NEW
Font size
WorksheetsFinal Online Accounting Competition
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Pada tanggal 10 Maret februari perusahaan menerima pinjaman dari bank dan langsung dimasukkan dalam rekening bank perusahaan sebesar Rp.10.000.000 transaksi tersebut akan dicatat dalam jurnal umum dengan ayat jurnal
Kas (D) dan Utang bank (K) sebesar Rp.10.000.000
Kas bank (D) dan Utang Bank (K) sebesar Rp. 10.000.000
Utang bank (D) dan Kas Bank (K) sebesar Rp. 10.000.000
Piutang bank (D) dan Kas Bank (K) sebesar Rp. 10.000.000
Kas bank (D) dan Modal (K) sebesar Rp. 10.000.000
Pada akhir periode diketahui bahwa Saldo perlengkapan sebesar Rp. 150.000 sedangkan pada saat itu dilakukan cek fisik nilai persediaan perlengkapan yang masih ada seharga Rp. 120.000, maka ayat jurnal penyesuaianya adalah
Beban perlengkapan (D), perlengkapan (K) Rp. 30.000
Perlengkapan (D), Beban perlengkapan (K) Rp. 30.000
Beban perlengkapan (D), perlengkapan (K) Rp. 120.000
Perlengkapan (D), Beban perlengkapan (K) Rp. 120.000
Perlengkapan (D), kas (K) Rp. 30.000
Bila besarnya pendapatan adalah Rp. 45.000.000, beban sebesar Rp. 37.500.000 dan prive pemilik Rp. 10.000.000, maka jumlah laba / rugi adalah
Laba bersih Rp. 45.000.000
Laba bersih Rp. 7.500.000
Rugi bersih Rp. 37.500.000
Rugi bersih Rp. 2.500.000
Rugi Bersih Rp. 35.000.000
Siklus akuntansi yang benar adalah
Analisis bukti transaksi -> jurnal -> buku besar -> neraca saldo -> neraca lajur -> jurnal penyesuaian -> laporan keuangan -> jurnal penutup -> neraca saldo setelah penutupan
B. Analisis bukti transaksi -> jurnal -> buku besar -> neraca saldo -> jurnal penyesuaian -> neraca lajur -> laporan keuangan -> jurnal penutup -> neraca saldo setelah penutupan
Analisis bukti transaksi -> jurnal -> buku besar -> neraca saldo -> jurnal penyesuaian -> neraca lajur -> laporan keuangan -> jurnal penutup -> neraca saldo setelah penutupan
Analisis bukti transaksi -> jurnal -> buku besar -> jurnal penyesuaian -> neraca saldo -> neraca lajur -> laporan keuangan -> jurnal penutup -> neraca saldo setelah penutupan
Analisis bukti transaksi -> jurnal -> buku besar -> neraca lajur -> neraca saldo -> jurnal penyesuaian -> jurnal penutup -> laporan keuangan -> neraca saldo setelah penutupan
Akuntan yang bekerja memeriksa pembukuan dan jasa konsultasi manajemen serta bekerja secara independen disebut
Akuntan publik
Akuntan perusahaan
Akuntan internal
Akuntan pemerintah
Akuntan pemerintah
Dosen yang mencetak akuntan termasuk dalam kategori akuntan
Manajemen
Pemasaran
Publik
Pendidik
Pemerintah
Bidang akuntansi yang membahas masalah pencatatan transaksi perusahaan, seperti pengukuran dan pengakuan transaksi keuangan, pengungkapan dan pelaporan data keuangan adalah
Akuntansi biaya
Akuntansi anggaran
Akuntansi keuangan
Akuntansi manajemen
Akuntansi manajemen
Norma yang mengatur perilaku akuntan dalam memeriksa martabat profesi akuntan disebut
KUHD
Undang-undang
Peraturan daerah
Peraturan daerah
Standar akuntansi keuangan
Dari beberapa pernyataan berikut ini yang merupakan pengertian akuntansi adalah
Pencatatan arus kas dan laba rugi perusahaan.
Pencatatan transaksi keuangan.
Sistem yang komprehensif untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengomunikasikan informasi keuangan.
Sistem yang komprehensif dalam pencatatan arus kas, laba rugi, dan transaksi keuangan.
Pencatatan laba rugi perusahaan
Akuntansi sering disebut sebagai bahasa dunia usaha, yang berarti akuntansi merupakan
Alat komunikasi dalam penyampaikan informasi yang penting kepada karyawan
Alat komunikasi dalam menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan
Alat untuk menghitung kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba
Alat pertanggungjawaban kepada pemerintah dalam penentuan besar pajak yang harus dibayarkan
Alat mencari uang pinjaman kredit kepada pihak kreditur
Accounting is an information system that identifies, records, and communicates the economic events of an organization to interested users. Definisi tersebut dikemukakan oleh
AICPA (American Institute of Certified Public Accountant)
FASB (Financial Accounting Standard Board)
Weygandt, Kimmel dan Kieso
Niswonger and Fess
Niswonger and Fess
Akuntansi merupakan proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas bagi pengguna informasi tersebut. Dari pengertian tersebut proses akuntansi meliputi kegiatan
pencatatan – penggolongan – pelaporan – pengikhtisaran
pencatatan – penggolongan – pengikhtisaran – pelaporan
pencatatan – pengikhtisaran – pelaporan – penggolongan
pencatatan – penggolongan – pelaporan – pengikhtisaran
penggolongan – pencatatan – pengikhtisaran – pelaporan
Yang merupakan kegunaan informasi akuntansi adalah sebagai berikut, kecuali
sebagai bahan untuk menyusun perencanaan kegiatan perusahaan.
alat untuk pengendalian perusahaan.
sebagai dasar untuk membuat keputusan bagi manajemen.
sebagai laporan pertanggungjawaban untuk dijadikan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan bagi stakeholder.
sebagai alat untuk menentukan batasan kuantitas hasil produksi optimal.
Akuntan yang tugas utamanya memberikan informasi kepada pimpinan perusahaan adalah
akuntan intern
akuntan publik
akuntan ekstern
akuntan swasta
akuntan pemerintah
Pada tanggal 2 Juli 2021 perusahaan membeli Mesin seharga Rp. 15.000.000,- yang diperkirakan tanpa nilai residu dengan memiliki umur ekonomis 5 tahun. Metode penyusutan yang digunakan adalah saldo menurun. Pada akhir tahun 2022 Mesin tersebut dijual secara tunai dengan harga Rp. 7.000.000. bagaimanakah jurnal yang dibuat atas penjualan tersebut
Kas (D)
Rp. 7.000.000 Akumulasi Penyusutan Mesin (D)
Rp. 7.800.000
Rugi penjualan Mesin (D)
Rp. 200.000
Mesin (K)
Rp. 15.000.000
Kas (D)
Rp. 7.000.000
Akumulasi Penyusutan Mesin (D)
Rp. 6.200.000
Rugi penjualan Mesin (D)
Rp. 1.800.000
Mesin (K)
Rp. 15.000.000
Kas (D)
Rp. 7.000.000
Akumulasi Penyusutan Mesin (D)
Rp. 9.600.000
Laba penjualan Mesin (K)
Rp. 1.600.000
Mesin (K)
Rp. 15.000.000
Kas (D)
Rp. 7.000.000
Akumulasi Penyusutan Mesin (D)
Rp. 5.400.000
Rugi penjualan Mesin (D)
Rp. 2.600.000
Mesin (K)
Rp. 15.000.000
Kas (D)
Rp. 7.000.000
Akumulasi Penyusutan Mesin (D)
Rp. 8.400.000
Laba penjualan Mesin (K)
Rp. 1.400.000
Mesin (K)
Rp. 15.000.000
Tahap awal dalam proses pengembangan sistem informasi akuntansi perusahaan dagang disebut sebagai:
Persiapan
Analisis
Rancangan
Penerapan
Umpan balik.
Kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur yang digunakan manajemen untuk melindungi aset dari penyalahgunaan, memastikan keakuratan informasi bisnis, dan memastikan kepatuhan atas hukum dan peraturan yang berlaku, disebut sebagai:
Taat asas
Pengendalian internal (internal control)
Analisis sistem.
Rancangan system
Penerapan system
Adanya transaksi pembayaran tunai atas pembelian produk dan jasa harus dicatat dalam
Jurnal Umum
Jurnal Pembelian
Jurnal pengeluaran kas
Jurnal pendapatan
Jurnal penerimaan kas
Adanya transaksi pembayaran tunai atas pembelian Aktiva tetap jika perusahaan menggunakan metode jurnal khusu dicatat dalam
Jurnal Umum
Jurnal pembelian
Jurnal pengeluaran kas
Jurnal pendapatan
Jurnal penerimaan kas
Jika barang dijual secara kredit kepada pelanggan senilai Rp 100.000.000 degan syarat FOB titik pengiriman, 1/10, n/30, dan penjual membayar terlebih dahulu ongkos kirim sebesar Rp 500.000. Maka jumlah diskon untuk pembayaran lebih awal adalah
Rp 10.000.000
Rp. 500.000
Rp 1.000.000
Rp 1.500.000
Rp. 0
Biaya berikut yang merupakan pengeluaran yang dapat menambah harga perolehan aktiva tetap adalah
Biaya Pengiriman
Biaya Uji Coba
Biaya pemasangan
Benar A dan C
Benar A, B dan C
PT. AcI membeli peralatan dengan harga Perolehan Rp. 9.000.0000 dengan prediksi nilai sisa sebesar Rp. 600.000. dengan umur ekonomi 3 tahun. Metode penyusutan yang digunakan adalah saldo menurun ganda. Hiunglah berapa Nilai penyusutan pada akhir tahun kedua
Rp 6.000.000
Rp 3.000.000
Rp 2.000.000
Rp 400.000
Rp. 2.800.000
PT. AcI membeli peralatan dengan harga Perolehan Rp. 9.000.0000 dengan prediksi nilai sisa sebesar Rp. 600.000. dengan umur ekonomi 3 tahun. Metode penyusutan yang digunakan adalah saldo menurun ganda. Hiunglah berapa Nilai penyusutan pada akhir tahun ketiga
Rp 6.000.000
Rp 3.000.000
Rp 2.000.000
Rp 400.000
Rp 2.800.000
CV. Aman memiliki Aset tetap dengan harga perolehan sebesar Rp 100.000.000 yang diperoleh dengan mempertukarkan aset yang serupa memiliki nilai buku sebesar Rp 25.000.000. Diasumsikan penyisihan pertukaran adalah Rp 30.000.000 dan kas sebesar Rp 70.000.000 dibayarkan untuk aset yang baru. Berapakah biaya aset yang baru untuk keperluan pelaporan keuangan?
Rp 100.000.000
Rp 95.000.000
Rp 70.000.000
Rp 30.000.000
Rp 25.000.000
Sebuah perusahaan menerbitkan wesel bayar 60 hari dengan bunga 12% senilai Rp 5.000.000 untuk bank. Jumlah yang harus dibayarkan saat jatuh tempo adalah
Rp 4.900.000
Rp 5.000.000
Rp 5.100.000
Rp 5.600.000
Rp 6.200.000
Sebuah perusahaan menerbitkan wesel bayar 60 hari senilai Rp 5.000.000 untuk pemasok dan telah diberi diskonto 12%. Hasil yang diterima oleh perusahaan adalah
Rp 4.400.000
Rp 4.900.000
Rp 5.000.000
Rp 5.100.000
Rp 6.200.000
CV AMI pada tanggal 31 Desember 2020 memiliki saldo akun Sewa Diterima di Muka sebesar Rp 1.200.000. Jika CV AMI lupa mecatat ayat jurnal penyesuaian untuk sewa diterima selama bulan Desember sebesar Rp 600.000. Maka akan berpengaruh terhadap neraca dan Laporan Laba Rugi untuk bulan Desember 2020 adalah
Aset kurang catat Rp 600.000 laba bersih lebih catat Rp 600.000.
Aset lebih catat Rp 600.000 laba bersih lebih catat Rp 600.000.
Kewajiban kurang catat Rp 600.000, laba bersih kurang catat Rp 600.000
Kewajiban lebih catat Rp 600.000, laba bersih kurang catat Rp 600.000
Kewajiban lebih catat Rp 600.000, laba bersih lebih catat Rp 600.000
Bagian ekuitas pemegang saham di neraca dapat mencakup
Saham biasa
Dividen saham yang dibagikan
Saham preferen
Saham Prioritas
Semua jawaban benar
Manakah yang merupakan kelemahan dari bentuk usaha perseroan?
Kewajiban yang terbatas
Manajemen adalah Pemilik
Umur yang berkelanjutan
Pemilik terpisah dari manajemen
Kemampuan ntuk memperoleh modal
Dari sumber yang manakah, modal disetor untuk perseroan dapat diperoleh
Penerbitan saham preferen
Penerbitan saham biasa
Penjualan saham treasuri perseroan
Jawaban A, B dan C benar
Tidak ada jawaban yang benar
Jika sebuah perseroan membeli kembali sahamnya sendiri, maka saham tersebut disajikan di neraca pada
Bagian aset lancer
Bagian Deviden dibagi
Bagian kewajiban jangka panjang
Bagian ekuitas pemegang saham
Bagian investasi
Sebuah perseroan telah menerbitkan 25.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp 100.000 dan menyimpan 3.000 lembar dari keseluruhan saham sebagai saham treasuri. Jika perseroan mengumumkan dividen sebesar Rp 2.000 per lembar saham. Berapakah jumlah yang dicatat sebagai dividen kas?
Rp 22.000.000
Rp 25.000.000
Rp. 30.000.000
Rp 44.000.000
Rp 50.000.000
Laba material yang didapat dari penyerahan tanah untuk kepentingan umum akan dilaporkan pada laporan laba rugi sebagai
Pos luar biasa
Pos pendapatan lainnya
Biaya restrukturisasi
Beban lain-lain diluar usaha
Penurunan nilai aset tetap
PT Ima memiliki 75% bagian dari PT Zein. Selama tahun berjalan, PT Zein melaporkan laba bersih sebesar Rp 150.000.000 dan mengumumkan dividen sebesar Rp 40.000.000. Berapakah kenaikan investasi PT Ima pada saham PT Zein untuk tahun berjalan?
Rp 40.000.000
Rp. 0
Rp 30.000.000
Rp 82.500.000
Rp 112.500.000
PT Ima memiliki 75% bagian dari PT Zein. Selama tahun berjalan, PT Zein melaporkan laba bersih sebesar Rp 150.000.000 dan mengumumkan dividen sebesar Rp 40.000.000. Berapakah deviden PT Ima pada saham PT Zein untuk tahun berjalan?
Rp 40.000.000
Rp. 0
Rp 30.000.000
Rp 82.500.000
Rp 112.500.000
PT Ima memiliki 75% bagian dari PT Zein. Selama tahun berjalan, PT Zein melaporkan laba bersih sebesar Rp 150.000.000 dan mengumumkan dividen sebesar Rp 40.000.000. Berapakah bagian laba bersih PT Ima pada saham PT Zein untuk tahun berjalan?
Rp 40.000.000
Rp. 0
Rp 30.000.000
Rp 82.500.000
Rp 112.500.000
PT AVC memiliki harga pasar Rp 60.000 per lembar saham pada tanggal 31 Desember 2020. Total ekuitas pemegang saham adalah Rp 2.400.000.000 dan laba bersih adalah sebesar Rp 800.000.000. Terdapat 200.000 lembar saham yang beredar. Dividen saham preferen adalah Rp 50.000.000. berapakah Rasio harga laba adalah
3
15
16
20
8
Jika akun utang obligasi memiliki saldo sebesar Rp 900.000.000 dan akun diskon atas utang obligasi memilki saldo sebesar Rp 72.000.000. Berapakah nilai tercatat obligasi
Rp 828.000.000
Rp 900.000.000
Rp 972.000.000
Rp 580.000.000
Rp. 872.000.000
Kas dan surat berharga yang dihimpun sebagai dana pelunasan untuk pembayaran obligasi saat jatuh tempo digolongkan di neraca sebagai
Aset lancar
Investasi
Kewajiban jangka Panjang
Modal
Kewajiban lancar
Jika sebuah perusahaan membeli obligasi perusahaan XZY senilai Rp 150.000.000 pada harga 101 ditambah bunga yang terutang sebesar Rp 2.000.000 dan komisi pialang sebesar Rp 50.000. Maka jumlah yang didebit ke investasi obligasi perusahaan XYZ adalah
Rp 150.000.000
Rp 151.550.000
Rp 153.500.000
Rp 153.550.000
Rp 149.500.000
Saldo dalam akun diskon utang obligasi biasanya akan dilaporkan di neraca pada
Bagian Aset Lancar
Bagian Kewajiban Lancar
Bagian dari Modal
Bagian Kewajiban Jangka Panjang
Bagian Investasi
Manakah dari metode pelaporan arus kas dari kegiatan operasi berikut ini yang menyesuaikan laba bersih dengan pendapatan dan beban yang tidak melibatkan penerimaan atau pembayaran kas
Metode langsung
Metode pembelian
Metode resiprokal
Metode perpectual
Metode tidak langsung
Manakah dari ukuran berikut yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban lancarnya
Modal kerja
Rasio lancar
Rasio cepat
Likuiditas
Seluruh jawaban di atas
Diterima pekerjaan jasa secara tunai, perusahaan melakukan pencatatan dengan persamaan dasar akuntansi akan berpengaruh pada
Kas bertambah, modal berkurang
Kas bertambah, modal bertambah
Kas berkurang, modal berkurang
Kas berkurang, modal bertambah
Piutang bertambah, modal bertambah
Pemilik mengambil uang tunai untuk keperluan pribadi, perusahaan melakukan pencatatan dengan persamaan dasar akuntansi akan berpengaruh pada
Kas bertambah, modal berkurang
Kas bertambah, modal bertambah
Kas berkurang, modal berkurang
Kas berkurang, modal berkurang
Piutang bertambah, modal bertambah
Perusahaan mendapat pinjaman dari perbankan, perusahaan melakukan pencatatan dengan persamaan dasar akuntansi maka akan berpengaruh pada
Kas bertambah, Utang berkurang
Kas bertambah, utang bertambah
Kas berkurang, utang bertambah
Kas bertambah, modal bertambah
Kas bertambah, Modal berkurang
Perusahaan membayar pinjaman pada bank, perusahaan melakukan pencatatan dengan persamaan dasar akuntansi maka akan berpengaruh pada
Kas bertambah, Utang berkurang
Kas bertambah, utang bertambah
Kas berkurang, utang berkurang
Kas bertambah, modal bertambah
Kas bertambah, Modal berkurang
Pada tanggal 5 februari perusahaan menerima pinjaman dari bank dan langsung dimasukkan dalam rekening bank perusahaan sebesar Rp. 5.000.000 transaksi tersebut akan dicatat dalam jurnal umum dengan ayat jurnal
Kas (D) dan Utang bank (K) sebesar Rp. 5.000.000
Utang bank (D) dan Kas Bank (K) sebesar Rp. 5.000.000
Kas bank (D) dan Utang Bank (K) sebesar Rp. 5.000.000
Kas bank (D) dan Modal (K) sebesar Rp. 5.000.000
Piutang bank (D) dan Kas Bank (K) sebesar Rp. 5.000.000
Tanggal 10 Januari diterima pekerjaan jasa senilai Rp. 10.000.000 dan diterima uang muka sebesar Rp. 2.000.000 maka akan dicatat dalam jurnal umum
Kas (D) 2.000.000, Piutang (D) 10.000.000, Pendapatan Jasa (K) 12.000.000
Kas (D) 2.000.000, Piutang (D) 10.000.000, Pendapatan Jasa (K) 12.000.000
Kas (D) 2.000.000, Piutang (D) 10.000.000, Pendapatan Jasa (K) 12.000.000
Kas (D) 2.000.000, Piutang (D) 8.000.000, Utang (K) 10.000.000
Kas (D) 2.000.000, Piutang (D) 10.000.000, Utang (K) 12.000.000
Pada tanggal 2 September 2021 perusahaan membayar sewa untuk satu tahun kedepan sebesar 12.000.000, maka akan dicatat dalam jurnal umum
Beban Sewa (D) 12.000.000, Utang Sewa (K) 12.000.000
Beban sewa (D) 12.000.000, Kas (K) 3.000.000 Modal (K) 9.000.000
Beban sewa (D) 12.000.000, Kas (K) 12.000.000
Beban sewa (D) 12.000.000, Kas (K) 12.000.000
Kas (D) 12.000.000, Utang Beban sewa (K) 12.000.000
