WorksheetsKisi Kisi UTS KJJ XI
Total questions: 55
Worksheet time: 2hrs 50mins
Klasifikasi jalan menurut fungsinya terdiri dari....
Jalan arteri, jalan kolektor, jalan lokal, jalan desa
Jalan arteri, jalan kolektor, jalan lokal, jalan lingkungan
Jalan kelas I, jalan kelas II, jalan kelas III
Jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota
Jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota, jalan desa
Jalan arteri primer dan jalan kolektor primer yang menghubungkan antar ibukota provinsi, dan jalan strategis nasional, serta jalan tol merupakan pengertian dari...
Jalan nasional
Jalan arteri
Jalan kabupaten
Jalan provinsi
Jalan kelas I
Klasifikasi jalan menurut kelasnya terdiri dari...
Jalan kelas I, jalan kelas II, jalan kelas IIIC
Jalan kelas IIIA, jalan kelas IIIB, jalan kelas IIIC
Jalan kelas I, jalan kelas II, jalan kelas khusus
Jalan kelas I, jalan kelas II, jalan kelas IIIA,B,C
Jalan kelas I, jalan kelas II, jalan kelas III, jalan kelas IV
Jalan umum yang berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-ratabtinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi secara berdaya guna, merupakan pengertian dari ....
Jalan arteri
Jalan kolektor
Jalan lokal
Jalan lingkungan
Jalan nasional
Jalan umum yang menghubungkan kawasan dan/atau antar pemukiman di dalam desa, serta jalan lingkungan merupakan pengertian dari ....
Jalan lingkungan
Jalan desa
Jalan kota
Jalan kelas khusus
Jalan kelas III
Klasifikasi jalan menurut statusnya terdiri dari ....
Jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan arteri, jalan kolektor
Jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan desa
Jalan arteri, jalan kolektor, jalan primer, jalan sekunder
Jalan arteri, jalan kolektor, jalan primer, jalan sekunder, jalan khusus
Jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota, jalan desa
Berikut merupakan fungsi jalan, kecuali ....
Distribusi barang
Sarana transportasi darat
Distribusi jasa
Membatasi hubungan antar daerah
Penghubung antar wilayah
Berikut yang bukan termasuk pengelompokkan jalan berdasarkan fungsinya adalah…
Jalan Sekunder
Jalan Lokal
Jalan Arteri
Jalan Lingkungan
Jalan Kolektor
Jalan kolektor yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 mm, ukuran panjang tidak melebihi 12.000 milimeter, muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton adalah jalan...
Jalan kelas I
Jalan kelas II
Jalan kelas III A
Jalan kelas III B
Jalan kelas III C
Jalan lokal dan jalan lingkungan yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.100 mm, ukuran panjang tidak melebihi 9.000 milimeter, muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton adalah jalan...
Jalan kelas I
Jalan kelas II
Jalan kelas III A
Jalan kelas III B
Jalan kelas III C
Berikut ini yang tidak termasuk jenis jembatan menurut material adalah?
Jembatan Kayu
Jembatan Baja
Jembatan Beton
Jembatan Integral
Jembatan Komposit
Dari gambar dibawah manakah yang merupakan jembatan rangka?
Jembatan berfungsi menghubungkan kedua lokasi adanya hambatan sungai dan tranportasi di perkotaan untuk menghindari kemacetan yang sering terjadi dalam kota, merupakan fungsi dari jembatan?
Jembatan untuk jalan raya
Jembatan air
Jembatan jalan kereta api
Jembatan untuk pejalan kaki
Jembatan penyebrangan
Pengertian jembatan adalah..
Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk melewatkan lalu lintas yang terputus pada kedua ujungnya akibat adanya hambatan berupa: sungai / lintasan air, lembah, jembatan / jembatan kereta api yang menyilang dibawahnya
Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk melewatkan pejalan kaki yang tersendat akibat kemacetan yang ditimbulkan kepadatan lalu lintas
Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk melewatkan pedestrian yang tersendat akibat kemacetan yang ditimbulkan kepadatan lalu lintas
Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk melewatkan lalu lintas udara yang tersendat akibat kemacetan yang ditimbulkan kepadatan lalu lintas
Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk melewatkan lalu lintas air yang tersendat akibat kemacetan yang ditimbulkan kepadatan lalu lintas
Pengertian klasifikasi jembatan adalah...
pengelompokkan jembatan berdasarkan beberapa aspek yang mempengaruhi jembatan
pengelompokkan jalan raya berdasarkan beberapa aspek yang mempengaruhi jembatan
pengelompokkan konstruksi jalan berdasarkan beberapa aspek yang mempengaruhi jembatan
pengelompokkan konstruksi beton berdasarkan beberapa aspek yang mempengaruhi jembatan
pengelompokkan manfaat berdasarkan beberapa aspek yang mempengaruhi jembatan
Berikut ini yang merupakan klasifikasi jembatan berdasar fungsinya adalah...
Jembatan jalan raya
Jembatan bamboo
Jembatan beton
Jembatan baja
Jembatan Lengkung
Berikut ini yang merupakan klasifikasi jembatan berdasar materialnya adalah...
Jembatan jalan raya
Jembatan kereta api
Jembatan beton
Jembatan khusus
Jembatan kelas A
Berikut ini yang bukan merupakan fungsi dari adanya konstruksi jembatan adalah...
Menghubungkan dua lokasi yang terhalang
Mempercepat waktu tempuh dalam meneruskan perjalanan
Memudahkan akses penyebaran dan pemerataan barang
Mempertinggi suatu area
Sebagai tempat wisata
Dalam perkembangannya pembuatan jembatan banyak menggunakan bahan utama....
kayu dan bambu
Akar
Bata
Baja dan besi
Indonesia mempunya jembatan terpanjang yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura dikenal dengan nama jembatan
Jembatan Suramadu
Jembatan Habibie
Suspension Bridge
Jembatan Ampera
Jembatan Rumpiang
Jembatan yang dibuat dari perpaduan dua bahan yang sama ataupun berbeda dengan mempertimbangkan sifat kedua bahan tersebut adalah jembatan...
baja
kayu
batu bata
komposit
beton prategang
Jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura adalah...
Jembatan Ciampea
Jembatan Suramadu
Jembatan Ampera
Jembatan Grogol
Jembatan Bogeg
jembatan yang penggunaanya hanya sementara karena
penggunaan jembatan ini sambil menunggu proses penyelesaian jembatan yang utama, disebut....
Jembatan Permanen
Jembatan Darurat
Jembatan Semi Permanen
Jembatan Daktil
Jembatan Layang
Gambar tersebut termasuk bentuk Jembatan....
Jembatan Balok
Jembatan Beton
Jembatan Komposit
Jembatan Cable Stayed
Jembatan Gantung
Gambar tersebut termasuk bentuk Jembatan....
Jembatan Balok
Jembatan Beton
Jembatan Komposit
Jembatan Cable Stayed
Jembatan Gantung
Jalan umum yang fungsinya lebih pada pelayanan kendaraan dengan jarak tempuh perjalanan jauh, oleh karenanya biasa berkecepatan tinggi, didisain berdasarkan kecepatan rencana minimum 30 km/jam dengan lebar minimum 11 m. adalah pengertian jalan….
Arteri Primer
Arteri Sekunder
Kolektor Primer
Kolektor Sekunder
Lokal Primer
Jalan raya yang berfungsi melayani kendaraan dengan perjalanan jarak sedang, kecepatan melaju tentu juga sedang, didisain berdasarkan kecepatan rencana minimum 40 km/jam dengan lebar minimum 9 m adalah pengertian jalan….
Arteri Primer
Arteri Sekunder
Kolektor Primer
Kolektor Sekunder
Lokal Primer
Jalan raya yang digunakan demi melayani kendaraan lokal di suatu tempat, ciri perjalanannyapun adalah jarak dekat, sementara kecepatannya juga rendah, didisain berdasarkan kecepatan rencana minimum 20 km/jam dengan lebar minimum 6,5 m adalah pengertian jalan….
Arteri Primer
Arteri Sekunder
Kolektor Primer
Kolektor Sekunder
Lokal Primer
Jalan raya yang digunakan untuk melayani angkutan lingkungan yang perjalanannya berjarak dekat, dan berkecepatanpun rendah adalah pengertian jalan….
Kolektor Primer
Kolektor
Lokal Primer
Lokal Sekunder
Lingkungan
Jalan arteri dan juga jalan kolektor yang menghubungkan antara dua ibukota provinsi serta jalan tol. adalah pengertian jalan….
Jalan Nasional
Jalan Provinsi
Jalan Kota/Kabupaten
Jalan Desa
Jalan Khusus
Jalan kolektor yang menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten/kota, atau antara ibukota kabupaten/kota yang satu dengan ibukota kabupaten/kota lainnya adalah pengertian jalan….
Jalan Khusus
Jalan Nasional
Jalan Provinsi
Jalan Kota/Kabupaten
Jalan Desa
Jalan arteri yang bisa dilewati kendaraan bermotor dengan ukuran lebarmaksimal adalah 2.500 milimeter (2,5 meter), sementara untuk ukuran panjang maksimalnya adalah 18.000 milimeter (18 meter). Untuk muatan sumbu terberat yang diizinkan adalah 10 ton, dimana jalan kelas ini biasanya merupakan jalan yang digunakan untuk angkutan peti kemas.
Jalan Kelas I
Jalan Kelas II
Jalan Kelas IIIA
Jalan Kelas IIIB
Jalan Kelas IV
Jalan arteri yang dapat dilewati kendaraan angkut berukuran lebar maksimal 2.500 milimeter (2,5 meter), dan panjang maksimal adalah 18.000 milimeter (18 meter). Sementara di Indonesia ini untuk muatan sumbu terberat yang diizinkan lebih dari 10 ton adalah ....
Jalan Kelas I
Jalan Kelas II
Jalan Kelas IIIA
Jalan Kelas IIIB
Jalan Kelas IV
Sistem drainase merupakan serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk….
Menahan beban kendaraan yang melintas
Mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan ke badan air (sungai dan danau)
Mengatur ketinggian permukaan air pada saluran air
Pengendalian keluar masuk air pada suatu saluran air.
Mengontrol dan menyadap air yang akan dialirkan ke saluran irigasi.
Dalam merencanakan sistem drainase jalan berdasarkan pada keberadaaan air permukaan dan bawah permukaan. Fungsi dari drainase permukaan (surface drainage) adalah….
Untuk memaksimalkan penetrasi air hujan ke dalam struktur jalan
Untuk mencegah masuknya air dalam struktur jalan,
Untuk menangkap dan mengeluarkan air dari struktur jalan
Mengontrol ketinggian air pada saluran
Untuk mengendalikan limpasan air hujan dari permukaan jalan
Dalam merencanakan sistem drainase jalan berdasarkan pada keberadaaan air permukaan dan bawah permukaan. Fungsi dari drainase bawah permukaan (sub surface drainage) adalah….
Untuk memaksimalkan penetrasi air hujan ke dalam struktur jalan
Untuk melancarkan masuknya air dalam struktur jalan,
Untuk menangkap dan mengeluarkan air dari struktur jalan
Mengontrol ketinggian air pada saluran
Untuk mengendalikan limpasan air hujan dari permukaan jalan
Secara umum, langkah perencanaan sistem drainase jalan dimulai dengan memplot rute jalan yang akan ditinjau di peta topografi untuk mengetahui …
daerah layanan
daerah terjal
daerah landai
perbedaan elevasi
perbedaan struktur penyusun tanah
Yang bukan termasuk drainase memanjang adalah ...
Parit / selokan (ditch)
Talang (gutters)
Saluran menikung keluar (tunouts)
Saluran curam (chutes)
Danau buatan
Yang bukan termasuk kedalam jenis drainase melintang adalah ….
Fords
Drifts
Bendungan
Gorong – gorong (culvert)
Jembatan
Pembangunan jembatan harus memerhatikan berbagai aspek baik secara konstruksi, biaya, maupun lingkungan. Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam prinsip pemilihan konstruksi jembatan adalah ….
Konstruksi sederhana (bisa dikerjakan masyarakat)
Harga murah (memanfaatkan material lokal)
Kuat dan tahan lama (mampu menerima beban lalu lintas)
Perawatan yang kompleks dan rumit.
Stabil dan mampu menahan gerusan air
Dalam pemilihan letak jembatan diperhatikan beberapa hal seperti memilih bentang terpendek, menghindari lokasi pada belokan sungai, dan menghindari abutmen yang tinggi. Untuk kriteria perencanaan suatu jembatan ada beberapa hal yang diperhatikan pertama kali, salah satunya adalah ….
Survey dan Investigasi
Analisa curah hujan
Analisa Struktur Jembatan
Harga lahan
Pembebasan lahan
Hal yang tidak digunakan sebagai dasar untuk membuat rancangan teknis dalam survey dan Investigasi pembangunan jembatan adalah ….
Kondisi tata guna lahan
Ketersediaan material
Kelas jembatan
Pemilihan jenis jembatan
Pembebasan lahan
Hal yang tidak digunakan sebagai dasar untuk membuat rancangan teknis dalam analisis data
pembangunan jembatan adalah ….
Analisa data pendapatan daerah
Analisis data lalu – lintas
Analisis data hidrologi
Analisis data tanah
Analisis geometri
Berapa kecepatan rencana minimum pada jalan lokal primer….
60 km/jam
40 km/jam
20km/jam
30km/jam
10km/jam
Bahwa jalan dan jembatan sebagai bagian dari system transportasi nasional mempunyai peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi,social dan budaya serta lingkungan yang dikembangkan melalui pendekatan pengembangan wilayah berdasarkan ?
UU no.38 tahun 2004
UU no.38 tahun 2003
UU no 19 tahun 2004
UU no.39 tahun 2003
UU no.40 tahun 2004
Jika dalam proses survey pemetaan pada pembangunan jalan raya terhalang oleh suatu wilayah yang memiliki elevasi lebih rendah dari elevasi jalan itu sendiri maka konstruksi yang tepat untuk menghubungkan jalan yang terhalang tersebut adalah ….
Fords
Drifts
Bendungan
Underpass
Jembatan
Seorang perencana struktur jembatan akan menetapkan semua beban yang berasal dari berat sendiri jembatan atau bagian jembatan yang ditinjau, termasuk segala unsur tambahan yang dianggap sebagai suatu kesatuan yang tetap pada jembatan sebagai ….
Beban mati
Beban hidup
Beban Primer
Beban Sekunder
Beban Khusus
Sistem drainase merupakan serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk….
Menahan beban kendaraan yang melintas
Mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan ke badan air (sungai dan danau).
Mengatur ketinggian permukaan air pada saluran air
Pengendalian keluar masuk air pada suatu saluran air.
Mengontrol dan menyadap air yang akan dialirkan ke saluran irigasi.
Jalan umum yang fungsinya lebih pada pelayanan kendaraan dengan jarak tempuh perjalanan jauh, oleh karenanya biasa berkecepatan tinggi, didisain berdasarkan kecepatan rencana minimum 30 km/jam dengan lebar minimum 11 m merupakan jalan….
Arteri Primer
Arteri Sekunder
Kolektor Primer
Kolektor Sekunder
Lokal Primer
Jalan raya yang berfungsi melayani kendaraan dengan perjalanan jarak sedang, kecepatan melaju tentu juga sedang, didisain berdasarkan kecepatan rencana minimum 40 km/jam dengan lebar minimum 9 m adalah pengertian jalan….
Arteri Primer
Arteri Sekunder
Kolektor Primer
Kolektor Sekunder
Lokal Primer
Dalam merencanakan sistem drainase jalan berdasarkan pada keberadaaan air permukaan dan bawah permukaan. Fungsi dari drainase permukaan (surface drainage) adalah….
Untuk memaksimalkan penetrasi air hujan ke dalam struktur jalan
Untuk mencegah masuknya air dalam struktur jalan,
Untuk menangkap dan mengeluarkan air dari struktur jalan
Mengontrol ketinggian air pada saluran
Untuk mengendalikan limpasan air hujan dari permukaan jalan
Dalam merencanakan sistem drainase jalan berdasarkan pada keberadaaan air permukaan dan bawah permukaan. Fungsi dari drainase bawah permukaan (sub surface drainage) adalah….
Untuk memaksimalkan penetrasi air hujan ke dalam struktur jalan.
Untuk melancarkan masuknya air dalam struktur jalan,
Untuk menangkap dan mengeluarkan air dari struktur jalan
Mengontrol ketinggian air pada saluran
Untuk mengendalikan limpasan air hujan dari permukaan jalan
Dalam rangka memperkecil berar sendiri dari abutment, sementara itu untuk mencapai tanah keras perencana memilih tiang pancang karena letak tanah keras sebagai pemikul beban jembatan cukup dalam terhitung dari permukaan tanah dasar, maka tipe abutmen yang sesuai adalah ….
Tipe balok kepala (pile cap).
Tipe semi gravitasi.
Tipe Gravitasi
Tipe T terbalik
Tipe T terbalik dengan penopang
Pembangunan jembatan harus memerhatikan berbagai aspek baik secara konstruksi, biaya, maupun lingkungan. Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam prinsip pemilihan konstruksi jembatan adalah ….
Konstruksi sederhana (bisa dikerjakan masyarakat)
Harga murah (memanfaatkan material lokal)
Kuat dan tahan lama (mampu menerima beban lalu lintas)
Perawatan yang kompleks dan rumit.
Stabil dan mampu menahan gerusan air
Dalam pemilihan letak jembatan diperhatikan beberapa hal seperti memilih bentang terpendek, menghindari lokasi pada belokan sungai, dan menghindari abutmen yang tinggi. Untuk kriteria perencanaan suatu jembatan ada beberapa hal yang diperhatikan pertama kali, salah satunya adalah ….
Survey dan Investigasi
Analisa curah hujan
Analisa Struktur Jembatan
Harga lahan
Pembebasan lahan
