Font size
WorksheetsPost Test IHT Implementasi Kurikulum Merdeka
Total questions: 50
Worksheet time: 54mins
Terdapat beberapa prinsip yang mendasari pengembangan kegiatan projek di sekolah. Misalnya kegiatan projek harus mendasarkan kegiatan pembelajarannya pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Prinsip ini mendorong pendidik dan peserta didik untuk dapat menjadikan lingkungan sekitar dan realitas kehidupan sehari-hari sebagai bahan utama pembelajaran. Oleh karenanya, satuan pendidikan sebagai penyelenggara kegiatan projek harus membuka ruang dan kesempatan bagi peserta didik untuk dapat mengeksplorasi berbagai hal di luar lingkup satuan pendidikan. Peserta didik bisa terhubung dengan komunitas di sekitarnya dan belajar melampaui tembok sekolah. Tema-tema projek yang disajikan juga sebisa mungkin dapat menyentuh persoalan lokal yang terjadi di daerah masing-masing. Dengan mendasarkan projek pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian, diharapkan peserta didik dapat mengalami pembelajaran yang bermakna untuk secara aktif meningkatkan pemahaman dan kemampuannya.Dua prinsip pengembangan projek yang paling tergambar di dalam penjelasan tersebut adalah....
Komprehensif dan Berpusat Pada Komunitas
Kontekstual dan Eksploratif
Tematik dan Holistik
Integratif dan Multidisiplin
Tahapan yang benar dalam melakukan perencanaan berbasis data adalah
refleksi diri - perencanaan program pendidikan - pelaksanaan program perbaikan - potret kondisi sekolah
perencanaan program pendidikan - pelaksanaan program perbaikan - refleksi diri - potret kondisi sekolah
potret kondisi sekolah - refleksi diri - perencanaan program pendidikan - pelaksanaan program perbaikan
potret kondisi sekolah - perencanaan program pendidikan - pelaksanaan program perbaikan - refleksi diri
Dalam pelajaran matematika di sebuah kelas 4 SD, sebanyak 28 siswa tengah mempelajari hubungan antara operasi perkalian dan pembagian. Sejumlah 3 siswa sangat menguasai konsep perkalian dan pembagian, terlihat dari kemampuan mereka memecahkan aneka persoalan perkalian dan pembagian dengan variasi cara. Sementara 21 siswa memahami konsep perkalian dan pembagian namun terbatas pada satu cara tertentu saja. Mereka dapat bekerja mandiri namun sesekali membutuhkan arahan guru. Sisanya belum memahami konsep perkalian dikaitkan dengan penjumlahan yang mereka pelajari di Fase sebelumnya. Menilik kondisi kelas tersebut, guru dapat melakukan strategi berikut, kecuali... Merekomendasikan siswa dengan kemampuan di atas rata-rata untuk mengikuti program akselerasi dan merekomendasikan siswa dengan kemampuan di bawah rata-rata untuk tinggal kelas agar dapat dibantu mencapai CP sesuai fasenya. Memberikan pengayaan pada siswa dengan kemampuan di atas rata-rata dengan mendorong mereka untuk mendalami perkalian dan pembagian dengan metode yang lebih bervariasi atau dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Memberikan pendampingan khusus untuk siswa dengan kemampuan di bawah rata-rata dan tetap merekomendasikan mereka untuk tetap naik kelas dengan catatan mengenai perkembangan belajar siswa, kekuatan, dan strategi belajar yang tepat bagi siswa tersebut. Mengajak siswa dengan kemampuan di atas rata-rata untuk berbagi cara belajarnya kepada teman-teman sekelasnya. Guru juga melakukan pengelompokan di mana setiap kelompok beranggotakan siswa dari 3 level kemampuan yang berbeda agar mereka dapat saling mendorong dan menginspirasi.
Setiap kalimat Capaian Pembelajaran (CP) pada mata pelajaran memiliki karakteristik masing-masing. Pernyataan yang tepat terkait karakteristik CP pada mata pelajaran adalah...
1.CP mata pelajaran Bahasa Indonesia menekankan pada kompetensi yang perlu dicapai peserta didik. Guru boleh menggunakan berbagai konten/materi untuk mencapainya.
2.Konten dan kompetensi pada CP Matematika tidak harus disampaikan/dicapai secara berurutan.
3.CP mata pelajaran IPAS mencantumkan inti materi (konten) dan kompetensi secara eksplisit/jelas.
4.CP mata pelajaran PKn adalah yang paling sulit diterjemahkan karena hanya berisi rangkaian kalimat-kalimat teori abstrak.
1 dan 4
2 dan 4
1 dan 2
1 dan 3
Pengaturan alokasi waktu belajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah sebagai berikut ...
Diambil dari total JP per mata pelajaran dalam satu tahun ajaran dengan tetap terintegrasi dengan mata pelajaran tertentu
Tema disisipkan dan tidak terpisah dari mata pelajaran
Dipisahkan 20-30 persen dari total JP per mata pelajaran per tahun dan dilakukan secara terpisah sesuai tema Projek yang ditentukan
Alokasi waktu disesuaikan dengan jumlah kelas paralel dari satu satuan pendidikan
Produk/fitur yang terdapat dalam Platform Merdeka Mengajar adalah ….
Perangkat Ajar dan Pelatihan Mandiri
Pelatihan Mandiri dan Video Aspirasi
Perangkat Ajar dan Ayo Belajar
Bukti Karya Saya dan Bukti Karya Anda
Karakteristik satuan pendidikan yang dirumuskan berdasarkan hasil analisis konteks satuan pendidikan perlu menggambarkan keunikan sekolah yang meliputi ….
1. Peserta didik.
2. Sosial dan Budaya,
3. Guru dan Tenaga Kependidikan,
4. Luas Bangunan Sekolah
1-2-4
1-3-4
2-3-4
1-2-3
Alur tujuan pembelajaran dibuat dengan mengurutkan tujuan pembelajaran sesuai kebutuhan. Ada beberapa cara dalam mengurutkan tujuan pembelajaran. Metode konten pengurutan dari bersifat umum ke konten yang spesifik adalah…
Pengurutan deduktif
Pengurutan hierarki
Pengurutan dari mudah ke sulit
Pengurutan konten ke abstrak
Dari pernyataan-pernyataan berikut ini:
1. fasilitator menyusun rencana fasilitasi dan tujuan pertemuan sebagai kompas dari perencanaannya
2. fasilitator perlu mengetahui audiens pertemuan pada saat menyusun rencana fasilitasi
3. fasilitator perlu memastikan sarana yang disediakan di ruang fasilitasi sebelum menyusun rencana
4. fasilitator perlu menyusun rencana fasilitasi yang bisa dimulai dari mana saja, karena semua elemen saling mempengaruhi
Tahapan yang dilakukan dalam pengembangan rencana fasilitasi adalah ....
2, 3, dan 4
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
1, 2, dan 4
Berikut ini yang termasuk kegiatan dalam tahap merintis komunitas praktisi, kecuali ….
membagi peran dan tanggung jawab dalam kegiatan-kegiatan komunitas belajar
membuat komitmen bersama komite pembelajaran
menyusun jadwal belajar rutin
menyebarluaskan praktik baik komunitas melalui organisasi profesi di luar sekolah
Salah satu tujuan Merdeka Belajar adalah untuk mewujudkan pendidikan berkualitas, dan fokus pada pengembangan kompetensi dasar dan karakter. Peran perencanaan berbasis data terhadap hal tersebut adalah ….
Merdeka Belajar mendorong proses pembelajaran yang berfokus pada peserta didik
perencanaan kedepannya akan fokus pada satuan pendidikan yang memiliki masalah kompetensi dasar dan karakter
perencanaan program dan kegiatan dilakukan untuk menyelesaikan akar masalah terkait kompetensi dasar dan karakter yang dialami Satuan Pendidikan yang diketahui dari Profil Pendidikan
Merdeka Belajar memberikan fleksibilitas kepada para pemangku kepentingan untuk berinovasi dalam melakukan perencanaan
Kepala sekolah telah selesai menjalankan In House Training (IHT) di sekolahnya. Hari ini, Coach hadir untuk menjalankan sesi coaching, yang salah satu topiknya adalah refleksi pendampingan yang sudah dilaksanakan. Pertanyaan di bawah ini yang merupakan bagian dari percakapan refleksi adalah ....
Pemahaman baru apa yang kepala sekolah dapatkan dari IHT yang sudah dilaksanakan?
Apa yang ingin kepala sekolah kembangkan setelah melaksanakan IHT?
Dari capaian kompetensi yang telah disepakati sebelumnya, bagaimana kepala sekolah menilai keberhasilan setelah IHT?
Apa saja menurut kepala sekolah faktor-faktor yang menyebabkan IHT yang sudah dilaksanakan belum efektif?
Selama sesi coaching dengan para kepala sekolah yang menjadi binaannya, Coach senantiasa menerapkan model RASA dan TIRTA. Tindakan yang menunjukkan penerapan model RASA dan TIRTA adalah ….
Sepanjang sesi coaching, Coach mencatat ucapan kepala sekolah dan fokus melihat catatannya
Pada saat sesi, Coach memberikan saran kepada kepala sekolah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman pribadinya
Di awal sesi coaching, Coach menanyakan topik apa yang ingin dibicarakan oleh kepala sekolah serta hasil apa yang ingin didapatkan di akhir sesi
Di akhir sesi, Coach menyimpulkan hasil dari sesi coaching
Pernyataan yang tidak tepat mengenai konsep, tujuan, dan strategi pengembangan modul ajar adalah ....
Komponen dalam modul ajar disusun secara lengkap dan memenuhi semua unsur yang telah ditetapkan.
Modul ajar adalah sebuah dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit atau topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran.
Guru di satuan pendidikan wajib menggunakan modul ajar yang diberikan oleh Kemendikbudristek
Kriteria pengembangan modul ajar adalah esensial, menarik, bermakna dan menantang, relevan dan kontekstual serta berkesinambungan dan bermakna
Seorang fasilitator sedang memfasilitasi refleksi penerapan pembelajaran berbasis projek menggunakan alur 4P. Kompetensi yang digunakan adalah ....
kompetensi partisipasi
kompetensi merancang proses
kompetensi interaksi
kompetensi visualisasi
Pada Program Sekolah Penggerak (PSP), Program Organisasi Penggerak (POP), dan Program Guru Penggerak (PGP) memiliki tujuan utama yang sama yakni mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Secara khusus, tujuan Program Sekolah Penggerak adalah….
Program untuk mencetak pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.
Program untuk mencetak pengajar dan pendidik yang mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.
Program untuk mencetak pemimpin satuan pendidikan dan pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang peserta didik secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.
Program untuk meningkatkan kualitas belajar peserta didik yang terdiri dari 5 jenis intervensi untuk mengakselerasi sekolah bergerak 1-2 tahap lebih maju dalam kurun waktu 3 tahun ajaran melalui peningkatan kompetensi kepada Guru dan peserta didik
Gambaran peran penting fasilitator yang paling tepat dalam percakapan kelompok adalah ….
bersikap netral ketika anggota kelompok memiliki pendapat yang bertentangan
memandu kelompok untuk mencapai tujuan dari percakapan secara lebih efektif
memberikan saran yang bijak ketika menyusun rencana tindak lanjut
membantu memetakan fakta dengan lebih objektif
Capaian pembelajaran Bahasa Indonesia Fase E, elemen Menyimak. Peserta didik mampu mengevaluasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Dari pernyataan berikut, bukti bahwa peserta didik telah memahami CP adalah ....
peserta didik memberikan penilaian terkait makna dari puisi/prosa serta emosi yang ditangkap dari puisi tersebut dan melakukan bedah karya dengan menggunakan beberapa sudut pandang yang berbeda.
peserta didik hafal puisi-puisi dari penyair kenamaan dan mampu menuliskan atau mendeklamasikannya kembali tanpa kesalahan.
peserta didik percaya diri untuk mendeklamasikan karya puisi/prosa di forum besar dan mampu mewakili kelas atau sekolah untuk mengikuti lomba sastra antar sekolah.
peserta didik mendeskripsikan makna dari puisi/prosa serta emosi yang ditangkap dari puisi tersebut dan melakukan bedah karya dengan menggunakan beberapa sudut pandang yang berbeda.
Simak ilustrasi berikut:Sebuah sekolah yang terletak di daerah pedalaman yang kaya dengan perkebunan kopi sedang merencanakan kegiatan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Meski berada di pedalaman, masyarakat di sekitar sekolah sudah dapat menikmati fasilitas internet yang biasanya digunakan untuk berkomunikasi. Fasilitas internet tersebut lebih banyak digunakan oleh pemuda pemudi desa untuk mengakses konten hiburan di media sosial. Secara demografis, masyarakat sekitar didominasi oleh usia produktif dari remaja hingga dewasa. Sebagian besar berprofesi sebagai petani dan sebagian kecilnya sebagai pekerja dan pedagang.Berdasarkan ilustrasi tersebut, ide projek yang paling sesuai untuk dikembangkan adalah ....
Tema projek Bhinneka Tunggal Ika yang menyasar dimensi Bergotong Royong. Guru-guru akan membantu peserta didik mengolah potensi masyarakat yang beragam. Melalui penggunaan internet yang tepat guna diharapkan peserta didik dapat mengoptimalkan koneksi antar penduduk sehingga dapat bergotong royong membangun masyarakat yang toleran dan sejahtera.
Tema projek Suara Demokrasi yang menyasar dimensi Mandiri dan Bernalar Kritis. Peserta didik akan diajak mengidentifikasi persoalan yang terkait dengan isu lingkungan di sekitar sekolah. Kemudian mendorong tenaga produktif di desa menjadi lebih sadar akan hak dan kewajiban yang dimilikinya untuk mendukung pemerintahan desa yang efisien.
Tema projek Gaya Hidup Berkelanjutan yang menyasar dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia. Melalui projek ini diharapkan peserta didik dapat memahami situasi yang terjadi di masyarakat perihal kemajuan teknologi serta demogradi wilayah sehingga dapat mengoptimalkan hasil kekayaan alamnya secara optimal.
Tema projek Kewirausahaan yang menyasar dimensi Kreatif dan Bergotong Royong. Sekolah akan mendorong kreativitas peserta didik untuk membuat inovasi bagaimana mengoptimalkan potensi perkebunan melalui penggunaan internet, misalnya dengan menghubungkan langsung petani dan pembeli atau membuat dan mempromisikan brand atau merek dagang populer sehingga kesejahteraan masyarakat bisa lebih meningkat.
Fasilitator sedang melakukan refleksi mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan yang didampinginya. Seorang peserta menyampaikan tentang teknis pelaksanaan kurikulum. Berdasarkan struktur refleksi 4P, peserta tersebut berada pada ....
tahap menyampaikan konteks
tahap memberikan respons terkait Peristiwa
tahap memberikan respons terkait Penerapan ke depan
Tahap memberikan respons terkait Pembelajaran
Alur pengembangan Komunitas Praktisi dilakukan dengan beberapa tahapan. Tahapan Komunitas Praktisi sudah menjadi agenda rutin di satuan pendidikan dengan selalu melakukan refleksi terhadap rencana belajar guru dan kepala sekolah adalah merupakan tahapan….
merawat keberlanjutan
mempertahankan kinerja
menumbuhkan
merintis
Kepala sekolah bercerita bahwa salah satu agenda bulanan yang dia lakukan adalah menyampaikan masukan kepada guru terkait rencana pembelajaran yang telah dibuat. Beliau tidak hanya memberikan tandatangan, tetapi juga memberikan masukan. Jika terdapat hal yang menurut kepala sekolah perlu ditingkatkan, beliau menawarkan atau memberikan pilihan perbaikan yang disepakati bersama guru.
mengembangkan dan merawat lingkungan sekolah yang nyaman dan aman bagi warga sekolah
memberi umpan balik terhadap perencanaan dan pelaksanaan proses belajar sebagai dasar bagi guru melakukan perbaikan
Indikator yang sesuai dengan cerminan kegiatan yang dilakukan kepala sekolah adalah ....
melaksanakan perilaku kerja dan praktik kepemimpinan yang mengacu pada kode etik
Acuan utama dalam pengembangan desain Kurikulum Merdeka adalah ….
Kebutuhan dan karakteristik murid
Perubahan dan perkembangan zaman
Perkembangan dan kemajuan teknologi
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
Elemen-elemen dalam Kurikulum Operasional Sekolah adalah: Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Berikut ini pernyataan yang benar terkait ketiga elemen tersebut adalah...
Satuan pendidikan tidak boleh merumuskan atau memodifikasi CP, TP, dan ATP
Satuan pendidikan boleh merumuskan mandiri atau memodifikasi kalimat CP. Sementara TP dan ATP dirumuskan oleh pemerintah dan sifatnya terpusat (tidak boleh dimodifikasi).
CP ditentukan pemerintah dan sifatnya terpusat (tidak bisa diubah/dimodifikasi). Namun TP dan ATP bisa dirumuskan mandiri atau dimodifikasi oleh satuan pendidikan.
Satuan pendidikan boleh merumuskan CP, TP, dan ATP secara mandiri.
Sebuah sekolah yang terletak di daerah pinggiran kota sedang merencanakan kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila. Karakteristik masyarakat di sekitar sekolah mengembangkan industri rumah tangga yang bergerak di bidang bordir, industri batik dan baju. Sebagian besar masyarakat di daerah sekitar sekolah berprofesi sebagai pengrajin dan pedagang.Langkah-langkah perencanaan projek yang disarankan di dalam dokumen Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah sebagai berikut:
1. Merancang alokasi waktu dan dimensi Profil Pelajar Pancasila
2. Membentuk tim fasilitasi projek
3. Mengidentifikasi tingkat kesiapan sekolah
4. Memilih tema umum
5. Menentukan topik spesifik
6. Merancang modul projek
Berdasarkan kasus tersebut, langkah-langkah perencanaan projek yang disesuaikan dengan strategi yang dipilih oleh sekolah adalah...
1-3-4-2-5-6
2-3-1-6-4-5
3-4-2-5-1-6
3-2-4-5-6-1
Fitur yang digunakan untuk proses diskusi (brainstorming) pada platform Google dalam proses pembelajaran daring adalah ....
Google jamboard
Google slide
Google drive
Google doc
Sebuah SMK pada indikator kemampuan numerasi memiliki nilai yang rendah, dengan diberi tanda warna merah. Maka kemampuan numerasi termasuk pada dimensi ….
B (Output)
A (Output)
C (Proses)
E (Input dan Proses)
Satu tahun sekali, kepala sekolah mengagendakan pertemuan bersama warga sekolah. Tujuan dari pertemuan tersebut adalah merefleksikan ketercapaian visi dan misi sekolah. Kepala sekolah sudah memiliki tim yang secara mandiri menjalankan kegiatan sekolah sesuai perannya untuk mewujudkan tujuan bersama. Dalam pertemuan itu, tidak hanya berdiskusi mengutarakan pendapat masing-masing, warga sekolah memiliki data yang menunjukkan capaian tujuan sekolah berdasarkan program-program yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang sudah disepakati bersama.Jenjang kompetensi yang teridentifikasi dari aksi yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah ....
Terampil
Cakap
Mahir
Berkembang
Urutan pernyataan di bawah yang menjadi tahapan perencanaan dalam menyusun capaian pembelajaran sesuai dengan metode Backward Design adalah...
a) Siswa memeriksa, menguji dan melakukan penilaian terhadap keabsahan sumber-sumber sejarah dan kebenaran laporan suatu peristiwa sejarah melalui berbagai metode.
b) Siswa mampu melakukan penelitian sejarah lokal dan sejarah nasional (peristiwa atau tokoh lokal dan nasional) dengan menerapkan langkah-langkah mencari sumber (heuristik), kritik dan seleksi sumber (verifikasi), analisa dan sintesa sumber (interpretasi), dan penulisan sejarah (historiografi).
c) Siswa selalu kritis terhadap informasi yang diterima dengan cara menguji otentisitas dan kredibilitas suatu peristiwa lampau sehingga dapat membandingkan dengan kehidupan masa kini dan membuat proyeksi masa depan
B - A - C
A - B - C
B - C - A
C - B - A
Di tengah-tengah sesi coaching, seorang coachee sesenggukan menangis sambil menceritakan permasalahan yang sedang dia hadapi. Respon berikut ini yang mencerminkan pola pikir seorang coach, kecuali ....
memusatkan perhatian pada permasalahan yang dihadapi oleh coachee
memelihara rasa ingin tahu terhadap hal-hal yang menyebabkan coachee memiliki perasaan seperti itu
menerima situasi dengan tenang dan tidak menjadi emosional
mengajak coachee untuk fokus pada masa depan
Berdasarkan CP PJOK Fase E berikut ini : Pada akhir fase E, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan berbagai penerapan keterampilan gerak pada permainan, aktivitas jasmani lainnya, dan kehidupan nyata sehari-hari sebagai hasil evaluasi pengetahuan yang benar, mengevaluasi dan mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan (physical fittness related health) dan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physical fittness related skills), pola perilaku hidup sehat, serta menunjukkan perilaku dalam menumbuhkembangkan nilai-nilai aktivitas jasmani . Dari deskripsi CP tersebut, pembelajaran bermakna yang dapat diimplementasikan peserta didik ke dalam kehidupan sehari-hari adalah ....
Kemampuan mengenali dan memodifikasi aneka gerak sesuai konsep dan prinsip gerak yang benar.
Memunculkan rasa sportivitas secara konsisten dalam kehidupan sehari-sehari melalui olahraga yang diminati dan dikuasainya.
Kemampuan melakukan berbagai gerak olahraga dengan konsep dan prinsip gerak yang benar.
Penerapan pengembangan kebugaran jasmani dengan pola perilaku hidup sehat, serta menunjukkan perilaku dalam menumbuhkembangkan nilai-nilai aktivitas jasmani
Pada struktur Kurikulum Merdeka terdiri dari dua kegiatan utama yaitu, pembelajaran intrakurikuler, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pernyataan yang tepat mengenai P5 adalah....
Tema projek ditentukan oleh satuan pendidikan
Alokasi waktu digabung dengan kegiatan ekstrakurikuler
Penilaian akan terintegrasi dengan penilaian mata pelajaran
Tidak terikat dengan mata pelajaran apapun
Kemampuan/informasi awal yang dimiliki oleh siswa sebelum memahami materi baru yang akan dipelajari disebut ....
Pertanyaan pemantik
Umpan balik
Pengetahuan prasyarat
Pemahaman bermakna
Dalam pembinaan SMK PK diperlukan perencanaan data secara akurat, serta melalui tahapan-tahapan validasi. Proses tersebut diharapkan dapat menghasilkan program sekolah yang optimal melalui tahapan ....
perencanaan berbasis data sesuai dengan masalah pada masa lalu
perencanaan berbasis data sesuai dengan masalah konkrit saat ini
perencanaan berbasis data sesuai dengan masalah yang belum teridentifikasi
perencanaan berbasis data sesuai dengan masalah yang akan dihadapi
Salah satu platform teknologi prioritas yang perlu dimanfaatkan oleh SMK Pusat Keunggulan adalah Platform ARKAS. Fungsi dan manfaat dari platform ini adalah ….
memfasilitasi dinas pendidikan dalam melakukan tata kelola perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban dana bantuan operasional sekolah dalam bentuk digital
mendukung para guru agar dapat mengajar lebih baik, meningkatkan kompetensinya, dan berkembang secara karier
memfasilitasi sekolah dalam melakukan tata kelola perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan serta pertanggungjawaban dana bantuan operasional sekolah dalam bentuk digital
membantu kegiatan pengelolaan profil guru serta mendukung kegiatan pengembangan kompetensi guru di SMK yang dilakukan melalui media digital
Simak ilustrasi berikut:
Sekelompok tim fasilitasi projek sedang mencoba memodifikasi modul projek. Mereka memilih untuk memodifikasi modul yang sudah ada karena sekolahnya belum terbiasa melakukan kegiatan pembelajaran berbasis projek. Sementara itu sekolah mereka berada di wilayah kota kecamatan yang sedang berkembang. Di tengah perkembangan tersebut terdapat kondisi di mana masyarakat menjadi semakin sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Sikap saling membantu antar sesama masyarakat semakin memudar padahal terdapat ajaran leluhur untuk bisa menjaga silaturahmi dan bersikap saling membantu. Akhirnya tim fasilitasi projek tersebut memilih sebuah modul dengan keterangan sebagai berikut:
Tema: Kearifan Lokal
Topik: Tradisi Lisan dan Budaya Bertutur
Konten: Pelestarian alam menurut ajaran tradisi
Tujuan Dimensi: Mandiri, Kreatif
Kegiatan Kunci: Mewawancarai tokoh masyarakat, observasi, kunjungan, dsb
Asesmen: Tes, kinerja
Produk akhir: Membuat podcast/rekaman suara mengenai tradisi pelestarian alam
Berangkat dari kondisi tersebut, langkah modifikasi modul projek yang paling tepat untuk dilakukan adalah ....
Langkah 1 Konfirmasi: Memeriksa kaitan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah. Langkah 2 Eksekusi: Mengubah konten menjadi pelestarian tradisi gotong royong, menambah dimensi kreativitas dan bergotong royong, serta mengubah produk akhir menjadi pameran budaya. Langkah 3 Bandingkan: Membandingkan modul asal dan modul hasil modifikasi.
Langkah 1 Sesuaikan: Mengubah konten menjadi pelestarian adat lokal masyarakat, menambah dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan berkahlak mulia, dan mengubah produk akhir menjadi kampanye pelestarian budaya. Langkah 2 Hubungkan: Memeriksa kaitan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah. Langkah 3 Jabarkan: Mendiskusikan kembali perubahan-perubahan yang telah dilakukan.
Langkah 1 Identifikasi: Memahami profil modul projek yang akan dimodifikasi kemudian mengidentifikasi hal-hal yang akan disesuaikan. Langkah 2 Modifikasi: Mengubah konten menjadi pelestarian ajaran untuk menjaga hubungan antar masyarakat, menambah dimensi bergotong royong, dan mengubah produk akhir menjadi video pelestarian tradisi. Langkah 3 Selaraskan: Memeriksa kembali kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah.
Langkah 1 Koneksikan: Memeriksa kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, dimensi (tujuan projek), serta profil dan kebutuhan sekolah. Langkah 2 Modelkan: Mengubah konten menjadi pelestarian toleransi, menambah dimensi bergotong royong, dan mengubah produk akhir menjadi poster pelestarian tradisi lisan. Langkah 3 Petakan: Mengidentifikasi kembali komponen modul untuk mengonfirmasi perubahan yang dilakukan.
Langkah mengetahui alur tujuan pembelajaran satuan pendidikan yang disusun sesuai kriteria yang ditetapkan adalah dengan langkah berikut ini, kecuali ….
Evaluasi pada alur tujuan pembelajaran hendaknya dilakukan sebagai bagian dari evaluasi proses pembelajaran secara keseluruhan.
Penyusunan alur tujuan pembelajaran dilakukan di tingkat satuan pendidikan oleh masing-masing pendidik yang mengampu mata pelajaran tersebut.
Apabila teridentifikasi kendala atau ketidak efektifan dalam pembelajaran, perbaikan yang dilakukan bisa pada perangkat ajar, tujuan pembelajaran atau pada alur tujuan pembelajaran.
Alur tujuan pembelajaran yang telah dipetakan, direview bersama di dalam tim, berdasarkan expert judgment tim pendidik untuk memastikan kesesuaiannya dengan kriteria alur tujuan pembelajaran.
Berikut yang merupakan prinsip pengembangan kurikulum operasional di satuan pendidikan adalah ….
1. Berpusat pada peserta didik
2. Kontekstual
3. Sama dengan satuan pendidikan lain yang sejenjang
4. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan
2-3-4
1-2-3
1-2-4
1-3-4
Berikut ini adalah hal yang menjadi pertimbangan guru pada saat memilih bahan ajar adalah .…
bahan ajar bersifat variatif. Bisa berupa bahan ajar cetak dan bahan ajar non-cetak
bahan ajar visual dan audiovisual adalah pertimbangan wajib bagi guru saat mengembangkan bahan ajar
bahan ajar utama adalah buku yang disediakan oleh pemerintah berupa buku guru dan buku peserta didik
apabila menggunakan buku pedoman dari pemerintah, guru tidak perlu menyesuaikan dengan ATP, kebutuhan dan karakteristik sekolah masing-masing
Pernyataan-pernyataan mengenai Profil Pelajar Pancasila sebagai berikut :
1. Terdiri dari 5 kompetensi yang merujuk pada setiap sila dalam Pancasila.
2. Merupakan pengertian dari pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila.
3. Terdiri dari 6 elemen yang saling berkaitan satu sama lain.
4. Merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional.
5. Menjadi acuan utama untuk membangun karakter serta kompetensi peserta didik di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan.
6. Dicapai melalui intrakurikuler, ekstrakurikuler, projek, dan budaya sekolah.
Pernyataan yang tepat ditunjukkan pada nomor ....
2-4-5-6
1-2-4-5
2-3-4-6
1-3-4-6
Seorang kepala sekolah telah selesai mengikuti Pelatihan Komite Pembelajaran. Sekarang dia sudah siap untuk mendampingi para guru lain di sekolahnya. Salah satu tugas dan tanggung jawabnya adalah melakukan coaching. Tidak hanya dalam sesi coaching, kepala sekolah juga berusaha untuk menerapkan kompetensi coaching selama berinteraksi dengan para guru di sekolahnya. Tindakan yang menunjukkan penerapan kompetensi coaching adalah ....
kepala sekolah selalu terbuka terhadap ide-ide guru
kepala sekolah senantiasa mengarahkan guru untuk melakukan hal-hal yang produktif
kepala sekolah senantiasa mengaitkan pengalaman guru dengan pengalaman pribadi
kepala sekolah senantiasa bertanya kepada guru berdasarkan apa yang dia pikirkan
Berikut ini yang merupakan kriteria alur tujuan pembelajaran adalah …
1. Menggambarkan kemampuan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat didemonstrasikan oleh peserta didik yang menunjukkan peserta didik telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran.
2. Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik
3. Alur tujuan pembelajaran dalam satu fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang linear dari awal hingga akhir fase.
4. Alur tujuan pembelajaran pada keseluruhan fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran perkembangan kompetensi antarfase dan jenjang.
2-3-4
1-3-4
1-2-4
1-2-3
Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK),bertujuan untuk mewujutkan pendidikan kejuruan berkualitas, memastikan Peserta didik mengalami kemajuan belajar sehingga lebih kompeten dan berkarakter. Proses untuk menuju pencapaian SMK PK dibutuhkan pendampingan Implementasi Pembelajaran (PIP) untuk memperkuat kerjasama dengan dunia kerja, penguatan substansi berbasis dunia kerja, dan penguatan implementasi kurikulum merdeka. Secara teknis pendampingan penguatan substansi berbasis dunia kerja adalah ....
Pendampingan kepala kepala sekolah dan guru untuk memastikan substansi keterampilan kerja dengan pembelajaran di program SMK PK
Pendampingan kepala kepala sekolah dan guru untuk memastikan substansi budaya kerja dengan pembelajaran di program SMK PK
Pendampingan kepala kepala sekolah dan guru untuk memastikan substansi sikap kerja dengan pembelajaran di program SMK PK
Pendampingan kepala kepala sekolah dan guru untuk memastikan substansi dunia kerja dengan pembelajaran di program SMK PK
Komponen yang perlu diperhatikan dalam pengaturan penjadwalan pembelajaran, antara lain ….
Program Tahunan, Pemetaan muatan belajar dan tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Program Tahunan, metode pembelajaran dan Kalender Akademik
Struktur Kurikulum, Muatan Belajar dan alokasi waktu per Muatan Belajar
Jumlah tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Jumlah peserta didik dan jumlah tenaga pengajar yang tersedia
Pernyataan yang tepat terkait pemahaman capaian pembelajaraan di bawah ini adalah ....
1) Pemahaman adalah hasil serangkaian proses pengalaman belajar seseorang yang sifatnya personal, unik, dan dinamis, tergantung pada pengalaman dan interaksinya dengan lingkungan sekitar.
2) Jika mengacu kepada teori konstruktivisme, kemampuan memahami ada di level paling tinggi, berbeda jika mengacu pada Taksonomi Bloom yang menempatkan kemampuan memahami di level C2.
3) Untuk memahamkan suatu konsep, maka peserta didik perlu berlatih mengerjakan lebih banyak soal berulang-ulang
4) Pemahaman adalah hasil serangkaian proses berlatih terus menerus (drilling) dan membutuhkan daya ingat dan daya tangkap tinggi.
2 dan 3
1 dan 2
1 dan 3
3 dan 4
Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan merupakan dokumen yang bersifat ....
Terbuka dan dinamis
Fleksibel dan permanen
Fleksibel dan dinamis
Definit dan absolut
Setiap kalimat Capaian Pembelajaran (CP) pada Bidang Studi memiliki karakteristiknya masing-masing. Pernyataan yang tepat terkait hal tersebut antara lain...
1. CP Bidang Studi Bahasa Indonesia menekankan pada kompetensi yang perlu dicapai peserta didik. Guru boleh menggunakan berbagai konten/materi untuk mencapainya.
2. Konten dan kompetensi pada CP Matematika tidak harus disampaikan/dicapai secara berurutan.
3. CP Bidang Studi IPAS mencantumkan inti materi (konten) dan kompetensi secara eksplisit/jelas.
4. CP Bidang Studi PKn adalah yang paling sulit diterjemahkan karena hanya berisi rangkaian kalimat-kalimat teori abstrak.
1 dan 3
1 dan 2
2 dan 4
1 dan 4
Seorang guru dari Merauke Papua mencoba untuk menggunakan modul ajar yang dibuat oleh guru lain dari Jawa Tengah. Berikut adalah modifikasi yang diperlukan agar modul yang dipilih relevan dan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik di dalam kelas, kecuali ....
Menentukan desain pembelajaran dan bahan ajar yang relevan dengan situasi, kondisi dan karakteristik peserta didik.
Menganalisis asesmen yang relevan dan menyesuaiakan dengan kondisi, perbedaan capaian dan karakteristik peserta didik.
Menetapkan tujuan pembelajaran berdasarkan CP, ATP, disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik peserta didik.
Memodifikasi modul ajar pada bagian sumber bahan ajar dan media yang digunakan pada lingkungan sekolah. Diutamakan untuk tidak mengubah tujuan pembelajaran agar guru tidak perlu mengubah kegiatan inti dan asesmen yang dipilih.
Pelaksanaan proses belajar di Komunitas Praktisi menggunakan tahapan sebagai berikut…
1. Membentuk kelompok belajar
2. Refleksi dan perencanaan
3. Implementasi dan observasi
4. Refleksi dan review
Urutan proses belajar di dalam Komunitas Praktisi yang paling tepat berdasarkan tahapan di atas adalah .…
2-3-4-1
1-3-2-4
1-2-3-4
2-4-1-3
Proses analisis karakteristik dan lingkungan belajar satuan pendidikan dilakukan sebelum proses perumusan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan. Pertanyaan yang dapat digunakan untuk pengumpulan informasi saat proses analisis karakteristik dan lingkungan belajar satuan pendidikan adalah ....
Kompetensi apa yang perlu dimiliki peserta didik?
Apakah perlu membuat visi dan misi baru yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik peserta didik?
Apa visi, misi, dan tujuan daerah?
Bagaimana gambaran ideal tentang masa depan yang ingin diwujudkan oleh satuan pendidikan?
Perbedaan antara Profil Pendidikan Daerah dengan Satuan Pendidikan adalah ….
Profil Satuan Pendidikan terdiri dari indikator yang merupakan potret mutu layanan satuan tersebut, sehingga menjadi akuntabilitas kepalas sekolah dalam peningkatan mutunya
Profil Pendidikan Daerah merupakan agregat per jenjang dari seluruh Profil Satuan Pendidikan di wilayahnya
Profil Satuan Pendidikan memiliki indikator yang lebih rinci dibandingkan Profil Pendidikan Daerah
Profil Pendidikan Daerah terdiri dari agregat seluruh indikator satuan pendidikan dan inidkator kinerja khusus daerah. Profil Satuan Pendidikan tidak memiliki indikator yang mengukur indikator kinerja khusus daerah
