wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekopang46

Total questions: 33

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Sebagai petugas gizi di suatu Puskesmas, untuk bisa menjelaskan sebab-sebab terjadinya kejadian balita pendek masih tinggi ditemukan. Salah satu data yang harus dikumpulkan adalah mengukur jumlah asupan energi balita. Sejumlah ibu yang mempunyai balita di wawancari konsumsi makanan balitanya dalam 24 jam nya. Setelah dilakukan pengolahan data, analisis data diketahui bahwa proporsi energi yang bersumber dari beras sebesar  81,5%. Apa yang dilakukan pemerintah sesuai kasus tersebut?

a)

ketersediaan pangan

b)

keterjangakauan pangan

c)

peningkatan pendapatan

d)

menjamin stabilitas harga

e)

kebijakan pengeluaran pangan

2.

Sebagai petugas gizi di suatu Puskesmas, untuk bisa menjelaskan sebab-sebab terjadinya kejadian balita pendek masih tinggi ditemukan. Salah satu data yang harus dikumpulkan adalah mengukur jumlah asupan energi balita. Sejumlah ibu yang mempunyai balita di wawancari konsumsi makanan balitanya dalam 24 jam nya. Setelah dilakukan pengolahan data, analisis data diketahui bahwa proporsi energi dari berbagai bahan makanan sumber karbohidrat adalah sebagai berikut: beras sebesar 56%, ubi sebesar 14%, jabung sebesar 0,5%, roti sebesar 10,5% makanan jadi sebesar 20%,  dan mie sebesar 8%. Apa preferensi tertinggi keluarga balita dari kasus tersebut?

a)

beras

b)

ubi

c)

roti

d)

jagung

e)

makanan jadi

3.

Dari laporan  5 tahun terakhir, petugas gizi menemukan 60% balita konsumsi protein termasuk katagori kurang. Sumber pangan hewani yang banyak tersedia adalah ikan, telur, tahu dan tempe. Preferensi masyarakat tinggi terhadap ikan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui nilai koefisien elastitisan ikan = -0,965. Dilakukan edukasi pada ibu balita tentang berbagai teknik pengolaan ikan yang menarik selera balita. Berdasarkan kasus tersebut apa yang akan dilakukan ibu jika terjadi  proporsi kenaikan harga ikan sebesar 1%?

a)

tetap membeli ikan sebesar 1%

b)

tidak membeli dan mengganti dengan telur

c)

membeli dengan proporsi kurang dari 1%

d)

membeli dengan proporsi lebih dari 1%

e)

tidak datang ke tempat dialkukannya edukasi

4.

Seorang petugas gizi sebelum memberi edukasi tentang berbagai teknik mengolahan ikan kepada ibu hamil di wilayah kerjanya. Diketahui 35% suami dari ibu hamil tersebut  pekerjaannya sebagai petani padi. Dilakukan pencarian informasi tentang elastisitas ikan pada wilayah yang sesuai dengan karakteristik wilayah kerjanya, preferensi pangan sumber protein adalah ikan, telur dan tempe. Diperoleh informasi bahwa nilai elastitisan ikan = -0,965. Dari kasus tersebut apa yang dilakukan ibu jika suaminya 2 minggu sebelumnya habis panen padi?

a)

tetap membeli ikan dengan jumlah yang sama

b)

tidak membeli dan mengganti dengan telur

c)

Membeli dengan proporsi jumlah yang dibeli lebih kecil

d)

membeli dengan proporsi jumlah yang dibeli lebih banyak

e)

tidak datang ke tempat dialkukannya edukasi ibu hamil

5.

Seorang petugas gizi sebelum memberi edukasi tentang berbagai teknik mengolahan ikan kepada ibu hamil di wilayah kerjanya. Dilakukan pencarian informasi tentang elastisitas ikan pada wilayah yang sesuai dengan karakteristik wilayah kerjanya, dicari informasi tentang preferensi pangan sumber protein, dan informasi lainnya yang mendukung. Diperoleh informasi bahwa nilai elastitisan ikan = -0,965, preferensi pangan sumber protein adalah ikan, Apa yang akan dilakukan ibu hamil jika jumlah anggota keluarganya di rumah ada 7 orang?

a)

tetap membeli karena dipakai praktek

b)

tidak membeli dan mengganti dengan telur

c)

Membeli dengan proporsi jumlah yang dibeli lebih kecil

d)

membeli dengan proporsi jumlah yang dibeli lebih banyak

e)

tidak datang ke tempat dialkukannya edukasi ibu hamil

6.

Proporsi anggaran rumah tangga yang dialokasikan untuk konsumsi pangan pokok akan semakin kecil pada saat tingkat pendapatan meningkat. Siapa yang membuat pernyataan tersebut?

a)

Engel

b)

Barnet

c)

Louis

d)

Earnes

e)

Lukas

7.

Rasio makanan pokok yang mengandung zat tepung akan menurun pada saat pendapatan rumah tangga meningkat. Siapa yang membuat penyataan tersebut?

a)

Engel

b)

Barnet

c)

Louis

d)

Earnes

e)

Lukas

8.

Hasil penelitian Nursamsi pada tahun 2019 telah membuktikan bahwa nilai koefisein harga sendiri ikan sebesar 0,0616, sedangkan koefisien silang daging -0,0367, koefisien silang unggas 0,002, koefisien silang telur -0,00968, koefisien silang tempe -0,009 dan koefisen silang tahu adalah sebesar -0,00859. Apa jenis sumber pangan hewani yang akan naik permintaanya dari kasus tersebut?

a)

tempe

b)

daging

c)

unggas

d)

telur

e)

tahu

9.

Sebagai akibat dari kenaikan harga ikan sebesar 1% maka permintaan ikan turun lebih besar dari 1 persen, dan permintaan telur naik sebesar 0,8%. Bagaimana hubungan permintaan antara  ikan dan telur pada kasus tersebut?

a)

substitusi

b)

komplementer

c)

acuk tak acuh

d)

tidak ada hubungan

e)

saling mempengaruhi

10.

Sebagai akibat dari kenaikan harga ikan sebesar 1% maka permintaan ikan turun lebih besar dari 1 persen, dan permintaan telur naik sebesar 0,8%. Bagaimana sifat permintaan dari ikan pada kasus tersebut?

a)

inelastis sempurna

b)

inelastis

c)

elastis

d)

elastis uniter

e)

elastis tidak terhingga

11.

Seorang petugas gizi akan melatih kelompok  ibu hamil memilih bahan makanan atau makanan yang sesuai selama masa kehamilan. Makan sumber karbohidrat dan protein yang biasa dikonsumsi ibu hamil di wilayah kerjanya adalah beras dan ikan mujair. Petugas gizi merencanakan melakukan pelatihan teknik memasak beras dan ikan untuk menambah variasi masakan ibu hamil. Diketahui sesuai dengan karakteristik wilayah kerjanya elastisitas permintaan beras adalah -0,628. Pada saat latihan dilakukan terjadi kenaikan harga beras karena pasokan beras terganggu, disebabkan jembatan wilayah tersebut rusak dan mengakibatkan terganggunya transportasi pengangkutan beras. Bagaimana perubahan permintaan beras sesuai kasus tersebut?

a)

tidak berpengaruh terhadap jumlah permintaan

b)

kurang berpengaruh pada perubahan permintaan

c)

permintaan sebanding dengan perubahan harga

d)

lebih besar dari perubahan harga

e)

tidak dipengaruhi sama sekali oleh perubahan harga

12.

Seorang petugas gizi akan melatih kelompok  ibu hamil memilih bahan makanan atau makanan yang sesuai selama masa kehamilan. Makan sumber karbohidrat dan protein yang biasa dikonsumsi ibu hamil di wilayah kerjanya adalah beras dan ikan mujair. Ibu hamil akan dilatih berbagai variasi memasak kombinasi beras dan ikan mujair. Diketahui sesuai dengan karakteristik wilayah kerjanya elastisitas permintaan ikan mujair adalah -1,628. Pada saat latihan dilakukan terjadi kenaikan harga ikan mujair disebabkan kelangkaan ikan karena gagal panen.  Bagaimana perubahan permintaan ikan mujair sesuai kasus tersebut?

a)

tidak berpengaruh terhadap jumlah permintaan

b)

kurang berpengaruh pada perubahan permintaan

c)

perubahan permintaan sebanding dengan perubahan harga

d)

perubahan permintaan lebih besar dari perubahan harga

e)

perubahan permintaan tidak dipengaruhi sama sekali oleh perubahan harga

13.

Seorang petugas gizi akan melatih kelompok  ibu hamil memilih bahan makanan atau makanan yang sesuai selama masa kehamilan. Makan sumber karbohidrat dan protein yang biasa dikonsumsi ibu hamil di wilayah kerjanya adalah beras dan ikan mujair. Ibu hamil akan dilatih berbagai variasi memasak kombinasi beras dan ikan mujair. Pada saat latihan dilakukan terjadi perubahan harga beras sebesar 5%, dan pada saat yang sama permintaan ikan sebesar -2,5%. Bagaimana hubungan antara beras dan ikan sesuai kasus tersebut?

a)

substitusi

b)

komplementer

c)

tidak ada hubungan

d)

saling mempengaruhi

e)

acuh tak acuh

14.

Seorang petugas gizi akan melatih kelompok  ibu hamil memilih bahan makanan atau makanan yang sesuai selama masa kehamilan. Makan sumber karbohidrat dan protein yang biasa dikonsumsi ibu hamil di wilayah kerjanya adalah beras dan ikan mujair. Ibu hamil akan dilatih berbagai variasi memasak kombinasi beras dan ikan mujair. Pada saat latihan dilakukan terjadi perubahan harga beras sebesar 5%, dan pada saat yang sama permintaan ikan sebesar -2,5%. Bagaimana permintaan ikan jika terjadi kenaikan harga beras sesuai kasus tersebut?

a)

naik

b)

turun

c)

tetap

d)

bergeser

e)

bersingungan

15.

Seorang petugas gizi akan melatih kelompok  ibu hamil memilih bahan makanan atau makanan yang sesuai selama masa kehamilan. Makan sumber karbohidrat dan protein yang biasa dikonsumsi ibu hamil di wilayah kerjanya adalah beras dan ikan mujair. Ibu hamil akan dilatih berbagai variasi memasak kombinasi beras dan ikan mujair. Pada saat latihan dilakukan terjadi perubahan harga beras sebesar 5%, dan pada saat yang sama permintaan ikan sebesar -2,5%. Bagaimana permintaan ikan jika terjadi penurunan harga beras sesuai kasus tersebut?

a)

naik

b)

turun

c)

tetap

d)

bergeser

e)

bersinggungan

16.

Kenaikan harga sebesar 1 persen hanya diikuti penurunan jumlah yang diminta kurang dari satu persen, sebaliknya penurunan harga sebesar 1 persen menyebabkan kenaikan jumlah barang yang diminta kurang dari 1 persen. Apakah elastisitas permintaan yang sesuai dengan kondisi tersebut?

a)

inelastis sempurna

b)

inelastis

c)

elastis uniter

d)

elastis

e)

elastis sempurna

17.

Dari hasil penelitian di suatu daerah diketahui nilai elastisitas permintaan daging sapi adalah - 1,29. Jika terjadi kenaikan harga daging sapi sebesar 10% bagaimanakah perubahan permintaan daging sapi tersebut di pasar?

a)

terjadi kenaikan permintaan daging sapi sebesar 1,29%

b)

terjadi penurunan permintaan daging sapi sebesar 1,29%

c)

terjadi kenaikan permintaan daging sapi sebesar 12,9%

d)

terjadi penurunan permintaan daging sapi sebesar 12,9%

e)

terjadi kenaikan permintaan daging ayam sebesar 12,9%

18.

Dari hasil penelitian di suatu daerah diketahui nilai elastisitas permintaan beras adalah - 0,79. Jika terjadi kenaikan harga beras sebesar 10% bagaimanakah perubahan permintaan beras tersebut di pasar?

a)

terjadi kenaikan permintaan beras sebesar 0,79%

b)

terjadi penurunan permintaan beras sebesar 0,79%

c)

terjadi kenaikan permintaan beras sebesar 7,9%

d)

terjadi penurunan permintaan beras sebesar 7,9%

e)

terjadi kenaikan permintaan tepung terigu sebesar 7,9%

19.

Salah   satu   faktor   yang   menentukan   total   penerimaan   produsen   adalah   perubahan permintaan. Untuk mengetahui perubahan total penerimaan terhadap perubahan permintaan ditentukan oleh elastisitas permintaannya. Permintaan Barang X adalah adalah sebesar -1,273. Bagaimanakah total penerimaan produsen/penjual  Barang X jika terjadi penurunan harga pada kasus tersebut?

a)

meningkat

b)

menurun

c)

tetap

d)

meningkat kemudian turun

e)

tidak terpengaruh perubahan harga

20.

Permintaan masyarakat terhadap beras atau kebutuhan pokok lainnya termasuk permintaan inelastis. Bagaimanakah total penerimaan penjual  beras jika terjadi penurunan harga?

a)

meningkat

b)

menurun

c)

tetap

d)

meningkat kemudian turun

e)

tidak terpengaruh perubahan harga

21.

Elastisitas silang menunjukkan hubungan antara jumlah barang yang diminta terhadap perubahan  harga  barang  lain  yang  mempunyai  hubungan  dengan  barang  tersebut. Barang B merupakan substitusi dari Barang A. Bagaimanakah permintaan Barang B jika Barang A terjadi kenaikan harga di pasar?

a)

meningkat

b)

menurutn

c)

tetap

d)

tidak ada hubungan

e)

tidak saling mempengaruhi

22.

Dalam sebuah penelitian telah membuktikan bahwa elastisitas silang untuk komoditas terigu terhadap roti dan makanan jadi adalah negatif, yaitu berturut-turut sebesar -0,926 dan -0,510. Apa hubungan antara terigu terhadap roti dan makanan jadi dari kasus tersebut?

a)

substitusi

b)

komplementer

c)

tidak ada hubungan

d)

tidak saling mempengaruhi

e)

acuh tak acuh

23.

Laju pertambahan penduduk dipengaruhi oleh yang menyebabkan pertumbuhan penduduk itu sendiri, yaitu angka kelahiran, angka kematian dan migrasi neto. Jika diketahui total kelahiran setiap perempuan berumur 15 - 49 tahun (TFR) provinsi A=2,4; provinsi B=2,1; provinsi C= 2,2; provinsi D=2,3; dan provinsi E=2,5 dengan asumsi angka kematian dan net migrasi ke lima provinsi tersebut relatif sama. Provinsi manakan yang laju pertumbuhan penduduknya paling kecil?

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

24.

Laju pertambahan penduduk dipengaruhi oleh yang menyebabkan pertumbuhan penduduk itu sendiri, yaitu angka kelahiran, angka kematian dan migrasi neto. Jika diketahui total kelahiran setiap perempuan berumur 15 - 49 tahun (TFR) provinsi A=2,4; provinsi B=2,1; provinsi C= 2,2; provinsi D=2,3; dan provinsi E=2,5 dengan asumsi angka kematian dan net migrasi ke lima provinsi tersebut relatif sama. Provinsi manakan yang TFR nya paling ideal dari kasus tersebut?

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

25.

Indikator vital dari kematian adalah Angka Kematian Neonatal (AKN), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKBA), Angka Kematian Anak (AKA) dan Angka Kematian Ibu (AKI).  Dari  grafik di bawah ini sekitar  50% dari AKB disebabkan oleh apa?

a)

AKN

b)

AKB

c)

AKBA

d)

AKA

e)

AKI

26.

Indikator vital dari kematian adalah Angka Kematian Neonatal (AKN), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKBA), Angka Kematian Anak (AKA) dan Angka Kematian Ibu (AKI).  Dari  grafik di bawah ini sekitar 70% dari AKBA disebabkan oleh apa?

a)

AKN

b)

AKB

c)

AKBA

d)

AKA

e)

AKI

27.

Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh pertumbuhan alamiah dan net migrasi. Faktor apa saja yang mempengarui pertumbuhan  penduduk secara alamiah?

a)

migrasi ini, migrasi out

b)

kelahiran, kematian

c)

Angka kematian balita, Angka kematian Ibu

d)

migrasi dari desa ke kota

e)

transmigrasi

28.

Menurut Malthus cara pembatasan pertumbuhan penduduk adalah dengan cara preventive checks dan positive Checks. DI bawah ini yang termasuk preventive checks adalah:

a)

penundaan perkawinan

b)

kelaparan

c)

kekurangan pangan

d)

bencana alam

e)

pembunuhan

29.

Pertambahan penduduk akan berdampak terhadap permintaan pangan (Khairati, 2016) dengan nilai koefisien regresi β baik untuk pangan padi-padian, daging, telur, maupun susu, bernilai positif dan lebih besar dari 1. Dari data pada Tabel di bawah ini, apa artinya jika jumlah penduduk bertambah 1% terhadap permintaan padi-padian?

a)

permintaan padi-padian akan berkurang sebesar 17,931%

b)

permintaan padi-padian akan meningkat sebesar 4,33 %

c)

permintaan padi-padian akan meningkat sebesar 0.85%

d)

permintaan padi-padian akan meningkat sebesar 8,026%

e)

permintaan padi-padian akan meningkat sebesar 2,55167%

30.

Angka tersebut pada Tabel tersebut di bawah ini memperlihatkan bahwa dengan semakin tingginya jumlah penduduk, pengeluaran penduduk untuk konsumsi padi-padian juga semakin tinggi. Berapakah perubahan variabel jumlah penduduk dapat menjelaskan perubahan permintaan penduduk untuk padi-padian?

a)

17,931%

b)

43,3 %

c)

85%

d)

80,26%

e)

25,5167%

31.

Dari Tabel di bawah ini, berapakah peningkatan permintaan penduduk untuk daging jika laju pertambahan penduduk Indonesia pada tahun 2019 adalah 1,33%?

a)

6,38%

b)

2,03%

c)

0,88%

d)

3,98%

e)

4,72%

32.

Transisi demografi di Indonesia disebabkan karena adanya transisi kelahiran, transisi kematian. Adanya transisi kelahiran dan kematian akan mempengaruhi rasio ketergantungan. Saat rasio ketergantungan menunjukkan angka yang paling rendah disebut jendela kesempatan. Apakah cici-ciri dari jendela kesempatan tersebut?

a)

tingkat kelahiran dan kematian rendah

b)

tingkat kelahiran dan kematian tinggi

c)

rasio ketergantungan di bawah 50%

d)

umur 15 - 64 tahun produktif lebih bayak

e)

umur usia dibawah 14 tahun dan di atas 65 tahun lebih banyak

33.

Penurunan angka kelahiran, penurunan angka kematian dan peningkatan UHH menyebabkan perubahan struktur umur penduduk di Indonesia yang pada gilirannya berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Dampak perubahan struktur umur penduduk terhadap ekonomi tersebut dikenal dengan bonus demografi. Di bawah ini yang menggambarkan bonus demografi adalah

a)

Total fertility rate ideal

b)

rasio ketergantungan terus turun

c)

umur harapan hidup tinggi

d)

usia non produktif lebih sedikit dari usia produktif

e)

peningkatan pendapatan per kapita dan akumulasi aset