wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Review UTS Perpajakan 1

Total questions: 10

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Manakah yang tidak dapat dikreditkan dalam perhitungan PPh Kurang Bayar / Lebih Bayar?

a)

Pemungutan PPh Pasal 22

b)

Pemotongan PPh Pasal 23

c)

Pengkreditan PPh Pasal 24

d)

Pemotongan PPh Pasal 4 ayat 2

2.

Perusahaan Ayu membeli gedung kantor dengan luas 200m2 dengan harga perolehan Rp 2.000.000.000 pada 23 Juli 2018. Kantor siap pakai, sehingga pada tanggal 25 Juli 2018 sudah langsung digunakan. Beban penyusutan secara fiscal atas Gedung kantor tersebut pada tahun 2018 adalah:

a)

Rp 100.000.000,00

b)

Rp 50.000.000,00

c)

Rp 41.666.666,67

d)

Rp 200.000.000,00

3.

Siapa dan kapan dapat mengajukan revaluasi aset?

a)

WP OP dan WP Badan paling cepat 4 tahun sekali

b)

WP OP, WP Badan dan BUT paling cepat 5 tahun sekali

c)

WP Badan dan BUT paling cepat 5 tahun sekali

d)

WP OP dan BUT paling cepat 4 tahun sekali

4.

PT. Jaya Lautan merupakan badan usaha yang bergerak di bidang penerbangan. PT. Jaya Lautan berkedudukan dan berbadan hukum di Indonesia. Terdapat transaksi persewaan pesawat untuk mengangkut barang dengan nilai total transaksi Rp 35.000.000,00. Berapa PPh yang harus dibayar PT. Jaya Lautan?

a)

Dipotong PPh Pasal 15 senilai Rp 924.000 dan bersifat final

b)

Dipotong Pasal 15 senilai Rp 420.000 dan bersifat tidak final

c)

. Dipotong PPh Pasal 15 senilai Rp 420.000,00 dan bersifat final

d)

Dipotong PPh Pasal 15 senilai Rp 630.000,00 dan bersifat tidak final

5.

Tuan Dicky (Memiliki NPWP) mengkontrakkan rumah 2 tahun dengan total transaksi Rp 55.000.000,00 kepada PT. Cerah Ceria. PPh yang dipotong atas transaksi tersebut adalah:

a)

Rp 5.500.000,00 dipotong oleh PT. Cerah Ceria

b)

Rp 11.000.000,00 dipotong oleh PT. Cerah Ceria

c)

Rp 11.000.000,00 dengan mekanisme penyetoran sendiri

d)

Tidak wajib ada pemotongan PPh Pasal 4(2)

6.

Tuan Gyu Hoen, adalah warga negara Korea memperoleh deviden Rp 25.000.000,00. Tidak ada P3B antara Indonesia dan Korea mengenai deviden. Berapa PPh terutang terkait transaksi tersebut?

a)

Rp 5.000.000,00

b)

Rp 3.750.000,00

c)

Rp 2.500.000,00

d)

Tidak terutang PPh

7.

Nyonya Minah memperoleh royalti dari PT. Gleo sebesar Rp 10.000.000. Atas transaksi tersebut, Nyonya Minah dipotong:

a)

PPh Pasal 4 ayat 2 sebesar Rp 1.000.000,00

b)

PPh Pasal 4 ayat 2 sebesar Rp1.500.000,00

c)

PPh Pasal 23 sebesar Rp 1.000.000,00

d)

PPh Pasal 23 sebesar Rp 1.500.000,00

8.

PT. Harapan memperoleh hadiah atas prestasi dari Kementrian Ekonomi Kreatif sebesar Rp 100.000.000,00. Atas transaksi tersebut:

a)

Dipotong PPh Pasal 23 sebesar Rp 15.000.000,00

b)

Dipotong PPh Pasal 21 sebesar Rp 5.000.000,00

c)

Dipotong PPh Pasal 4 ayat 2 sebesar Rp 25.000.000,00

d)

Tidak terutang pajak

9.

Selama tahun 2021, PT. Bridge memperoleh kerugian dari luar negeri Rp 250.000.000,00 dari Vietnam. Dari dalam negeri, PT. Bridge memiliki penghasilan neto Rp 150.000.000,00. Berapakah PPh terutang PT. Bridge di tahun 2021?

a)

Rp 37.500.000,00

b)

Rp 33.000.000,00

c)

Rp 33.000.000,00

d)

Nihil

10.

Tuan Karim, menikah memiliki 2 anak, memiliki usaha dagang makanan ringan dan memilih menggunakan pembukuan. Informasi terkait pembukuan UD. Karim: untuk Beban Utilitas sebesar Rp 3.000.000,00. Beban utilitas termasuk beban listrik Rp 1.500.000,00; beban air Rp 600.000,00; beban handphone Rp 900.000,00. Terkait dengan informasi tersebut, maka beban utilitas:

a)

Dikoreksi positif Rp 900.000,00

b)

Dikoreksi negatif Rp 900.000,00

c)

Dikoreksi positif Rp 450.000,00

d)

Dikoreksi negatif Rp 450.000,00