WorksheetsMENUJU UTBK 2022 - SERI 2
Total questions: 15
Worksheet time: 22mins
Logam nikel (Mr = 59) bereaksi dengan gas karbon monoksida (Mr = 28) pada suhu 130 oC menurut reaksi berikut.Ni(s) + 4CO(g) → Ni(CO)4(g) . Jika 252 g gas CO direaksikan dengan 118 g logam Ni, massa gas tetrakarbonilnikel (Mr = 171) yang dihasilkan adalah .....
430 g
427 g
342 g
280 g
171 g
Reaksi berikut terjadi pada 1600 oC.2B2O3 + 7C → B4C + 6CO. Dalam suatu reaksi, digunakan 14,0 g B2O3 (Mr = 70) dan 9,6 g C (Ar = 12). Jika reaksi memberikan persentase hasil sebesar 80%, massa B4C (Mr = 56) yang diperoleh adalah .....
11,20 g
5,60 g
4,48 g
2,24 g
1,12 g
Data nilai energi ikatan rata-rata diketahui sebagai berikut : (data di gambar)
Jika entalpi reaksi : CHF3 (g) + F2(g) → CF4 (g) + HF(g) Nilai entalpi reaksi di atas adalah ....
–481 kJ mol–1
+481 kJ mol–1
–962 kJ mol–1
+962 kJ mol–1
+1202 kJ mol–1
Pada P, V, dan T yang sama, sejumlah gas X memiliki massa 2 kali massa gas CH4 (Ar N = 14, C = 12, O = 16, dan H = 1). Dari fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa gas X adalah ....
O2
C2H2
C2H6
CO
N2
Senyawa pada gambar yang bersifat polar adalah..
1,2,3
1,3
2,4
1,2,3,4
4
Ion manganat(V) dapat terdisporoporsionasi sempurna menjadi ion managanat(VI) dan manganat(IV) oksida menurut reaksi (belum setara) berikut:
2MnO43–(aq) + H2O(l) → MnO42–(aq) + MnO2(s) + 2OH–(aq)
Jika 200 mL larutan manganat(V) 0,5 M bereaksi secara sempurna, jumlah mmol elektron yang terlibat adalah ....
200
100
75
50
25
Berikut ini adalah data potensial reduksi standar (E0) untuk beberapa kation.
Co2+ + 2e– → Co E0 = – 0,28 V
Cr3+ + 3e– → Cr E0 = – 0,74 V
Cu2+ + 2e– → Cu E0 = + 0,34 V
Pb2+ + 2e– → Pb E0 = – 0,13 V
Sel Volta yang memiliki potensial sel paling besar adalah ....
Cu|Cu2+ || Pb2+|Pb
Co|Co2+ || Cr3+|Cr
Cr|Cr3+ || Cu2+|Cu
Cu|Cu2+ || Cr3+|Cr
Pb|Pb2+ || Cr3+|Cr
Reaksi berikut:
4PH3(g) → P4(g) + 6H2(g)
mengikuti persamaan laju −d[PH3] /dt = k[PH3].Pada suatu percobaan dalam wadah 2 L, terbentuk 0,0048 mol gas H2 per detik ketika [PH3] = 0,1 M.Tetapan laju (k) reaksi tersebut adalah ....
4,8 × 10–2 s–1
3,6 × 10–2 s–1
3,2 × 10–2 s–1
2,4 × 10–2 s–1
1,6 × 10–2 s–1
Dietilamina ((C2H5)2NH) merupakan basa lemah dengan Kb = 9 × 10–4. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 90 mL larutan dietilamina 0,01 M dan 10 mL larutan HCl 0,09 M. Larutan yang dihasilkan memiliki pH ....
4 – log 9
6,5
6 – log 9
8
8 – log 9
Suatu arus listrik dialirkan melalui larutan CuSO4 sehingga dapat menghasilkan endapan logam Cu sebesar 7,95 g. Jika dalam keadaan yang sama larutan diganti dengan Ag2SO4, maka logam Ag yang mengendap sebanyak …. (Ar Cu = 63,5; Ag = 108)
81 gr
54 g
27 g
16 g
8 g
As2S3 adalah koloid hidrofob bermuatan negatif. Larutan yang paling baik untuk mengkoagulasikan koloid tersebut adalah…
Magnesium sulfat
Besi (III) klorida
Barium nitrat
Kalium fosfat
Besi (I) sulfat
iketahui profil reaksi kesetimbangan antara A, B, dan C pada suhu tertentu sebagai berikut. ( lihat gambar )
Reaksi kesetimbangan yang sesuai untuk grafik di atas adalah ...
4A ⇌ 4B + 3C
A + C ⇌ 2B
A ⇌ 2B + C
A ⇌ 4B + 2C
5A ⇌ 2B + 4C
Sebanyak 50 mL larutan SO2 dititrasi dengan larutan KBrO4 0,1 M menurut reaksi:
KBrO4 + 4SO2 + 4H2O → 4H2SO4 + KBr.
Titik ekivalen tercapai saat volume KBrO4 yang digunakan sebanyak 50 mL.
pH larutan setelah titrasi adalah ...
4
4 - log 2
4 - 2 log 2
1 - log 2
1 - 2 log 2
Perhatikan tabel !
Manakah unsur-unsur yang jika berpasangan membentuk senyawa bersifat paling basa?
M dan N
M dan O
N dan O
N dan P
P dan Q
Diberikan struktur molekul untuk guanin dan sitosin sebagai berikut. ( lihat gambar )
Jumlah ikatan hidrogen yang dapat terbentuk antara molekul guanin dan sitosin adalah
5
4
3
2
1
