wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KRS tambahan

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.
Seorang laki-laki berusia 49 tahun di rawat di RS dengan diagnose medis gangren diabetikum. Pada saat perawatan luka dokter mengintruksikan pemberian gula pada luka gangren tersebut. Apakah maksud diberikan gula pada gangrene tersebut ?
a)
Glukosa darah sampai ke perifer
b)
Gula dapat menarik cairan pada luka secara osmosis
c)
Mencegah peningkatan glukosa pada darah
d)
Kadar glukosa seimbang di daerah gangrene
e)
Glikosa sebagai sumber energy utama
2.
Seorang perempuan berusia 46 tahun dirawat di RS. Pada saat dikaji tampak ada luka gangren dipunggung dengan diameter 10 cm, keadaan basah, bau, pus (+). Hasil laboratorium GD puasa: 234 gr%. Pasien mendapat therapi insulin 12-8-12 unit. Jika saudara dinas pagi dan akan memberikan makan siang, yang tersedia insulin 100 unit/ml dan spuit 1 cc. Berapakah insulin yang harus disiapkan?
a)
0,02 cc
b)
0,04 cc
c)
0,06 cc
d)
0,08 cc
e)
0,1 cc
3.
Seorang laki-laki berusia 50 tahun di rawat di ruang bedah dengan keluhan adanya luka di bagian pinggung yang tidak sembuh-sembuh. Awalnya luka tersebut kecil seperti bisul. Pada saat dilakukan ganti balutan tampak luka dengan diameter 10 cm, keadaan luka bernanah dan bau. Apakah yang harus di evaluasi oleh perawat pada kasus di atas?
a)
Keadaan luka dan nanah
b)
Skala nyeri pada luka
c)
Pola makan sehari-hari
d)
Ekpresi muka saat ganti balutan
e)
Aktifitas sehari-hari
4.
Seorang perawat akan melakukan ganti balutan pada luka gangren diabetikum. Setelah balutan luka dibuka, kemudian luka dibersihkan. Apakah tindakan perawat selanjutnya?
a)
Memberikan kompres pada luka gangren
b)
Mengeringkan luka yang telah dibersihkan
c)
Melakukan necrotomi pada luka
d)
Memijat pus agar keluar
e)
Menutup luka
5.
Seorang pria berumur 50 tahun di rawat di RS dengan diagnosis Diabetes Melitus. Pada saat pengkajian pasien mengeluh luka yang masih basah di bagian tungkai kaki kanan. Hasil pengkajian didapatkan keadaaan luka : luka grade 3, pus (+), jaringan nekrotik (+), kaki kiri juga kebas dan baal, selain itu pasien juga mengalami demam dengan suhu : 38 ºC. Pasien diketahui menderita Diabetes Melitus sejak 15 tahun yang lalu dan tidak teratur berobat. Apakah pendidikan kesehatan yang dapat diberikan untuk mencegah terjadinya luka gangren pada kaki kiri pasien tersebut?
a)
Menggunakan sepatu yang agak longgar dan terbuka bagian jari kaki.
b)
Mengoleskan losion atau minyak pada seluruh bagian kaki.
c)
Membasuh kaki dengan air hangat dan sabun kemudian dikeringkan dengan cermat.
d)
Menggunakan bantal pemanas pada kaki
e)
Meninggikan posisi kaki kirinya
6.
Seorang laki-laki berusia 65 tahun di rawat di RS dengan keluhan adanya luka yang tidak sembuh-sembuh. Saat dikaji tampak adanya gangren dengan keadaan basah, bau dan bernanah. Nilai GD puasa 200 mg/dl. Manakah patofisiologi yang cocok untuk kondisi di atas?
a)
Hiperglikemia-->starvasi sel-->uptake glukosa menurun
b)
Hiperglikemia-->melebihi ambang ginjal mereabsorbsi glikosa
c)
Hiperglikemia--> viskositas darah menurun--> aliran darah menurun-->nutrisi & O2 menurun
d)
Hiperglikemia--> viskositas darah meningkat--> aliran darah menurun-->nutrisi & O2 menurun
e)
Hiperglikemia-->merangsang pusat haus--> banyak minum
7.
Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke RS dengan keluhan terjadi penurunan BB yang sangat drastis. Hasil laboratorium GD: 250 mg/dl. Apakah penyebab penurunan BB pada pasien di atas?
a)
Hiperglikemia-->starvasi sel-->uptake glukosa menurun
b)
Hiperglikemia-->melebihi ambang ginjal mereabsorbsi glukosa
c)
Hiperglikemia--> viskositas darah menurun--> aliran darah menurun-->nutrisi & O2 menurun
d)
Hiperglikemia--> viskositas darah meningkat--> aliran darah menurun-->nutrisi & O2 menurun
e)
Hiperglikemia-->merangsang pusat haus--> banyak minum
8.
Seorang laki-laki berusia 39 tahun datang ke RS dengan keluhan badan terasa lemas, sering kencing, sering haus, lapar terus dan kesemutan pada kaki . Pasien mengatakan keluhannya baru terasa kurang lebih satu minggu yang lalu. Hasil pengkajian didapatkan BB terjadi penurunan ± 7 Kg. Hasil laboratorium didapatkan GDS : 215 mg/dl, Glukosuria (+). Apakah intervensi keperawatan prioritas pada kasus di atas?
a)
Beri diet DM
b)
Anjurkan klien menggerakkan daerah ekstremitas
c)
Bed rest total
d)
Tingkatkan intake nutrisi
e)
Timbang berat badan tiap hari
9.
Seorang laki-laki berusia 55 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan sering lapar, badan kurus , sering BAK ,sering haus ,lemas, pandangan kabur, dan kebas pada ekstremitas bawah. Hasil pemeriksaan berat badan turun dari 55 kg menjadi 47 kg dan kulit kering. Kadar gula darah sewaktu 310 mg/dl. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?
a)
Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
b)
Perubahan persepsi sensori ; pengelihatan
c)
Perubahan persepsi sensori ; perabaan
d)
Gangguan eleminasi
e)
Ketidak nyamanan berhubungan dengan nyeri
10.
Seorang laki-laki berusia 42 tahun dirawat dengan luka gangren pada bagian ekstremitas kanan bawah daerah dorsalis pedis. Sudah 4 hari dirawat diruang penyakit dalam, dan akan dilakukan tindakan perawatan luka. Tanda vital dalam batas normal. Pada perawatan luka, setelah dilakukan pelepasan balutan luka/verban. Apakah tindakan selanjutnnya yang akan dilakukan sesuai dengan SOP?
a)
Memakai handscoon.steril
b)
Melepaskan plester
c)
Melakukan nekrotomi pada jaringan nekrosis.
d)
Membersihkan luka.
e)
Membalut kembali luka dengan rapi.
11.
Seorang perempuan berusia 60 tahun dirawat dengan Diabetes Mellitus tipe 1 mendapat NPH dan reguler insulin 2 jam yang lalu pada pukul 07.30. Pasien memanggil perawat dan melaporkan bahwa ia merasa lapar, gemetar dan lemas. Klien makan pagi pada pukul 08.00. Apakah prioritas intervensi keperawatan pada kasus di atas?
a)
Test ulang kadar glukosa darah pasien
b)
Berikan klien setengah cangkir jus buah manis untuk diminum
c)
Berikan klien cemilan kecil mengandung karbohidrat dan protein
d)
Berikan air the manis, sesuai selera pasien
e)
Dokumentasikan keluhan klien, tindakan yang diambil dan hasilnya
12.
Seorang perempuan berusia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak nafas dan mual. Riwayat kesehatan pasien sudah 5 tahun mengalami hipertensi dan DM. Hasil pengkajian didapatkan frekuensi nafas 30 x/menit, frekuensi nadi 90 x/menit, terdapat edema anasarca, urine output selama 24 jam adalah 300 cc dan berat badan klien 50 Kg. Hasil pemeriksaan Lab. darah menunjukkan BUN = 75 mEq/lt, kreatinin 5, Natrium: 125 mEq/lt, Kalium= 8,5 mEq/lt. Apakah diet nutrisi yang harus diberikan pada pasien tersebut?
a)
Diet tinggi kalori dan tinggi protein.
b)
Diet tinggi kalori dan rendah protein
c)
Diet rendah kalori dan rendah protein
d)
Diet rendah protein dan tinggi garam.
e)
Diet tinggi protein dan tinggi garam
13.
Seorang perempuan berusia 50 tahun mengalami DM. Pada saat dikaji pasien sering mengeluh kaki kesemutan dan nyeri (skala 5 dari 1-10). Keadaan pandemic covid-19 menyebabkan pasien hanya di rumah saja karena termasuk kormobid. Apakah penyuluhan yang bisa diberikan pada pasien di atas?
a)
Anjurkan pasien diet DM
b)
Anjurkan pasien untuk melakukan latihan gerak
c)
Lakukan pijitan pada kaki yang kesemutan
d)
Anjurkan tidak telat makan obat
e)
Anjurkan pasien banyak makan buah-buahan
14.
Seorang laki-laki berusia 60 tahun mengeluh matanya buram. Pada saat dikaji tampak lensa berwana abu-abu. Pasien mengeluh penglihatan buram sejak 1 bulan yang lalu.tetapi masih bisa beraktifitas. Hasil GDS = 245 gr%. Apakah masalah keperawatan utama pada kasusu di atas?
a)
Resiko injury
b)
Disfungsi sexual
c)
Gangguan kecemasan
d)
Gangguan persepsi : visual
e)
Gangguan nutrisi : kurang dari kebutuhan
15.
Tn. A berusia 40 tahun bekerja sebagai perawat di RS. Ia termasuk perawat yang akan menerima vaksinasi covid-19, karena belum pernah terinfeksi virus tersebut. Pemberian vaksin berfungsi untuk membentuk antibodi dalam melawan virus corona. Vaksin tersebut termasuk dalam
a)
imunitas pasif bawaan
b)
imunitas aktif bawaan
c)
imunitas pasif didapat
d)
imunitas aktif didapat
e)
imunitas aktif alamiah
16.
Tn. H berusia 43 tahun terserang penyakit covid-19. Saat ini kondisi pasien dalam keadaan kritis. Direncanakan pasien akan mendapatkan donor darah dari pasien yang pernah sembuh dari covid-19. Jenis imunitas tersebut dinamakan?
a)
imunitas pasif bawaan
b)
imunitas aktif bawaan
c)
imunitas pasif didapat
d)
imunitas aktif didapat
e)
imunitas aktif alamiah
17.
Tn. B berumur 24 tahun datang ke Puskesmas dalam kondisi demam, batuk lebih dari 2 minggu, sering berkeringat di malam hari. Agen infeksius sebagai penyebab timbulnya penyakit pada Tn. B ialah....
a)
Diplococcus pnemoniae
b)
Haemophilus influenza
c)
Treponema pallidum
d)
Mycobacterium tuberculosis
e)
Streptococcus pnemoniae
18.
Ny. M seorang ibu rumah tangga berusia 35 tahun, sudah berkeluarga selama 8 tahun, suaminya bekerja di luar kota dan setiap seminggu sekali pulang ke rumah. Suatu ketika Ny. M sering mengalami demam, berat badan turun drastis, mudah lelah, pembengkakan kelenjar getah bening serta diemukan adanya candidiasis dalam mulutnya. Agen infeksius yang mungkin menyerang Ny. M adalah...
a)
Hepatitis Virus
b)
Human (alpha) herpes virus-3
c)
Herpes simplex virus
d)
Chlamydia trachomatis
e)
Human Immunodeficiency virus
19.
Nn. H adalah seorang mahasiswa yang sedang mengikuti pendidikan keperawatan tingkat 1. Dia tinggal di asrama, dalam satu kamar terdapat 4 orang. Suatu ketika keempat mahasiswa yang sekamar dengan Nn. H mengalami gejala yang sama yaitu ruam gatal pada kulit namun areanya berbeda, ada yang area sela-sela jari, ketiak, siku, ada juga pada lipatan kulit pada pergelangan. gatal dirasakan hebat pada malam hari. Setelah diperiksa terdapat liang kecil area ruam. Agen infeksius yang mungkin menyerang Nn. H dan teman-temannya yaitu jenis....
a)
bakteri
b)
virus
c)
parasit
d)
fungi
e)
Riketsia
20.
Seorang perawat akan melakukan pemberian obat melalui intramuskular kepada seorang pasien. Perawat tampak sedang mengoleskan kapas alkohol di area penyuntikan. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan infeksi menggunakan?
a)
Desinfektan
b)
Antibiotik
c)
Tyndalisasi
d)
Antiseptik
e)
DTT
21.
Seorang pasien tampak telah selesai dilakukan tindakan pembedahan tumor di ruang operasi. Untuk mencegah penularan infeksi pada pasien berikutnya, dilakukanlah tindakan sterilisasi ruangan bedah. Tindakan tersebut dapat dilakukan menggunakan?
a)
Tekanan osmotik
b)
Cahaya UV
c)
Radiasi sinar X
d)
Pemanasan
e)
DTT
22.
Seorang pasien tampak sedang mengalami luka gores di lengannya. Terlihat adanya darah dan pembengkakan di area luka tersebut. Mekanisme pertahanan tubuh pasien yang bekerja dengan cara menelan dan mencerna mikroorganisme yang masuk karena luka tersebut dinamakan?
a)
Sel fagosit
b)
Antibodi
c)
Sel T
d)
Mukosa
e)
Membran
23.
Seorang perawat telah selesai melakukan tindakan perawatan luka. Peralatan yang telah digunakan akan digunakan untuk pasien lainnya. Sehingga alat tersebut harus dilakukan pensterilan menggunakan pemanasan suhu tinggi (121oC) selama 10-15 menit. Proses sterilisasi tersebut menggunakan?
a)
Pasteurisasi
b)
Autoklaf
c)
Tyndalisasi
d)
Tekanan osmotik
e)
Desinfektan
24.
Seorang perawat tampak sedang melakukan tindakan perawatan luka pada pasien dengan HIV AIDS. Alat yang telah digunakan, akan dipakai untuk perawatan luka pasien lain, sehingga alat perlu dilakukan sterilisasi. Cairan desinfektan berikut yang dapat membunuh virus HIV tersebut yaitu?
a)
Savlon
b)
Dettol
c)
Alkohol
d)
Cetrimide
e)
Klorhexidine
25.
Seseorang menderita demam 39 oC, batuk dan sakut tenggorokan. Pada pemeriksaan swab ditemukan adanya antigen virus Covid-19. Mikroorganisme tersebut memiliki ciri seperti berikut?
a)
Uniseluler
b)
Prokaryotik
c)
Memiliki dinding sel
d)
Aseluler
e)
Memiliki alat gerak
26.
Seorang pasien datang ke puskesmas dikarenakan batuk lebih dari 3 minggu. Saat diperiksa sputum terdapat bakteri tahan asam. Ciri dari mikroorganisme yang menginfeksi pasien tersebut bersifat prokaryotik yang artinya?
a)
Ukurannya sangat kecil
b)
Memiliki sel tunggal
c)
Tidak memiliki menbran sel
d)
Dapat bereproduksi
e)
Memiliki dinding sel
27.
Seorang pasien mengeluh diare sudah lebih dari 2 bulan. Kadang disertai dengan flu dan demam yang ringan. Hasil diagnosa pasien mengalami penyakit HIV. Virus tersebut dapat melemahkan sel pertahanan tubuh yaitu?
a)
Neutrofil
b)
Limfosit sel B
c)
Limfosit sel T
d)
Basofil
e)
Trombosit
28.
Seorang pasien mengeluh diare sudah lebih dari 2 bulan. Kadang disertai dengan flu dan demam yang ringan. Hasil diagnosa pasien mengalami penyakit HIV. Infeksi oppotunistik apa saja yang dapat menyerang pasien dengan penyakit tersebut?
a)
Tuberkulosis
b)
Diabetes mellitus
c)
Hipertensi
d)
Tumor
e)
Gagal Jantung
29.
Seorang pasien berusia 18 tahun mengalami demam tinggi. Pasien mengeluh pusing dan nyeri kepala. Pada pemeriksaan T: 39,5oC, HR: 80 x/mnt, lidah tampak kotor, pemeriksaan widal (+). Apakah mikroorganisme penyebab penyakit pada pasien tersebut?
a)
Virus
b)
Bakteri
c)
Parasit
d)
Fungsi
e)
Riketsia
30.
Tn. A berusia 40 tahun datang ke klinik, merasakan nyeri di daerah dada yang menjalar ke area pundak, leher, lengan dan punggung. Nyeri dirasakan selama 5 menit, disertai sulit bernapas dan berkeringat dingin. Selain itu, Tn. A juga memiliki riwayat asma bronkhial. Obat anti angina yang tidak boleh diberikan untuk mengatasi masalah kesehatan Tn. A adalah…
a)
Antiplatelet
b)
Antikoagulan
c)
β-bloker
d)
Nitrat Organik
e)
Ca-antagonis
31.
Seorang pasien berusia 60 tahun menderita hipertensi. Saat dikaji TD:170/100 mmHg. Pasien direncanakan akan diberikan obat diurektik. Obat golongan diuretik yang dianjurkan untuk pasien tersebut yaitu...
a)
Captopril
b)
Furosemid
c)
Thiazid
d)
Spironolakton
e)
Diltiazen
32.
Seorang wanita berusia 56 tahun menderita tekanan darah tinggi. Pada saat dilakukan pengkajian TD: 180/110 mmHg. Pasien diberikan obat amlodipin 10 mg. Obat tersebut termasuk dalam golongan obat?
a)
Diuretik
b)
Beta Blocker
c)
Antagonis Kalsium
d)
ACE Inhibitor
e)
Obat hipertensi kerja sentral
33.
Seorang wanita berusia 56 tahun menderita tekanan darah tinggi. Pada saat dilakukan pengkajian TD: 180/110 mmHg. Pasien diberikan obat amlodipin 10 mg. Kerja dari obat tersebut yaitu?
a)
Meningkatkan eksresi Na dan air
b)
Menghalangi norepineprin dan epineprin
c)
Depresi SA node dan vasodilatasi arteri
d)
Menghambat pembentukan angiotensin II
e)
Bekerja pada reseptor A2 di SSP
34.
Seorang lelaki berusia 60 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pusing. Setelah ditensi TD:160/90 mmHg. Pasien akan diberikan obat yang bekerja untuk menghambat pembentukan angiotensin II. Obat tersebut yaitu?
a)
Amlodipin
b)
Kaptopril
c)
Furosemid
d)
Metildopa
e)
Propanolol
35.
Perawat akan memberikan obat kepada pasien dengan penyakit gagal jantung. obat tersebut bekerja dengan menghambat pompa Na K ATPnase sehingga cadangan kalsium meningkat. Obat tersebut yaitu?
a)
Digoksin
b)
Dopamin
c)
Amrinon
d)
Dobutamin
e)
Amlodipin
36.
Seorang pasien berusia 65 tahu didiagnosa mengalami gagal jantung. hasil pemeriksaan rongetn terdapat kardiomegali. Pasien mengalami sesak. rencana akan diberikan obat Digoksin. Efek samping obat yang mungkin muncul setelah pemberian obat tersebut yaitu?
a)
Mual
b)
Demam
c)
Gatal-gatal
d)
Nyeri sendi
e)
Ruam
37.
Seorang pasien berusia 68 tahun dirawat di ruang penyakit dalam. Pada pemeriksaan TD:140/90mmHg, RR:30x/mnt, nyeri dada (-). Pada pemeriksaan rongent jantung mengalami kardiomegali ventrikel kiri. Jenis obat yang tepat diberikan pada pasien tersebut yaitu?
a)
Antiangina
b)
Antidisritmia
c)
Kardiotonik
d)
Antipiretik
e)
Antihipotensi
38.
Seorang pasien berusia 70 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada hebat menjalar ke lengan dan bahu kiri. Saat ditensi TD:140/90 mmHg, HR:90x/mnt, skala nyeri 9. Saat diperiksa kemungkinan pasien mengalami PJK. Obat yang tepat diberikan untuk mengatasi masalah pada pasien tersebut yaitu?
a)
Antiangina
b)
Antidisritmia
c)
Kardiotonik
d)
Antipiretik
e)
Antihipotensi
39.
Seorang pasien berusia 68 tahun dirawat di RS dengan diagnosa PJK. Saat dikaji pasien mengalami angina pectoris. Perawat lalu memberikan obat yang bekerja untuk menurunkan trombosis. Obat tersebut yaitu?
a)
Nitrogliserin
b)
Heparin
c)
Nifetidin
d)
Propanolol
e)
Diltiazem
40.
Seorang pasien berusia 67 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pusing. Pada saat pemeriksaan TD:120/80 mmHg, RR:20 x/mnt, HR: 57 x/mnt. Kemungkinan pasien tersebut mengalami?
a)
Ventrikular Fibrilasi
b)
Hipotensi
c)
Bradikardi
d)
Takikardi
e)
Fluter
41.
Seorang wanita berusia 60 tahun sedang dirawat di RS. Saat dikaji TD: 130/90 mmHg, HR: 120 x/mnt. Pasien didiagnosa mengalami tachicardia ventrikel. Perawat memberikan obat yang dapat menghambat channel Na dan prolonged QRS pada gambaran EKG. Obat tersebut yaitu?
a)
Propanolol
b)
Amiodarone
c)
Diltiazem
d)
Lidocaine
e)
Verapamil
42.
Seorang perawat akan memberikan obat kepada salah satu pasien yang mengalami aritmia ketika olag raga dan stress. Obat tersebut termasuk golongan beta blocker yang memiliki efek terhadap EKG dengan prolonged gelombang PR. Yang termasuk obat tersebut yaitu?
a)
Propanolol
b)
Lidocaine
c)
Amiodaron
d)
Propafenone
e)
Diltiazem
43.
Seorang wanita berusia 58 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pusing. Saat diperiksa TD: 150/100 mmHg, fungsi ginjal masih baik, hipertiroid (-). Kemungkinan penyebab hipertensi tidak diketahui. Jenis hipertensi tersebut dinamakan?
a)
hipertensi primer
b)
hipertensi sekunder
c)
hipertensi tersier
d)
hipertensi gestasional
e)
hipertensi emergensi
44.
Seorang wanita berusia 70 tahun menderita hipertensi. Pada saat dilakukan pengkajian TD: 160/90 mmHg. Pasien diberikan obat furosemid. Efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah diberikan obat tersebut yaitu?
a)
Sembelit
b)
Mulut kering
c)
Hipokalemi
d)
Efek sedatif
e)
Gatal
45.
Seorang wanita berusia 28 tahun, dibawa dalam keadaan tidak sadar, demam sejak 5 hari. Pasien sudah ke dokter dan mendapat obat tetapi tidak ada perbaikan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 6, TD: 160/90, N: 100, T: 40,5 C, kaku kuduk +, tungkai dan tangan lemah. Apa Penyakit yang dialami pasien pada kasus di atas?
a)
Stroke
b)
Sepsis
c)
Meningitis bakterial
d)
Sistiserkosis
e)
Malaria serebral
46.
Seorang laki-laki 45 tahun dirawat di rumah sakit dengan diagnose Penyakit Meningitis Serosa. Klien akan dilakukan pemeriksaan darah dan pemeriksaan radiologis. Apa Hasil pemeriksaan darah pada pasien di atas?
a)
Peningkatan leukosit
b)
Peningkatan HB
c)
Penurunan Laju Endap Darah (LED)
d)
Peningkatan kadar glukosa
e)
Penurunan kadar ureum dan elektrolit
47.
Perawat sedang melakukan pengkajian pada seorang pasien yang baru masuk RS. Pasien yang sedang berbaring di fleksikan pahanya pada persendian panggul sampai membuat sudut 90 derajat. Setelah itu tungkai bawah diekstensikan pada persendian lutut sampai membentuk sudut lebih dari 135 derajat terhadap paha. Hasil nya terdapat tahanan dan pasien mengeluh nyeri. Apa Pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh Perawat tersebut?
a)
Kernig sign
b)
Kaku kuduk
c)
Tanda Brudzinski
d)
Refleks Babinski
e)
Tanda laseque
48.
Seorang perempuan 25 tahun dating ke RS dengan keadaan penurunan kesadaran, hasil pemeriksaan di dapatkan adanya disfungsi otak, hasil pemeriksaan lab didapatkan jumlah sel dan protein yang meninggi disertai cairan serebrospinal yang jernih, dan terdapat kuman tuberculosis Apa penyakit yang diderita pasien di atas?
a)
Meningitis purulenta
b)
Meningitis serosa
c)
Meningitis sifilis
d)
Encephalitis
e)
Poliomielitis
49.
Seorang pasien laki-laki berusia 30 tahun dirawat dengan diagnose medis meningitis. Dari hasil pemeriksaan CT Scan didapatkan abses otak. Apa jenis meningitis yang dialami pasien di atas?
a)
Meningitis serosa
b)
Meningitis tuberkulosa
c)
Meningitis aseptic
d)
Meningitis sepsis
e)
Meningitis influeza
50.
Seorang anak dirawat di RS dengan diagnose meningitis. Anak tersebut dilakukan pemeriksaan lumbal punksi. Apa hasil yang didapat dari pemeriksaan tersebut
a)
Tekanan cairan menurun
b)
Jumlah sel darah meningkat
c)
JUmlah sel darah putih menurun
d)
Glukosa meningkat
e)
Protein meningkat
51.
Seorang anak, 4 tahun dirawat dengan diagnosa medis meningitis. Klien mengalami penurunan kesadaran. Hasil pemeriksaan fisik frekuensin afas 36 kali/menit, suhu 36 derajat celcius, nadi 98 kali/menit, GCS 9. Klien terpasang NGT. Terdapat sedikit luka di daerah punggung. Apakah diagnose keperawatan utama pada kasus diatas?
a)
Resiko injuri
b)
Pola nafas tidak efektif
c)
Kerusakan integritas kulit
d)
Pemenuhan nutrisi tidak adekuat
e)
Kerusakan perfusi jaringan serebral
52.
Seorang wanita berusia 28 tahun, dibawa dalam keadaan tidak sadar, demam sejak 5 hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 6, TD: 160/90, N: 100, T: 40,5 C, kaku kuduk +, tungkai dan tangan lemah. Rencananya akan dilakukan pemeriksaan cairan serebrospinal. Tindakan tersebut dinamakan?
a)
Lumbal punksi
b)
Endoskopi
c)
Kolonoskopi
d)
Panoramic
e)
Laparoskoik
53.
Seorang anak berumur 3 tahun datang ke poli anak dengan keluhan: demam tinggi, kejang, fotopobia dan muntah. Dalam pemeriksaan anak tersebut mengalami gejala?
a)
Thalasemia
b)
Anemia
c)
Difteri
d)
Meningitis
e)
Leukimia
54.
Seorang anak, 4 tahun dirawat dengan diagnosa medis meningitis. Klien mengalami penurunan kesadaran. Hasil pemeriksaan fisik frekuensin afas 36 kali/menit, suhu 36 derajat celcius, nadi 98 kali/menit, GCS 9. Komplikasi yang sering terjadi akibat penyakit anak tersebut yaitu?
a)
Gangguan mental
b)
Gangguan belajar
c)
Perdarahan
d)
Hidrosefalus
e)
Nefritis
55.
Seorang anak, 4 tahun dirawat dengan diagnosa medis meningitis. Klien mengalami penurunan kesadaran. Hasil pemeriksaan fisik frekuensin afas 36 kali/menit, suhu 36 derajat celcius, nadi 98 kali/menit, GCS 9. Penyebab utama penyakit pada anak tersebut yaitu?
a)
Kelelahan
b)
Kurang gizi
c)
Bakteri
d)
Keracunan
e)
Cacingan
56.
Seorang wanita berusia 28 tahun, dibawa dalam keadaan tidak sadar, demam sejak 5 hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan GCS 6, TD: 160/90, N: 100, T: 40,5 C, kaku kuduk +, tungkai dan tangan lemah. Diduga pasien mengalmi infeksi yang disebabkan karena virus. Penyakit pada pasien tersebut dinamakan?
a)
Meningitis serosa
b)
Meningitis aseptik
c)
Meningitis purulenta
d)
Meningitis sederhana
e)
Meningitis kompleks
57.
Seorang laki-laki 30 tahun dibawa ke UGD karena sesak. Dari hasil pengkajian klien tampak sesak nafas, CRT 6 detik, edema di palpebra, Kadar albumin serum 2,5 g/dL, klien terpasang infus 20 gtt/menit. Hasil laboratorium terdapat proteinuria. Apa dampak kadar albumin di intrvaskular yang berpengaruh terhadap edema?
a)
Penurunan cairan extrvaskular
b)
Retensi cairan intravaskular
c)
Penurunan protein plasma
d)
Perubahan tekanan osmotik
e)
Perubahan tekanan onkotik kolid
58.
Seorang pasien dibawa ke UGD karena sesak. Dari hasil pengkajian klien didapatkan hasil: sesak nafas, CRT > 2 detik, edema ekstremitas, banyak bullae di permukaan kulit, Kadar albumin serum 2,3 g/dL. Hasil laboratorium terdapat proteinuria dan hyperlipidemia. Apakah penyebab proteinuria pada kasus?
a)
Peningkatan tekanan hidrostatik
b)
Peningkatan albumin
c)
Peningkatan hormone kahektin
d)
Peningkatan lisis protein
e)
Permiabilitas arteri glomerulus menurun
59.
Seorang pasien berusia 45 tahun mengatakan sesak. Berdasarkan pengakajian terlihat pasien lemah GFR 30% dari nilai normal dan didapatkan hasil pemeriksaan lab BUN 30 mg/dl, TD: 160/90 mmHg, hyperlipidemia, Riwayat hipertensi (+), diabetes (-), GDS: 160 mg/dl. Apakah penyebab kondisi ginjal tersebut terjadi?
a)
Meningkatnya kadar gula darah
b)
Peningkatan tekanan darah
c)
Menurunnya supply darah
d)
Tingginya nilai creatinin
e)
Peningkatan kadar kolesterol
60.
Pasien Tn. L mengeluh lemas. Berdasarkan pengkajian ditemukan RR: 23 x/menit, kulit kering, ekimosis, oliguri, dan edema, Ph normal, tidak terjadi asidosis atau alkalosis metabolik. Perawat menjelaskan ada hubunganya dengan aldosterone tekait dengan kondisi edema. Apakah yang menyebabkan terjadinya edema terkait dengan aldosteron?
a)
Retensi Air
b)
Penyerapan kalsium
c)
Penyerapan Kembali natrium
d)
Peningkatan ureum
e)
Pengaktifan renin-angiostensin
61.
Keluhan sesak menjadi gangguan utama pasien laki-laki dewasa sehingga dirujuk ke IGD RS. Sehat jaya. Berdasarkan pengkajian ditemukan data RR: 24, TD: 150/90 mmHg, T: 36o C, lemas, edema anasarca, LFG: 26 mL/min/1.73 m², pemeriksaan urin BUN: 26. Apakah yang menyebabkan edema pada pasien tersebut?
a)
Retensi Air
b)
Penyerapan kalsium
c)
Penyerapan Kembali potassium
d)
Peningkatan ureum
e)
Pengaktifan renin-angiostensin
62.
Seorang pasien perempuan berusia 50 tahun mengatakan sesak. Berdasarkan pengakajian terlihat pasien lemah GFR 27 mL/min/1.73 m² dan didapatkan hasil pemeriksaan lab BUN 28 mg/dl, TD: 160/90 mmHg, Bradikardia, hyperlipidemia, GDS: 150mg/dl. Apakah pemeriksaan yang tepat terkait kondisi jantung pasien gagal ginjal tersebut?
a)
Na dan Ph
b)
Na dan K
c)
HCO dan Ph
d)
K dan Ca
e)
PCO2 dan Ph
63.
Seorang pasien dengan mengeluh sesak di ruang hemodialisa. Berdasarkan pengkajian pasien mengeluh sering gatal dan nafas bau amoniak. Apakah pengkajian yang harus dilakukan terkait dengan kondisi pasien tersebut?
a)
Aktivitas Klien
b)
Konsumsi karbohidrat
c)
Kadar Hemoglobin
d)
Diet Protein
e)
Kadar Kalsium
64.
Seorang pasien Ny. U yang didiagnosa ESRD datang untuk hemodialisa mengeluh lemas. Berdasarkan pengkajian didapatkan hasil: RR: 25 x/menit, TD: 150/80 mmHg, CRT memanjang, HB: 10 mg/dl. Apakah yang menyebabkan kondisi HB pada pasien tersebut?
a)
Penurunan hormone eritropetin
b)
Peningkatan retensi urin
c)
Penurunan GFR
d)
Hipoalbuminemia
e)
Proteinuria
65.
Pasien dengan dialysis mengeluh ada lemas. Berdasarkan pemeriksaan GFR: 15 mL/min/1.73 m², TSH : 6,0 mikroIU/ml, T3 : 3 ng/ml, T4 : 14 mikogram. Apakah factor utama yang mempengaruhi nilai TSH, T3, dan T4 pada pasien diatas?
a)
Hiperlipdemia
b)
Hiperglikemia
c)
Hipernatrimea
d)
Hioerkalemea
e)
Hiperkalsimea
66.
Seorang pasien mengeluh sesak. Berdasarkan pengkajian didapatkan hasil: hiperventilasi, hipertensi, Ph: 5, PCO2 : 38 mmHg, HCO3 : 18 mEq/L. Apakah masalah utama yang timbul pada pasien tersebut?
a)
Asidoses respiratorik
b)
Asidosis metabolik
c)
Alkalosis respiratorik
d)
Alkalosis metabolik
e)
Asidosis Alkalosis
67.
Seorang pasien perempuan berusia 50 tahun mengatakan sesak. Berdasarkan pengakajian terlihat pasien lemah GFR 27 mL/min/1.73 m² dan didapatkan hasil pemeriksaan lab BUN 28 mg/dl, TD: 160/90 mmHg, Bradikardia, riwayat DM (-), hyperlipidemia, GDS: 150mg/dl. Apakah pemeriksaan yang tepat terkait kondisi jantung pasien gagal ginjal tersebut?
a)
Kalium
b)
Kalsium
c)
Magnesium
d)
Klorida
e)
Natrium
68.
Seorang pasien mengeluh sesak. Berdasarkan pengkajian didapatkan hasil: hiperventilasi dalam dan cepat dengan RR 28 x/menit, BP: 160/90 mmHg, Ph: 5, PCO2 : 38 mmHg, HCO3 : 18 mEq/L. Apakah jenis sesak yang dialami oleh pasien?
a)
Chyene Stokes
b)
Takipnea
c)
Bloc’s
d)
Kusmaul
e)
Fruity Breath
69.
Pasien dibawa ke UGD dengan keluhan lemas. Berdasakan pemeriksaan didapatkan hasil TD: 160/90 mmHg, RR: 23 x/menit, HR: 90 x/menit, dengan disertai edema. Klien mendapatkan terapi ACE inhibitor. Apakah hormone yang tekait dengan kinerja ACE inhibitor terkait pasien diatas?
a)
RAA 1
b)
RAA 2
c)
RAA 3
d)
RAA 4
e)
RAA 5
70.
Ny. T yang menderita ESRD datang ke unit HD dengan keluhan mual. Setelah diperiksa didapatkan hasil BP: 125/80 mmHg, RR: 21 x/menit, HR: 80x/menit, BUN: 30 mg/dl. Bagaimanakah mekanisme mual yang diamali oleh klien?
a)
Ureum meningkatàGITàiritatifà gangguang metabolism proteinà amonia meningkatàstimulasi medulla oblongata àazotemiaàmual
b)
Amonia meningkatà GITàiritatifà gangguang metabolism proteinà Ureum meningkatàstimulasi medulla oblongata àazotemiaàmual
c)
Amonia meningkatà stimulasi medulla oblongata à gangguang metabolism protein àGITàiritatif à Ureum meningkatà àazotemiaàmual
d)
Ureum meningkatàGITàiritatifà stimulasi medulla oblongata àgangguang metabolism proteinà amonia meningkat àazotemiaàmual
e)
Ureum meningkatàGITà gangguang metabolism proteinà amonia meningkat àazotemiaà iritatifàstimulasi medulla oblongata à mual