wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRE DAN POST TEST MANAJEMEN RISIKO 08 JUNI 2022

Total questions: 15

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

1.       Ada berapa langkah manajemen risiko?

a)

3

b)

4

c)

5

d)

6

2.

Siapakah yang menjadi pemilik risiko di rumah sakit?

a)

Direktur

b)

Kepala Divisi keperawatan

c)

Kepala Divisi medis

d)

Unit yang memiliki Risiko

3.

Tujuan utama komunikasi yang dilakukan dalam proses manajemen risiko adalah:

a)

Untuk memberikan tugas kepada orang lain

b)

Untuk memastikan semua pihak mengetahui perannya dalam proses manajemen risiko

c)

Untuk memberikan informasi

d)

Untuk membuat dokumentasi

4.

Failures Mode Effect Analysis (FMEA) dilakukan pada daftar risiko berikut

a)

Pada risiko yang paling banyak terjadi

b)

Pada risiko keuangan yang paling mahal

c)

Pada risiko yang mengganggi image atau citra rumah sakit

d)

Pada proses berisiko tinggi yang di prioritaskan

5.

Risiko yang termasuk ke dalam risiko pelayanan pasien adalah:

a)

Risiko terkait medication error

b)

Risiko kesalahan operasi

c)

Risiko terbakar karena penggunaan alat laser

d)

Benar semua

6.

Manajemen risiko yang diterapkan di rumah sakit sebagai upaya menjalankan prinsip good governance yang diatur dalam undang –undang 44 tahun 2009 berdasarkan prinsip

a)

Akuntabilitas

b)

Indepedensi

c)

Kewajaran

d)

Transparansi

7.

Selama proses pelaksanaan manajemen risiko dalam pengendalian risiko harus dilaksanakan sampai:

a)

Risiko belum dapat diterima

b)

Risiko yang dapat diterima

c)

Identifikasi risiko

d)

Analisa risiko

8.

Tujuan dilaksanakan manajemen risiko di rumah sakit tercantum dibawah ini kecuali :

a)

Menciptakan pelayanan yang aman bagi seluruh stakeholder di rumah sakit

b)

Biaya yang dikeluarkan untuk manajemen risiko efisien dan efektif

c)

Membuktikan kepatuhan mengenai risiko kepada pihak regulator

d)

Memaksimalkan kerugian dari berbagai risiko yang tidak terkontrol

9.

Hierarki pengendalian risiko yang perlu dilaksanakan sesuai urutan efektivitasnya suatu risiko sehingga risiko tersebut dapat diterima adalah

a)

Eliminasi, Administratif, Subtitusi, APD, Pengendalian Teknik

b)

Eliminasi, Substitusi, APD, Pengendalian Teknik, Administratif

c)

Eliminasi, APD, Pengendalian Teknik, Administratif, Subtitusi

d)

Eliminasi, Substitusi, Pengendalian Teknik, Administratif, APD

10.

Memberikan system tekanan negative pada ruang perawatan air borne disease merupakan pengendalian risiko :

a)

Eliminasi

b)

Substitusi

c)

APD

d)

Pengendalian Teknik

11.

Dalam melakukan  manajemen risiko langkahi-langkah : penetapan konteks, identifikasi risiko, analisa risiko , evaluasi risiko dan kelola risiko. Adapaun penghitungan matrix grading termasuk pada langkah :

a)

LANGKAH 1

b)

LANGKAH 2

c)

LANGKAH 3

d)

LANGKAH 4

12.

Terdapat 2 dimensi pengukuran analisis tingkat risiko, yaitu

a)

Frekuensi dan Probabilitas

b)

Frekuensi dan Dampak

c)

Risiko sangat rendah dengan warna hijau, Risiko rendah dengan warna biru

d)

Risiko sedang dengan warna kuning, risiko tinggi dengan warna orange

13.

Sering terjadi “ adalah penilaian dari probabilitas yang kejadiannya terjadi pada

a)

Terjadi > 2-5 tahun sekali

b)

Terjadi 1-< 2 tahun sekali

c)

Terjadi beberapa kali selama setahun

d)

Terjadi tiap hari/ tiap minggu

14.

Suatu insiden yang berisiko akan menganggu pelayanan lebih 2 hari, kurang dari seminggu, adalah level dampak

a)

Sangat rendah (1)

b)

Rendah (2)

c)

Sedang (3)

d)

Tinggi (4)

15.

Dengan rumus Probability X Dampak. Diketahui suatu risiko  dengan frekuensi  “kadang terjadi” (3) dan level Dampak  Sedang (3). Apakah tingkat/level  tindakan/ band risikonya?

a)

Sangat rendah

b)

Sedang

c)

Tinggi

d)

Sangat tinggi.