WorksheetsPERSALINAN
Total questions: 10
Worksheet time: 8mins
Ny. H G2P1A0 UK38 minggu saat ini sedang dalam kala II, tampak kepala janin 5-6 cm dari vulva. Maka tindakan selanjutnya yang harus dilakukan oleh bidan adalah...
Meletakkan handuk di atas perut ibu
meletakkan alas bokong
mendekatkan alat persalinan
menyiapkan oksitosin
Memakai handscoon
di PMBNy. W usia 22 tahun G1P0A0 dalam kala II persalinan di PMB, telah dipimpin meneran oleh bidan selama 1 jam, akan tetapi janin belum bisa lahir. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa TTV dalam batas normal. Maka tindakan apa yang dapat dilakukan oleh bidan?
Episiotomi
Tetap memimpin persalinan
Memasang infus
Merujuk ibu ke Rumah Sakit
Melakukan manuver Mc. Robert
Ny. G baru saja melahirkan anak pertamanya di Rumah Sakit. Keadaan bayi pada saat lahir menangis kuat, kemerahan, dan bergerak aktif. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap 15 menit kemudian, serta telah dilakukan masase uterus. Dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa terdapat robekan jalan lahir yang mengenai seluruh perineum hingga otot sfingter ani. Diagnosa pada ibu tersebut yang tepat adalah kala IV dengan...
Laserasi Derajat 1
Laserasi Derajat 2
Laserasi Derajat 3
Laserasi derajat 4
Laserasi derjat 5
Seorang wanita G2P1A0 hamil 38 minggu dalam kondisi inpartu Kala II persalinan. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 82x/menit, RR 20x/menit, suhu 36,6 C, TFU 40 cm, DJJ 156x/menit. Kepala janin telah lahir, namun tidak terjadi putaran paksi luar. Apakah tindakan awal yang harus dilakukan oleh bidan dalam menangani kasus tersebut?
Lakukan manuver masyanti
Pasang infus
Lakukan manuver mc. robert
lakukan persalinan dengan teknik muller
lakukan episiotomi
Seorang perempuan G1P0A0 usia 24 tahun sedang mengalami proses persalinan kala II di Puskesmas. Hasil anamnesa ibu mengeluh lemas dan terlihat letih. Hasil pemeriksaan bayi lahir kemerahan, menangis kuat, tonus otot bagus dan bayi diletakkan di atas perut ibu. Tindakan apa yang selanjutnya dilakukan oleh bidan?
Melakukan penegangan tali pusat terkendali
Memeriksa adanya janin kedua
memberi suntikan oksitosin
Memotong tali pusat
Melakukan masase uterus
Ny. M usia 28 tahun G2P1A0 sedang melahirkan di RS. Hasil pemeriksaan diketahui bahwa TBJ 4.100 gram, pembukaan 10 cm, dengan reduksi urin ++. Setelah dipimpin meneran, akhirnya kepala bayi dapat lahir, namun tidak ada kemajuan persalinan dan terdapat turtle sign. Apakah diagnosa yang tepat pada Ny. M berdasarkan kasus diatas?
CPD
Makrosomi
Lilitan tali pusat
Distosia bahu
Malposisi
Seorang perempuan usia 21 tahun G1P0A0 sedang inpartu di PMB. Setelah dipimpin persalinan selama 1.5 jam, maka bayi dapat lahir dengan kondisi yang baik. Bidan telah memberikan suntikan oksitosin 10 IU secara IM pada ibu bersalin tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan tindakan PTT selama 15 menit, namun plasenta masih belum lepas. Maka tindakan apa yang harus dilakukan oleh bidan berdasarkan kasus tersebut?
Melakukan manual plasenta
Melakukan rujukan
Melakukan masase
Memberi suntikan oksitosin ke 2
Memasang infus
Ny. A hamil 38 minggu datang ke PMB dengan mengatakan mules teratur dan terdapat pengeluaran cairan bercampur darah. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa terjadi pembukaan 8 cm dan teraba fontanel anterior dan orbita. Presentasi janin berdasarkan kasus tersebut adalah...
Presentasi muka
Presentasi kepala
presentasi bokong
Presentasi dagu
Presentasi dahi
Bayi Ny. F baru saja lahir dengan keadaan langsung menangis, warna kulit merah, pernafasan teratur, dan gerakan aktif. Setelah itu, bayi dikeringkan dan diletakkan di atas perut ibu, setelah dipalapasi tidak ada janin kedua dan oksitosin telah diberikan. Tindakan selanjutnya yang dilakukan bidan adalah...
Jepit, potong, ikat tali pusat
IMD
Resusitasi
Pemeriksaan fisik
Manajemen aktif kala III
Ny. R hamil dengan usia kehamilan 38 minggu datang ke praktik mandiri bidan dengan keluhan mulas dan terdapat pengeluaran lendir bercampur darah. Dari hasil pemeriksaan diketahui pembukaan 8 cm, ketuban (+), dan teraba tali pusat di samping kepala. Diaganosis apa yang tepat berdasar kasus tersebut?
Inpartu Kala I dengan tali pusat menumbung
Inpartu Kala I dengan plasenta previa
Inpartu Kala I dengan KPD
Inpartu Kala I dengan KPSW
Inpartu Kala I dengan tali pusat terkemuka
