WorksheetsManajemen Konflik Madya
Total questions: 30
Worksheet time: 30mins
Terdapat beberapa gaya komunikasi organisasi yang diteliti ole h Steward L.Tubbs dan Sylvia Moss . Komunikasinya cenderung berjalan satu arah dan memusatkan perhatian pada pengiriman pesan dibanding upaya memperoleh umpan balik termasuk dalam gaya komunikasi :
The controlling style
The structuring style
The relinguishing style
The withdrawel style
Berdasarkan gaya komunikasi organisasi yang diteliti oleh Steward L.Tubbs dan Sylvia Moss , komunikasi yang memiliki ciri khas adanya arus komunikasi timbal balik termasuk dalam gaya komunikasi :
The Structuring style
The equalitarian style
The relinguishing style
The withdrawel style
Sesuai penelitian Steward L.Tubbs dan Sylvia Moss, komunikasi yang penggunanya cenderung ingin memengaruhi orang lain dengan cara berbagi informasi mengenai budaya dan tata tertib yang berlaku dalam organisasi termasuk dalam gaya komunikasi....
The relinguishing style
The dinamic style
The structuring style
The equalitarian style
Menurut hasil penelitian Steward L.Tubbs dan Sylvia Moss , komunikasi yang banyak digunakan di saat-saat kritis umumnya menggunakan gaya komunikasi :
The controlling style
The dinamic style
The relinguishing style
The withdrawel style
Merujuk pada gaya komunikasi organisasi , yang diteliti oleh Steward L.Tubbs dan Sylvia Moss , komunikasi yang memiliki kecenderungan menghindari persoalan atau masalah dikenal dengan gaya komunikas
The structuring style
The dinamic style
The relinguishing style
The withdrawel style
Pernyataan yang kurang tepat tentang konflik adalah....
Konflik adalah sesuatu yang harus dihindari
Konflik dapat meningkatkan kreatifitas dan inovasi
Konflik memungkinkan membangun ikatan yang lebih baik dan semakin kuat
Melalui konflik dapat menurunkan ketegangan psikis
Reaksi konflik dapat dipetakan berdasarkan derajat kepentingan dan kompatibilitas sasaran. Jika kompatibilitas sasaran rendah sedangkan kepentingan sasaran tinggi, dikenal dengan istilah :
Akomodasi
Kolaborasi
Kompetisi
Kompromi
Dalam pemetaan reaksi konflik berdasarkan derajat kepentingan dan kompatibilitas sasaran, jika kompatibilitas sasaran rendah sedangkan kepentingan sasaran rendah , maka reaksi konflik disebut :
Kompetisi
Penghindaran
Kolaborasi
Kompromi
Jika auditor dan manajemen memiliki cara yang berbeda untuk mengoreksi suatu kelemahan, tetapi kedua pihak tidak mempermasalahkan cara mana yang harus diambil, yang penting kelemahan dapat dikoreksi, maka kasus tersebut termasuk dalam kategori reaksi konflik :
Kompetisi
Penghindaran
Kompromi
Akomodasi
Reaksi konflik dapat dipetakan berdasarkan derajat kepentingan dan kompatibilitas sasaran. Pendekatan yang berorientasi untuk memenuhi kepentingan pihak-pihak yang berkonflik (win-win solution), menciptakan atau mempertahankan hubungan positif, dan fokus pada solusi , merupakan bentuk reaksi konflik yang disebut....
Kompetisi
Kolaborasi
Akomodasi
Akomodasi
Penyelesaian konflik dapat dilakukan dalam beberapa tahapan atau langkah, yaitu lakukan persiapan penyelesaian konflik kemudian lakukan langkah - langkah berikut :
1 . Kumpulkan informasi
2.Sepakati permasalahan
3 . Negosiasi
4. Eksplorasi alternatif solusi
Urutan penyelesaian konflik yang disarankan adalah....
2,1,4,3
1,2,4,3
4,2,3,1
3,4,1,2
Pernyataan yang kurang tepat terkait dengan manfaat dari negosiasi kolaboratif adalah :
Mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan
Menyelesaikan perbedaan melalui kompetisi dan argumentasi
Mendapatkan manfaat dari pihak lain
Mendapatkan hasil yang diterima berbagai kepentingan
Pernyataan yang paling tepat menggambarkan konsep negosiasi distributif adalah :
Negosiasi ini dikenal juga sebagai negosiasi integrative
Negosiasi ini dikenal juga dengan istilah "Win-win solution"
Negosiasi ini dikenal juga dengan istilah "Zero sum game"
Negosiasi yang memungkinkan untuk mengembangkan solusi dan kohesi dalam tim dan organisasi
Pernyataan yang tepat untuk menjelaskan konsep BATNA {Best Alternative to a Negotiated Agreement) adalah :
Alternatif kedua jika tawaran pertama gagal
Batas atas dan batas bawah terjadinya kesepakatan untuk negosiasi
Hasil akhir tercapainya negosiasi
Skenario terburuk yang dapat disepakati
Negosiasi dikatakan gagal dalam hal....
Tawaran dari pihak lain yang bernegosiasi lebih buruk dari bottom line yang ditetapkan
Tawaran dari pihak lain yang bernegosiasi lebih baik dari bottom line yang ditetapkan
Tawaran dari pihak lain yang bernegosiasi lebih baik dari nilai BATNA {Best Alternative to a Negotiated Agreement) yang ditetapkan
Tawaran dari pihak lain yang bernegosiasi lebih buruk dari nilai BATNA {Best Alternative to a Negotiated Agreement) yang ditetapkan
Pernyataan berikut yang benar mengenai Tim Kerja dan Kelompok Kerja adalah: Pilih salah satu:
Perbedaan kelompok kerja dibandingkan tim kerja dihihat dari aspek keahlian, tim kerja saling melengkapi sedangkan kelompok kerja adalah acak dan variasi
Perbedaaan tim kerja dan kelompok kerja berdasarkan sasaran adalah tim kerja adalah kelompok sedangkan kelompok kerja adalah individual
Perbedaan tim kerja dibandingkan kelompok kerja dani sisi akuntabilitas adalah tim kerja berbagi informasi sedangkan kelompok kerja adalah kinerja bersama
Perbedaan kelompok kerja dibandingkan tim kerja dari aspek sinergi adalah, tim kerja untuk berbagi informasi sedangkan kelompok kerja adalah saling melengkapi
perilaku sebuah organisasi sangat dipengaruhi oleh sifat dasar manusia yang menjalani organisasi tersebut. Oleh sebab itu manajemen organisasi harus memperhatikan sifat dasar manusia tersebut. A dan B melakukan kesalahan dalam melakukan tupoksinya, lalu diberi hukuman oleh atasannya atas kesalahan tersebut. A memandang atasannya sangat kejam dan mulai demotivasi. Sedangkan B memandang bahwa dia layak dihukum agar tidak melakukan lagi. Kasus di atas menunjukkan sifat dasar manusia yang: Pilih salah satu:
Berbeda individu
Berbeda motivasi
Berbeda persepsi
Mempunyai nilai kemanusiaan
Pernyataan berikut yang paling tepat terkait dengan teori motivasi penetapan sasaran adalah: Pilih salah satu:
Semakin sulit sasaran dicapai, maka orang akan tidak termotivast untuk mencapal sasaran tersebut.
Asumsi yang mendasari teoni motivasi penetapan sasaran int adalah pegawat malas, sehingga perlu ditetapkan sasaran-sasaran individu maupun sasaran organisasi
Asumsi yang mendasari teorni motivasi penetapan sasaran ini adalah pegawai berkomitmen terhadap sasaran
Teori motivasi penetapan sasaran ini merupakan aplikasi teori motivasi dua faktor yaitu Teori X dan Teori Y
Menurut Stephen P Robbins, proses komunikasi dimulai dari Pilih salah satu:
Komunikator mengemas pesan dengan pengkodean simbol-simbol, disampaikan melalul saluran, kemudian diterima oleh komunikan setelah komunikan menterjemahkan pesan yang diterimanya kemudian membenikan umpan balik kepada komunikator
Komunikan melakukan encoding, lalu komunikator melakukan decoding melalui saluran dan beri umpan batik
Siapkan media, slapkan simbol-simbol, Siapkan pesan, kirim dan terima
Adanya pesan, adanya saluran, pesan dirangkai, diterjemahkan
Pendapat ahi lain menyatakan bahwa lebih dari satu kebutuhan dapat berjalan pada saat yang sama dan jika kepuasan pada kebutuhan tingkat lebih tinggi tertahan, maka hasrat untuk memenuhi kebutuhan tingkat lebih rendah meningkat. Pendapat ini dikenal dengan teori Pilih salah satu;
Kebutuhan
ERG (existence, relatedness, growth)
Penetapan sasaran
Hierarkhi kebutuhan
Ali adalah manaer yang memandang Budi bukan sebagai bawahan, namun sebagai mitra kerja yang sangat dibutuhkan. Ali sering melibatkan Budi dalam rapat-rapat seakan dia sebagai manajer senior. Hal ini sangat memotivasi Budi dalam bekerja, karena Ali memotivasi bawahannya tersebut dengan cara: pilih salah satu:
Kewenangan
Kemampuan
Kepercayaan (Trustworthy Leadership)
Kekuasaan
Organisasi harus merekrut manusia dengan mempertimbangkan tidak hanya keahlian atau otaknya semata, namun harus dipertimbangkan juga bahwa keahlian seseorang tidak dapat dipisahkan dari latar belakang dan pengetahuan orang tersebut. Hal ini merupakan implementasi dari prinsip atau konsep :
Desire for involvement
Perception
A Whole person
Motivated behaviour
Anggota organisasi mempunyai Keinginan yang kuat untuk membagi pengetahuan yang dirniliki, sekaligus keinginan untuk memperoleh pengalaman, ini merupakan bentuk dari sifat dasar manusia terkait dengan :
Perception
A whole person
Motivated behaviour
Desire for involvement
Manusia dalam organisasi ingin dihargai karena keahlian dan kemampuan, serta ingin diberi kesempatan untuk meningkatkannya, merupakan konsep dari nilai dasar manusia terkait aspek :
Value of person
Desire for involvement
A whole person
Motivated Behaviour
Pernyataan berikut yang paling tepat dikaitkan dengan sifa tdasar organisasi adalah :
Pemahaman bahwa organisasi merupakan sistm sosial memberikan kerangka dalam menganalisis permasalahan perilaku organisasi yang muncul sehingga lebih dapat dimengerti dan dikelola
Organisasi sebagai sebuah struktur orang-orang yang terlibat dalam organisasi akan memudahkan memahami perilaku organisasi
Uraian tugas merupakan gambaran dari sebuah perilaku organisasi
Perilaku organisasi tidak dipengaruhi oleh orang-orang yang berkumpul dalam organisasi, karena prilaku orang dan prilaku organisasi merupakan dua hal yang tidak dapat dianalisis
Dalam teori hierarki kebutuhan Maslow, maka :
Kebutuhan akan pertemanan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi lebih dahulu sebelum kebutuhan akan keamanan
Kebutuhan akan keamanan merupakan kebutuhan berikutnya setelah kebutuhan akan fisik
Kebutuhan akan penghargaan merupakan kebutuhan tertinggi sebelum kebutuhan akan rasa aman
Kebutuhan untuk aktualisasi diri adalah peringkat berikutnya setelah kebutuhan akan rasa aman
Pernyataan yang benar terkait dengan teori X dan teori Y dari Douglas McGregor adalah :
Manusia positif digambarkan dalam teori X dan manusia negatif digambarkan dalam teori Y
Dalam teori X , manusia tidak menyukai bekerja
Dalam teori Y , manusia bekerja perlu pengarahan secara formal
Orang orang bertanggung jawab merupakan ciri dari orang yang masuk dalam golongan teori X
Pernyataan berikut ini yang paling tepat terkait dengan teori dua faktor dari Frederick Herzberg adalah:
Manusia dapat dikelompokan dalam dua kelompok besar , yaitu nmereka yang suka bekerja dan mereka yang tidak suka bekerja
Manusia dapat dikelompokan dalam dua kelompok besar yaitu mereka yang puas dengan pekerjaannya dan mereka yang tidak puas dengan pekerjaannya
Teori motivasi dua faktor ini dikenal juga dengan istilah teori motivasi - hiegine
Teori motivasi dua faktor ini merupakan jawaban atas kritik teori motivasi hirarki kebutuhan Maslow
Clayton Alderfer mengkritik teori motivasi hirarki kebutuhan Maslow dengan mengemukakan teori ERG. ERG merupakan singkatan dari:
Existence, Relatedness , Growth
Emotional, Relation, Greed
Exeption, Royalty, Generous
Equality, Respect, Great
Teori kebutuhan McClelland merupakan teori motivasi yang terdiri dari tiga kelompok kebutuhan yaitu:
Fisiology, social, growth
Achievement, power, affiliation
Emotional, relation, growth
Affiliation, social, power
