannya adalah:
dipupuk
dipanen
dicangkul
disemai
dijemur
waktu penyiraman yang tepat dilakukan untuk bibit tanaman adalah:
pagi hari
sore hari
malam hari
siang hari
pagi dan sore hari
waktu pemberian pupuk yang tepat dilakukan untuk bibit tanaman adalah:
pagi hari
sore hari
malam hari
siang hari
pagi dan sore hari
hama belalang dan ulat pada pembibitan adalah menyerang
bunga
daun
akar
batang
batang dan akar
pengendalian hama yang dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan di sekitar pembibitan, memusnahkan gulma sebagai tempat berlindung hama atau sebagai inang penyakit dengan cara dibakar merupakan pengendalian secara
kimia
mekanis
mekanis dan kimia
biologis
fisik
pengendalian dengan mengamati bibit, jika ada hama di ambil dan kemudian dibunuh, jika ada bibit terkena penyakit di ambil kemudian dibakar agar tidak menular bibit yang lain merupakan pengendalian secara
kimia
mekanis
mekanis dan kimia
biologis
fisik
pemindahan bibit yang tepat dapat dilakukan pada
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
pagi dan sore hari
kultur jaringan merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secra vegetatif modern yang dalam bahasa inggris dikenal dengan
culture
tissue culture
agriculture
people culture
culture technique
kultur jaringan merupakan suatu rangkaian prosedur untuk pemeliharaan dan menumbuhkan sel tanaman dalam kondisi aseptik, yang dimaksud aseptik di sini adalah
bebas hama dan penyakit tanaman
bebas dari mikroorganisme patogen
bebas dari kotoran
bebas dari serangga
baik ruang, peralatan, dan bahan bebas dari kotoran dan mikroba
keuntungan kultur jaringan adalah
di perlukan biaya awal yang relatif tinggi
hanya mampu dilakukan oleh orang orang tertentu
bibit hasil kulturjaringan memerlukan aklimatisasi
menghasilkan tanaman yang baru yang langsung berbuah
pengadaan bibit tidak bergantung musim
kelemahan kultur jaringan adalah
pengadaan bibit tidak bergantung musim
bibit dapat di produksi dalam jumlah banyak
bibit yang dihasilkan seragam
bibit yang dihasilkan bebas penyakit
diperlukan biaya awal yang relatif tinggi
bahan tanam yang digunakan dalam kultur jaringan disebut
eksplan
planlet
propagul
tunas
akar
teknik perbanyakan tanaman menggunakan biji di sebut dengan
perbanyak vegetatif
perbanyak generatif
perbanyakan dengan cangkok
perbanyakan dengan okulasi
setek
teknik perbanyakan tanaman tanpa melalui penyerbukan atau tanpa menggunakan biji disebut dengan
perbanyakan vegetatif
perbanyakan generatif
kultur jaringan
perbanyakan akar
perbanyakan daun
teknik pembiakan tanaman dengan cara menyambungkan batang bawah dan batang atas dari tanaman yang berbeda namun masih dalam satu family disebut dengan
sambung
okulasi
setek
merunduk
cangkok
teknik perbanyakan pada gambar diatas adalah
sambung
okulasi
menempel
setek
cangkok
jumlah kebutuhan air tanaman di pengaruhi oleh
iklim
jenis tanaman, fase pertumbuhan tanaman
iklim dan fase pertumbuhan tanaman
jenis tanaman, iklim, fase pertumbuhan tanaman
fase pertumbuhan tanaman
pupuk yang dihasilkan dari sisa tanaman, kotoran hewan dan manusia termasuk pada golongan pupuk:
anorganik
organik
kimia
pupuk kandang
pupuk urea
berikut yang merupakan tujuan pemangkasan adalah:
1. pemangkasan bentuk
2. pemangkasan pemeliharaan
3. pemangkasan peremajaan
4. pemangkasan produksi
1 dan 2
1, 2 dan 4
1, 2 dan 3
1 dan 3
1, 3 dan 4
teknik pengendalian hama dan penyakit tanaman dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu
fisik, kimia dan mekanis
fisik dan kimia
fisik dan biologis
fisik dan mekanis
mekanis kimia, fisik dan biologis
salah satu contoh pupuk anorganik adalah
kompos
pupuk kandang
pupuk hijau
NPK
dolomit
