NEW
Font size
Worksheetsbab 1
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 16mins
Berikut ini yang merupakan struktur teks cerita sejarah orientasi adalah
Hari buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati setiap 1 Mei. Di beberapa negara, hari Buruh dijadikan hari libur tahunan, yang berawal dari usaha
gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.
Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Loisville, dan Baltimore.
Delapan jam per hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935.
(1) Siasat Teuku Umar untuk menghancurkan Belanda dengan menyerahkan diri bersama 250 orang pasukannya. (2) Dengan dibantu istrinya Cut Nyak Dien, dia melawan Belanda. (3) Akibatnya, dia dianggap pengkhianat negara oleh rakyat Aceh. (4) Padahal,siasat ini dipakai untuk mengetahui taktik dan kekuatan Belanda. (5) Dengan cara ini, Teuku Umar dapat menekan Belanda.
Kalimat tidak padu pada teks cerita sejarah di atas ialah ....
1
2
3
4
5
Berita kekalahan Jepang dalam perang pasifik telah diketahui oleh Sutan Syahrir sehingga para golongan muda
mendesak golongan tua untuk segera melaksanakan kemerdekaan. Hal itu dilakukan agar kita tidak memiliki hutang budi terhadap Jepang. Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari Jepang melainkan karena perjuangan rakyat Indonesia.
Penggalan teks di atas menggunakan struktur teks cerita sejarah, yaitu ....
orientasi
komplikasi
resolusi
abstraksi
reorientasi
Teuku Umar merahasiakan rencana untuk menipu Belanda, meskipun ia dituduh sebagai penghianat oleh orang Aceh.
Kutipan teks cerita sejarah tersebut merupakan bagian...
orientasi
komplikasi
abstrak
resolusi
reorientasi
Karena menghadapi senjata modern, rakyat Malaka tidak mampu menahan serangan Portugis. Malaka jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511. Sultan Malaka terpaksa menyingkir ke Pulau Bintan, tetapi perlawanan rakyat Malaka terus berkobar dan tidak pernah terhenti, seklaipun sifatnya lokal. Nilai yang terkandung di dalam cuplikan tersebut adalah...
kegigihan
kesabaran
kemandirian
kebengisan
kegagahan
Ultimatum agar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota dan rakyat, melahirkan politik “bumihangus”. Rakyat tidak rela Kota Bandung dimanfaatkan oleh musuh. Mereka mengungsi ke arah selatan bersama para pejuang. Kolonel Abdul Haris Nasution selaku Komandan Divisi III, mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakannya lagi. Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Api masih membubung membakar kota. Bandung pun berubah menjadi lautan api. Bukti kutipan tersebut bagian dari rangkaian peristiwa adalah…
mendeskripsikan suasana Kota Bandung
memaparkan peristiwa Bandung Lautan Api
berisi pemaparan alur, tokoh, dan latar yang akan disampaikan dalam peristiwa Bandung Lautan Api
menggambarkan peristiwa sebelum terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api
berisi penjelasan berupa tanda-tanda akan munculnya peristiwa Bandung Lautan Api
Sebelum Ibu Hamid meninggal dunia, ia berpesan agar Hamid jangan menikah dengan Zainab karena orang tua Zainab telah menolong mereka memberi nafkah, serta menyekolahkannya. Lagi pula, keluarga Zainab orang kaya dan terpandang. Atas pesan almarhumah ibunya, Hamid menyadari keadaan dirinya dan menjauhi Zainab dengan pergi ke tanah Arab setelah menasehati Zainab agar mau menerima pinangan pemuda pilihan ibu Zainab yang masih saudara.
Nilai moral yang terkandung dalam penggalan cerita di atas adalah ....
kasih tak sampai
tahu diri dan mau mendengarkan nasihat
menurut kemauan sendiri
. menuruti kehendak orang yang berjasa
merelakan orang yang dicintai
Dan bila orang mendarat dari pelayanan entah dari jauh entahlah dekat, ia akan berhenti di suatu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. Ia akan mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.
(Pramudya Ananta Toor, Mangir)
Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah …
nilai sosial
nilai budaya
nilai estetis
nilai moral
nilai agama
Kalimat yang menggunakan konjungsi temporal adalah….
Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel.
Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di Desa Qunu, tempat Ia menghabiskan masa kecilnya.
Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Prectoria, tempat Dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan.
Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun.
Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandela tahun 1990
Colombo Plan, yang terbentuk pada 1950 dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Akan tetapi, keanggotaannya tidak berasal dari suatu kawasan tertentu dan operasinya bersifat bilatelaral, sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan kerja sama regional. Walaupun demikian, keberadaannya bermanfaat untuk memberikan dorongan pentingnya kerja sama regional Asia Tenggara dalam pertemuan konsultatif The Asia Union di Baguio, Filipina. Pertemuan dimaksudkan agar suara Asia lebih didengar di PBB dan mendorong kerja sama di bidang ekonomi dan sosial antarnegara di Asia. Namun, gagasan tersebut tidak berlanjut.
Ide pokok pada paragraf teks cerita sejarah di atas adalah ….
terbentuknya Colombo Plan
Manfaat Colombo Plan
Maksud terbentuknya Colombo Plan
Kerja sana dalam Colombo Plan
Peningkatan kerjasama dengan Colombo Plan
Di antara para Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya ibu ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang bisa berpikir sangat tenang.
Makna kata kias yang digunakan penulis untuk membangkitkan imajinasi pembaca dalam teks novel sejarah di atas adalah …
sangat berduka
sangat menderita
sangat kecewa
sangat sedih
sangat muram
(1) Hasil ujian menentukan kualitas seseorang. (2) Dengan sendirinya menentukan pendidikan dalam suatu negara. (3) Kualitas pendidikan dalam suatu negara menentukan kualitas sumber daya manusia dalam negara itu. (4) Jadi, ujian akhir ayang diadakan di sekolah-sekolah merupakan keharusan karena menentukan standar pendidikan di negara itu. (5) Di samping itu, perguruan swasta telah menentukan standar nilai calon mahasiswa yang dapat diterima di perguruan tersebut.
Fakta dalam paragraf di atas terdapat pada kalimat…
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Perang Puputan terjadi pada tahun 1848 – 1849 di Jagaraga yang melibatkan antara pasukan Kerajaan Buleleng dan Belanda. Pasukan Kerajaan Buleleng yang dipimpin oleh I Gusti Ketut Jelantik itu berjuang mempertahankan daerahnya sampai titik darah penghabisan. Mereka juga mencari bantuan ke Karangasem untuk bertahan. Namun sayangnya, I Gusti Ketut Jelantik dan pasukannya harus gugur dalam pertempuran di Perbukitan Bale Pundak.
Kalimat utama dari teks di atas …
Perang Puputan terjadi pada tahun 1848 – 1849 di Jagaraga yang melibatkan antara pasukan Kerajaan Buleleng dan Belanda.
Pasukan Kerajaan Buleleng yang dipimpin oleh I Gusti Ketut Jelantik.
Mereka juga mencari bantuan ke Karangasem untuk bertahan.
I Gusti Ketut Jelantik dan pasukannya harus gugur dalam pertempuran di Perbukitan Bale Pundak.
Perang Puputan terjadi pada tahun 1848 – 1849 di Puputan yang melibatkan antara pasukan Kerajaan Buleleng dan Belanda.
Teks cerita sejarah dapat dikategorikan sebagai teks naratif apabila …
Disajikan dengan simbolisasi verbal
Menggunakan urutan peristiwa
Menceritakan fakta sejarah
Mengangkat peristiwa penting
Menceritakan asal usul suatu daerah
Bagian awal dalam struktur novel sejarah yaitu …
Pengenalan situasi cerita
Pengungkapan peristiwa
Menuju konflik
Resolusi
Konflik cerita
Minke merupakan salah seorang pribumi yang bersekolah di HBS Surabaya. HBS Surabaya memang dikenal oleh seluruh penjuru tanah air sebagai sekolah yang mengajarkan pendidikan Belanda. Bahkan semua guru yang mengajar di sekolah tersebut berasal dari tanah Eropa. Minke yang notabenenya seorang pribumi berdarah Jawa asli mulai merasa ada yang berbeda pada dirinya semenjak memasuki sekolah tersebut. Budaya Eropa yang dia terima di sekolah tersebut sedikit demi sedikit mulai masuk pada dirinya. Pribadinya sedikit melenceng menyalahi wujudnya sebagai orang Jawa.
Dari teks cerita di atas, manakah yang termasuk frasa adjektiva …
Seorang pribumi
Telah masuk
Penjuru tanah air
Dari tanah Eropa
Sedikit demi sedikit
Bagian menegangkan dalam struktur novel sejarah yaitu ada pada tahapan …
Konflik cerita
Menuju konflik
Resolusi
Pengungkapan peristiwa
Pengenalan situasi cerita
Banyak hal yang dapat dipelajari dari cerita perjalanan Gadjah Mada untuk menjadi seorang mahapatih. Dirinya berusaha untuk menempa diri dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalamannya, serta kemampuannya dalam menganalisis suatu permasalahan, semua itu layak diteladani. Demikian pula, kewibawaan dan komitmen Gadjah Mada dalam memegang janji politik sebagai visinya yaitu untuk menyatukan nusantara, hal tersebut bisa kita jadikan sebagai acuan dalam bersikap terutama saat menjadi pemimpin di era saat ini.
Inti dari penggalan teks cerita sejarah di atas yaitu …
Cerita mengenai Gadjah Mada yang bisa dijadikan sebagai pelajaran dan inspirasi para pemimpin di era saat ini.
Upaya yang dilakukan Gadjah Mada untuk bisa menjadi mahapatih yaitu dimulai dari idealismenya.
Kemampuan dalam menganalisis serta pemecahan masalah yang dimiliki Gadjah Mada merupakan salah satu upaya untuk menjadi mahapatih.
Poin utama dalam kisah tersebut yaitu komitmen Gadjah Mada dalam memegang janji politik.
Karena ketegasannya, Gadjah Mada dianggap sebagai titisan dewa.
Peristiwa yang sangat memilukan pernah terjadi di bumi serambi mekah, Aceh pada hari Minggu 26 Desember 2003. Gempa bumi dan tsunami Aceh tersebut telah menelan korban kurang lebih 500 ribu nyawa dalam sekejap di seluruh tepian dunia yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.
Struktur dalam kutipan teks di atas yaitu …
orientasi
abstraksi
rekaman peristiwa
reorientasi
evaluasi
Banyak hal yang dapat dipelajari dari cerita perjalanan Gadjah Mada untuk menjadi seorang mahapatih. Dirinya berusaha untuk menempa diri dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalamannya, serta kemampuannya dalam menganalisis suatu permasalahan, semua itu layak diteladani. Demikian pula, kewibawaan dan komitmen Gadjah Mada dalam memegang janji politik sebagai visinya yaitu untuk menyatukan nusantara, hal tersebut bisa kita jadikan sebagai acuan dalam bersikap terutama saat menjadi pemimpin di era saat ini.
Apabila dianalisis strukturnya, teks di atas merupakan penggalan bagian …
orientasi
awal peristiwa
peristiwa tengah
reorientasi
peristiwa berikutnya
Secara umum, novel sejarah yaitu prosa yang berisi rangkaian cerita tentang watak dan sikap tokoh berdasarkan kejadian...
tidak nyata
rekayasa
imajinasi
masa lampau
saat ini
Pengenalan para tokoh, penataan adegan, dan hubungan antar tokoh termasuk pada struktur...
koda
orientasi
reorientasi
puncak konflik
menuju konflik
Di bawah ini yang bukan merupakan kata kerja (verba) mental adalah...
merasakan
memukul
menginginkan
mendambakan
menganggap
Langkah awal harus dilakukan saat menyusun novel sejarah berdasarkan peristiwa sejarah yaitu...
Mengembangkan cerita
Mengakhiri cerita dengan solusi
Membuat kerangka cerita
Menentukan peristiwa yang akan dijadikan dasar penulisan
Membuat sinopsis
(1) Pengenalan situasi cerita (eksposis/orientasi)
(2) Menuju konflik (rising action)
(3) Penyelesaian
(4) Koda (5) Pengungkapan perisriwa
(6) Puncak konflik
Struktur novel sejarah secara berurutan yaitu...
1-5-2-6-3-4
1-2-3-4-5-6
2-4-6-5-1-3
5-2-6-1-3-4
2-5-6-3-1-4
Yang bukan konjungsi untuk menyatakan urutan waktu yaitu...
Sejak saat itu
Setelah itu
mula-mula
kemudian
sementara itu
Seorang lelaki Madura datang. Ia
Tak dapat dikatakan muda. Tinggi
lebih-kurang satu meter enam
puluh, umur mendekati empat
puluh. Berbaju dan bercelana serba
hitam, juga destar pada kepalanya.
Sebilah parang pendek terselit
pada pinggang. Kumisnya bapang,
hitam-kelam, dan tebal....
Teks Tersebut berisi tentang diskripsi...
latar
tokoh
waktu
ruang
tempat
Apa yang Nyonya katakan kepada kami itu, sudah acap
kali dikatakan Ibu kepada kami,
"Semua kepadaian kurnia Gusti
Allah jua."Jangan sangka, bila
engkau ada berbuat sesuatu yang
baik bahwa itu pekerjaanmu
semata; kita ini hanyalah perkakas
pelaksana iradat-Nya."
Nilai yang terkandung dalam teks tersebut yaitu nilai...
sosial
budaya
ketuhanan
moral
estetika
Peristiwa monumental yang menjadi
puncak dari pemersatu gerakan buruh
dunia adalah penyelenggaraan Kongres
Buruh Internasional tahun 1889.
Kongres yang dihadiri ratusan delegasi
dari berbagai negeri memutuskan
jumlah jam kerja, delapan jam per hari,
menjadi tuntutan utama kaum buruh
seluruh dunia. Selain itu, kongres juga
menyambut usulan delegasi buruh dari
Amerika Serikat yang menyerukan
pemogokan umum 1 Mei 1890 guna
menuntut pengurangan jam kerja
dengan menjadikan tanggal 1 Mei
sebagai Hari Buruh sedunia
Yang diperjuangkan kaum buruh pada penggalan teks tersebut adalah...
Penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889
Hadirnya ratusan delegasi dari berbagai negeri
Keputusan delapan jam per hari
Penyeruan Pemogokan umum 1 Mei 1890
Pengurangan jam kerja dan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Sedunia
Gempa Lombok terjadi pada bulan
Agustus 2018.
Pengembangan peristiwa yang sesuai dengan kalimat tersebut yaitu...
Dalam kecelakaan kereta api di Bintaro, aku masih berusia 8 tahun. kedua orang tuaku selamat, tetapi tidak dengan kakak lelakiku, Dia meninggal
Aku berlari saat tanah mulai bergoyang. Saat tiba di halaman depan rumah, orang-orang sudah berkumpul dan berdoa. Tak lama setelah itu. Suara gemeruh bangunan yang roboh mulai terdengar. Terdengar teriakan dimana-mana.
Aku terpeleset saat berdiri di bebatuan dekat air terjun. Kakiku hilang kendali saat air mengguyur tepat di atas kepalaku.
Aku salah seorang pengungsi saat gunung tertinggi di Pulau Jawa meletus. Banyak kejadian yang menimpaku di pengungsian.
Dia menjadi salah seorang pendiri perpustakaan keliling di desa kami. Banyak buku telah dikumpulkannya agar koleksi buku diperpustakaan semakin lengkap.
"Yang hamba maksudkan tidak lain
adalah pengangkatan Nambi sebagai
pepatih paduka! Keputusan yang
Paduka ambil ini sungguh-sungguh
tidak tepat, tidak bijaksana, dan hamba
yakin bahwa Paduka tentu telah
terbujuk dan dipengearuhi oleh suara
dari belakang!"
Arti kata kias suara dari belakang yaitu...
paksaan
hasutan
dukungan
perlawanan
bantuan
Internet adalah sebuah jaringan komputer yang pada mulanya diciptakan oleh Departemen Pertahanan milik Amerika Serikat pada sekitar tahun 1969. Awal mula diciptakannya internet adalah untuk kepentingan militer. Dengan sistem sistem operasi berbasis UNIX, mereka mendemonstrasikan dan mencoba perangkat keras dan lunak untuk berkomunikasi secara jarak jauh yang jaraknya tidak terjangkau melebihi jarak sambungan telepon.
Penggalan teks cerita sejarah diatas merupakan salah satu struktur teks cerita sejarah, yaitu…
orientasi
reorientasi
urutan peristiwa
abstraksi
koda
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dyah Menurberbalik dengan memejamkan mata. Dyah Menur Hardiningsih yang menggendong anaknya dan Pradhabasu yang juga menggendong anaknya, berjalan makin jauh dan makin jauh ke arah surya di langit barat. Dan sang waktu sebagaimana kodratnya akan mengantarkan ke nama pun mereka melangkah. Sang waktu pula yang menggilas semua peristiwa menjadi masa lalu.
Kutipan novel sejarah di atas merupakan….
pengungkapan peristiwa
menuju konfliks
pengenalan situasi
puncak konflik
koda
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut untuk mengerjakan soal nomor 12 dan 13!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
agama
moral
pendidikan
budaya
estetika
Cermati teks berikut!
Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.
“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.
Isi kutipan di atas adalah ... .
Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena dorongan dari Prabu Putri Srigitarja.
Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena usia dan kesehatannya sudah menurun.
Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa akan menggantikan Arya Tadah yang sudah usia tua dan sakit-sakitan.
Prabu Putri Sri Gitarja memerintahkan Arya Tadah untuk mendur dari jabatannya karena desakan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah merasa sudah memajukan kerajaan Majapahit dan rakyat sudah sejahtera.
Cermati teks berikut!
Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.
“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.
Dari kutipan novel sejarah di atas dapat disimpulkan perwatakan Arya Tadah adalah ... .
Tidak peduli dengan kondisi dan situasi kerajaan Majapahit.
Senang dengan pujian dari sang Prabu Putri Sri Gitarja.
Berkemauan keras ingin lengser dari jabatannya.
Tinggi hati dan ingin disanjung karena telah memajukan kerajaan Majapahit.
Rendah hati dan mawas diri karena sudah tidak mampu menjabat karena usia tua.
Cermati kutipan teks berikut!
(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.
(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”
Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.
Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.
Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.
Suasana menegangkan dalam kutipan di atas dapat dibuktikan pada kalimat bernomor ... .
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
(5) dan (6)
Cermati kutipan teks berikut!
(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.
(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.
(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”
Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.
Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.
Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.
Permasalahan yang tampak dalam kutipan teks novel sejarah di atas adalah ... .
Orang yang memutuskan pengangkatan mahapatih hanyalah seorang perempuan.
Pemilihan mahapatih yang tidak mencerminkan kehendak rakyat.
Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak.
Beberapa pejabat menunjukkan rasa tidak suka atas diangkatnya Gajah Mada menjadi mahapatih
Dyah Wiyat termakan bujukan orang terdekatnya untuk mengangat Gajah Mada menjadi mahapatih.
Cermati kutipan berikut!
Kala itu tahun 1309. Segenap rakyat berkumpul di alun-alun. Semua berdoa, apa pun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat. Segenap prajurit bersikap sangat ramah kepada siapa pun karena memang demikian sikap keseharian mereka. Lebih dari itu, segenap prajurit merasakan gejolak yang sama, oleh duka mendalam atas gering yang diderita Kertarajasa Jayawardhana.
Nilai kehidupan yang terdapat dalam kutipan teks di atas adalah ... .
budaya
sosial
moral
estetika
politik
Cermati pernyataan-pernyataan berikut berkaitan dengan pengertian novel sejarah!
1) Rekon imajinatif
2) Fakta-fakta sejarah sebagai latar untuk mengisahkan tokoh-tokoh fiksinya.
3) Mengisahkan kembali seorang tokoh sejarah dalam berbagai dimensi kehidupannya.
4) Menjelaskan fakta-takta kejadian masa lalu yang perlu direkonstruksi
5) Ada rekayasa pengarang tentang fakta-fakta sejarah yang relevan
Pernyataan yang mengacu pada pengertian novel sejarah yaitu nomor ... .
(1) (2) (5)
(1) (3) (4)
(2) (4) (5)
(2) (3) (4)
(3) (4) (5)
Salah satu ciri kebahasaan novel sejarah adalah menggunakan kata kerja mental (menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan). Kalimat berikut yang menggunakan kata kerja mental adalah ...
Raja kertarajasa membacakan keputusan itu dengan lantang
Senopati Gajah Engon mengarahkan senjatanya kepada musuh di depannya
Dyah Wiyat menitikkan air matanya menahan sedih hatinya.
Para prajurit membersihkan gedung bekas asrama
Gajah Mada mengharapkan semua anak buahnya setia kepadanya
Perhatikan kutipan teks berikut dengan seksama!
(1) Yang mencuri perhatian kali ini bukan hanya soal desas-desus itu. (2) Sepeninggal Kalagemet Sri Jayanegara dengan segera muncul pertanyaan, siapa yang akan naik tahta menggantikannya. (3) Dua pewaris yang masing-masing berwajah cantik itu memang bersih tetapi apa yang terlihat tidak sesederhana yang tampak. (4) Pancaksara bahkan melihat persaingan amat tajam bakal terjadi, terutama riuhnya barisan orang-orang di belakang Kudamerta dan barisan orang-orang di belakang Cakradara? (5) Karena beristrikan ratu pewaris tahta tidak ubahnya ikut numpang mewarisi tahta itu sendiri.
Kalimat bermakna lampau dalam kutipan di atas adalah ... .
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Cermati kutipan teks novel berikut!.
(1) “Ditemukan mayat lagi, Kakang Gajah,” Gajah Enggon melaporkan. Gajah Mada memandangi wajah samar-samar di depannya. “Mayat siapa?”
(2) “Prajurit bernama Klabang Gendis mati dengan anak panah menancap tepat di tenggorokannya." jawab Gajah Enggon.
(3) Tak ada jejak perkelahian apa pun, sasaran menjadi korban tanpa menyadari arah bidikan anak panah tertuju kepadanya.
(4) Gajah Mada merasa tak nyaman memperoleh laporan itu. (5) Orang yang mampu melepas anak panah dengan sasaran sulit pastilah orang yang sangat menguasai sifat gendewa dan anak panahnya. (6) Orang yang mampu melakukan hal khusus semacam itu amat terbatas dan umumnya ada di barisan pasukan Bhayangkara. (7) Adakah prajurit bhayangkara yang terlibat?
(8) “Dan kami temukan mayat kedua.”Gagak Bongol menambahkan.
(9) Pelaku pembunuhan menggunakan anak itu mati dipatuk ular.
Kalimat langsung pada teks di atas adalah ....
(1) (2) (8)
(2) (3) (4)
(3) (5) (9)
(2) (5) (6)
(6) (7) (8)
Cermati kutipan teks berikut
Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati (perwira) yang setia dan banyak membantunya semenjak dahulu itu membagi-bagikan pangkat kepada mereka. Ronggolawe diangkat menjadi adipati di Tuban dan yang lain-lain pun diberi pangkat pula. Dan junjungan ini dengan para pembantunya, sejak perjuangan pertama sampai Raden Wijaya menjadi raja, amatlah erat dan baik.
Kata bercetak miring dalam kutipan teks di atas yang merupakan verba mental adalah ... .
berhasil
bergelar
melupakan
membantunya
diangkat
Salah satu ciri teks novel sejarah adalah...
Cerita hasil imajinasi sang pengarang
Cerita yang berlatar belakang sejarah, namun diolah dengan imajinasi pengarang
Cerita masa lalu yang benar-benar terjadi
Ada bukti-bukti otentik yang menguatkan sejarah yang diceritakan
Bersifat argumentatif
Perhatikan susunan kalimat acak di bawah ini!
(1) Revolusi industri tidah hanya terjadi di Inggris, tetapi juga melanda di Amerika dan Perancis.
(2) Perubahan ini terjadi pada awal abad ke-18 dan akhir abad ke-19.
(3) Tokoh yang paling berperan dalam hal ini adalah James Watt, penemu mesin uap.
(4) Revolusi Industri adalah perubahan kehidupan manusia besar-besaran.
Susunan yang tepat agar membentuk paragraf yang padu ialah ....
(2), (3), (1), (4)
(2), (1), (4), (3)
(4), (3), (2), (1)
(4), (2), (3), (1)
(4), (1), (2), (3)
Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.
Kutipan tersebut termasuk bagian struktur …
orientasi
pengungkapan peristiwa
abstraksi
menuju konflik
resolusi
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Amanat dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
Perbuatan dosa dan dusta sama-sama akan melanggar keadilan.
Janganlah berbuat dusta karena akan menutup kesucian hati nurani.
Jangan takut membela kebenaran, karena sama buruknya dengan kejahatan.
Segala amalan akan diperhitungkan di hari akhir, sehingga senantiasa berbuat baik.
Seseorang yang memeliki kebenaran dalam hatinya akan selalu direstui Sang Kuasa.
Di depan Ratu Biksunu Gayatri yang berdiri, Sri Gitarja duduk bersimpuh. Emban tua itu melanjutkan tugasnya, kali ini untuk Sekar Kedaton Dyah Wiyat yang terlihat lebih tegar dari kakaknya, atau boleh jadi merupakan penampakan dari sisi hatinya yang tidak bisa menerima dengan tulus pernikahan itu. Ketika para ibu Ratu menangis yang menulari siapapun untuk menangis, Dyah Wiyat sama sekali tidak menitihkan air mata. Manakala menatap segenap wajah yang hadi di ruangan itu, yang hadir dan melekat di benaknya justru wajah Rakrian Tanca. Ayunan tangan Gajah Mada yang menggenggam keris di dada keris di tangan prajurit tampan itu masih terbayang di kelopak matanya.
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
Moral
Agama
Pendidikan
Budaya
Estetika
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut! Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”
Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah…
Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.
Pekerjaan sia-sia.
Perbuatan yang bodoh.
Pekerjaan orang yang tidak cerdas.
Perbuatan orang-orang zaman dahulu.
