Font size
WorksheetsPERIBAHASA
Total questions: 98
Worksheet time: 1hrs 14mins
Dina anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan nilai yang tinggi di semua mata pelajaran. Namun, hal itu tidak membuatnya menjadi anak yang sombong. Dia mau membantu teman-temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar. Oleh karena itu, dia disukai teman-temannya.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Tong kosong nyaring bunyinya.
Bagai ilmu padi, makin berisi makin merunduk.
Air beriak tanda tak dalam.
Air tenang menghanyutkan.
Felix adalah siswa kelas 6. Sebentar lagi dia akan menghadapi UN. Semenjak semester pertama, dia bertekad untuk belajar dengan tekun. Sekarang dia selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Sesulit apa pun soal Matematika, dia terus mencoba hingga menemukan jawabannya. Kadang-kadang dia tidur larut malam untuk menyelesaikan PRnya. Usahanya tak sia-sia, akhirnya Felix lulus dengan nilai yang memuaskan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai katak dalam tempurung.
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
Boni dan Danu adalah kakak beradik. Meskipun begitu, mereka selalu saja bertengkar. Hal kecil pun bisa menjadi masalah besar. Setiap kali bertemu, ada saja yang diributkan.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Ada asap pasti ada api.
Bagai pinang dibelah dua.
Bagai anjing dan kucing.
Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan di pakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Pada suatu hari, Dino jatuh dari sepeda. Rino yang melihatnya, langsung datang menolong. Rino adalah anak yang baik. Dia suka menolong siapa saja yang mengelami kesulitan. Berbeda dengan Dino, meskipun Rino pernah menolongnya, tetapi dia malah menertawakan Rino yang jatuh karena tersandung.
Peribahasa yang tepat untuk Dino adalah ...
Bagai air di daun talas.
Air susu dibalas air tuba.
Air tenang menghanyutkan.
Air beriak tanda tak dalam.
Pak Tono adalah seorang yang boros. Dia terbiasa membeli apa saja yang dia inginkan tanpa memikirkan pendapatan yang dia miliki. Tak heran jika setiap bulan dia harus berhutang kepada teman-temannya. Pengeluarannya tiap bulan lebih besar daripada penghasilannya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Bagai menegakkan benang basah.
Bagai burung di dalam sangkar.
Besar pasak daripada tiang.
Bagai mendapat durian runtuh.
Diana adalah anak satu-satunya di keluarga Pak Dulah. Orang tuanya sangat menyayangi Diana. Karena terlalu sayang, Diana tidak bisa pergi bermain atau pun belajar ke luar rumah. Orang tuanya terlalu khawatir kepada Diana. Diana hanya bisa berdiam di kamarnya sambil melihat teman-temannya bermain dari jendela. Diana bagaikan ....
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi keadaan Diana adalah ...
Bagai burung dalam sangkar.
Bagai punguk merindukan bulan.
Bermain api basah, bermain api hangus.
Bagaikan kerbau dicocok hidungnya.
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah …
Lempar batu sembunyi tangan.
Kalah jadi abu menang jadi arang.
Memercik air didulang terpecik muka sendiri.
Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Iwan anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Iwan selalu menyombongkan akan kemampuannya bermain bola basket. Pada saat pertandingan antarkelas, ketua kelas memasang Iwan dalam tim basket kelasnya. Ternyata Iwan membawa bola pun tak bisa.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…
besar pasak daripada tiang
air beriak tanda tak dalam
air tenang menghanyutkan
bagai air di daun talas
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Lusi dan Dewi bersahabat. Setiap hari mereka selalu bersama. Sebagai seorang sahabat maka Dewi selalu berbagi apapun yang ia punya dengan Lusi. Di depan Dewi, Lusi selalu berbuat baik. Tetapi di belakang Dewi, Lusi sering menceritakan keburukan Dewi. Ternyata Lusi hanyalah berpura-pura agar dapat menyaingi Dewi.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai makan buah simalakama
lempar batu sembunyi tangan
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Rina yang selalu dirundung malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Bibi Rina berjualan gorengan berkeliling desa setiap hari. Tetapi, sekarang bibinya terserang sakit jantung dan tidak bisa berjualan lagi.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Rina adalah ...
Tiada rotan akar pun jadi
Bergantung pada akar lapuk
Bagai telur di ujung tanduk
Bagai pungguk merindukan bulan
Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang menghanyutkan
Habis manis sepah dibuang
Ada udang di balik batu
Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
Bagai pinang dibelah dua
Adi adalah seorang yang pandai. Dari kelas 1 sampai dengan kelas 5 SD dia selalu mendapatkan peringkat pertama. Walaupun pandai, dia tidak pernah sombong dan selalu rendah hati.
Air tenang menghanyutkan
Seperti padi, semakin berisi semakin menunduk
Air beriak tanda tak dalam
Seperti api dalam sekam
Rina yang selalu dirundung malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Bibi Rina berjualan gorengan berkeliling desa setiap hari. Tetapi, sekarang bibinya terserang sakit jantung dan tidak bisa berjualan lagi.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Rina adalah ...
a. Tiada rotan akar pun jadi
b. Bergantung pada akar lapuk
c. Bagai telur di ujung tanduk
d. Bagai pungguk merindukan bulan
2. Pak Ali orang yang miskin. Ia harus menghidupi anak istrinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Bonar memberi modal uang kepada Pak Ali. Pak Ali kemudian berjualan kelontong di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Ali berkembang pesat dan akhirnya menjadi toko kelontong yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Ali membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Bonar. Ia membenci Pak Bonar karena kekayaan Pak Bonar masih melebihi dirinya. Pak Ali ingin menjadi orang terkaya di kampungnya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Ali terhadap Pak Bonar adalah ...
a. Panas setahun dihapuskan hujan sehari
b. Tong kosong berbunyi nyaring
c. Bagaikan minyak dengan air
d. Air susu dibalas air tuba
Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
a. Air beriak tanda tak dalam
b. Air tenang menghanyutkan
c. Habis manis sepah dibuang
d. Ada udang di balik batu
4. Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
a. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
b. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
c. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
d. Bagai pinang dibelah dua
5. Pak Iwan seorang dokter yang kaya-raya. Pak Iwan tidak pernah sombong. Selain itu, Pak Iwan sangat dermawan kepada penduduk kampung. Sekarang Pak Iwan sudah meninggal. Meskipun begitu, warga kampung tak pernah lupa akan kebaikan hati Pak Iwan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
a. Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak
b. Gajah mati meninggalkan gading harimau mati meninggalkan belang
c. Gajah berjuang melawan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah
d. Gajah mati karena gadingnya, harimau terlompat karena belangnya.
6. Lestari anak yang rajin. Ia selalu membantu pekerjaan orang tuanya. Ibunya penjual kue. Setiap pagi, Lestari berangkat sekolah sambil membawa kue untuk dijual di kantin sekolah. Peribahasa yang tepat untuk Lestari adalah ....
a. Sudah jatuh tertimpa tangga
b. Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga
c. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian
d. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui
7.Ketika masuk kelas, pak guru langsung marah. Beliau melihat salah satu meja di kelas itu penuh dengan coretan. Yang berbuat hanya Ucok, tetapi seluruh siswa dimarahi.Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Seekor kerbau menanduk sekelompok anak
b. Kerbau punya susu, sapi punya nama
c. Seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya
d. Induk kerbau menanduk anak sendiri
8.Sudah lima tahun kak Neiya belum juga kembali ke Indonesia. Semenjak lulus SMA, ia menetap dan tinggal di Amerika. Ia menimba ilmu hingga S2 disana. Namun, ia berjanji kepada ayah dan ibu akan pulang setelah selesai kuliah. Ia ingin turut serta meningkatkan pembangunan dan perekonomian di kota kelahirannya. Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Air tenang menghanyutkan
b. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
c. Dimana bumi di pijak, di situ langit di jujung
d. Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggap ke kubangan juga
9. Kemaren sore ayah menyuruh Lukas membeli lem kayu di warung. Kemudian ibu Lukaspun menyuruhnya mengambil kue di rumah Bu Risti. Karena letak rumah Bu Risti lebih dekat, ia pergi kesana terlebih dahulu. Kemudian ia berbelanja lem kayu di warung. Akhirnya, kedua tugas yang harus dikerjakan Lukas dapat selesai sekaligus.
Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui
b. Kalah jadi abu menang jadi arang
c. Berat sama di pikul, ringan sama dijinjing
d. Tong kosong nyaring bunyinya
1. Rina yang selalu dirundung malang. Ayah dan ibunya sudah lama meninggal akibat kecelakaan. Ia hidup menumpang di rumah bibinya. Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka, Bibi Rina berjualan gorengan berkeliling desa setiap hari. Tetapi, sekarang bibinya terserang sakit jantung dan tidak bisa berjualan lagi.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi keadaan Rina adalah ...
a. Tiada rotan akar pun jadi
b. Bergantung pada akar lapuk
c. Bagai telur di ujung tanduk
d. Bagai pungguk merindukan bulan
2. Pak Ali orang yang miskin. Ia harus menghidupi anak istrinya dengan susah payah. Itu terjadi karena ia tak punya pekerjaan tetap. Suatu ketika, Pak Bonar memberi modal uang kepada Pak Ali. Pak Ali kemudian berjualan kelontong di rumahnya dengan uang tersebut. Ternyata usaha Pak Ali berkembang pesat dan akhirnya menjadi toko kelontong yang besar. Keadaan ekonomi keluarga Pak Ali membaik. Tetapi ia kini melupakan Pak Bonar. Ia membenci Pak Bonar karena kekayaan Pak Bonar masih melebihi dirinya. Pak Ali ingin menjadi orang terkaya di kampungnya.
Peribahasa yang tepat untuk deskripsi sikap Pak Ali terhadap Pak Bonar adalah ...
a. Panas setahun dihapuskan hujan sehari
b. Tong kosong berbunyi nyaring
c. Bagaikan minyak dengan air
d. Air susu dibalas air tuba
3. Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
a. Air beriak tanda tak dalam
b. Air tenang menghanyutkan
c. Habis manis sepah dibuang
d. Ada udang di balik batu
4. Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
a. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
b. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
c. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
d. Bagai pinang dibelah dua
5. Pak Iwan seorang dokter yang kaya-raya. Pak Iwan tidak pernah sombong. Selain itu, Pak Iwan sangat dermawan kepada penduduk kampung. Sekarang Pak Iwan sudah meninggal. Meskipun begitu, warga kampung tak pernah lupa akan kebaikan hati Pak Iwan.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ....
a. Gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak
b. Gajah mati meninggalkan gading harimau mati meninggalkan belang
c. Gajah berjuang melawan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah
d. Gajah mati karena gadingnya, harimau terlompat karena belangnya.
6. Lestari anak yang rajin. Ia selalu membantu pekerjaan orang tuanya. Ibunya penjual kue. Setiap pagi, Lestari berangkat sekolah sambil membawa kue untuk dijual di kantin sekolah. Peribahasa yang tepat untuk Lestari adalah ....
a. Sudah jatuh tertimpa tangga
b. Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga
c. Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian
d. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui
7.Ketika masuk kelas, pak guru langsung marah. Beliau melihat salah satu meja di kelas itu penuh dengan coretan. Yang berbuat hanya Ucok, tetapi seluruh siswa dimarahi.Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Seekor kerbau menanduk sekelompok anak
b. Kerbau punya susu, sapi punya nama
c. Seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya
d. Induk kerbau menanduk anak sendiri
8.Sudah lima tahun kak Neiya belum juga kembali ke Indonesia. Semenjak lulus SMA, ia menetap dan tinggal di Amerika. Ia menimba ilmu hingga S2 disana. Namun, ia berjanji kepada ayah dan ibu akan pulang setelah selesai kuliah. Ia ingin turut serta meningkatkan pembangunan dan perekonomian di kota kelahirannya. Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Air tenang menghanyutkan
b. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga
c. Dimana bumi di pijak, di situ langit di jujung
d. Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggap ke kubangan juga
9. Kemaren sore ayah menyuruh Lukas membeli lem kayu di warung. Kemudian ibu Lukaspun menyuruhnya mengambil kue di rumah Bu Risti. Karena letak rumah Bu Risti lebih dekat, ia pergi kesana terlebih dahulu. Kemudian ia berbelanja lem kayu di warung. Akhirnya, kedua tugas yang harus dikerjakan Lukas dapat selesai sekaligus.
Peribahasa yang tepat sesuai ilustrasi tersebut adalah . . . .
a. Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui
b. Kalah jadi abu menang jadi arang
c. Berat sama di pikul, ringan sama dijinjing
d. Tong kosong nyaring bunyinya
10.Bonar duduk di kelas VI. Ia selalu ingin membeli aneka mainan di sekolahnya. Karena uangnya tidak cukup, ia sering meminjam uang kepada teman-temannya. Setiap hari ia diberi uang saku Rp. 4.000,00 oleh ibunya, sedangkan harga mainan yang ia beli Rp. 8.000,00. Peribahasa yang cocok untuk Bonar adalah . . . .
a. Seperti ayam bertelur di lumbung padi
b. Air beriak tanda tak dalam
c. Lebih besar pasak dari pada tiang
d. Sepandai-pandai tupai melompat akan jatuh juga
Perbahasa yang digambarkan oleh gambar tersebut adalah
ada gula ada semut
Ada udang dibalik batu
Ada asap ada api
Air tenang menghanyutkan
ungkapan yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah
gulung tikar
naik pitam
rendah hati
meja hijau
Peribahasa yang sesuai dengan gambar tersebut adalah....
Katak dalam tempurung
Kura-kura dalam perahu
Hati gatal mata digaruk
Habis manis sepah dibuah
ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah....
Keras kepala
Rendah hati
Panjang tangan
Angkat tangan
ungkapan yang tepat terhadap gambar tersebut adalah.....
panjang tangan
tinggi hati
angkat tangan
gulung tikar
Ungkapan yang tepat terhadap gambar tersebut adalah....
Ringan tangan
Keras kepala
Kepala keluarga
Banting tulang
Peribahasa yang sesuai terhadap ilustrasi tersebut adalah
serigala berbulu domba
musuh dalam selimut
air tenang menghanyutkan
jinak-jinak merpati
Meskipun sudah lama meninggal, tapi kalau melakukan kebaikan maka orang akan tetap mengingatnya.
Peribahasa yang tepat adalah....
Hancur badan dikandung tanah budi baik terkenang jua
Hasrat hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai
Gajah mati karena gadingnya
Gayung bersambut kata berjawab
malu bertanya membuat kita rugi karena permasalahan kita tak pernah terselesaikan
peribahasa yang tepat adalah
Malu bertanya sesat dijalan
Kura kura dalam perahu
Kacang lupa akan kulitnya
Seperti pinang dibelah dua
malu bertanya membuat kita rugi karena permasalahan kita tak pernah terselesaikan
peribahasa yang tepat adalah
Malu bertanya sesat dijalan
Kura kura dalam perahu
Kacang lupa akan kulitnya
Seperti pinang dibelah dua
mempersiapkan sesuatu sebelum hal yang tidak diinginkan datang
peribahasa yang tepat adalah....
Sedia payung sebelum hujan
Seperti air di dalam kolam
Sambil menyelam minum air
Seperti kayu terapung dilatu
Dina anak yang pintar. Dia selalu mendapatkan nilai yang tinggi di semua mata pelajaran. Namun, hal itu tidak membuatnya menjadi anak yang sombong. Dia mau membantu teman-temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar. Oleh karena itu, dia disukai teman-temannya.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Tong kosong nyaring bunyinya.
Bagai ilmu padi, makin berisi makin merunduk.
Air beriak tanda tak dalam.
Air tenang menghanyutkan.
Boni dan Danu adalah kakak beradik. Meskipun begitu, mereka selalu saja bertengkar. Hal kecil pun bisa menjadi masalah besar. Setiap kali bertemu, ada saja yang diributkan.
Peribahasa yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah ....
Ada asap pasti ada api.
Bagai pinang dibelah dua.
Bagai anjing dan kucing.
Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Ibuku adalah ibu rumah tangga. Kadang, dia harus mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. Pagi tadi, ibu menggoreng ikan untuk sarapan kami. Sambil menunggu ikannya matang, ibu menyiapkan baju yang akan di pakai ayah juga merapikan kamar.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.
Bagai anak kehilangan induknya.
Berat sama dilikul, ringan sama dijinjing.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.
Pak Tono adalah seorang yang boros. Dia terbiasa membeli apa saja yang dia inginkan tanpa memikirkan pendapatan yang dia miliki. Tak heran jika setiap bulan dia harus berhutang kepada teman-temannya. Pengeluarannya tiap bulan lebih besar daripada penghasilannya.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Bagai menegakkan benang basah.
Bagai burung di dalam sangkar.
Besar pasak daripada tiang.
Bagai mendapat durian runtuh.
Anjas, anak yang suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Bahkan hal yang sepele pun sering dibesar-besarkan. Kelemahan dan kesalahan orang seolah-olah menjadi objek yang menarik baginya, sedangkan kelemahan dan kesalahan dirinya ditutup-tutupi.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan sifat Anjas adalah …
Lempar batu sembunyi tangan.
Kalah jadi abu menang jadi arang.
Memercik air didulang terpecik muka sendiri.
Kuman di seberang lautan tampak gajah di pelupuk mata tak tampak.
Iwan anak yang kurang disukai teman-temannya sekelas. Iwan selalu menyombongkan akan kemampuannya bermain bola basket. Pada saat pertandingan antarkelas, ketua kelas memasang Iwan dalam tim basket kelasnya. Ternyata Iwan membawa bola pun tak bisa.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut adalah .…
besar pasak daripada tiang
air beriak tanda tak dalam
air tenang menghanyutkan
bagai air di daun talas
Di kelasku ada anak kembar, wajahnya sangat mirip. Hanya teman-teman tertentu saja yang bisa membedakan di antara keduanya. Gurupun sering tertukar dalam memanggil nama mereka.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
bagai anjing dan kucing
air beriak tanda tak dalam
bagai air dan minyak
bagai pinang dibelah dua
Wahyu anak yang nakal di kelasku. Suatu hari Wahyu berbuat ulah, ia menempelkan tulisan di punggung temannya yang duduk di depannya, ketika ditanya guru ia tidak mau mengaku bahkan ia menunjuk Anto yang melakukannya.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan ilustrasi tersebut adalah .…
lempar batu sembunyi tangan
besar pasak daripada tiang
bagai musuh dalam selimut
tong kosong nyaring bunyinya
Aminah anak pemulung, tetapi ia pandai. Ketika ada tugas maupun akan ulangan, teman-teman selalu mendekatinya. Mereka meminta bantuan kepada Aminah jika menemui kesulitan dalam pelajaran. Aminah selalu membantunya dengan senang hati. Sayangnya, apabila kepentingan mereka sudah terpenuhi, Aminah ditinggalkan begitu saja.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang menghanyutkan
Habis manis sepah dibuang
Ada udang di balik batu
Roni dan Rudi merantau ke Jakarta. Mereka tinggal serumah. Suka dan duka mereka selalu bersama. Ketika ada rejeki mereka selalu berbagi. Namun ketika ada kesulitan mereka juga saling membantu.
Peribahasa yang tepat untuk ilustrasi tersebut adalah ...
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing
Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui
Bagai pinang dibelah dua
Tak ada gading yang tak ....
Panjang
Tajam
Retak
Kuat
Bagai punduk merindukan ....
Bulan
Matahari
Langit
Bintang
Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin ....
Berat
Merunduk
Besar
Banyak
Buah jatuh tak jauh dari ....
Tanah
Kebun
HUtan
Pohonnya
Lebih besar pasak dari pada ....
Rumah
Tiang
Pohon
Jerapa
Tong kosong nyaring ....
Bunyinya
Isinya
Lagunya
Suaranya
Bagai pinang dibelah ....
Sama
Dua
Tiga
Empat
Bersatu kita teguh bercerai kita ....
Pisah
Runtuh
Bersama
Sedih
Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan ...
Keluarga
Badan
Belalai
Gading
Nasi sudah menjadi ....
Beras
Lontong
Bubur
Masak
Pucuk dicinta ulam pun ....
Datang
Hadir
Pulang
Tiba
Bagai menegakkan benang yang ....
Basah
Lurus
Ringan
Tipis
Seperti ular kena palu
Seperti halilintar membelah bumi
Seperti itik pulang petang
Seperti anjing dengan kucing
Buah hati
Anak emas
Anak emak
Anak kesayangan
Hangat-hangat tahi ayam
seperti tikus membaiki labu
bagai menatang minyak yang penuh
seperti kera mendapat bunga
Seperti ular kena palu
Seperti aur dengan tebing
bagai langit dengan bumi
bagai rusa masuk kampung
bagai mencurah air ke daun keladi
seperti melepaskan batuk di tangga
harapkan pagar, pagar makan padi
Seperti katak di bawah tempurung
Air beriak tanda tak dalam artinya....
Kehidupan dan kematian ditentukan oleh Tuhan
Orang yang pendiam biasanya banyak ilmu atau membahayakan
Kebaikan dibalasnya dengan kejahatan
Orang yang sombong biasanya kurang ilmu
Ada gula ada semut
Dimana banyak pekerjaan disitu banyak orang berdatangan
Kebaikan dibalasnya dengan kejahatan
orang yang menjadi pandai karena belajar
Hanya orang bodoh sajalah yang terlalu banyak bicara
Bagai kera diberi kaca
Kata-kata manis tetapi hatinya jahat
Hanya orang bodoh sajalah yang terlalu banyak bicara
Memberi barang kepada orang yang tak mengerti manfaatnya
Orang yang tidak tetap pendiriannya
Seperti kambing dengan harimau
Orang yang lemah melawan orang yang kuat
Sesuatu yang mustahil terjadi
Dimana banyak pekerjaan disitu banyak orang berdatangan
Orang yang pendiam biasanya banyak ilmu atau membahayakan
Seperti telur diujung tanduk
Orang yang tabah dan keras hati
Kebaikan dibalasnya dengan kejahatan
Memberi barang kepada orang yang tak mengerti manfaatnya
orang yang dalam kesulitan, salah sedikit pasti celaka maka harus berhati-hati
Seperti minyak dan air
Orang yang lemah melawan orang yang kuat
Orang yang tak bisa bersatu
Orang yang pendiam biasanya banyak ilmu atau membahayakan
Orang yang tidak tetap pendiriannya
Bagai air di daun talas
Hanya orang bodoh sajalah yang terlalu banyak bicara
Kata-kata manis tetapi hatinya jahat
Membeli sesuatu tanpa mengetahui keadaannya terlebih dahulu
Orang yang tidak tetap pendiriannya
Membeli kucing dalam karung
Orang yang lemah melawan orang yang kuat
Dimana banyak pekerjaan disitu banyak orang berdatangan
Membeli sesuatu tanpa mengetahui keadaannya terlebih dahulu
orang yang menjadi pandai karena belajar
Air susu dibalas dengan air tuba
Kebaikan dibalasnya dengan kejahatan
Orang yang pendiam biasanya banyak ilmu atau membahayakan
Hanya orang bodoh sajalah yang terlalu banyak bicara
Orang yang tidak tetap pendiriannya
Seperti katak merindukan bulan
Membeli sesuatu tanpa mengetahui keadaannya terlebih dahulu
Sesuatu yang mustahil terjadi
Orang yang tak bisa bersatu
orang yang menjadi pandai karena belajar
Meja hijau berarti...
Suka mencuri
Oleh-oleh
Pengadilan
Marah
Besar kepala berarti....
Sombong
Keras kepala
Orang kepercayaan
Suka mencuri
Tangan kanan berarti....
Orang kepercayaan
Keras kepala
Marah
Oleh-oleh
Buah hati berarti....
Anak
Oleh-oleh
Bahan pembicaraan
Marah
Kepala dingin berarti...
Sombong
Besar kepala
Tenang dan sabar
Pengadilan
Buah bibir artinya....
Oleh-oleh
Anak
Bahan pembicaraan
Orang kepercayaan
Tangan panjang artinya....
Suka mencuri
Anak
Orang kepercayaan
Oleh-oleh
Kepala batu artinya...
Sombong
Keras kepala
Tenang dan sabar
Pengadilan
Buah tangan artinya...
Anak
Pengadilan
Oleh-oleh
Suka mencuri
Naik pitam artinya....
Tenang dan sabar
Sombong
Marah
Anak
