Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kisi Soal Pemeliharaan XI ATP - US Genap 2122

Total questions: 40

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Hama adalah OPT yang merupakan golongan hewan/binatang. Yang termasuk hama golongan invertebrata adalah …..

a)

Kepik

b)

Tikus

c)

Babi

d)

Kijang

e)

Ular

2.

Yang merupakan tipe mulut pengunyah ditunjukkan oleh …..

a)

Nomor 1

b)

Nomor 2

c)

Nomor 3

d)

Nomor 4

e)

Nomor 5

3.

Yang ditunjukkan oleh gambar nomor 2 adalah tipe mulut serangga …..

a)

pengunyah

b)

Penghisap-penusuk

c)

Penghisap-penjilat

d)

Penghisap-peraut

e)

Penghisap

4.

Tipe mulut peraut-penghisap terdapat pada jenis serangga …..

a)

Ulat

b)

Belalang

c)

Kutu

d)

Thrips

e)

Kumbang

5.

Bila pada daun ditemukan sobekan, berlubang, daun tinggal tulang daun, maka hal tersebut adalah ciri gejala serangan hama …..

a)

Kutu

b)

Thrips

c)

Kepik

d)

Wereng

e)

Ulat

6.

Bila gejala serangan hama ditemukan terdapat bercak putih keperakan pada daun, maka hal tersebut merupakan gejala serangan hama …..

a)

Kutu

b)

Thrips

c)

Kepik

d)

Wereng

e)

Ulat

7.

Menyerang dengan menghisap cairan pada tulang anak daun, menyebabkan daun berubah warna jadi perunggu mengkilat, mengganggu proses fotosintesis tanaman. Hal tersebut pada tanaman kelapa sawit merupakan gejala serangan hama …..

a)

Babi

b)

Tikus

c)

Keong

d)

Tungau

e)

Belalang

8.

Berikut merupakan hama yang sering ditemukan menyerang tanaman kelapa sawit adalah …..

a)

PBK

b)

UPDKS

c)

Rayap

d)

Uret Tanah

e)

Helopeltis

9.

Yang bukan cara pengendalian hama PBK adalah …..

a)

Melakukan sanitasi

b)

Menyemprotkan herbisida

c)

Penyarungan buah dengan kantong plastik

d)

Melakukan panen sering agar larva hama tidak dapat menjadi pupa

e)

Pemanfaatan semut hitam dan jamur entomopatogen

10.

Pada tanaman karet, terdapat hama yang menyerang dengan menggerogoti bibit yang baru ditanam dilahan dari ujung stum hingga perakaran, sehingga menimbulkan kerusakan yang sangat berat. Dari gejala serangan diatas, maka hama yang menyerang adalah …..

a)

Tikus

b)

Belalang

c)

Siput

d)

Uret Tanah

e)

Rayap

11.

Untuk mengetahui dampak kerusakan serangan hama, pada lahan yang memiliki populasi tanaman sangat banyak, maka dapat diambil sampel yang mewakili keadaan lahan tersebut, berikut merupakan beberapa pola pengambilan sampel, kecuali …..

a)

Pola acak

b)

Pola huruf Z

c)

Pola huruf X

d)

Pola huruf R

e)

Pola zigzag

12.

Dari 100 sampel yang diamati, terdapat 30 tanaman yang bunganya mengalami serangan hama. Berapakah intersitas serangan hama pada tanaman tersebut?

a)

20%

b)

25%

c)

30%

d)

35%

e)

40%

13.

Pada gambar tersebut, tingkat kerusakan daun telah mencapai …..

a)

5%

b)

10%

c)

25%

d)

50%

e)

75%

14.

1.  Sanitasi

2.  Pengaturan jarak tanam

3.  Parasit

4.  Patogen

5.  Pengolahan tanah

6.  Predator

Yang merupakan pengendalian hama secara kultur teknis ditunjukkan oleh nomor …..

a)

1, 3 dan 5

b)

1, 2 dan 5

c)

2, 3 dan 4

d)

3, 4 dan 5

e)

3, 4 dan 6

15.

1.  Sanitasi

2.  Pengaturan jarak tanam

3.  Parasit

4.  Patogen

5.  Pengolahan tanah

6.  Predator

Yang merupakan pengendalian hama secara hayati-biologis ditunjukkan oleh nomor …..

a)

1, 3 dan 5

b)

1, 2 dan 5

c)

2, 3 dan 4

d)

3, 4 dan 5

e)

3, 4 dan 6

16.

Cara mengelola lingkungan dan ekosistem sedemikian rupa sehingga tidak cocok untuk kehidupan dan perkembangbiakan hama adalah merupakan pengendalian hama secara ….

a)

Kultur jaringan

b)

mekanis

c)

kimiawi

d)

Hayati-biologis

e)

Kultur teknis

17.

Binatang yang hidup didalam binatang lain yang lebih besar, lalu memakan cairan tubuhnya hingga dapat membunuhnya disebut dengan …..

a)

Patogen

b)

Parasit

c)

Predator

d)

Inang

e)

Toxic

18.

Dalam pengendalian hama dapat menggunakan predator, yang merupakan contoh predator dan mangsanya adalah …..

a)

Ikan remora dan ikan hiu

b)

Tanaman tali putri pada daun tanaman

c)

Burung hantu dan tikus

d)

Ulat dan kupu-kupu

e)

Ayam dan bebek

19.

Pestisida memiliki dampak negatif jika digunakan secara berlebihan dan terus menerus. Yang merupakan dampak positif menggunakan pestisida adalah …..

a)

Munculnya kekebalan hama terhadap pestisida

b)

Munculnya resurjensi hama

c)

Terbunuhnya musuh alami hama

d)

Terbasminya hama yang diinginkan dengan cepat

e)

Pencemaran lingkungan

20.

Jenis pestisida ada beberapa jenis tergantung pada jenis hama yang ingin dikendalikan. Jenis pertisida untuk mengendalikan tikus disebut dengan …..

a)

Larvasida

b)

Ovisida

c)

Acarisida

d)

Rodentisida

e)

Insektisida

21.

Penyakit adalah suatu kelainan dari keadaan normal yang merusak fungsi atau bagian dari tanaman sehingga mengakibatkan penurunan kualitas dan nilai ekonomis dari tanaman tersebut.

Yang merupakan penyebab penyakit pada tanaman adalah …..

a)

Tungau

b)

Bakteri

c)

Thrips

d)

Helopeltis

e)

Ladybug

22.

Pada tanaman ditemukan penyakit tanaman yang mengakibatkan daun berlubang, gejala penyakit tersebut disebut juga …..

a)

Klorosis

b)

Nekrosis

c)

Gall

d)

Oedeem

e)

Perforasi

23.

Pada tanaman ditemukan penyakit tanaman yang mengakibatkan jaringan tanaman menjadi mati, gejala penyakit tersebut disebut juga …..

a)

Klorosis

b)

Nekrosis

c)

Gall

d)

Oedeem

e)

Perforasi

24.

Pada tanaman ditemukan penyakit tanaman yang mengakibatkan bentuk tanaman berubah menjadi tidak normal sehingga mengganggu pertumbuhan, gejala penyakit tersebut disebut juga …..

a)

Malformasi

b)

Mumifikasi

c)

Erinose

d)

Klorosis

e)

Layu keseluruhan

25.

Beberapa penyakit pada tanaman karet di sebabkan oleh jamur/cendawan. Penyebab penyakit “akar putih” pada karet adalah …..

a)

Rigidoporus lignosus

b)

Ganoderma Pseudoferreum

c)

Phytophtora palmivora

d)

Ceratrocysistis Fimbriata

e)

Corticium salmonocolor

26.

Pada tahap serangan lanjutan, rizomorpha jamur berubah menjadi kerak tipis yang berwarna gelap kehitaman. Kerak tersebut apabila dibasahi dengan air akan berwarna merah anggur.

Gejala diatas adalah gejala penyakit pada tanaman karet yaitu …..

a)

Akar putih

b)

Akar merah

c)

Mouldi rot

d)

Jamur upas

e)

Lapuk

27.

Penyakit gugur daun pada tanaman karet seperti gambar disamping disebabkan oleh …..

a)

Fusarium sp

b)

Oidium heveae

c)

Phytophtora palmivora

d)

Ceratrocysistis Fimbriata

e)

Corticium salmonocolor

28.

Penyakit lapuk pada batang tanaman karet di sebabkan oleh …..

a)

Fusarium sp

b)

Oidium heveae

c)

Phytophtora palmivora

d)

Ceratrocysistis Fimbriata

e)

Corticium salmonocolor

29.

Penyakit akar yang menyebabkan nekrosis (kematian jaringan), daun tua dan daun muda menjadi kerdil, hijau olive dengan ujung daun yang mengalami nekrosis.

Gejala diatas adalah gejala serangan penyakit pada tanaman kelapa sawit yaitu ……

a)

Antraknosa

b)

Blast

c)

Curvularia blight

d)

Busuk daun

e)

Bercak corticum

30.

Pada tanaman kelapa sawit yang telah menghasilkan, patogen fusarium oxysporum menyerang dengan gejala, daun menjadi kuning kecoklatan mengering lalu mati. Penyakit tersebut adalah ….

a)

Penyakit busuk tandan buah

b)

Penyakit busuk pangkal batang

c)

Culvularia blight

d)

Antraknosa

e)

Vaskular wilt disease

31.

Penyakit busuk pangkal batang kelapa sawit gejala awalnya adalah adanya bercak kekuningan pada pelepah muda yang merupakan tanda pembusukan. Penyakit tersebut di sebabkan oleh patogen …..

a)

Pythium sp

b)

Curvularia sp

c)

Corticum sp

d)

Ganoderma boninense

e)

Marasmius palmivorus

32.

Pada tanaman buah kakao, permukaan buah menjadi busuk dan berwarna kehitaman disebabkan oleh patogen …..

a)

Phytophthora palmivora

b)

Marasmius palmivorus

c)

Colletotrichum gloeosporioides

d)

Fusarium sp

e)

Pythium sp

33.

Patogen Oncobasidium theobromae pada tanaman kakao menyebabkan penyakit …..

a)

Blast (hawar)

b)

Busuk pangkal batang

c)

Busuk buah

d)

Vaskular streak dieback

e)

Akar putih

34.

1.  Bakteri        4. Venom

2.  Mikroplasma    5. Katoda

3.  Protoplasma    6. Nematoda

Yang merupakan penyebab penyakit/patogen menurut Djafaruddin (2004) pada tanaman ditunjukkan oleh nomor …..

a)

1, 2 dan 6

b)

1, 3 dan 5

c)

2, 5 dan 6

d)

3, 4 dan 5

e)

4, 5 dan 6

35.

Bila dalam 200 tanaman terdapat 75 tanaman yang terserang penyakit/patogen. Maka besarnya tingkat serangan patogen adalah sebesar …..

a)

15%

b)

20%

c)

27,5%

d)

37,5%

e)

40%

36.

Bila dalam 175 tanaman terdapat 42 tanaman yang terserang penyakit/patogen. Maka besarnya tingkat serangan patogen adalah sebesar …..

a)

15%

b)

18%

c)

20%

d)

24%

e)

32%

37.

Metode pengendalian penyakit yang memanfaatkan mekanisme kompetisi dan parasitisme adalah metode pengendalian secara …..

a)

Bercocok tanam

b)

Varietas tahan

c)

Fisik dan mekanik

d)

Biologi

e)

Kimiawi

38.

Metode pengendalian penyakit tanaman yang merupakan tindakan preventif seperti sanitasi dan pengolahan tanah adalah metode pengendalian secara …..

a)

Bercocok tanam

b)

Varietas tahan

c)

Fisik dan mekanik

d)

Biologi

e)

Kimiawi

39.

Pengendalian penyakit dengan membersihkan sisa-sisa tanaman setelah panen agar tidak menjadi sumber penyakit disebut dengan …..

a)

Reboisasi

b)

Kulminasi

c)

Aklimatisasi

d)

Sanitasi

e)

Transpirasi

40.

Bahan kimia untuk mengendalikan serangan penyakit pada tanaman umumnya disebut dengan istilah …..

a)

Insektisida

b)

Ovisida

c)

Fungisida

d)

Herbisida

e)

Acarisida