WorksheetsQURDISKU XII SEM 1
Total questions: 20
Worksheet time: 12mins
Perhatikan narasi berikut!
Dalam membelanjakan harta hendaklah kita berlaku bijak, tidak terlalu royal yang menimbulkan sifat hedonis dan tidak terlalu pelit yang memberikan kesan egois. Tetapi harus sederhana dalam menjalani kehidupan ini.
Ayat yang sesuai dengan perilaku di atas adalah ....
وَالَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ لَمْ يَخِرُّوا عَلَيْهَا صُمًّا وَعُمْيَانًا
وَالَّذِينَ لا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا
وَالَّذِينَ إِذَا أَنفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا
وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا
يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا
Allah SWT telah menurunkan azab terhadap Qorun dan hartanya dengan cara dibenamkan kedalam bumi, lafadz ayat yang sesuai dengan kisah di atas adalah….
فَخَرَجَ عَلٰى قَوْمِهٖ فِيْ زِيْنَتِهٖ ۗقَالَ الَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا يٰلَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَآ اُوْتِيَ قَارُوْنُۙ اِنَّهٗ لَذُوْ حَظٍّ عَظِيْمٍ
وَقَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّمَنْ اٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ۚوَلَا يُلَقّٰىهَآ اِلَّا الصّٰبِرُوْنَ
فَخَسَفْنَا بِهٖ وَبِدَارِهِ الْاَرْضَ ۗفَمَا كَانَ لَهٗ مِنْ فِئَةٍ يَّنْصُرُوْنَهٗ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۖوَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِيْنَ
وَاَصْبَحَ الَّذِيْنَ تَمَنَّوْا مَكَانَهٗ بِالْاَمْسِ يَقُوْلُوْنَ وَيْكَاَنَّ اللّٰهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُۚ
لَوْلَآ اَنْ مَّنَّ اللّٰهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا ۗوَيْكَاَنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ
Perhatikan QS. Al-Isra' [17]: 26-27 berikut!
وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
Terjemah dari ayat yang diberi garis bawah adalah ....
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah musuh syaitan
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya
Dan Janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara syaitan
Syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya
Perhatikan cerita berikut!
Qarun ditakdirkan menjadi orang yangmemiliki segala, kekayaan yang melimpah, suara yang merdu dan wajah yang tampan. Tetapi karena kesombongannya Qarun senang sekali memamerkan kekayaannya. Hingga akhirnya Qarun diberi adzab oleh Allah swt. yaitu Qarun dengan seluruh kekayaannya dilenyapkan ke dalam perut bumi, termasuk istri dan anaknya.
Hikmah dari cerita di atas adalah ....
Mengikuti gaya hidup Qarun
Tergiur dengan gemerlap kehidupan dunia
Harus bersikap jujur dan adil kepada teman
Merubah orientasi hidupnya menjadi materi oriented
Harus hidup sederhana
Perhatikan isi kandungan hadis berikut!
Bahwa derajat orang yang memberi itu lebih tinggi dari kedudukan orang yang meminta, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan demikian hal itu adalah motivasi bagi kita untuk gemar memberikan santunan kepada yang membutuhkan.
Isi kandungan di atas sesuai dengan hadis ....
مَا مِن مُسْلِمٍ يَغرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهيْمَةٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلَاءً قَالَالْأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ فَيُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ دِينُهُ صُلْبًا اشْتَدَّ بَلَاؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ رِقَّةٌ
عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيرٌ وَلَيْسَ ذلِكَ لِأحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمنِ إِنْ أصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ وَإِنْ أصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ
مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أوزارهم شَيْئًا
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى ، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ
Perhatikan tabel berikut!
1. أُوْلَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ
2. الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ
3. وَنَقْصٍ مِّنَ الأَمْوَالِ وَالأنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
4. وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
5. قَالُواْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
6. وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفْ وَالْجُوعِ
Urutan rangkaian ayat yang benar dan sempurna adalah ....
1, 3, 2, 4, 5, 6
2, 3, 4, 5, 6, 1
6, 2, 3, 1, 5, 4
6, 3, 2, 5, 1, 4
6, 5, 1, 2, 3, 4
Perhatikan hadis berikut!
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيرٌ وَلَيْسَ ذلِكَ لِأحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمنِ إِنْ أصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ وَإِنْ أصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ (رواه مسلم)
Isi kandungan ayat di atas adalah ....
Barang siapa yang berbuat maksiat sesungguhnya dia telah berbuat kerusakan karena dengan maksiat dapat mengurangi keberkahan
Siapa yang menunjukkan kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala yang diterima oleh orang yang melakukannya tanpa berkurang sedikitpun
Melakukan dakwah merupakan salah satu tugas para nabi dan rasul. Berdakwah itu mulia
Segala bentuk cobaan yang terjadi harus disikapi sebagai proses hidup dalam rangka membentuk karakter dan meningkatkan kualitas keimanan kita
Allah menjelaskan bahwa manusia mempunyai kecenderungan yang berbeda yang saling bertolakbelakang satu sama lainnya
1. Perhatikan QS. Ali Imran [3]: 186 berikut!
لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ مِن قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُواْ أَذًى كَثِيرًا وَإِن تَصْبِرُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الأُمُورِ
Terjemahan ayat yang diberi garisbawah adalah ....
Bila ditimpa suatu ujian dan cobaan maka bersabarlah
Yang demikian itu termasuk urusan yang di utamakan
Mendengar dari orang-orang yang di beri kitab sebelum kamu
Kamu sungguh sungguh akan di uji terhadap hartamu dan dirimu
Gangguan yang banyak menyakitkan hati seseorang
Perhatikan pernyataan berikut!
Dalam bersedekah jangan sampai memberikan sedekah yang terlalu banyak, hanya karena bangga dengan pahala sedekah, sedangkan kita lupa dengan kebutuhan keluarga kita sendiri.
Ayat yang sesuai dengan perilaku di atas adalah ....
وَآَتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا
وَاِمَّا تُعۡرِضَنَّ عَنۡهُمُ ابۡتِغَآءَ رَحۡمَةٍ مِّنۡ رَّبِّكَ تَرۡجُوۡهَا فَقُلْ لَّهُمۡ قَوۡلًا مَّيۡسُوۡر
وَلَا تَجۡعَلۡ يَدَكَ مَغۡلُوۡلَةً اِلٰى عُنُقِكَ وَلَا تَبۡسُطۡهَا كُلَّ الۡبَسۡطِ فَتَقۡعُدَ مَلُوۡمًا مَّحۡسُوۡرً
اِنَّ رَبَّكَ يَبۡسُطُ الرِّزۡقَ لِمَنۡ يَّشَآءُ وَيَقۡدِرُؕ اِنَّهٗ كَانَ بِعِبَادِهٖ خَبِيۡرًۢا بَصِيۡرًا
Perhatikan cerita singkat berikut!
Suatu hari Qarun keluar di tengah-tengah kaumnya dengan pakaian yang megah dan perhiasan yang berlebih-lebihan, dalam suatu iring-iringan yang lengkap dengan pengawal, hamba sahaya dan inang pengasuh untuk mempertontonkan ketinggian dan kebesaran kepada manusia. Yang demikian itu adalah sifat yang tercela bagi orang yang berakal dan berpikiran sehat.
Hikmah dari perilaku dalam cerita tersebut adalah ....
Kita tidak boleh terlalu hanya mementingkan urusan dunia saja
Dalam hidup kita harus berlebih-lebihan demi meraih kesenangan
Kita harus hidup seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat
Kita tidak boleh hidup berlebih-lebihan dan harus bersikap sederhana
Hidup itu hanya sebentar, kita harus mementingkan akhirat saja
Perhatikan hadis berikut!
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيرٌ وَلَيْسَ ذلِكَ لِأحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمنِ إِنْ أصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ
فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ وَإِنْ أصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكاَنَتْ خَيرًا لَهُ (رواه مسلم)
Isi kandngan dari hadis tersebt adalah ...
Bila mendapat sesuatu yang menyenangkan dan membahagiakan maka bersyukur
Derajat orang yang memberi itu lebih tinggi dari kedudukan orang yang meminta
Tidak lengah ketika mendapat kemudahan dan kelapangan rezeki, dan tidak patah semangat dan mudah putus asa ketika mendapat musibah
Menganjurkan untuk menumbuh kembangkan sifat qana’ah,mereka
cukup dengan rizki yang di berikan Allah dan selalu bersyukur
Orang-orang yang bersabar di dalam menghadapi ujian dan cobaan yang diturunkan Allah kepadanya mempunyai kedudukan yang istimewa
Perhatikan cerita berikut!
Qarun memiliki segala kemegahannya memukau sebagian manusia. Qarun tidak menghiraukan nasehat dari kaumnya, kemudian dia keluar dari tempat tinggalnya dengan penuh kesombongan bersama kendaraan, harta, dan pelayannya. Pemandangan ini membuat orang-orang yang lemah imannya yang terbuai oleh keindahan dunia dari akibat buruk yang hadir setelah menikmatinya. Mereka ingin sekali mendapatkan kenikmatan dunia sehingga mereka mengganggap Qarun sebagai orang yang mendapat jatah yang banyak dari kenikmatan itu.
lafadz ayat yang sesuai dengan kisah di atas adalah….
إِنَّ قَارُوْنَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوْسٰى فَبَغٰى عَلَيْهِمْۖ وَاٰتَيْنٰهُ مِنَ الْكُنُوْزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهٗ لَتَنُوْءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِى الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهٗ قَوْمُهٗ لَا تَفْرَحْ إِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِيْنَ
فَخَرَجَ عَلٰى قَوْمِهٖ فِيْ زِيْنَتِهٖۗ قَالَ الَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا يٰلَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوْتِيَ قَارُوْنُۙ إِنَّهٗ لَذُوْ حَظٍّ عَظِيْمٍ
وَقَالَ الَّذِيْنَ أُوْتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّمَنْ اٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًاۚ وَلَا يُلَقّٰهَا إِلَّا الصّٰبِرُوْنَ
فَخَسَفْنَا بِهٖ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَۗ فَمَا كَانَ لَهٗ مِنْ فِئَةٍ يَّنْصُرُوْنَهٗ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِيْنَ
وَأَصْبَحَ الَّذِيْنَ تَمَنَّوْا مَكَانَهٗ بِالْأَمْسِ يَقُوْلُوْنَ وَيْكَأَنَّ اللّٰهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُۚ لَوْلَا أَنْ مَّنَّ اللّٰهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَاۗ وَيْكَأَنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ
1. Perhatikan QS. Al-maun ayat 1-7 berikut!
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ -فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ -وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ - فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ - الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ - الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ - وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ
Terjemah dari ayat yang diberi garis bawah adalah ....
orang-orang yang berbuat riya
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat
dan tidak menganjurkan memberi Makan orang miskin
Itulah orang yang menghardik anak yatim
tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
Perhatikan isi kandungan ayat berikut
orang-orang yang mengharapkan kekayaan Qarun menyesal dan kembali berserah diri kepada hikmah Allah yang Dia tetapkan, mereka berkata: “Sungguh mengerikan peristiwa dan kesudahan yang buruk ini, dan sungguh menakjubkan kekuasaan Allah terhadap makhluk-Nya
Isi kandungan di atas sesuai dengan lafadz ayat ....
فَخَرَجَ عَلٰى قَوْمِهٖ فِيْ زِيْنَتِهٖ ۗقَالَ الَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا يٰلَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَآ اُوْتِيَ قَارُوْنُۙ اِنَّهٗ لَذُوْ حَظٍّ عَظِيْمٍ
وَقَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّمَنْ اٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ۚوَلَا يُلَقّٰىهَآ اِلَّا الصّٰبِرُوْنَ
فَخَسَفْنَا بِهٖ وَبِدَارِهِ الْاَرْضَ ۗفَمَا كَانَ لَهٗ مِنْ فِئَةٍ يَّنْصُرُوْنَهٗ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۖوَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِيْنَ
وَأَصْبَحَ الَّذِيْنَ تَمَنَّوْا مَكَانَهٗ بِالْأَمْسِ يَقُوْلُوْنَ وَيْكَأَنَّ اللّٰهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُۚ لَوْلَا أَنْ مَّنَّ اللّٰهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَاۗ وَيْكَأَنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الْكٰفِرُوْنَ
إِنَّ قَارُوْنَ كَانَ مِنْ قَوْمِ مُوْسٰى فَبَغٰى عَلَيْهِمْۖ وَاٰتَيْنٰهُ مِنَ الْكُنُوْزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهٗ لَتَنُوْءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِى الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهٗ قَوْمُهٗ لَا تَفْرَحْ
perhatikan ayat berikut
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ
berdasarkan ayat tersebut bahwa manusia akan di berikat ujian ....
ketakutan, kelaparan, dan kesabaran
kesabaran, ketakutan dan hawa nafsu
ketakutan, kelaparan, dan kemiskinan
kemiskinan, penderitaan dan kemalaratan
ketakutan, kemiskinan dan kesehatan
Perhatikan QS. Ali Imran [3]: 186 berikut!
لَتُبْلَوُنَّ فِيْٓ اَمْوَالِكُمْ وَاَنْفُسِكُمْۗ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْٓا اَذًى كَثِيْرًا ۗ وَاِنْ تَصْبِرُوْا وَتَتَّقُوْا فَاِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ
Terjemahan ayat yang diberi garisbawah adalah ....
Kamu sungguh sungguh akan di uji terhadap hartamu dan dirimu
Mendengar dari orang-orang yang di beri kitab sebelum kamu
Yang demikian itu termasuk urusan yang di utamakan
Gangguan yang banyak menyakitkan hati seseorang
Bila ditimpa suatu ujian dan cobaan maka bersabarlah
Perhatikan QS. Ali Imran [3]: 186 berikut!
لَتُبْلَوُنَّ فِيْٓ اَمْوَالِكُمْ وَاَنْفُسِكُمْۗ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْٓا اَذًى كَثِيْرًا ۗ وَاِنْ تَصْبِرُوْا وَتَتَّقُوْا فَاِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ
Terjemahan ayat yang diberi garisbawah adalah ....
Mendengar dari orang-orang yang di beri kitab sebelum kamu
seseorang
Bila ditimpa suatu ujian dan cobaan maka bersabarlah
Gangguan yang banyak menyakitkan hati
Yang demikian itu termasuk urusan yang di utamakan
Kamu sungguh sungguh akan di uji terhadap hartamu dan dirimu
Perhatikan QS. Al-Isra' [17]: 28-30 berikut!
وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ٱبْتِغَآءَ رَحْمَةٍ مِّن رَّبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُل لَّهُمْ قَوْلًا مَّيْسُورًا
وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ ٱلْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَّحْسُورًا
إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًا
Terjemah dari ayat yang diberi garis bawah adalah ....
Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu
dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya
kamu menjadi tercela dan menyesal
maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas.
untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang kamu harapkan
perhatikan kandungan ayat berikut
pendidikan yang baik kepada setiap insan, yakni janganlah kamu berpaling dari mereka dengan cara yang meremehkan mereka dalam hal kekayaan dan kekuatan sehingga kamu menjauh dari mereka, melainkan kamu boleh saja berpaling dari mereka tatkala kesulitan menghadapimu, atau rintangan yang merintangi antara kamu dengannya, dan ketika itu kamu mengharap dari Allah dibukakannya bagimu pintu kemudahan agar dapat bertemu mereka kembali.
lafadz ayat yang sesuai dengan kandungan ayat diatas adalah
وَإِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ٱبْتِغَآءَ رَحْمَةٍ مِّن رَّبِّكَ تَرْجُوهَا فَقُل لَّهُمْ قَوْلًا مَّيْسُورًا
إِنَّ رَبَّكَ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ بِعِبَادِهِۦ خَبِيرًۢا بَصِيرًا
وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ ٱلْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَّحْسُورً
وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا
perhatikan ayat berikut
وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ ٱلْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا مَّحْسُورًا
berdasarkan ayat tersebut maka sifat yang dilarang adalah
larangan menjadikan tangan terbelenggu
melarang terlalu ringan tangan
larangan kikir dan sangat dermawan
larangan boros dan sombong
larangan kikir dan pelit
