wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

latihan soal UJIKOM

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Seorang bayi perempuan baru lahir spontan di BPM dalam keadaan menangis keras. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa pernafasan bayi nomal, tonus otot normal, warna kulit kemerahan. Bidan segara melakukan pemotongan tali pusat dan inisiasi menyusu dini, saat bayi didekatkan pada dada ibu, mulut bayi berusaha mencari puting susu secara spontan.

Reflek apakah yang terjadi pada kasus di atas?

a)

ROOTING

b)

SUCKING

c)

GRASSPING

d)

TONIC NECK

e)

SWALOWWING

2.

Berdasarkan hasil pendataan Puskesmas di suatu wilayah mengenai cakupan imunisasi balita 0-9 bulan, diketahui bahwa sekitar 80% balita tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap karena adanya pelarangan pemberian imunisasi berdasarkan kepercayaan/mitos. Bidan diminta untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut.

Apakah upaya yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Pemetaan wilayah

b)

Pendidikan kesehatan

c)

pengadaan posyandu

d)

promosi program puskesmas

e)

pendekatan dengan tokoh masyarakat

3.

Seorang Bidan Desa mendapatkan laporan tahunan dari Puskesmas mengenai tingginya angka infeksi tali pusat, sebanyak 28% bayi baru lahir mengalami ruam merah atau bengkak di sekitar pangkal tali pusat, disertai nanah atau cairan lengket jernih. Beberapa kasus diantaranya disertai keluhan sistemik, seperti demam, malas minum dan lain-lain. Setelah ditelusuri, seluruh bayi mendapatkan perawatan tali pusat dari dukun beranak dengan diberikan bedak dan cairan alkohol.

asuhan apakah yang dilakukan oleh bidan?

a)

Membentuk posyandu

b)

memberikan pendidikan kesehatan

c)

melakukan pendataan ibu bersalin

d)

melakukan pemetaan wilayah

e)

mendirikan kelas balita

4.

Seorang bayi umur 4 bulan dibawa ibunya ke BPM dengan keluhan iritasi kemerahan di sekitar lipatan paha. Hasil pemeriksaan diketahui terdapat ruam kulit akibat radang pada daerah yang tertutup popok, yaitu pada alat kelamin, sekitar dubur, bokong, lipatan paha dan perut bagian bawah.

Apakah konseling yang paling tepat diberikan bidan pada kasus tersebut?

a)

Menggunakan diapers

b)

Mengurangi kekhawatiran

c)

Memperbaiki posisi tidur

d)

.  Menjaga kelembaban kulit

e)

Menganjurkan pemberian bedak

5.

Seorang balita umur 2 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan memiliki keterlambatan berbicara. Bidan melakukan pemeriksaan tumbuh kembang dengan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dan didapatkan hasil bahwa nilai perkembangan anak tersebut meragukan.

Apakah tindak lanjut yang paling tepat dilakukan Bidan pada kasus tersebut?

a)

Segera lakukan rujukan

b)

.  Ikutkan anak di Posyandu

c)

Ulangi pengkajian setelah 1 minggu

d)

Tulis jenis dan jumlah penyimpangan

e)

Ajarkan cara stimulasi sesuai kelompok umur

6.

Seorang balita laki-laki umur 3 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan bayi muntah. Berdasarkan hasil anamnesis kadaan ini terjadi setelah makan, frekuensi muntah bayi sebanyak 3-4 kali sehari, disertai diare 2-3 kali sehari.

Apakah komplikasi awal yang dapat timbul pada kasus tersebut?

a)

Perut kembung

b)

Perdarahan lambung

c)

Penurunan berat badan

d)

Kehilangan cairan tubuh

e)

Kehilangan nafsu makan

7.

Seorang balita umur 3 tahun dibawa ibunya ke Posyandu untuk dilakukan pemeriksaan tumbuh kembang. Hasil pemeriksaan Bidan dengan menggunakan DDST II didapatkan hasil bahwa terdapat 2 atau lebih penolakan anak untuk melakukan tugas perkembangan pada sebelah kiri garis umur.

Apakah interpretasi hasil pada balita tersebut?

a)

normal

b)

dicurigai

c)

terlambat

d)

tidak teruji

e)

tidak ada kesempatan

8.

Seorang balita umur 2 tahun dibawa ibunya ke Posyandu untuk dilakukan pemeriksaan tumbuh kembang. Hasil pemeriksaan Bidan dengan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) didapatkan bahwa nilai "Ya" pada jawaban tugas perkembangan anak berjumlah 10 buah.

Apakah tindak lanjut yang dilakukan Bidan pada balita tersebut?

a)

Uji ulang KPSP

b)

Beri Konseling

c)

Lakukan Rujukan

d)

Teruskan stimulasi

e)

Cari kemungkinan penyakit

9.

Seorang balita umur 2 tahun dibawa ibunya ke Posyandu untuk dilakukan pemeriksaan tumbuh kembang. Hasil pemeriksaan Bidan dengan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) didapatkan bahwa nilai "Ya" pada jawaban tugas perkembangan anak berjumlah 10 buah.

Apakah interpretasi hasil pada balita tersebut?

a)

menyimpang

b)

tidak teruji

c)

meragukan

d)

terlambat

e)

sesuai

10.

Seorang bayi laki-laki umur 1 bulan dibawa ibu ke RS dengan keluhan terdapat bercak kebiruan pada punggung bayi. Hasil pemeriksaan didapatkan bercak kebiruan dan difus terdapat di daerah bokong dan lumbal sacral. Keadaan umum bayi baik.

Apakah penyebab yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Berkembangnya kelenjar sebasius pada epidermis

b)

Tertahannya melanosit dilapisan dermis

c)

Perubahan warna pada papulla rambut

d)

Kekurangan Vit. D pada sub dermis

e)

Hiperaktif dari dermis

11.

Seorang bayi perempuan umur 2 bulan dibawa ibunya ke BPM dengan keluhan bayi rewel dan tidak mau menetek kepada ibunya. Hasil pemeriksaan diketahui bahwa suhu 36,50C, terlihat bercak – bercak putih pada mulut dan lidahnya.

Apakah diagnosis pada kasus tersebut?

a)

candidiasis

b)

oral trush

c)

sariawan

d)

glossitis

e)

chelitis

12.

Seorang bayi perempuan umur 1 bulan dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan bayi mengeluarkan kembali susu yang telah ditelan ketika atau beberapa saat setelah minum susu. Keadaan ini terjadi 2-3 kali dalam sehari. Hasil pemeriksaan keadaan umum bayi baik.

Apakah penyebab yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pemberian ASI menggunakan botol susu

b)

Kegagalan mengeluarkan udara

c)

Makanan/minuman tidak cocok

d)

Posisi menyusui yang salah

e)

kemungkinan alergi ASI

13.

Seorang bayi laki-laki lahir spontan di RS dalam keadaan tidak menangis. Hasil penilaian awal diketahui bayi bernafas megap-megap disertai tonus otot lemah dan warna kulit kebiruan. Bidan menggosok punggung, tangan dan kaki bayi dengan lembut, serta menyentil perlahan telapak kaki 1-2 kali. Hasilnya didapatkan penilaian APGAR SCORE 7/8.

Tindakan apakah yang dilakukan Bidan pada kasus tersebut?

a)

RANGSANGAN TAKTIL

b)

refleks morro

c)

glabella

d)

crawling

e)

tonick neck

14.

Seorang bayi umur 6 hari dibawa ibunya ke BPM untuk melakukan imunisasi. Hasil anamnesis diketahui bahwa ini merupakan kunjungan ulang yang pertama setelah melahirkan, pada saat lahir bayi hanya mendapatkan suntikan di paha kiri saja. Berdasarkan hasil pemeriksaan bayi dalam keadaan sehat dan dapat diberikan imunisasi.

Tindakan apakah yang diberikan pada kasus di atas?

a)

BCG

b)

DPT

c)

POLIO

d)

CAMPAK

e)

Hepatitis B

15.

Seorang Bidan memberikan imunisasi pada bayi umur 1 bulan melalui kegiatan posyandu. Bidan memberitahukan bahwa kemungkinan reaksi yang timbul setelah pemberian imunisasi adalah adanya pembengkakan disertai kemerahan yang nantinya akan berubah menjadi abses dan meninggalkan bekas luka parut.

Tindakan apakah yang diberikan pada kasus di atas?

a)

BCG

b)

DPT

c)

POLIO

d)

CAMPAK

e)

Hepatitis B

16.

Seorang bayi usia 3 minggu di bawa ibunya ke rumah sakit dengan keluhan feses bayi berwarna pucat dan urine kuning pekat. Riwayat persalinan bayi lahir secara spontan dan tanpa ada komplikasi penyakit. Wajah, leher dan badan bayi berwarna kuning, konjungtiva pucat, sklera kuning, nadi 156 x/m, pernafasan 160 x/menit, suhu 36 0C dan kondisi ini sudah berlangsung selama 2 minggu.

Apakah tindakan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Menganjurkan ibu tetap menyusui bayinya

b)

Melakukan pemeriksaan bilirubin

c)

Memberikan terapi sinar biru

d)

Merujuk bayi ke rumah sakit

e)

Menetapkan kadar bilirubin

17.

Seorang bayi perempuan berusia 4 hari dibawa ibunya ke BPM dengan keluhan bayinya mengeluarkan ASI dari mulutnya setelah disusui. Keadaan seperti ini terjadi 2-3 kali dalam sehari. Riwayat persalinan bayi lahir spontan, anak pertama, usia kehamilan aterm, langsung menangis dan gerakan aktif. ASI yang keluar tidak bercampur darah. Ibu cemas dengan keadaan bayinya.

Apakah edukasi yang dapat diberikan kepada orang tua bayi?

a)

Menghentikan pemberian ASI

b)

Melanjutkan untuk pemberian ASI

c)

Setelah menyusui bayi disendawakan

d)

Memberikan ASI menggunakan botol susu

e)

Meninggikan alas kepala setelah menyusui

18.

Seorang bayi perempuan berusia 4 hari dibawa ibunya ke BPM dengan keluhan bayinya mengeluarkan ASI dari mulutnya setelah disusui. Keadaan seperti ini terjadi 2-3 kali dalam sehari. Riwayat persalinan bayi lahir spontan, anak pertama, usia kehamilan aterm, langsung menangis dan gerakan aktif. ASI yang keluar tidak bercampur darah. Ibu cemas dengan keadaan bayinya.

Apakah yang terjadi pada bayi tersebut?

a)

gumoh

b)

muntah

c)

oral trush

d)

alergi ASI

e)

Ruam susu

19.

Berdasarkan laporan UNICEF diketahui bahwa lebih 200 juta perempuan termasuk anak-anak mengalami sunat/khitan, hal ini jauh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya dan Indonesia berada pada peringkat ketiga, setelah Mesir dan Etiopia. Pemerintah saat ini melalukan pendekatan-pendekatan yang bersifat tradisional ataupun religius untuk membantu menghentikan hal ini. Bidan diminta untuk mendukung hal tersebut. Apakah upaya yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Mencegah tindakan yang merugikan

b)

Memberikan pendidikan kesehatan

c)

Promosi program puskesmas

d)

Menghargai otonomi wilayah

e)

Penjaringan data balita

20.

Seorang bayi umur 2 bulan dibawa ibunya ke BPM dengan keluhan sulit menetek langsung pada ibunya. Hasil anamnesis diketahui bahwa ibu bekerja dan hanya menyusui bayinya pada malam hari, ibu berniat untuk memberikan PASI pada bayinya dan meminta nasihat bidan mengenai jenis susu formula yang baik. Hasil pemeriksaan pada bayi keadaan umum baik, pada ibu payudara simetris, puting susu menonjol dan terdapat pengeluaran cairan susu. Bagaimana sikap bidan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Merujuk ke dokter anak

b)

Menolak keputusan ibu

c)

Konseling ASI eksklusif

d)

Memberikan dukungan pada ibue.  Konseling teknik pemberian

e)

Konseling teknik pemberian ASI

21.

Berdasarkan hasil wawancara bidan pada kegiatan kelas ibu bayi dan balita, diketahui terdapat penurunan konsumsi ASI awal pada bayi baru lahir karena adanya kebiasaan yang kerap dilakukan ibu yaitu memeras ASI dan membuangnya sebelum menyusui. Sebagian besar para ibu kerap melakukan hal ini karena nasehat orangtua yang mengatakan ASI tersebut basi. Apakah pendidikan kesehatan yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

teknik menyusui

b)

promosi kolostrum

c)

perawatan payudara

d)

manfaatn asi ekslusif

e)

konsumsi makanan bergizi

22.

Seorang bayi umur 3 hari dibawa ibunya ke BPM dengan keluhan bayi rewel sejak 1 hari yang lalu, disertai dengan keluar darah pada tali pusat. Hasil pemeriksaan diketahui bahwa ikatan tali pusat lepas tapi masih menempel, kulit di sekitar tali pusat memerah dan lecet disertai cairan darah. Apakah langkah awal yang diberikan pada kasus di atas?

a)

memberikan antibiotik

b)

mengikat ulang tali pusat

c)

membersihkan tali pusat

d)

memberikan injeksi vitamin K

e)

menutup dengan kassa kering steril

23.

Seorang Bidan di BPM menjelaskan kepada ibu mengenai tujuan pemberian imunisasi yang akan diberikan pada bayinya dengan mengatakan bahwa imunisasi ini adalah salah satu cara untuk mencegah terjangkitnya radang selaput otak (meningitis) pada bayi. imunisasi apakah yang diberikan?

a)

BCG

b)

DPT

c)

HIB

d)

CAMPAK

e)

Hepatitis B

24.

Seorang bayi perempuan baru lahir spontan dalam keadaan tidak menangis. Bidan melakukan penilaian awal yaitu dengan hasil bayi bernafas megap-megap disertai tonus otot lemah dan warna kulit kebiruan. Bidan segera melakukan penjepitan dan pemotongan tali pusat.

Apakah  langkah awal yang paling tepat dilakukan pada bayi tersebut?

a)

Bebaskan jalan nafas

b)

Jaga Kehangatan

c)

Posisikan bayi

d)

Rangsang Taktil

e)

Nilai ulang bayi

25.

Seorang perempuan, umur 23 tahun, P1A0, datang ke PMB untuk konsultasi kontrasepsi. Hasil anamnesis: menstruasi hari ke 5, menyusui eksklusif, anak umur 4 bulan. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 80x/menit, S 36,5°C, P 20x/menit, tidak ada pembesaran massa abdomen.

Konseling apakah yang paling tepat untuk kasus tersebut ?

a)

Cara kerja alat kontraspsi

b)

Efek samping metoda yang dipilih

c)

Cara pemasangan alat kontrasepsi

d)

Jenis metoda kontrasepsi

e)

Lama penggunaan setiap metoda kontrasepsi

26.

Seorang bayi laki laki, lahir spontan 1 jam yang lalu di RS, usia kehamilan ibu 37 minggu, BBL 2300 gr. Warna kulit kebiruan, menangis kuat, FJ 145x/menit, S 36,3 °C, P 50x/menit. Tindakan apakah yang paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

Hangatkan dalam inkubator

b)

Pasang infus Dextrose

c)

Bebaskan jalan nafas

d)

Bounding attachment

e)

Keringkan bayi

27.

Seorang bayi laki-laki dengan usia 2 bulan dibawa ibunya ke puskesmas untuk diimunisasi. Hasil anamnesis: riwayat kelahiran spontan, menangis kuat. Hasil pemeriksaan: KU baik, FJ 110x/menit, S 36,7 oC. BB 4500 gram, PB 50 cm, bayi aktif, tidak ada keluhan, menyusu kuat. Bidan akan melakukan vaksinasi BCG.

Apakah tujuan tindakan pada kasus tersebut ?

a)

mencegah penyakit TBC

b)

Menghindari penyakit Polio

c)

Mencegah tetanus neonatorum

d)

Membebaskan bayi dari penyakit Difteri

e)

Memberi kekebalan terhadap penyakit Hepatitis

28.

Seorang bayi laki-laki, umur 8 bulan, datang bersama ibunya ke posyandu untuk dilakukan penimbangan rutin. Hasil anamnesis: riwayat imunisasi BCG, DPT, polio dan Hb lengkap, bayi aktif, sudah dapat duduk, dan berdiri sambil berpegangan. Hasil pemeriksaan: KU baik, BB bayi 9200 gram, PB 71 cm, FJ 120x/menit, S 36,7°C.

 Asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Berikan imunisasi campak

b)

Edukasi MPASI

c)

Jelaskan tumbuh kembang bayi

d)

Ajarkan stimulasi perkembangan bayi

e)

Edukasi tanda bahaya pada bayi

29.

Seorang bayi perempuan, baru lahir spontan di PMB. Riwayat persalinan usia gestasi 38 minggu, ketuban berwarna putih keruh, ibu meneran selama 2 jam. Bayi tidak langsung menangis, warna kulit kemerahan, FJ 110x/menit.

Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Keringkan bayi

b)

.  Inisiasi menyusu dini

c)

Ventilasi tekanan positif

d)

Berikan rangsang taktil

e)

Pemberian oksigen 4 liter/menit

30.

Seorang anak perempuan, umur 5 bulan di bawa ibunya ke posyandu untuk penimbangan. Hasil anamnesis: bayi menyusu kuat, belum diberi makanan tambahan, sudah tertarik pada benda di sekitarnya dan ingin meraihnya. Hasil pemeriksaan: KU baik, BB 6 Kg, PB 62 cm, LK 39 cm, S 36,7 ºC, FJ 140x/menit, P 40x/menit.

Stimulasi apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Berikan mainan bola agar semangat untuk merangkak

b)

Berikan mainan yang mudah dibentuk

c)

Gantung mainan di atas tempat tidur

d)

Bermain air saat memandikan

e)

Berikan boneka hewan