wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Conceptual Knowledge Energy and Momentum

Total questions: 5

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Dua bola identik, yaitu bola A dan bola B dilepaskan secara bersamaan dari titik awal dua seluncuran licin yang memiliki bentuk lintasan yang berbeda seperti pada gambar. Ketinggian kedua seluncuran ini adalah sama. Jika massa bola A dan bola B adalah sama dan keduanya mencapai titik akhir yang sama, manakah bola yang memiliki kecepatan lebih besar ketika mencapai dasar seluncuran?

a)

Bola A, karena awal lintasan bola A lebih curam

b)

Bola A, karena bola menempuh lintasan dengan jarak yang lebih jauh

c)

Bola B, karena lintasan bola B memiliki kemiringan yang konstan

d)

Bola B, karena bola B menempuh lintasan yang lebih pendek sehingga bola B dapat mengkorservasi energi kinetiknya lebih baik

e)

Kedua bola memiliki kecepatan yang sama

2.

Sebuah sepeda motor dan truk keduanya bergerak dengan arah yang sama dan pada lajur yang berdekatan di jalan raya. Pada saat tertentu, kecepatan sepeda motor empat kali lebih besar dari kecepatan truk. Jika truk bergerak dengan kecepatan konstan v, sedangkan sepeda motor bergerak dipercepat ke depan, maka manakah dari pernyataan berikut yang paling menggambarkan kendaraan mana yang memiliki momentum besar pada saat itu?

a)

Truk, karena memiliki massa yang lebih besar

b)

Sepeda motor, karena bergerak lebih cepat

c)

Sepeda motor, karena memiliki percepatan

d)

Sepeda motor, karena bergerak lebih cepat dan juga memiliki dan percepatan

e)

Semua salah, karena tidak cukup informasi

3.

Troli A dan B adalah identik dalam segala hal sebalum tumbukan.

Kasus (1): troli A mulai dari keadaan diam di atas bukit yang memiliki ketinggian h di atas permukaan tanah. Troli A kemudian meluncur dan bertumbukan secara langsung dengan

troli B yang diam di tanah. Setelah tumbukan kedua troli saling menempel.

Kasus (2): Troli A dan B berada dalam keadaan diam di atas bukit yang belamawanan pada ketinggian yang sama yaitu h/2 di atas tanah. Keduanya kemudian meluncur secara bersamaan dan bertumbukan langsung satu sama lain di tanah dengan keadaan saling menempel.

Manakah pernyataan berikut yang benar tentang sistem kedua troli sesaat sebelum tumbukan pada kedua kasus?

a)

Pada kasus (2) energi kinetik sistem sama dengan nol.

b)

Energi kinetik sistem pada kasus (1) lebih besar daripada kasus (2)

c)

Energi kinetik sistem kedua kasus adalah sama besar

d)

Momentum sistem pada kasus (2) lebih besar daripada kasus (1)

e)

Momentum sistem kedua kasus adalah sama besar

4.

Troli A dan B adalah identik dalam segala hal sebalum tumbukan.

Kasus (1): troli A mulai dari keadaan diam di atas bukit yang memiliki ketinggian h di atas permukaan tanah. Troli A kemudian meluncur dan bertumbukan secara langsung dengan

troli B yang diam di tanah. Setelah tumbukan kedua troli saling menempel.

Kasus (2): Troli A dan B berada dalam keadaan diam di atas bukit yang belamawanan pada ketinggian yang sama yaitu h/2 di atas tanah. Keduanya kemudian meluncur secara bersamaan dan bertumbukan langsung satu sama lain di tanah dengan keadaan saling menempel.

Manakah pernyataan berikut yang benar tentang sistem kedua troli sesaat setelah tumbukan pada kedua kasus?

a)

Energi kinetik sistem pada kasus (2) lebih besar daripada kasus (1)

b)

Energi kinetik sistem kedua kasus adalah sama

c)

Momentum sistem pada kasus (2) lebih besar daripada kasus (1)

d)

Momentum sistem bukan nol dalam kasus (1) sedangkan nol dalam kasus (2)

e)

Momentum sistem pada kedua kasus adalah sama besar.

5.

Dua bola getah, A dan B yang memiliki massa yang sama. Kedua bola dihubungkan pada tali tak bermassa dengan panjang yang sama dan digantung pada langit-langit. Mula-mula bola A dinaikkan ke ketinggian h0 seperti yang ditunjukkan pada gambar dan dilepaskan. Bola A kemudian bertabrakan dengan bola B (yang awalnya diam). Keduanya lalu menempel dan berayun bersama hingga ketinggian maksimum hf.

Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Kekekalan energi mekanik

(2) Kekekalan momentum linier

Prinsip yang dapat diterapkan untuk dapat menentukan persamaan ketinggian hf dalam h0 adalah ….

a)

(1) saja

b)

(2) saja

c)

(1) dan (2)

d)

Salah satu prinsip (1) atau (2), tetapi tidak keduanya secara bersamaan

e)

Prinsip (1) dan (2) saja tidak cukup untuk menemukan hf dalam h0