WorksheetsQuiz 2
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Berikut ini informasi dalam menentukan titik impas:
Biaya tetap produksi Rp 50.000.000; Biaya tetap penjualan Rp 9.625.000; biaya variabel: marjin kontribusi = 2:3. Biaya utama produksi Rp 4.800; biaya tenaga kerja langsung Rp 800; biaya penjualan bersifat variabel Rp 500. Dari informasi di atas, titik impas tercapai saat penjualan mencapai:
6.500 unit
6.850 unit
7.500 unit
8.250 unit
PT JAYA HATI RAYA melaporkan informasi proyeksi tahun 2022. Apabila laba dikehendaki Rp 250.000, maka target penjualan yang harus tercapai Rp 25.000.000. Namun apabila laba dikehendaki Rp 300.000, maka target penjualan yang harus tercapai Rp 25.200.000. Jika perusahaan ingin mencapai kondisi tidak rugi ataupun mendapatkan keuntungan, maka penjualan yang perlu dicapai adalah. . .
22.500.000
23.000.000
23.500.000
24.000.000
Tahun 2022 perusahaan memiliki target laba setelah pajak Rp 18.750.000. Analisis biaya dan pendapatan diinformasikan sebagai berikut: Variable Cost Ratio (VCR) 60% dan biaya tetap Rp 75.000.000. Penjualan yang harus dicapai agar target laba dapat terpenuhi adalah. . .
Rp.167.000.000
Rp.200.000.000
Rp 234.375.000
250.000.000
Perhatikan informasi milik PT BERSAMA JAYA SENTOSA dalam mempertimbangkan laba atau rugi usaha di tahun 2022:
Harga jual Rp 22.000
Bahan baku langsung Rp 3.200
Tenaga kerja langsung Rp 4.800
Overhead bersifat variabel Rp 4.000
Biaya penjualan bersifat variabel Rp 2.000
Pada saat penjualan 3.325unit, perusahaan mendapatkan keuntungan Rp 1.600.000. Pada saat penjualan mencapai 2.725 unit, maka. . .
Laba Rp 1.600.000
Rugi Rp 3.200.000
Laba Rp 3.200.000
Mencapai titik impas
Menurut perhitungan bagian penganggaran, performa 2022 dinyatakan memiliki Margin of Safety (MOS) 6.25%. Penjualan aktual 2022 tercapai Rp 96.000.000. Biaya tetap selama 2022 Rp 18.000.000. Dari informasi di atas, maka besarnya Contribution Margin Ratio adalah (MOS). . .
10%
15%
20%
25%
PT JAKARTA RAYA melaporkan perfoma 2021 dengan memperoleh laba sebelum pajak Rp 2.000.000. Total biaya variabel Rp 18.000.000. Unit terjual selama 2021 sebanyak 1.500unit dengan harga jual 20.000. Jika pada tahun 2022unit terjual meningkat 10%, maka dampak terhadap peningkatan laba sebelum pajak adalah. . .
10%
15%
30%
60%
PT JAYA RAYA menginformasikan performa 2021 dengan total penjualan Rp.18.000.000. besarnya Variabel Cost Ratio (VCR) 25%. Fixed cost Rp10.000.000. Tahun 2022, perusahaan berencana menambahkan biaya pemasaran dengan membayar jasa social media management. Biaya yang harus dikeluarkan Rp 2.500.000 dengan adanya peningkatan penjualan 20%. Apabila kebijakan ini diterapkan, maka dampak terhadap laba sebelum pajak di tahun 2022 dibandingkan 2021. . .
Kenaikan Rp 700.000
Penurunan Rp 700.000
Penurunan Rp 3.500.000
Kenaikan Rp 4.200.000
PT SATU BINTANG RAYA menginformasikan data sebagai berikut:
Biaya variabel untuk memproduksi produk X Rp 90.000
Contribution Margin Ratio (CMR) 60%
Fixed cost Rp 27.000.000
Total penjualan Rp 112.500.000
Besarnya Margin of Safety (MOS)…
20%
40%
50%
60%
Tahun 2021 diinformasikan besarnya Contribution Margin Rp 50.000.000 dengan Earning Before Interest and Tax (EBIT) Rp 12.500.000. Apabila di tahun 2022 terjadi peningkatan penjualan 20%, maka besarnya EBIT di tahun 2022 adalah. . .
15.000.000
22.500.000
37.500.000
52.500.000
Keputusan untuk mempertahankan atau menutup sebuah departemen didasarkan pada:
Biaya relevan
Faktor kualitatif
Biaya relevan dan faktor kualitatif
Biaya relevan dan faktor kuantitatif
Nilai buku dari sebuah aset yang akan dipertukarkan merupakan:
Jumlah dari harga perolehan dengan akumulasi penyusutannya
Selisih dari harga perolehan dengan akumulasi penyusutannya
Selisih dari nilai pasar aset yang dipertukarkan dengan harga perolehannya di awal
Jumlah antara nilai pasar aset dengan akumulasi penyusutan aset
Pernyataan yang tepat di dalam pertukaran aset:
Saat menukar aset lama dengan aset baru, nilai buku aset lama adalah biaya bersifat relevan
Saat menukar aset lama dengan aset baru, harga perolehan aset lama dan akumulasi penyusutan atas aset merupakan biaya relevan
Saat terjadi pertukaran aset, nilai pembuangan aset lama tidak relevan
Saat terjadi pertukaran aset, maka beban penyusutan aset baru bersifat relevan
Negotiated transfer prices adalah harga transfer yang :
ditentukan antara suatu divisi dan kantor pusat perusahaan
dinegosiasikan dengan pelanggan eksternal
disepakati antara manajer divisi dan karyawannya
digunakan ketika saling dan buying division sepakat atas suatu harga
PT Garuda masih memiliki 5.000 buah lampu meja yang sudah usang dengan total nilai perolehan Rp. 45 juta. Bila lampu tersebut didaur ualng dengan biaya Rp20 Juta, Lampu tersebut dapat dijual dengan harga Rp35 juta. Alternatifnya, semua lampu tersebut dijual sebagai barang rongsokan dengan nilai Rp10 juta. Di dalma menganalisis alternatif yang ada , maka yang termasuk sunk cost adalah :
Rp 10 juta
Rp 15 juta
Rp 45 juta
Rp 20 juta
Berikut ini adalah beberapa faktor kualitatif yang perlu dipertimbangkan saat mengevaluasi keputusan make-or-buy, kecuali :
Biaya pengiriman produk
Apakah pemasok eksternal dapat memenuhi permintaan produk yang dibutuhkan perusahan sesuai jadwal yang ditentukan
Apakah pemasok eksternal memiliki reputasi yang baik
Kualitas dari Produk pemasok Eksternal
Bila pasar eksternal untuk suatu intermediate product adalah sangat kompetitif, metode harga transfer yang paling tepat untuk diterapkan adalah :
variable cost pricing.
market price.
production cost pricing.
cost plus markup pricing.
Harga “floor” di dalam transfer pricing adalah:
Harga transfer yang tidak merugikan buying division bila membelinya dari internal division.
Harga transfer yang akan merugikan buying division bila membelinya dari internal division.
Harga transfer yang tidak merugikan selling division bila membelinya dari internal division.
Tidak ada jawaban yang benar.
Berkaitan dengan special order yang akan diterima, salah satu faktor kualitatif yang penting untuk dipertimbangkan adalah:
Biaya variabel yang berkaitan dengan special order.
Fixed cost yang dapat dihindari yang berkaitan dengan special order.
incremental revenue dari special order.
Dampak dari penjualan special-order terhadap penjualan regular dengan harga normal.
Pernyataan yang benar saat membuat keputusan untuk memilih salah satu dari dua alternatif yang ada adalah:
Variable cost tidak relevan saat kedua alternatif memiliki tingkat kegiatan yang berbeda.
Variable cost dapat menjadi biaya yang tidak relevan bila kedua alternatif tersebut memiliki tingkat kegiatan yang sama.
Sunk costs selalu merupakan biaya relevan.
Fixed costs selalu merupakan biaya tidak relevan.
Biaya yang tidak relevan berkaitan dengan keputusan tentang special-order adalah:
Porsi dari biaya sewa pabrik yang dialokasikan ke special order.
VMO yang terjadi untuk memproduksi unit-unit special-order.
Direct labor costs untuk memproduksi unit-unit special-order.
A,B,C merupakan biaya relevan.
