WorksheetsPoltekkes Politik dalam Islam
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Dalam bahasa Arab kata politik secara harfiah berasal dari kata siyasah. Kata tersebut mengandung makna ...
Memimpin
Mengatur
Memilih
Memerintah
Memajukan
Pernyataan di bawah ini yang benar terkait sistem pemerintahan Islam adalah ...
Ketaatan kepada pemimpin tidak sama dengan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya
Islam mewajibkan umatnya untuk memilih salah satu diantara mereka menjadi pemimpin
Dalam catatan sejarah, pemimpin dalam sistem pemerintahan Islam disebut khilafah
Menyelenggarakan sistem pemerintahan dalam Islam merupakan kewajiban agama
Tetap taat pada pemimpin Islam walaupun pemimpin melanggar perintah Allah
Yang termasuk kedalam salah satu pilar pemerintahan Islam adalah ...
Kedaulatan merupakan milik atau ada ditangan umat Islam
Seorang khalifah harus dipilih langsung oleh umat Islam dan dibaiat bersama
Memilih pemimpin merupakan suatu kewajiban bagi seluruh umat Islam
Ketaatan kepada khalifah sama dengan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya
Memilih pemimpin merupakan hal yang tidak wajib bagi seluruh umat Islam
Islam merupakan agama yang bukan hanya mengajarkan pada tata cara bagaimana manusia berhubungan dengan Allah SWT, istilah ini dikenal dalam bahasa arab dengan nama
Hablum minal insi
Hablum minal jinn
Hablum minal hayawan
Hablum minannas
Hablum minallah
Permasalahan politik merupakan bagian yang di atur dalam ajaran agama Islam, yang merupakan tata cara bagaimana manusia berhubungan dengan sesama manusia, istilah ini dikenal dalam bahasa arab dengan nama
Hablum minal insi
Hablum minal jinn
Hablum minal hayawan
Hablum minannas
Hablum minallah
Politik Islam adalah gagasan-gagasan politik yang berlandaskan pada ajaran agama Islam. Dalam islam istilah politik dikenal dengan Istilah
Al Harb
Al Hadarah
As-Siyâsah
Tamaddun
Madani
Membina (membangun atau mendasari) hukum sesuai dengan tuntutan maslahat (kepentingan) umat yang tidak terdapat dalil khusus dan rinci mengenainya/pemimpin yang mengatur urusan umat mewujudkan (merealisasikan) maslahat (kepentingan) yang kembali kepada individu dan jemaah (masyarakat) merupakan definsi dari istilah
Politik
Politik Islam
Politik Ummat
Politikus
Pemimpin Politik
Islam merupakan agama yang bukan hanya mengajarkan pada tata cara bagaimana manusia berhubungan dengan Allah SWT , melainkan juga mengajarkan tata cara hubungan antar sesama manusia contoh dari kedua hal tersebut adalah
Sholat dan puasa
Pemilu dan politik
Sholat dan haji
Sholat dan politik
Demo dan kampanye
Dalam wacana kontemporer, paradigma sitem politik Islam setidaknya berpusat pada 3 pokok pikiran, berikut ini yang bukan paradigma sistem politik Islam adalah
Politik hanya menimbulkan perpecahan dan kehancuran dalam negara dan agama, maka politik tidaklah perlu.
Sistem politik dan ketatanegaraan dalam Islam adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam ajaran Islam yang wajib untuk diteladani sebagaimana Rasulullah mencontohkan di Madinah
Agama Islam dengan urusan politik dan ketatanegaraan adalah tidak ada hubungannya sama sekali.
Permasalahan politik dan ketatanegaraan adalah murni hasil pemikiran manusia bukan dari ajaran agama Islam
Islam adalah agama yang serba lengkap yang didalamnya terdapat sistem kehidupan termasuk politik dan ketatanegaraan, namun hanya dalam bentuk seperangkat etika dalam membangun kehidupan politik dan bernegara
Berikut ini yang bukan merupakan prinsip pokok yang melatar belakangi praktek politik Islam adalah
Kewajiban mewujudkan persatuan dan kesatuan umat
Kewajiban bermusyawarah dalam mengambil keputusan
Pemerataan penduduk
Amanah dan menjunjung keadilan
Kewajiban mentaati Allah, Rasul dan ulil amri.
Pendapat ulama terdahulu (Shalafush Sholih) yang menguatkan tafsir politik dalam Islam yang menyebutkan politik sebagai sebuah keadilan dari Allah dan Rasulullaah SAW adalah
Imam Mawardi
Ibnu Qoyyim
Imam Ghazali
Ibnu Taimiyah
Ibnu Hajar
Pendapat ulama terdahulu (Shalafush Sholih) yang menguatkan tafsir politik dalam Islam yang menyebutkan Politik Islam sebagai upaya untuk menjaga agama dan memelihara dunia adalah
Imam Mawardi
Ibnu Qoyyim
Imam Ghazali
Ibnu Taimiyah
Ibnu Hajar
Pendapat ulama terdahulu (Shalafush Sholih) yang menguatkan tafsir politik dalam Islam yang menyebutkan “agama itu ibarat pilar/pokok dan kekuasaan (politik) adalah penjaganya”. (ad-diinul ushul wa sulthonun harisun) adalah
Imam Mawardi
Ibnu Qoyyim
Imam Ghazali
Ibnu Taimiyah
Ibnu Hajar
Berikut ini yang bukan bagian dari siyasah maliyah (Politik harta benda) adalah
Prinsip-prinsip dalam kepemilikan harta
Mewujudkan perilaku moral yang baik
Tanggung jawab sosial dalam masalah harta
Zakat, infaq, shadaqah, waqaf
Aturan dalam eksploitasi sumberdaya alam
Berikut ini yang bukan merupakan kontribusi Umat Islam Dalam Sistem Perpolitikan di Indonesia adalah
Didirikannya partai-partai politik yang berasas Islam, juga partai-partai nasionalis yang berbasiskan umat Islam
Sikap proaktifnya tokoh-tokoh politik Islam dan umat Islam terhadap terwujudnya keutuhan NKRI, termasuk menerima pancasila sebagai azas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Islam di Indonesia telah membentuk budaya bernegara, ideologi tentang jihad, dan kontrol sosial yang terarah dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan
Tingginya partisipasi masyarakat Islam dalam event-event politik kenegaraan (pemilu, pilkada, dll.)
Ummat Islam dengan politiknya mengganggu kedamaian dan ketentraman masyarakat
