ЖАҢА
Қаріп өлшемі
Жұмыс парақтарыPersinyalan SIL-02
Total сұрақ: 80
Worksheet time: 40mins
Sistem SIL-02 memiliki sub-sistem pokok yang terdiri dari, kecuali …
a. Vital Relay
b. Outdoor Equipment
c. DPLC (Dual-channel PLC)
d. PPLC (Panel PLC)
Relay yang berfungsi sebagai penggerak dari sinyal darurat adalah …
a. LR-A & LR-B
b. SR-A & SR-B
c. ER-A & ER-B
d. HR-A & HR-B
Relay yang berfungsi sebagai penggerak dari sinyal langsir adalah …
a. LR-A & LR-B
b. SR-A & SR-B
c. ER-A & ER-B
d. HR-A & HR-B
Relay yang berfungsi sebagai penggerak dari sinyal aspek utama adalah …
a. LR-A & LR-B
b. SR-A & SR-B
c. ER-A & ER-B
d. HR-A & HR-B
Sebutkan type relay yang di gunakan untuk penggerak point ?
a. QECX1
b. QNN1
c. QBCA1
d. QBBA1
Sebutkan type relay yang di gunakan untuk point deteksi ?
a. QECX1
b. QNN1
c. QBCA1
d. QBBA1
Sebutkan type relay yang di gunakan untuk track deteksi ?
a. QT1
b. QNN1
c. QBCA1
d. QBBA1
Sebutkan type relay yang di gunakan untuk lamp proving ?
a. QT1
b. QNN1
c. QECX1
d. QBBA1
Relay yang berfungsi menjamin failsafe dari sistem interlocking saat terjadi Fail, adalah relay …
a. QT1
b. QNN1
c. VDR
d. QBBA1
Type perangkat yang digunakan dalam area vital di persinyalan SIL-02 adalah …
a. Siemens S7 200
b. Siemens S7 300
c. Siemens S7 400
d. Siemens S7 1200
Type perangkat yang digunakan dalam sistem NS di persinyalan SIL-02 adalah …
a. Siemens S7 200
b. Siemens S7 300
c. Siemens S7 400
d. Siemens S7 1200
Pelayanan sinyal contra flow untuk kereta api berangkat adalah untuk kereta api yang berjalan di jalur kiri menuju stasiun berikutnya, aspek sinyal yang ditunjukkan adalah …
a. Sinyal darurat + sinyal contra flow
b. Sinyal contra flow + aspek merah
c. Sinyal langsir + sinyal contra flow
d. Sinyal darurat + sinyal aspek merah
Tombol yang digunakan untuk melayani wesel dari posisi lurus ke belok dalam keadaan biasa (normal) menggunakan tombol …
a. TKW + wesel
b. TKGW + wesel
c. TWT + wesel
d. TBW + wesel
Berikut ini yang merupakan perangkat yang ada pada Multi Purposes Rack (MPR) kecuali …
a. Relay Interface
b. KL 1408
c. Dual PLC A-B Vital
d. BK 3100
Modul KL1408 pada persinyalan SIL-02 berfungsi sebagai …
a. Mendrive status perangkat outdoor untuk ditampilkan ke LCP
b. Profibus communication coupler
c. Mengirim dan menerima data dari / ke LCP
d. Membaca status input perangkat outdoor
Modul BK3100 pada persinyalan SIL-02 berfungsi sebagai …
a. Mendrive status perangkat outdoor untuk ditampilkan ke LCP
b. Profibus communication coupler
c. Mengirim dan menerima data dari / ke LCP
d. Membaca status input perangkat outdoor
Modul KL2408 pada persinyalan SIL-02 berfungsi sebagai …
a. Mendrive output perangkat outdoor
b. Profibus communication coupler
c. Mengirim dan menerima data dari / ke LCP
d. Membaca status input perangkat outdoor
Modul yang berfungsi mengirim/menerima data dari dan ke LCP pada perangkat vital adalah …
a. Modul DO S7-400 (32 X DC 24V)
b. Modul DI S7-400 (32 X DC24V)
c. Modul CP S7-400 (443-5EXT)
d. Modul CPU S7-400 (412-2DP)
Modul CPU 412-2 DP terdapat indikator LED, jika indikator LED di EXTF nyala merah, maka mengindikasikan …
a. Kegagalan internal
b. Kegagalan eksternal
c. Force job aktif
d. Kegagalan/kerusakan bus pada interface 1 PROFIBUS-DP
Modul PPLC terdapat indikator LED, jika indikator LED di SF nyala merah, maka mengindikasikan …
a. Kegagalan baterai
b. Supply 5 Vdc untuk CPU dan bus S7-300 ok
c. Force request dalam keadaan aktif
d. Kegagalan software atau hardware
Berikut ini cara untuk melakukan Start-Up sistem DPLC, kecuali …
a. Seluruh sistem DPLC sudah terpasang dengan benar
b. Saklar pada PS307 diubah pada posisi on
c. Selektor mode pada CPU PLC-A dan PLC-B dalam posisi STOP
d. Pertama nyalakan sumber tegangan dari luar (PS-A dan PS-B)
Berikut ini cara untuk melakukan Start-Up sistem PPLC, kecuali …
a. Sistem S7-300 sudah terpasang dengan benar
b. Saklar pada PS307 diubah pada posisi on
c. Selektor mode pada CPU dalam posisi STOP
d. Pertama nyalakan sumber tegangan dari luar (PS-A dan PS-B)
Yang termasuk dalam gangguan sitem adalah, kecuali …
a. Memory failure
b. Data inconsistency
c. Communication failure
d. Internal failure PLC
Apa yang harus dilakukan jika PS DPLC gangguan asal tegangan kembali setelah arus pendek atau kelebihan beban pada 5V jika gangguan timbul dalam operasi?
a. Periksa beban pada modul PS atau ganti modul PS
b. Lepas semua modul dan tentukan modul yang rusak
c. Tekan FMR, LED kedip menjadi tenang
d. Periksa kalau supply dari luar jika tidak, ganti modul PS
Apa yang harus dilakukan jika PS DPLC gangguan asal Kelebihan beban dinamik pada 24V (LED INTF= mati, LED DC5V = hidup, LED DC24V = berkedip)
a. Periksa beban pada modul PS atau ganti modul PS
b. Lepas semua modul dan tentukan modul yang rusak
c. Tekan FMR, LED kedip menjadi tenang
d. Periksa kalau supply dari luar jika tidak, ganti modul PS
Indikator PS DPLC (LED INTF= hidup, LED DC5V = hidup, LED DC24V = mati) apa yang harus dilakukan?
a. Periksa beban pada modul PS atau ganti modul PS
b. Lepas semua modul dan tentukan modul yang rusak
c. Tekan FMR, LED kedip menjadi tenang
d. Periksa kalau supply dari luar jika tidak, ganti modul PS
Pada modul PS PPLC terdapat LED SF tenang terjadi bila …
a. Batteray cadangan hilang, rusak atau tidak terisi
b. CPU tidak menjalankan program
c. CPU minta reset memori
d. Kegagalan hardware
Pada modul PS PPLC terdapat LED BATF tenang terjadi bila …
a. Batteray cadangan hilang, rusak atau tidak terisi
b. CPU tidak menjalankan program
c. CPU minta reset memori
d. Kegagalan hardware
Pada modul PS PPLC terdapat LED STOP kedip terjadi bila …
a. Batteray cadangan hilang, rusak atau tidak terisi
b. CPU tidak menjalankan program
c. CPU minta reset memori
d. Kegagalan hardware
1. Ayunkan modul ke luar.
2. Lepas skrup pengencang front connector dan tarik keluar.
3. Putar mode CPU ke posisi STOP.
4. Lepas sekrup pengencang modul.
Urutkan langkah-langkat melepas modul sinyal (modul DI dan DO) …
a. 2-4-3-1
b. 3-2-4-1
c. 4-2-3-1
d. 2-1-3-4
Sistem persinyalan SIL-02 memiliki bagian - bagian yang terdiri.. ?
a. DPLC, PPLC, Vital Relay
b. S7 300, S7 400, VDR
c. VDR Relay
d. Dual Channel PLC S7 400
DPLC merupakan bagian dari sistem persinyalan SIL-02 yang berfungsi sebagai..?
a. Sebagai processor yang memproses inputan dari peralatan dalam
b. Sebagai processor yang menampilkan indikasi dari peralatan luar
c. Sebagai processor vital yang memproses data data interlocking dgn memenuhi prinsip - prinsip safety
d. Sebagai pembanding antar PLC two out of two (2oo2)
DPLC terdiri dari dua PLC yang sering disebut PLC-A dan PLC-B, dan masing masing set PLC S7 400 terdiri dari modul modul sbb, kecuali :
a. CPU412-2DP
b. SM421 Digital Input
c. SM421 Digital Output
d. PLC S7 300
Jumlah input dari modul Digital Input adalah…?
a. 32 Input
b. 18 Input
c. 8 Input
d. 16 Input
Jumlah output dari modul Digital Output adalah ….?
a. 18 Output
b. 20 Output
c. 8 Output
d. 32 Output
Tegangan yang dibutuhkan untuk modul Digital Output di sistem persinyalan SIL-02 adalah…?
a. 24VDC
b. 13,8VDC
c. 5VDC
d. 12VDC
Tegangan yang dibutuhkan untuk modul Digital Input di sistem persinyalan SIL-02 adalah….?
a. 13,8 VDC
b. 24VDC
c. 5VDC
d. 12VDC
Apakah fungsi dari Panel PLC (PPLC) S7 300 dalam sistem persinyalan SIL-02 … ?
a. Sebagai processor non vital yang memproses data - data interlocking non vital dan fungsi - fungsi operator interface pada meja pelayanan
b. Sebagai processor vital yang memproses data - data interlocking vital dan fungsi - fungsi operator interface pada meja pelayanan
c. Sebagai interface antar dual PLC
d. Sebagai media two out of two (2oo2)
Tegangan yang dibutuhkan oleh modul PPLC S7 300 adalah…..?
a. 12VDC
b. 12VAC
c. 24VDC
d. 24VAC
Fungsi dari Relay Vital (Q Relay) di sistem persinyalan SIL-02 adalah sbb, kecuali...?
a. Sebagai interface dari processor DPLC ke peralatan luar
b. Mengimplementasikan fungsi - fungsi logic interlocking secara minor yang melengkapi fungsi logic pada DPLC
c. Memberi proteksi dan isolasi atas sistem DPLC terhadap induksi dari perangkat luar
d. Sebagai processor pembanding antar PLC
Vital Relay (Q Relay) yang digunakan didalam sistem persinyalan SIL-02 adalah sbb, kecuali….?
a. QNN1
b. QBBA1
c. QBCA1
d. Type B
Tegangan yang digunakan pada relay vital QNN1 di sistem persinyalan SIL-02 adalah….?
a. 24VDC
b. 24VAC
c. 12VDC
d. 13,8VDC
Tegangan yang digunakan pada relay vital QBBA1 di sistem persinyalan SIL-02 adalah….?
a. 24VDC
b. 24VAC
c. 12VDC
d. 13,8VDC
Tegangan yang digunakan pada relay vital QBCA1 di sistem persinyalan SIL-02 adalah….?
a. 24VDC
b. 24VAC
c. 12VDC
d. 13,8VDC
Jumlah kontak dari relay vital QNN1 di sistem persinyalan SIL-02 adalah….
a. 4B 4F
b. 4F 4B
c. 2F 2B
d. 2B 2F
Jumlah kontak dari relay vital QBBA1 di sistem persinyalan SIL-02 adalah….
a. 4F 4B
b. 4B 4F
c. 2F 2B
d. 2B 2F
Jumlah kontak dari relay vital QECX1 di sistem persinyalan SIL-02 adalah….
a. 4F 4B
b. 4B 4F
c. 4F 2B
d. 2B 2F
Apakah fungsi dari TT (Technician Terminal) pada sistem persinyalan SIL-02….?
a. Sebagai alat bantu untuk mendiagnosa sistem interlocking
b. Sebagai untuk melakukan setting IP Adress
c. Sebagai alat bantu untuk memprogram PLC
d. Sebagai media komunikasi antar dua PLC
Didalam TT (Technician Terminal) pada sistem SIL-02 terdapat aplikasi yang mempunyai kaitan erat dalam sistem persinyalan SIL-02, kecuali ….
a. Program tampilan status data interlocking
b. Program komunikasi data dengan sistem PLC S7 300
c. Program penyimpanan data (data logger)
d. Program interface dengan perangkat luar
Technician Terminal secara fisik merupakan seperangkat PC industrial yang juga mempunyai fungsi,,,,
a. Data logger sistem interlocking SIL-02 yang menyimpan setiap event (kejadian) perubahan input/output
b. Membantu proses pengusutan gangguan
c. Untuk menyimpan data interlocking
d. Untuk membackup data sistem interlocking
Fungsi dari panel pelayanan adalah….
a. Sebagai media interface bagi operator PPKA dalam melayani sistem persinyalan
b. Perangkat yang menggambarkan tata letak jalur, aspek sinyal dan wesel, serta indikasi aspek sinyal, petak blok dan kedudukan wesel yang terpasang di lintas wilayah pengendalian untuk mengatur dan mengamankan perjalanan kereta api
c. Sebagai media untuk mengetahui perjalanan kereta api
d. Untuk menampilkan grafis dari sistem interlockingd. Untuk menampilkan grafis dari sistem interlocking
Yang merupakan komponen I/O LCP adalah sbb, kecuali….
a. LED indikator
b. Pushbotton dan iluminated pushbotton EAO
c. Electromecanical Counter
d. Kabel Data
Yang bisa menyebabkan VDR de-energized (kondisi fail system), kecuali …..
a. Kegagalan beroperasi pada kedua CPU Vital
b. Kegagalan beroperasi kedua system BUS Vital
c. Kegagalan beroperasi pada relay VDR
d. Kegagalan penekanan tombol /icon di LCP/ VDU
Relay yang berfungsi sebagai indikasi sinyal vital, adalah…..
a. ECR
b. EKR
c. HR
d. DR
Relay yang berfungsi sebagai indikasi sinyal non vital, adalah….
a. ECR
b. HR
c. EKR
d. DR
Relay yang berfungsi merubah aspek sinyal dari merah menjadi kuning, adalah…..
a. ECR
b. HR
c. DR
d. EKR
Relay yang berfungsi menggerakkan wesel menuju posisi reverse adalah….
a. WLPR, RWR
b. WLPR, NWR
c. RWPR, RWR
d. NWPR, NWR
Relay yang berfungsi sebagai indikasi wesel kedudukan normal, adalah …..
a. NWR
b. RWR
c. NWPR
d. RWPR
Relay yang berfungsi sebagai indikasi wesel kedudukan belok (reverse), adalah …..
a. NWR
b. RWR
c. NWPR
d. RWPR
Relay yang berfungsi menggerakkan wesel menuju posisi normal adalah….
a. WLPR, RWR
b. WLPR, NWR
c. RWPR, RWR
d. NWPR, NWR
Hal - hal tersebut dibawah ini yg akan terjadi ketika relay VDR de-energized, kecuali…
a. Seluruh sinyal di lapangan akan berada di aspek terberat (merah)
b. Sinyal yang sebelumnya telah menunjukan aspek aman (kuning / hijau / langsir) akan jatuh/ berubah ke aspek merah
c. Indikasi di meja LCP / VDU, seluruh indikasi sinyal utama akan menunjukan aspek merah dan berkedip
d. Meja/VDU pelayanan padam
Berikut ini adalah penyebab kegagalan komunikasi antara CP-A, CP-B dan CP- LCP (Profibus), kecuali …
a. Kabel profibus antara CP B ke CP LCP putus
b. Kabel optic antara ER – PPKA putus
c. Konektor di CP B rusak / bad wiring
d. Modul CP LCP berubah ke run mode
Fungsi modul CPU S7 400 di sistem vital A dan B adalah ….
a. Pemrosesan data I/O dari sensor di lapangan dan men drive actuator menuju lapangan
b. Data send & receive, to from LCP
c. Membaca status health dari sistem melalui VDR - DI dan NVDR - DI
d. Men drive status health dari sistem melalui VDR - DO dan NVDR - DO
Fungsi modul CP S7 400 di sistem vital A dan B adalah ….
a. Pemrosesan data I/O dari sensor di lapangan dan men drive actuator menuju lapangan
b. Data send & receive, to from LCP
c. Membaca status health dari sistem melalui VDR - DI dan NVDR - DI
d. Men drive status health dari sistem melalui VDR - DO dan NVDR - DO
Fungsi modul DI S7 400 di sistem vital A dan B adalah ….
a. Pemrosesan data I/O dari sensor di lapangan dan men drive actuator menuju lapangan
b. Data send & receive, to from LCP
c. Membaca status health dari sistem melalui VDR - DI dan NVDR - DI
d. Men drive status health dari sistem melalui VDR - DO dan NVDR - DO
Fungsi modul DO S7 400 di sistem vital A dan B adalah ….
a. Pemrosesan data I/O dari sensor di lapangan dan men drive actuator menuju lapangan
b. Data send & receive, to from LCP
c. Membaca status health dari sistem melalui VDR - DI dan NVDR - DI
d. Men drive status health dari sistem melalui VDR - DO dan NVDR - DO
Fungsi modul remote input KL1408 di sistem vital A dan B adalah ….
a. Pemrosesan data I/O dari sensor di lapangan dan men drive actuator menuju lapangan
b. Data send & receive, to from LCP
c. Membaca status health dari sistem melalui VDR - DI dan NVDR - DI
d. Membaca status input perangkat outdoor
Fungsi modul remote output KL1408 di sistem vital A dan B adalah ….
a. Pemrosesan data I/O dari sensor di lapangan dan men drive actuator menuju lapangan
b. Data send & receive, to from LCP
c. Menggerakkan/ drive output perangkat luar
d. Membaca status input perangkat outdoor
Fungsi modul CPU S7 400 di sistem LCP adalah….
a. Pemrosesan data I/O dari push button dan men drive indikasi LED dari status perangkat outdoor di LCP/VDU
b. Data send & receive, to from vital A & B
c. Data send & receive, to from PKOC (CTC/CTS) server
d. Membaca status control dari push button yang dilakukan oleh operator / PPKA
Fungsi modul CP S7 400 di sistem LCP adalah….
a. Pemrosesan data I/O dari push button dan men drive indikasi LED dari status perangkat outdoor di LCP/VDU
b. Data send & receive, to from vital A & B
c. Data send & receive, to from PKOC (CTC/CTS) server
d. Membaca status control dari push button yang dilakukan oleh operator / PPKA
Fungsi modul CP ETHERNET S7 400 di sistem LCP adalah….
a. Pemrosesan data I/O dari push button dan men drive indikasi LED dari status perangkat outdoor di LCP/VDU
b. Data send & receive, to from vital A & B
c. Data send & receive, to from PKOC (CTC/CTS) server
d. Membaca status control dari push button yang dilakukan oleh operator / PPKA
Fungsi modul CPU S7 300 di sistem NS adalah….
a. Pemrosesan data I/O dari push button dan men drive indikasi LED dari status perangkat outdoor di LCP/VDU
b. Pemrosesan data input dari non vital proving (EKR) serta power status (MDP) dan dikirm ke PLC LCP
c. Data send & receive, to from PKOC (CTC/CTS) server
d. Membaca status control dari push button yang dilakukan oleh operator / PPKA
Arti indikasi LED pada modul DI dan DO di sistem persinyalan SIL-02, kecuali ….
a. INTF/Internal Faults (menyala merah) : Menyala merah bila ada kegagalan/ kerusakan yang terdeteksi dalam modul
b. EXTF/External Faults (menyala merah) : Menyala merah bila modul mendeteksi/ kerusakan pada sisi proses (dari sisi luar modul)
c. STATUS (menyala hijau) : Terdapat pada setiap kanal, kanal aktif akan ditunjukkan dengan LED yang menyala hijau
d. STATUS (menyala hijau dan berkedip) : sistem dalam proses dan normal
Didalam lampu sinyal yang menggunakan LED (8 segment), relay apa yang bekerja ketika terjadi 2 segment off/ padam ?
a. EKR
b. ECR
c. HR
d. DR
Didalam lampu sinyal yang menggunakan LED (8 segment), relay apa yang bekerja ketika terjadi 3 segment off/ padam ?
a. EKR
b. ECR
c. HR
d. DR
Berikut adalah karakteriktik interlocking berbasis PLC, kecuali …
a. Mempunyai kapasitas memory dan pemrosesan yang tinggi
b. Mempunyai kapasitas tinggi dalam hal komunikasi dan pemrosesan data dari perangkat non vital
c. Sistemnya handal dan mudah dalam pengembangannya
d. Mempunyai resistansi yang tinggi terhadap suhu dan cuaca
Karakteristik interlocking berbasis PLC, adalah ….
a. Close teknologi
b. Perawatan/ maintenance diperlukan teknisi yang handal
c. Komponennya tidak mudah didapatkan dan tidak mudah dikembangkan
d. PLC terbukti handal dipakai untuk pengontrollan proses industri dan pengontrollan sistem signaling
Persyaratan umum sistem persinyalan adalah sbb, kecuali …..
a. Susunan penempatan sinyal - sinyal di sepanjang rel harus sedemikian sehingga memberikan aspek menurut urutan yang baku
b. Syarat utama sistem persinyalan yang harus dipenuhi adalah azas keselamatan (fail safe)
c. Sistem persinyalan harus mempunyai kehandalan tinggi dan memberikan aspek yang tidak meragukan
d. Sistem persinyalan harus mudah dalam perawatan dan perolehan suku cadang
Modul PLC S7 400 adalah salah satu modul dalam sistem persinyalan….?
a. SIL-02
b. Westrace
c. SSI
d. Ansaldo
Modul PPLC S7 300 salah satu modul dalam sistem persinyalan …..?
a. MIS 801
b. Solid Stated Interlocking
c. Vital Processor Interlocking
d. Sistem Interlocking LEN 02
