NEW
Font size
Worksheetssifat koligatif kimia
Total questions: 63
Worksheet time: 33mins
Sifat koligatif larutan adalah sifat yang bergantung pada
Jenis zat pelarut
Jenis zat terlarut
Jumlah zat pelarut
Jumlah zat terlarut
Kosentrasi larutan
Jika dalam suatu larutan yang dibuat dengan melarutkan 4,5 gram glukosa (C6H12O6) dalam 100 gram air, maka kemolalan dari larutan tersebut adalah
0,25 m
0,40 m
0,35 m
0,50 m
0,43 m
Salah satu yang akan disebabkan oleh adanya zat terlarut dalam pelarut adalah
Tekanan uap jenuh lebih tinggi dari pada tekanan uap jenuh pelarutnya
Titik beku larutan lebih tinggi daripada titik beku pelarutnya
Tekanan osmosis larutan lebih rendah dari tekanan osmosis pelarutnya
Titik didih larutan lebih tinggi daripada titik didih pelarutnya
Titik didih pelarut lebih tinggi dari zat terlarutnya
Fraksi mol suatu larutan urea dalam air adalah 0,2. Tekanan uap jenuh air murni pada suhu 29 adalah 17,5 mmHg. Maka tekanan uap jenuh larutan pada suhu tersebut adalah
17,7 mmHg
17,5 mmHg
21 mmHg
3,5 mmHg
14,0 mmHg
Zat X sebanyak 15 gram dilarutkan dalam 90 gram air. Larutan ini mempunyai tekanan uap jenuh 28,85 mmHg. Pada suhu yang sama, air murni mempunyai tekanan uap jenuh 30 mmHg. Hitunglah massa molekul relative dari zat X tersebut
30 gr/mol
60 gr/mol
150 gr/mol
90 gr/mol
75 gr/mol
Tekanan uap air pada suhu 19 adalah 30 mmHg. Pada suhu yang sama, tekanan uap larutan urea 20% dengan Mr = 60 gr/mol adalah
29 mmHg
38 mmHg
12 mmHg
29,4 mmHg
27,9 mmHg
Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penurunan titik beku larutan bergantng pada
Jumlah partikel zat terlarut
Kosentrasi molal larutan
Jumlah partikel larutan
Massa zat terlarut
Jenis pelarut
sebanyak 1,17 gram NaCl dilarutkan dalam air hingga volumenya 500 mL. Jika NaCl terionisasi 80% titik didih larutan tersebut adalah (Ar Na = 23, Ar Cl = 35,5, kb = 0,52 /m)
100,021
100,037
100,042
100,74
100,116
Sebanyak 8 gram suatu zat X dilarutkan dalam 250 ml gram air. Hitunglah titik beku dari larutan tersebut. (diketahui kf air = 1,86 dan Mr= 40 gr/mol)
– 1,4
– 1,5
– 1,6
1,4
1,5
Dalam penurunan tekanan uap, apabila temperature semakain tinggi maka
Semakin besar tekanan uap zat cair
Sama dengan tekanan uap zat cair
Semakin rendah tekanan uap zat cair
Tekanan uap tidak berpengaruh
Tidak ada tekanan uapnya
Sebanyak 10 gram urea CO(NH2)2 (Mr = 60 gr/mol) dilarutkan dalam 27 gram air pada suhu 30 Jika tekanan uap air pada suhu tersebut adalah 30 mmHg, maka besarnya tekanan uap larutan tersebut adalah
3 mmHg
6 mmHg
27 mmHg
33 mmHg
40 mmHg
Suatu zat sebanyak 10,6 gram dilarutkan ke dalam 250 air. Larutan yang terbentuk dapat membeku pada suhu -0,576 maka tentukanlah massa molekul relatif dari zat tersebut. (diketahui kf air = 1,86)
127
137
157
173
271
Magnesium sulfat (MgSO4) sebanyak 4 gram dilarutkan ke dalam 400 gram air. Tentukanlah titik beku dari larutan tersebut. (diketahui kf air = 1,86 dan derajat iomisasi = 0,8)
– 0,155
– 0,279
– 0, 159
0,155
0,279
Suatu zat nonelektrolit yang massanya 8 gram dilarutkan dalam 200 gram air. Larutan tersebut mendidih pada suhu 100,8 . Maka massa molar dari zat tersebut adalah (kb air = 0,52)
23,97
24,97
25,97
26,97
27,97
Sukrosa sebanyak 3,42 gram dilarutkan dalam air sampai volumenya 1 liter. Berapakah tekanan osmosis larutan yang terbentuk pada suhu 27 (diketahui R= 0,082 L atm/mol K-1 dan Mr sukrosa = 342)
0,146 atm
0,346 atm
0,123 atm
0,246 atm
0,223 atm
Tekanan uap air dan etanol pada suhu 78 berturut-turut adalah 350 mmHg dan 760 mmHg. Tekanan uap yang paling tepat jika fraksi mol zat terlarut 0,2 adalah
400 mmHg
323 mmHg
102 mmHg
350 mmHg
432 mmHg
Kenaikan titik didih larutan 5 molal sukrosa adalah (kb = 0,5)
51
53
55
57
59
Agar 3 liter larutan CuSO4 menimbulkan tekanan osmosis 5 atm pada suhu 27, maka jumlah zat yang terlarut sebesar ( Mr CuSO4 = 160 gr/mol, R = 0,082 L atm/mol K-)
25 gram
48 gram
50 gram
80 gram
96 gram
Suatu larutan glukosa membeku pada suhu -0,18. Hitunglah berapa gram glukosa yang terlarut dalam setiap liter air. (diketahui kf air = 1,86 dan Mr glukosa = 180 gr/mol)
17,46 gram
20,46 gram
46,17 gram
64,17 gram
71,46 gram
Pada suhu 27 sukrosa (C11H22O11) sebanyak 17,1 gram dilarutkan dalam air sampai mencapai volume 500 mL. berapakah tekanan osmosis larutan tersebut ( Mr C11H22O11 = 342 dan R = 0,082 L atm/mol K-1)
0,39 atm
2,46 atm
3,90 atm
4,80 atm
30,00 atm
Dalam 250 mL suatu larutam terdapat 24 gram zat X yang bersifat non-elektrolit. Jika pada tenperatur 27 , tekanan osmosis larutan tersebut adalah 32,8 atm. Berapakah massa molekul relative zat X tersebut (R = 0,082 L atm/mol K-1)
36
48
72
96
144
Suatu larutan diperoleh dari melarutkan 6 gram urea (Mr = 60) dalam 1 liter air. Larutan yang lain dari melarutkan 18 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1 liter air. Pada suhu yang sama berapa tekanan osmotic larutan pertama dibandingkan terhadap larutan kedua
Sepertiga larutan kedua
Tiga kali larutan kedua
Dua pertiga larutan kedua
Sama seperti larutan kedua
Tiga perdua larutan kedua
Tekanan osmosis larutan NaCl 0,2 M pada suhu 27 adalah 9,6 atm. Maka berapakah besar derajat ionisasi larutan tersebut (diketahui R= 0,082 L atm/mol K-1)
0,85
0,95
0,90
0,80
0,75
Untuk menaikkan titik didih 250 mL air ,emjadi 100,1℃, jumlah gula yang harus dilarutkan adalah (kb air = 0,5 dan Mr gula = 342 gr/mol)
17 gram
85 gram
171 gram
342 gram
684 gram
Larutan H2SO4 1 molal terionisasi 90%, berapakah titik beku dari larutan tersebut (kf air = 1,86)
– 5,208℃
– 4,208℃
– 3,208℃
4,208℃
5,208℃
Berapa banyak zat Al2(SO4)3 yang harus dilarutkan dalam 250 gram air, agar larutan tersebut dapat membeku pada suhu -3℃ adalah (Kf = 1,86℃ m-1 dan α = 0,9)
30,5 gram
45,60 gram
27,6 gram
25,5 gram
25,4 gram
Larutan elektrolit biner sebanyak 5,85 gram dalam 500 gram air membeku pada suhu – 1,24℃, jika Kf air = 1,86℃ m-1 dan α = 1 maka massa molekul relatif yang dibutuhkan sebanyak
30,5
29,5
30,1
35,1
34,1
Tekanan uap pada temperature 30 adalah 55,30 mmHg. Jika ke dalam 108 gram air dilarutkan 36 gram glukosa, maka penurunan tekanan uap dari larutan tersebut adalah (Ar C = 12, Ar H = 1, Ar O = 16)
66 mmHg
33 mmHg
45 mmHg
48 mmHg
56 mmHg
8 gram Al2(SO4)3 dalam 200 gram air, jika derajat ionisasinya adalah 0,9. Maka titik didih larutan tersebut adalah (Ar Al = 27, Ar S = 32, Ar O = 16)
100,28
100,27
100,26
100,25
100,24
Pada suhu t tekanan uap murni adalah 18 mmHg. Berapakah tekanan uap larutan yang mengandung 36 gram urea (Mr = 60) dalam 108 gram air adalah
(18 x 1/10) mmHg
(18 x 9/10) mmHg
(18 x 1/11) mmHg
(18 x 10/11) mmHg
(18 x 1/9) mmHg
Sukrosa (Mr = 342) sebanyak 6,84 gram dilarutkan dalam air sampai volumenya 100 ml. tekanan osmosis larutan yang terbentuk jika temperaturnya adalah 27 (R = 0,082 L atm/mol K-1)
0,092 atm
0,984 atm
4,92 atm
6,15 atm
9,84 atm
Suatu larutan yang mengandung 3 gram zat non-elektrolit dalam 100 gram air membeku pada suhu -0,279 berapakah massa molekul relatif dari zat tersebut (kf air = 1,86)
95
100
175
200
300
Suatu senyawa organik mempunyai rumus empiris CH2O sebanyak 9 gram dilarutkan ke dalam 100 gram air membeku pada suhu – 0,93 . Tentukan rumus molekul senyawa tersebut (kf air = 1,86)
C2H4O2
C3H6O3
C5H10O5
C6H12O6
C12H22O11
Di negara-negara musim dingin air radiator dicampur dengan etilen glikol (C2H4(OH)2) agar tidak membeku. Jika air dan etilen glikol memiliki massa jenis yang sama, berapakah literkah etilen glikol yang harus ditambahkan pada 10 L air radiator (kf = 1,86) agar titik beku turun menjadi -15 (Ar C = 12, Ar H = 1, Ar O = 16)
2,5 liter
5,0 liter
7,5 liter
10,0 liter
12,5 liter
Berikut ini peristiwa kimi dalam kehidupan sehari-hari:
1. Penyulingan minyak bumi
2. Penggunaan obat tetes mata
Kedua contoh diatas berhubungan dengan sifat koligatif larutan secara berturut-turut
Kenaikan titik didih dan tekanan osmotik
Penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
Kenaikan titik didih dan penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik dan penurunan tekanan uap
Penurunan tekanan uap dan penurunan titik beku
Berikut ini periastiwa kimia dalam kehidupan sehari-hari:
1. Pemakaian etilen glikol pada radiator mobil
2. Larutan infus yang masuk ke dalam darah
Kedua contoh diatas berhubungan dengan sifat koligatif larutan secara berturut-turut
Kenaikan titik didih dan tekanan osmotik
Kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
Tekanan osmotik dan penurunan titik beku
Kenaikan titik didih dan penurunan tekanan uap
Penurunan titik beku dan tekanan osmotik
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
1. Proses penyerapan air dalam tanah oleh akar
2. Membasmi lintah dengan garam dapur
3. Menentukan massa molekul relative
4. Pemakaian urea untuk mencairkan salju
5. Penambahan etilen glikol pada radiotaor mobil
Penerapan sifat koligatif yang berhubungan dengan tekanan osmotik adalah
3 dan 4
3 dan 5
2 dan 3
1 dan 2
1 dan 4
Beberapa sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut:
1. Penggunaan cairan tetes mata
2. Penggunaan garam dapur untuk membunuh lintah
3. Penggunaan garam dapur dalam pembuatan es puter
4. Penggunaan garam dapur untuk mencairkan salju
5. Pembuatan kolam apung
Penerapan sifat koligatif larutan yang berhubungan penurunan titik beku larutan adalah
1 dan 2
1 dan 5
2 dan 4
3 dan 4
4 dan 5
4
3
1
2
5
Pernyataan yang tepat mengenai sifat koligatif larutan adalah….
Tekanan osmosis bukan sifat koligatif larutan
Sifat koligatif larutan tergantung pada jenis zat terlarut
Sifat koligatif larutan bergantung pada jumlah partikel zat terlaurut
Salah satu sifat koligatif larutan adalah penurunan titik didih larutan
Penurunan tekanan uap merupakan sifat koligatif yang tergantung pada jenis zat
Perhatikan beberapa gambaran molekuler partikel tak sebenarnya antara zat terlarut dan zat pelarut dalam suatu larutan seperti pada gambar di atas. Larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar adalah gambar nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Perhatikan diagram PT di atas, daerah proses membeku larutan ditunjukkan oleh ....
KL
KS
LR
RM
SN
Perhatikan beberapa sifat berikut.
1) kenaikan titik didih
2) kenaikan tekanan uap
3) penurunan titik beku
4) penurunan tekanan osmosis
Sifat koligatif larutan yang tepat diantaranya nomor ...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
1, 2, dan 3
Perhatikan beberapa peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berikut.
1) menambahkan garam pada pembuatan es putar
2) membuat kolam renang apung
3) membasmi lintah dengan garam dapur
4) mencairkan salju dengan garam dapur
5) proses cuci darah
Penerapan tekanan osmotik dalam kehidupan ditunjukkan pada nomor ...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
Pada kurva tersebut, titik beku pelarut murni ditunjukkan huruf ...
K
L
M
N
R
Berdasarkan data pada tabel tersebut, dapat disimpulkan bahwa ...
titik didih dipengaruhi oleh massa larutan
larutan yang paling sukar mendidih adalah larutan C12H22O11
kenaikan titik didih larutan hanya dipengaruhi oleh jenis zat terlarut
larutan yang paling mudah mendidih adalah Al2(SO4)3
kenaikan titik didih larutan elektrolit lebih besar daripada larutan nonelektrolit
Tekanan uap larutan dipengaruhi oleh ...
volume larutan dan titik didih
konsentrasi larutan dan tetapan molal
fraksi mol dan tekanan uap pelarut murni
tekanan uap pelarut murni dan volume larutan
fraksi mol dan tetapan tekanan uap
Gambar berikut menggambarkan larutan dengan berbagai konsentrasi. Gambar yang menunjukkan tekanan uap larutan paling besar adalah....
I
II
III
IV
V
Gambar berikut menyatakan diagram P – T airdan larutan urea 0,2 M. Titik didih larutan urea 0,2 M dinyatakan oleh titik....
I
H
E
F
K
Berikut ini jumlah partikel zat terlarut yang terdapat dalam 2 mol pelarut dalam ruang tertutup. Berdasarkan gambar tersebut, tekanan uap yang paling besar terdapat pada larutan nomor...
1
2
3
4
5
Berikut ini dua buah contoh peristiwa kimia.
(1) Larutan infus yang dimasukkan ke dalam darah
(2) Pemakaian glikol pada radiator kendaraan bermotor
Contoh (1) dan (2) berkaitan dengan sifat koligatif larutan secara berurutan, yaitu:
kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
kenaikan titik didih dan penurunan tekanan uap
penurunan titik beku dan tekanan osmotik
tekanan osmotik dan penurunan titik beku
kenaikan titik didih dan tekanan osmotik
Perhatikan diagram PT di atas. Bagian yang merupakan perubahan wujud dari cair ke gas suatu pelarut adalah...
K-L
M-N
M-P
T-M
R-N
Berikut ini beberapa penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari:
(1) penyerapan air oleh akar tanaman;
(2) penambahan garam dalam proses pembuatan es putar;
(3) penambahan garam untuk mencairkan salju;
(4) penggunaan garam untuk membunuh lintah; dan
(5) menambah etilen glikol pada radiator mobil.
Penerapan tekanan osmotik terdapat pada peristiwa nomor….
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (3)
(2) dan (5)
(4) dan (5)
Berikut ini peristiwa kimia dalam kehidupan sehari-hari:
(1) etilen glikol dapat ditambahkan ke dalam radiator mobil; dan
(2) desalinasi air laut.
Kedua contoh di atas berhubungan dengan sifat koligatif larutan secara berturut-turut….
penurunan tekanan uap dan tekanan osmotik
tekanan osmotik dan kenaikan titik didih
kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
penurunan titik beku dan osmosis balik
penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
Perhatikan diagram berikut!
Berdasarkan diagram tersebut titik beku larutan ditunjukkan pada huruf ….
P
Q
R
S
T
Larutan yang isotonik dengan 0,3 M larutan glukosa pada temperatur yang sama adalah….
0,30 M NaCl (α = 1)
0,20 M KOH (α = 1)
0,15 M Na2SO4 (α = 1)
0,10 M Al2(SO4)3 (α = 0,5)
0,05 M HNO2 ( α = 0,75)
Adanya zat terlarut dapat mengakibatkan ...
Kenaikan titik beku
Penurunan titik beku
Kenaikan tekanan uap jenuh
Penurunan titik didih
Manakah yang lebih cepat mendidih antara larutan gula dengan air murni? Mengapa?
Air murni. Karena tidak ada zat terarut didalamnya.
Larutan gula. Karena adanya partikel terlarut didalamnya.
Air murni. Karena adanya partikel terlarut pada air gula menjadi penghalang untuk mendidih lebih cepat.
Larutan gula. Karena adanya partikel terlarut pada air gula menjadi penghalang untuk mendidih lebih cepat.
Larutan A mempunyai tekanan osmotik lebih kecil daripada larutan B. Maka larutan A terhadap larutan B disebut ...
Supertonik
Isotonik
Hipotonik
Hipertonik
Pada pembuatan es krim bahan santan, gula, dan bahan lain dimasukkan dalam suatu tempat ditutup, kemudian dimasukkan pada tempat lain yang lebih lebar dan diberi campuran es dan garam. Fungsi garam dalam proses tersebut adalah . . . . .
Agar es rasanya gurih
agar bahan es krim cepat cair
Agar es warnanya menarik
agar volume es bertambah
Agar suhu es bertahan
Sifat koligatif larutan dibedakan menjadi.....
larutan elektrolit dan non elektrolit
larutan polar dan non polar
larutan berikatan ion dan kovalen
larutan jenuh dan tak jenuh
larutan berbentuk molekul simetris dan asimetris
Rumus molalitas yang benar adalah .....
Mrgr x mL1000
Mrgr x massa pelarut1000
Mrgr x L1000
Mrgr x massa terlarut1000
Mrgr x mg1000
Manakah pernyataan yang benar?
Titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarut.
Tekanan osmotik larutan berbanding terbalik dengan molaritas larutan.
Suhu es krim lebih tinggi daripada suhu es batu.
Tekanan uap larutan lebih tinggi dari pada tekanan uap pelarut murni.
Jika binatang bekicot ditaburi garam maka terjadi aliran air dari lingkungan ke tubuh bekicot.
