wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asesmen Awal Bahasa Indonesia SN 2023

Total questions: 12

Worksheet time: 3hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Perjuangan para tenaga medis dalam melayani pasien covid-19 menuai beribu pujian dan acungan jempol. Banyak kisah duka dalam merawat pasien covid-19. Mereka adalah pejuang di garda terdepan yang siap melayani pasien. Namun, kerja keras mereka belum usai karena sampai sekarang para ilmuan belum menemukan vaksin yang dapat melumpuhkan covid-19. Berada di rumah sakit sepanjang hari dan terkadang sampai menginap di rumah sakit adalah hal yang sudah biasa dilakukan. Dokter, perawat, dan staf rumah sakit lainnya tidak bisa pulang ke rumah karena khawatir akan membawa bibit penyakit atau virus corona kepada para keluarga.

a)

Para tenaga medis dan para ilmuan masih meneliti vaksin untuk melumpuhkan covid-19.

b)

Para dokter yang memberikan jiwa dan raga untuk melaksakan kewajiban sebagai seorang dokter dan perawat.

c)

Perjuangan para tenaga medis dalam melayani pasien covid-19 yang pantang putus asa.

d)

Ketakutan para tenaga medis yang awalnya menghantui mereka lambat laun menjadi kekuatan.

e)

Dokter adalah pejuang di garda terdepan yang siap melayani pasien positif corona.

2.

Cermati penggalan cerpen di bawah ini!

Dari kejauhan sudah terlihat ganas dan menyeramkan. Semua orang tunduk

dan takut ketika melihat dia datang. Dia adalah Raden Fatih yang agung

berasal dari Kerajaan Angin, anak dari seorang raja. Siang hari biasanya dia

keliling kampung untuk meminta pajak kepada para petani dan pedagang.

Sudah banyak warga yang terkena amukan para pengawalnya. Jika warga

menolak untuk memberikan upeti. Kejayaannya terus berlangsung hingga

pada suatu hari kerajaannya diserang dan dikalahkan oleh Kerajaan Langit.

Sesaat setelah keributan terjadi Raden Fatih yang tergulai lemas meminta

pertolongan tetapi tidak satu orang pun menolongnya.

Amanat yang terkandung dalam penggalan cerpen tersebut adalah…

a)

Janganlah berperilaku seenaknya dan kejam jika menjadi raja.

b)

Jangan membiarkan seseorang yang sedang tergulai lemas.

c)

Hindarilah kekerasan dan penyerangan dalam sebuah kerajaan.

d)

Sebagai seorang anak raja janganlah berperilaku buruk dan kejam.

e)

Hindarilah perilaku jahat dan kejam kepada kerajaan yang lainnya.

3.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini. Cermati kalimat langsung kemudian jodohkanlah dengan majas yang tepat!

Toni dan Tedi adalah kakak beradik. Mereka tumbuh besar bersama, tetapi Toni tidak seperti Tedi yang rajin sekolah. Suatu hari Toni melakukan kesalahan dan membuat ayahnya marah besar. Seketika Toni pun lari. Ayahnya berteriak “Toni... walaupun kau lari secepat kilat tetapi aku masih bisa mengejarmu”. Akhirnya Toni tertangkap, karena ayahnya mengejar menggunakan kendara bermotor.

a)

Kalimat langsung

mengandung majas litotes

b)

Kalimat langsung

mengandung majas ironi

c)

Kalimat langsung

mengandung majas

hiperbola

d)

Kalimat langsung

mengandung majas

metafora

e)

Kalimat langsung

mengandung majas alegori.

4.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini. Cermati kalimat langsung kemudian jodohkanlah dengan majas yang tepat!

Pagi itu bu Mira semangat masuk ke kelas X Mipa 6 karena akan ada ulangan bahasa Indonesia. Bu Mira pun sampai di kelas X Mipa 6. Ulangan akan segera dimulai dan buku catatan siswa dikumpulkan. Ketika memeriksa buku siswa bu Mia kesulitan membaca buku Jono. Bu Mia mengatakan “Jon, bagus sekali tulisanmu sampai ibu tidak bisa membacanya”. Akhirnya Jono belajar menulis bersama bu Mia.

a)

Kalimat langsung

mengandung majas litotes

b)

Kalimat langsung

mengandung majas ironi

c)

Kalimat langsung

mengandung majas

hiperbola

d)

Kalimat langsung

mengandung majas

metafora

e)

Kalimat langsung

mengandung majas alegori.

5.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini. Cermati kalimat langsung kemudian jodohkanlah dengan majas yang tepat!

Diana anak yang jarang bergaul dengan teman yang lain. Kesenangannya hanya membaca buku. Diana tidak memperhatikan penampilannya. Pada suatu hari Diana belajar untuk tampil rapi dan cantik karena ingin mengikuti ajang Mojang Jajaka di sekolahnya. Mendengar kabar tersebut Rosa langsung berkata “Diana anak kutu buku itu mengikuti ajang Mojang Jajaka, dijamin tidak akan menang”. Hasil pengumuman pun tiba, pemenangnya adalah Diana. Diana menang karena banyak membaca buku sehingga dapat menjawab semua pertanyaan dewan juri dengan tepat.

a)

Kalimat langsung

mengandung majas litotes

b)

Kalimat langsung

mengandung majas ironi

c)

Kalimat langsung

mengandung majas

hiperbola

d)

Kalimat langsung

mengandung majas

metafora

e)

Kalimat langsung

mengandung majas alegori.

6.

Bacalah penggalan cerpen di bawah ini. Cermati kalimat langsung kemudian jodohkanlah dengan majas yang tepat!

Hari itu aku kehujanan dan mobilku mogok tiba-tiba. Aku bertemu salah satu teman lamaku, lalu teman lamaku berteriak memanggilku. Aku kebingungan saat memandang wajahnya karena derasnya hujan menghalangi pandanganku. Aku ingat dia adalah Anton teman Sekolah Dasarku dulu. Setelah aku selesai menghubungi pihak bengkel Anton mengajak aku ke rumahnya, karena rumahnya tidak jauh dari tempat mobilku mogok. Lantas aku pikir mungkin tidak apa-apa aku menunggu di rumahnya sampai mobilku selesai dibetulkan. Aku terima tawarannya untuk menunggu di rumahnya sambil bercerita masa lalu. Saat di perjalanan dia berbicara “Rumahku biasa-biasa saja hanya untuk melindungi dari panas dan hujan”. Aku hanya tersenyum saja, kami pun sampai depan gerbang

rumahnya. Ternyata rumahnya sangat besar dan mewah.

a)

Kalimat langsung

mengandung majas litotes

b)

Kalimat langsung

mengandung majas ironi

c)

Kalimat langsung

mengandung majas

hiperbola

d)

Kalimat langsung

mengandung majas

metafora

e)

Kalimat langsung

mengandung majas alegori.

7.

Cermati paragraf di bawah ini!

Berbagai upaya pencegahan penularan virus oleh pemerintah dan

masyarakat. Pemerintah menyiapkan bebagai protokol kesehatan yang

telah diberlakukan di antaranya adalah menyediakan tempat cuci tangan

di sekitar jalan yang sering ramai dikunjungi warga, membuat ruangan

khusus penyemprotan disinfektan bagi warga yang baru saja datang dari

luar kota. Untuk mengurangi aktivitas masyarakat, pemerintah telah

memberikan banyak bantuan berupa uang dan bahan makanan. Upaya

yang dilakukan oleh masyarakat, membuatan disinfektan rumahan

menjadi salah satu cara bagi para ibu rumah tangga untuk digunakan

di rumah dan di sekitar lingkungan. Anak-anak sekolah dasar pun diberi

tugas dengan membuat sanitizer sendiri untuk mengisi tugas belajar di

rumah. Sanitizer yang dibuat anak-anak lebih bernilai ekonomis. Keadaan

yang mengharuskan semua orang melaksanakan menjaga jarak dan

mengurangi aktivitas demi memotong rantai penularan covid-19.

Dampak virus corona mengakibatkan semua orang harus berhati-

hati dan selalu menjaga kesehatan. Masyarakat harus pintar memilih

tempat berbelanja yang bersih. Lebih banyak mengonsumsi makanan

yang bergizi. Menghindari kerumunan dapat mengurangi risiko terinfeksi

virus corona. Jika tidak terlalu penting, sebaiknya untuk saat ini lebih

baik diam di rumah. Seluruh masyarakat harus siap meningkatkan segala

upaya agar penyebaran virus corona ini bisa diberhentikan..

Simpulan yang tepat untuk teks tersebut adalah ....

4 lines
8.

Cermati teks rumpang di bawah ini!

Covid-19 atau coronavirus disease berawal ... (a) Wuhan. Virus ini menyebar

dengan cepat. Banyak orang terinfeksi, ... (b) vaksin masih belum ditemukan.

Untuk mengurangi penyebaran virus pemerintah memberlakukan aturan

menjaga jarak fisik. ... (c), mari kita melaksanakan anturan yang disarankan

oleh pemerintah.

Konjungsi yang tepat untuk mengisi teks tersebut adalah...

4 lines
9.

Cermati penggalan teks di bawah ini!

Penggalan teks 1

Pada hari ini Minggu, tanggal 17 Juni 2020 pada pukul 10.00 WIB. Akan ada penyemprotan disinfektan di lingkungan Perumahan Bumi Permai, Jl. Cihanjuang Blok C. Besok penyemprotan disinfektan akan dilakukan di blok D. Pekan depan semoga kegiatan penyemprotan telah selesai di seluruh kompleks.

Penggalan teks 2

Untuk itu, seluruh warga kompleks Perumahan Permai diharapkan mempersiapkan rumah tinggal masing-masing selama proses penyemprotan berlangsung. Marilah tetap membiasakan diri untuk menjaga protokol kesehatan selama pandemi. Tetap menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, mengenakan masker, dan mencuci tangan.

Kedua teks pidato di atas memiliki perbedaan tujuan teks, jelaskan perbedaan tujuan kedua teks tersebut!

4 lines
10.

Cermati penggalan teks di bawah ini!

Ke biasaan mencuci tangan, menjaga jarak dan mengenakan

masker harus dilakukan pada masa ke normalan baru. Ke biasaan

baru ini menjaga kita dan orang-orang disekitar kita agar terhindar

dari berbagai virus jahat khususnya covid-19. Marilah kita

mengutamakan kesehatan serta selalu memperhatikan kebersihan

diri dan lingkungan.

Koreksilah kesalahan penulisan penggalan teks tersebut berdasarkan cara

penulisan imbuhan dan preposisi!

4 lines
11.

Cermati teks di bawah ini kemudian berikan tanggapan Anda tentang “Tantangan Belajar di Masa Pandemi”!

Ketentuan tanggapan :

1. Mengandung kalimat opini dan fakta

2. Jumlah kata antara 50-100 kata

Mendikbud Ungkap Tantangan Belajar dari Rumah

Akibat Pandemi COVID-19

Pandemi virus Corona masih mewabah di Indonesia dan sejumlah negara. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem

Makarim mengatakan banyak negara di dunia saat ini mengalami tantangan menerapkan kegiatan belajar dari rumah.

“Tantangan ini bukan dihadapi hanya di Indonesia tantangan ini di semua negara di dunia yang mengalami belajar dari rumah,” kata Nadiem dalam telekonferensi diskusi ‘Distance Learning Affecting Students in New Normal’, Selasa (9/6/2020).

Lebih lanjut Nadiem mengungkapkan persiapan dalam melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 5 tahun. Namun, sambung Nadiem, pandemi COVID-19 mengharuskan masyarakat untuk beradaptasi dalam melakukan PJJ. “Untuk menemukan formulanya belajar dari rumah atau remote learning itu proses yang memakan waktu 5 tahun transisinya, tapi tiba-tiba karena kondisi COVID ini tiba-tiba semua orang harus belajar melakukannya dalam waktu beberapa bulan,” ujar Nadiem . Nadiem juga mengatakan ada hal positif yang dapat diambil dari masa pandemi COVID-19 ini. Menurut Nadiem, saat ini adalah masa yang membuat guru hingga orang tua murid membuat metode pembelajaran baru bagi anak.

“Masa transisi adalah masa yang sulit tapi bukan berarti itu bukan kesempatan. Belum pernah kita melihat jumlah guru, jumlah orang tua, jumlah murid mencoba-coba metode baru dalam pembelajaran di seluruh sejarah Indonesia belum pernah ini terjadi,” ucap Nadiem.

Sumber : https://news.detik.com dengan perubahan

4 lines
12.

Cermati penggalan cerpen di bawah ini dengan seksama!

Dongeng Sebelum Tidur

Seno Gumira Ajidharma

Malam ini cerita ibunya lain sama sekali. Barangkali karena simpanan cerita ibunya sudah habis. Dari ibunya, Sari telah mendengar hampir semua cerita. Sejak berumur lima tahun, ibunya biasa bercerita sebelum tidur, karena kalau tidak, Sari tidak bisa tidur. Kini Sari sudah berumur sepuluh tahun. Sudah sekitar 1825 cerita didengarnya, dan semua menempel baik-baik di kepala Sari yang terlatih ia tidak mau mendengarkan cerita ulangan. Ibunya, seorang wanita karier yang sibuk, sesibuk-sibuknya tetap berusaha menceritakan sebuah dongeng kepada anaknya sebelum tidur. Jika ia berada di luar kota, atau di luar negeri, ia menelpon tepat pada waktunya untuk bercerita. Kalau ia mesti mengadakan perjalanan panjang, dengan pesawat terbang semalam suntuk misalnya, ia meninggalkan dongengnya dalam rekaman. Ibunya itu bisa bercerita dengan menarik, habis dulunya suka main sandiwara sih. Sari sungguh beruntung.

...

“Dengarlah Sari, cerita ini dimulai dari pengakuan seorang ibu.” Lantas ibunya membaca berita itu.

Saya sudah tinggal di sini sejak usia delapan tahun sampai memiliki tiga anak dan seorang cucu. Tiba-tiba saja, pada usia yang ke-39 sekarang ini jadi setelah 31 tahun hidup di sini, setelah saya makin merasa bahwa inilah kampung halaman saya, kampung halaman anak anak dan cucu saya, saya dipaksa pindah dan hanya diberi uang Rp 400.000. Siapa yang tidak marah diperlakukan seperti itu? Adilkah ganti rugi dengan nilai sekecil itu? Saya bersama suami saya memang tinggal di atas tanah negara. Tapi saya punya KTP, taat membayar PBB dan tak pernah melawan pemerintah. Kini, setelah rumah saya terbakar dan dibongkar, setelah barang-barang kami rusak semua, kami tidak memiliki apa-apa lagi. Seharusnya mereka tidak membiarkan kami seperti ini. Kami juga tidak tahu harus ke mana setelah ini.

Apa yang bisa saya lakukan sekarang hanyalah mengungsikan sebagiananak-anak saya. Saya kini menunggu kepastian. Uang Rp400.000,00 untuk kontrak sebuah keluarga yang layak, sangat tidak cukup. Uang sebesar itu hanya bisa dipakai untuk kontrak rumah alakadarnya selama tiga bulan.Ini pun kalau belum naik, dan jika uang itu hanya dipakai untuk kontrak rumah saja. Bagaimana jika kami harus menyewa truk untuk mengangkut sisa barang kami? Saya juga meragukan bisa tinggal di rumah susun. Untuk membayangkan saja belum pernah, apalagi mempercayai janji bahwa kami bisa hidup lebih baik di rumah susun itu nanti...

Lantas, ibunya mencoba bercerita berdasarkan foto-foto yang ada di koran itu, begitu asyik, sampai tak tahu betapa Sari terperangah. Dongeng-doneng sebelum tidur yang diceritakan ibunya biasanya sangat romantis, indah, dan membayangkan suatu alam yang tenang. Tapi kini debu mengepul dalam bayangan Sari, buldoser menggasak rumah-rumah penduduk, dalam waktu singkat satu kampung menjadi rata dengan tanah. Ibu-ibu diseret, anak-anak menangis, dan bapak-bapak berkelahi melawan petugas. Sari memejamkan mata, namun ibunya terus bercerita tentang kebakaran yang berkobar-kobar, jeritan orang-orang yang kehilangan rumah, dan terik matahari yang seakan menjadi lebih menyengat dari biasanya.

Jakarta,1 November 1994.

Apresiasilah cerpen tersebut berdasarkan:

a. Tema

b. Penokohan

4 lines