wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EVALUASI KELAS 12 MATERI TEKS CERITA SEJARAH

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Teks cerita sejarah dapat dikategorikan sebagai teks naratif jika ....

a)

Menggunakan urutan peristiwa

b)

Disajikan secara verbal

c)

Menceritakan fakta sejarah

d)

Mengangkat peristiwa penting

e)

Disajikan dengan latar sejarah

2.

Berikut ini yang merupakan konjungsi temporal yang menjadi salah satu ciri dari teks cerita sejarah, kecuali ....

a)

Sebelumnya

b)

Dengan

c)

Lalu

d)

Kemudian

e)

Selanjutnya

3.

Melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatan yang terjadi di waktu lampau dalam sebuah urutan secara kronologis untuk memberikan informasi kepada pembaca.

Pernyataan tersebut merupakan ....

a)

Definisi teks cerita sejarah

b)

Tujuan teks cerita sejarah

c)

Ciri-ciri teks cerita sejarah

d)

Struktur teks cerita sejarah

e)

Nilai-nilai teks cerita sejarah

4.

Merupakan bagian akhir dari teks cerita sejarah dan biasanya pada bagian ini berisi mengenai komentar pribadi dari penulis mengenai kejadian yang ditulisnya adalah ....

a)

Konklusi

b)

Reorientasi

c)

Urutan kejadian

d)

Orientasi

e)

Pengenalan

5.

Berikut ini merupakan kata keterangan waktu lampau, kecuali ....

a)

Pada masa itu

b)

Pada tahun

c)

Ketika itu

d)

Pada waktu itu

e)

Oleh karena itu

6.

Cermati kutipan teks berikut!

Kartini mendirikan sekolah keputrian untuk membuat kaum wanita menjadi lebih pandai, lebih terampil, dan aktif berperan dalam pembangunan.

Nilai yang terkandung dalam kutipan teks cerita sejarah tersebut adalah ....

a)

Nilai moral

b)

Nilai sosial

c)

Nilai pendidikan

d)

Nilai agama

e)

Nilai budaya

7.

Struktur dalam teks cerita sejarah adalah ....

a)

Orientasi - rangkaian peristiwa - reorientasi

b)

Orientasi - krisis - koda

c)

Abstrak - orientasi - krisis - reaksi - koda

d)

Orientasi - rangkaian peristiwa - interpretasi

e)

Event - elaborasi - sumber informasi

8.

Di bawah ini yang termasuk kaidah teks cerita sejarah adalah ....

a)

Terdapat konjungsi temporal, frasa adverbia, pronomina, verba material

b)

Terdapat frasa adjektiva, verba material, konjungsi waktu

c)

Terdapat frasa verbal, verba material, konjungsi aditif

d)

Terdapat perasaan adjektiva dan adverbial

e)

Terdapat konjungsi temporal dan waktu

9.

Perhatikan penggalan teks cerita sejarah berikut!

Berita kekalahan Jepang terhadap Sekutu dapat disembunyikan, dengan perjanjian Post Dam Jepang menyerahkan kekuasaannya kepada Sekutu dan otomatis di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia dengan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu struktur yang terdapat dalam penggalan teks tersebut adalah ....

a)

Orientasi

b)

Urutan waktu

c)

Koda

d)

Reorientasi

e)

Abstraksi

10.

Kalimat berikut yang menggunakan konjungsi temporal adalah ....

a)

Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel.

b)

Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di desa Qunu tempat ia menghabiskan masa kecilnya.

c)

Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun.

d)

Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Prectoria, tempat dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan.

e)

Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandala tahun 1990.

11.

Bacalah penggalan cerita sejarah berikut dengan saksama!

... karena tertimpa reruntuhan bangunan dikarenakan konstruksi bangunan yang tidak aman, akibat gempa juga terjadi eksodus besar-besaran warga yang tinggal di sekitar pantai ke tempat lain karena adanya isu akan datangnya gelombang tsunami.

Kalimat yang bercetak miring termasuk dalam kaidah teks cerita ulang bagian ....

a)

Frasa adverbia

b)

Pronomina

c)

Verba material

d)

Konjungsi temporal

e)

Frasa adjektiva

12.

Kalimat berikut yang mengandung keterangan waktu lampau adalah ....

a)

Nanti, dia akan kembali lagi.

b)

Pesawatnya akan lepas landas 30 menit lagi.

c)

Aku akan berangkat ke Jakarta besok pagi.

d)

Tahun lalu, dia baru mulai merintis bisnis ini.

e)

Pertemuan yang akan datang akan membahas tentang kelangkaan elpiji.

13.

Bacalah penggalan teks cerita sejarah berikut dengan saksama!

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, itulah slogan yang sering kita dengar di republik tercinta Ini. Pahlawan merupakan sosok yang sangat berarti bagi perkembangan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebut saja pahlawan kemerdekaan yang telah berjuang dengan darah, air mata, jiwa, raga serta nyawa hingga kita bisa menghirup udara kemerdekaan seperti sekarang ini.

Teks tersebut merupakan isi salah satu struktur teks cerita sejarah. Struktur yang dimaksud adalah ....

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Insiden/peristiwa

d)

Resolusi

e)

Reorientasi

14.

Perhatikan kalimat-kalimat berikut!

(1) Pada masa pemerintahannya, Sunan Gunung Jati menyebarkan agama Islam ke daerah-daerah sekitar Keraton Pangkuwati bersama putranya Maulana Hasanuddin dan bantuan panglima Fatahillah dari Demak.

(2) Dengan bantuan Fatahillah kesultanan Cirebon dapat meluaskan kekuasaannya meliputi Jayakarta dan Pajajaran.

(3) Fatahillah kemudian diangkat menjadi Adipati di Jayakarta.

(4) Oleh karena kemenangan demi kemenangan berhasil diraih Fatahillah pada akhirnya Sunan Gunung Jati menjodohkan Fatahillah dengan Ratu Wulung Ayu.

(5) Sementara itu, kedudukan Fatahillah selaku Adipati Jayakarta kemudian diserahkan kepada Ki Bagus Angke.

Kalimat yang menggunakan konjungsi kausalitas ditunjukkan oleh nomor ....

a)

(1)

b)

(2) dan (3)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(1) dan (5)

15.

Bacalah teks cerita sejarah berikut dengan saksama!

Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh pengibaran bendera Belanda merah - putih - biru di hotel Yamato oleh tentara pasukan Inggris dan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat.

Bentrokan bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Malaby (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur) pada 30 Oktober 1945.

Pernyataan berikut yang sesuai dengan kutipan teks tersebut adalah ....

a)

Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Malaby.

b)

Brigadir Jenderal Malaby (pimpinan tentara Indonesia untuk Jawa Timur) pada 30 Oktober 1945 terbunuh.

c)

Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh pengibaran bendera Belanda merah - putih - biru di hotel Yamato oleh tentara Inggris berakhir damai.

d)

Pengibaran bendera Belanda merah - putih - biru tidak menyulut berkobarnya bentrokan bersenjata antara Inggris dan rakyat.

e)

Bentrokan bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat terjadi pada tanggal 31 Oktober 1945.

16.

Perhatikan kutipan teks cerita sejarah berikut dengan saksama!

Peristiwa Rengasdengklok terjadi dikarenakan adanya perbedaan pendapat antara golongan muda dan tua tentang masalah Kapan dilaksanakannya proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kejadian ini berlangsung tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1945. Golongan muda membawa Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta ke Rengasdengklok dengan tujuan untuk mengamankan keduanya dari intervensi pihak luar.

Daerah Rengasdengklok dipilih karena menurut perhitungan militer, tempat tersebut jauh dari jalan raya Jakarta-Cirebon. Di samping itu, mereka dengan mudah dapat mengawasi tentara Jepang yang hendak datang ke Rengasdengklok dari arah Bandung maupun Jakarta.

Pronomina ini pada kutipan teks cerita sejarah tersebut mengacu pada ....

a)

Peristiwa Rengasdengklok

b)

Golongan muda

c)

Golongan tua

d)

Ir. Soekarno dan Drs. MohHatta

e)

Pihak luar

17.

Perhatikan kutipan teks cerita sejarah berikut dengan saksama!

Peristiwa Rengasdengklok terjadi dikarenakan adanya perbedaan pendapat antara golongan muda dan tua tentang masalah Kapan dilaksanakannya proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Kejadian ini berlangsung tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1945. Golongan muda membawa Ir. Soekarno dan Drs. Moh Hatta ke Rengasdengklok dengan tujuan untuk mengamankan keduanya dari intervensi pihak luar.

Daerah Rengasdengklok dipilih karena menurut perhitungan militer, tempat tersebut jauh dari jalan raya Jakarta-Cirebon. Di samping itu, mereka dengan mudah dapat mengawasi tentara Jepang yang hendak datang ke Rengasdengklok dari arah Bandung maupun Jakarta.

Pronomina persona mereka pada kutipan teks cerita sejarah tersebut mengacu pada ....

a)

Ir. Soekarno dan Drs. MohHatta

b)

Tentara Jepang

c)

Golongan muda

d)

Golongan tua

e)

Pihak luar

18.

Perhatikan kutipan cerita sejarah berikut dengan saksama!

Delapan jam perhari atau 40 jam / Minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui konveksi ILO nomor 01 tahun 1919 dan konvensi nomor 47 tahun 1935.

Ditetapkannya konveksi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.

Deretan nomina yang terdapat pada kutipan teks tersebut adalah ....

a)

perburuhan, pengakuan, pekerjaan, perjuangan

b)

perburuhan, berakhirnya, pekerjaan, perjuangan

c)

perburuhan, pengakuan, bersembunyi, perjuangan

d)

perburuhan, merupakan, pekerjaan, perjuangan

e)

perburuhan, pengakuan, pekerjaan, ditetapkannya

19.

Perhatikan kutipan cerita sejarah berikut dengan saksama!

Delapan jam perhari atau 40 jam / Minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui konveksi ILO nomor 01 tahun 1919 dan konvensi nomor 47 tahun 1935.

Ditetapkannya konveksi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.

Dalam teks cerita sejarah, kutipan tersebut terdapat pada bagian ....

a)

Orientasi

b)

Urutan peristiwa

c)

Sumber informasi

d)

Reorientasi

e)

Kesimpulan

20.

Perhatikan kutipan cerita sejarah berikut dengan saksama!

Delapan jam perhari atau 40 jam / Minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui konveksi ILO nomor 01 tahun 1919 dan konvensi nomor 47 tahun 1935.

Ditetapkannya konveksi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.

Ide pokok yang terdapat dalam kutipan teks tersebut adalah ....

a)

Konveksi tersebut merupakan pengakuan internasional yang tak langsung.

b)

Penetapan 8 jam per hari merupakan ketentuan pokok perburuhan.

c)

Delapan jam per hari ditetapkan menjadi standar perburuhan oleh ILO.

d)

Kaum buruh akan mendapatkan pekerjaan yang layak untuk hidup.

e)

Industri perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk kerja paksa.

21.

Cermati teks berikut!

Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.

“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.

Isi kutipan di atas adalah ... .

a)

Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena dorongan dari Prabu Putri Srigitarja.

b)

Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena usia dan kesehatannya sudah menurun.

c)

Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa akan menggantikan Arya Tadah yang sudah usia tua dan sakit-sakitan.

d)

Prabu Putri Sri Gitarja memerintahkan Arya Tadah untuk mendur dari jabatannya karena desakan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

e)

Arya tadah merasa sudah memajukan kerajaan Majapahit dan rakyat sudah sejahtera.

22.

Cermati teks berikut!

Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.

“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.

Dari kutipan cerita sejarah di atas dapat disimpulkan perwatakan Arya Tadah adalah ... .

a)

Tidak peduli dengan kondisi dan situasi kerajaan Majapahit.

b)

Senang dengan pujian dari sang Prabu Putri Sri Gitarja.

c)

Berkemauan keras ingin lengser dari jabatannya.

d)

Tinggi hati dan ingin disanjung karena telah memajukan kerajaan Majapahit.

e)

Rendah hati dan mawas diri karena sudah tidak mampu menjabat karena usia tua.

23.

Cermati kutipan teks berikut!

(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.

(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”

Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.

Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.

Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.

Suasana menegangkan dalam kutipan di atas dapat dibuktikan pada kalimat bernomor ... .

a)

(1) dan (3)

b)

(2) dan (4)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(5) dan (6)

24.

Cermati kutipan teks berikut!

(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.

(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”

Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.

Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.

Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.

Permasalahan yang tampak dalam kutipan teks cerita sejarah di atas adalah ... .

a)

Orang yang memutuskan pengangkatan mahapatih hanyalah seorang perempuan.

b)

Pemilihan mahapatih yang tidak mencerminkan kehendak rakyat.

c)

Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak.

d)

Beberapa pejabat menunjukkan rasa tidak suka atas diangkatnya Gajah Mada menjadi mahapatih

e)

Dyah Wiyat termakan bujukan orang terdekatnya untuk mengangat Gajah Mada menjadi mahapatih.

25.

Cermati kutipan berikut!

Kala itu tahun 1309. Segenap rakyat berkumpul di alun-alun. Semua berdoa, apa pun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat. Segenap prajurit bersikap sangat ramah kepada siapa pun karena memang demikian sikap keseharian mereka. Lebih dari itu, segenap prajurit merasakan gejolak yang sama, oleh duka mendalam atas gering yang diderita Kertarajasa Jayawardhana.


Nilai kehidupan yang terdapat dalam kutipan teks di atas adalah ... .

a)

budaya

b)

sosial

c)

moral

d)

estetika

e)

politik

26.

Cermati pernyataan-pernyataan berikut berkaitan dengan pengertian novel sejarah!

1) Rekon imajinatif

2) Fakta-fakta sejarah sebagai latar untuk mengisahkan tokoh-tokoh fiksinya.

3) Mengisahkan kembali seorang tokoh sejarah dalam berbagai dimensi kehidupannya.

4) Menjelaskan fakta-takta kejadian masa lalu yang perlu direkonstruksi

5) Ada rekayasa pengarang tentang fakta-fakta sejarah yang relevan

Pernyataan yang mengacu pada pengertian teks cerita sejarah yaitu nomor ... .

a)

(1) (2) (5)

b)

(1) (3) (4)

c)

(2) (4) (5)

d)

(2) (3) (4)

e)

(3) (4) (5)

27.

Salah satu ciri kebahasaan cerita sejarah adalah menggunakan kata kerja mental (menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan). Kalimat berikut yang menggunakan kata kerja mental adalah ...

a)

Raja kertarajasa membacakan keputusan itu dengan lantang

b)

Senopati Gajah Engon mengarahkan senjatanya kepada musuh di depannya

c)

Dyah Wiyat menitikkan air matanya menahan sedih hatinya.

d)

Para prajurit membersihkan gedung bekas asrama

e)

Gajah Mada mengharapkan semua anak buahnya setia kepadanya

28.

Perhatikan kutipan teks berikut dengan seksama!

(1) Yang mencuri perhatian kali ini bukan hanya soal desas-desus itu. (2) Sepeninggal Kalagemet Sri Jayanegara dengan segera muncul pertanyaan, siapa yang akan naik tahta menggantikannya. (3) Dua pewaris yang masing-masing berwajah cantik itu memang bersih tetapi apa yang terlihat tidak sesederhana yang tampak. (4) Pancaksara bahkan melihat persaingan amat tajam bakal terjadi, terutama riuhnya barisan orang-orang di belakang Kudamerta dan barisan orang-orang di belakang Cakradara? (5) Karena beristrikan ratu pewaris tahta tidak ubahnya ikut numpang mewarisi tahta itu sendiri.


Kalimat bermakna lampau dalam kutipan di atas adalah ... .

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

29.

Cermati kutipan teks novel berikut!.

(1) “Ditemukan mayat lagi, Kakang Gajah,” Gajah Enggon melaporkan. Gajah Mada memandangi wajah samar-samar di depannya. “Mayat siapa?”

(2) “Prajurit bernama Klabang Gendis mati dengan anak panah menancap tepat di tenggorokannya." jawab Gajah Enggon.

(3) Tak ada jejak perkelahian apa pun, sasaran menjadi korban tanpa menyadari arah bidikan anak panah tertuju kepadanya.

(4) Gajah Mada merasa tak nyaman memperoleh laporan itu. (5) Orang yang mampu melepas anak panah dengan sasaran sulit pastilah orang yang sangat menguasai sifat gendewa dan anak panahnya. (6) Orang yang mampu melakukan hal khusus semacam itu amat terbatas dan umumnya ada di barisan pasukan Bhayangkara. (7) Adakah prajurit bhayangkara yang terlibat?

(8) “Dan kami temukan mayat kedua.”Gagak Bongol menambahkan.

(9) Pelaku pembunuhan menggunakan anak itu mati dipatuk ular.


Kalimat langsung pada teks di atas adalah ....

a)

(1) (2) (8)

b)

(2) (3) (4)

c)

(3) (5) (9)

d)

(2) (5) (6)

e)

(6) (7) (8)

30.

Cermati kutipan teks berikut

Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati (perwira) yang setia dan banyak membantunya semenjak dahulu itu membagi-bagikan pangkat kepada mereka. Ronggolawe diangkat menjadi adipati di Tuban dan yang lain-lain pun diberi pangkat pula. Dan junjungan ini dengan para pembantunya, sejak perjuangan pertama sampai Raden Wijaya menjadi raja, amatlah erat dan baik.


Kata bercetak miring dalam kutipan teks di atas yang merupakan verba mental adalah ... .

a)

berhasil

b)

bergelar

c)

melupakan

d)

membantunya

e)

diangkat

31.

Berikut adalah ciri teks cerita sejarah, kecuali ....

a)

Cerita hasil imajinasi sang pengarang

b)

Cerita yang berlatar belakang sejarah.

c)

Cerita masa lalu yang benar-benar terjadi

d)

Ada bukti-bukti otentik yang menguatkan sejarah yang diceritakan

e)

Bersifat argumentatif

32.

Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.


Kutipan tersebut termasuk bagian struktur …

a)

orientasi

b)

pengungkapan peristiwa

c)

abstraksi

d)

menuju konflik

e)

resolusi

33.

Di antara para Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya ibu ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang bisa berpikir sangat tenang.

Makna kata kias yang digunakan penulis untuk membangkitkan imajinasi pembaca dalam teks cerita sejarah di atas adalah …

a)

sangat kecewa

b)

sangat muram

c)

sangat berduka

d)

sangat sedih

e)

sangat menderita

34.

Pak Dirman memerintahkan agar istrinya menjual perhiasan untuk modal perjuangan. Pak Dirman dalam keadaan sakit parah digerogoti TBC dan paru-paru tinggal satu memimpin perang gerilya dari atas tandu. Bersama para gerilyawan yang beliau pimpin, berjuang keluar masuk hutan naik turun gunung demi memerdekakan kita anak cucu mereka. Berjuang dengan persenjataan seadanya, melawan musuh yang memiliki persenjataan modern didukung kekuatan laut dan udara. Gerilya berdasar pada taktik hit and run, ini ampuh untuk merontokkan moral Belanda.


Latar waktu yang tampak pada penggalan teks cerita sejarah tersebut adalah …

a)

zaman kemerdekaan

b)

masa penjajahan

c)

era gerilya

d)

di Yogayakarta

e)

pagi hari

35.

Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.


Kata yang menunjukkan bahwa kalimat di atas bermakna lampau adalah …

a)

telah

b)

bekas

c)

prajurit

d)

gedung

e)

yang

36.

Bacalah pengggalan cerita sejarah berikut!


Pelarian-pelarian politik dari Nederland, Sneevliet, clan Baars itu semakin giat di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Mereka membuka pidato di mana-mana, seperti takkan kering-kering kerongkongan mereka. Lari dari pertentangan intern di Nederland ke Hindia, mereka anggap diri seakan-akan jago-jago tanpa lawan, seakan-akan Hindia negerinya sendiri yang dipayungi oeh hukum demokratis. Bemntung mereka bergerak hanya di kalangan orang- orang yang berbahasa Belanda, yang menduduki tempat sosial yang rendah clan hidup dalam kemasygulan. Teks tersebut termasuk bagian….

a)

Pengenalan situasi

b)

Pengungkapan peristiwa

c)

Menuju konflik

d)

Puncak konflik

e)

Penyelesaian.

37.

“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)

Amanat dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….

a)

Perbuatan dosa dan dusta sama-sama akan melanggar keadilan.

b)

Janganlah berbuat dusta karena akan menutup kesucian hati nurani.

c)

Jangan takut membela kebenaran, karena sama buruknya dengan kejahatan.

d)

Segala amalan akan diperhitungkan di hari akhir, sehingga senantiasa berbuat baik.

e)

Seseorang yang memeliki kebenaran dalam hatinya akan selalu direstui Sang Kuasa.

38.

Di depan Ratu Biksunu Gayatri yang berdiri, Sri Gitarja duduk bersimpuh. Emban tua itu melanjutkan tugasnya, kali ini untuk Sekar Kedaton Dyah Wiyat yang terlihat lebih tegar dari kakaknya, atau boleh jadi merupakan penampakan dari sisi hatinya yang tidak bisa menerima dengan tulus pernikahan itu. Ketika para ibu Ratu menangis yang menulari siapapun untuk menangis, Dyah Wiyat sama sekali tidak menitihkan air mata. Manakala menatap segenap wajah yang hadi di ruangan itu, yang hadir dan melekat di benaknya justru wajah Rakrian Tanca. Ayunan tangan Gajah Mada yang menggenggam keris di dada keris di tangan prajurit tampan itu masih terbayang di kelopak matanya.


Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….

a)

Moral

b)

Agama

c)

Pendidikan

d)

Budaya

e)

Estetika

39.

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut! Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”

Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah…

a)

Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.

b)

Pekerjaan sia-sia.

c)

Perbuatan yang bodoh.

d)

Pekerjaan orang yang tidak cerdas.

e)

Perbuatan orang-orang zaman dahulu.

40.

Bacalah teks di bawah ini!

Minke merupakan salah seorang pribumi yang bersekolah di HBS Surabaya. HBS Surabaya memang dikenal oleh seluruh penjuru tanah air sebagai sekolah yang mengajarkan pendidikan Belanda. Bahkan semua guru yang mengajar di sekolah tersebut berasal dari tanah Eropa. Minke yang notabenenya seorang pribumi berdarah Jawa asli mulai merasa ada yang berbeda pada dirinya semenjak memasuki sekolah tersebut. Budaya Eropa yang dia terima di sekolah tersebut lambat laun mulai masuk pada dirinya. Pribadinya sedikit melenceng menyalahi wujudnya sebagai orang Jawa.

Kutipan teks cerita di atas termasuk ke dalam cerita sejarah jenis …

a)

fakta sejarah

b)

fiksi sejarah

c)

biografi sejarah

d)

catatan sejarah

e)

otobiografi sejarah