NEW
Font size
WorksheetsKuis Alat Ukur Mekanis
Total questions: 13
Worksheet time: 7mins
Berikut adalah alat ukur mekanik non presisi….
Penggaris Besi, Protactor, Measuring Tape
Penggaris Besi, Protactor, Jangka Sorong
Penggaris Besi, Micrometer, Jangka Sorong
Dial Indicator, Micrometer, Jangka Sorong
Dial Indicator, Micrometer, Penggaris Besi
Berikut adalah alat ukur mekanik presisi….
Penggaris Besi, Protactor, Measuring Tape
Penggaris Besi, Protactor, Jangka Sorong
Penggaris Besi, Micrometer, Jangka Sorong
Dial Indicator, Micrometer, Jangka Sorong
Dial Indicator, Micrometer, Penggaris Besi
a) Dapat digunakan untuk mengukur diameter luar
b) Dapat digunakan untuk mengukur diameter dalam
c) Dapat digunakan untuk mengukur kedalaman
d) Ketelitian hingga 0,001
e) Dapat digunakan mengukur celah kecil
Dari telaah fungsi diatas, cocok dengan prinsip kerja jangka sorong adalah ….
e-a-b
a-b-c
b-c-d
c-d-e
d-e-a
Untuk mengukur “A” peralatan manakah yang kalian pakai….
Dari cara mengukur menggunakan measuring tape di atas, pernyataan yang benar adalah….
Pengukuran yang dilakukan miring membuat hasil pembacaan kurang akurat.
Pengukuran diatas sudah benar karena mengukur jarak lebih mudah menggunakan measuring tape
Pengukuran menggunakan measuring tape adalah dengan cara mengaitkan ujung measuring tape dengan benda yang diukur.
Pengukuran menggunakan measuring tape diatas salah karena tidak dimulai dari nol
Measuring tape tidak seharusnya tidak digunakan untuk pengukuran seperti pada gambar diatas.
Diatas adalah skala jangka sorong dengan ketelitian 0,02. Identifikasikan hasil pengukurannya….
37,80mm
37,70mm
37,66mm
37,40mm
37,33mm
Apa alasan kenapa jangka sorong mempunyai ketelitian 0,02mm….
1mm skala utama dibagi 49. Karena skala noniusnya mempunyai 50 garis. Jadi 1/50 dari 49 adalah 0,98mm. jadi jarak antar garis pada skala nonius adalah 0,98mm.
10mm skala utama dibagi 49. Karena skala noniusnya mempunyai 50 garis. Jadi 1/49 dari 50 adalah 0,98mm. jadi jarak antar garis pada skala nonius adalah 0,98mm.
49mm skala utama dibagi 50. Karena skala noniusnya mempunyai 49 garis. Jadi 1/49 dari 49 adalah 0,98mm. jadi jarak antar garis pada skala nonius adalah 0,02mm.
1mm skala utama dibagi 49. Karena skala noniusnya mempunyai 50 garis. Jadi 1/49 dari 49 adalah 0,98mm. jadi jarak antar garis pada skala nonius adalah 0,02mm
1mm skala utama dibagi 49. Karena skala noniusnya mempunyai 50 garis. Jadi 1/50 dari 49 adalah 0,98mm. jadi jarak antar garis pada skala nonius adalah 0,02mm.
Jawaban A
Untuk micrometer 0-25mm dengan ketelitian 0,01mm. bagaimana ketelitian 0,01mm ini bisa terjasi….
Skala utama memiliki 25 garis, jika di putar satu putaran maka akan bergerak 1mm maka 1/25 dari ½ adalah 0,01mm
Skala utama memiliki 25 garis, jika di putar satu putaran maka akan bergerak 1/2mm maka 1/25 dari ½ adalah 0,01mm
Skala timble memiliki 50 garis, jika di putar satu putaran maka akan bergerak 1/2mm maka 1/50 dari ½ adalah 0,01mm
Skala utama memiliki 100 garis, jika di putar satu putaran maka akan bergerak 1mm maka 1/100 dari ½ adalah 0,01mm
Skala utama memiliki 35 garis, jika di putar satu putaran maka akan bergerak 1mm maka 1/35 dari ½ adalah 0,01mm
Gambar terlampir adalah mikro meter dengan ketelitian 0,01mm. Berapa hasil pengukuran yang ditunjukkan….
0mm
0,1mm
0,5mm
1mm
10mm
Gambar terlampir adalah mikro meter dengan ketelitian 0,01mm. Berapa hasil pengukuran yang ditunjukkan….
1,39mm
1,89mm
3,9mm
4mm
5mm
Hasil Pengukuran dial indicator tersebut adalah….
1,72mm
28,1mm
0,128mm
1,028mm
1,28mm
Hasil Pengukuran dial indicator tersebut adalah….
0,014mm
0,14mm
0,86mm
0,086mm
14,0mm
Manakah penyataan yang benar untuk mengukur komponen piston diatas dengan teliti !
Celah ring piston bisa di ukur dengan measuring tape
Ukuran pin piston bisa di ukur menggunakan feeler gauge
Untuk mengukur celah ring piston bisa menggunakan dial bore gauge
Diameter piston diatas bisa diukur menggunakan mistar baja
Diameter piston dapat diukur dengan jangka sorong
