NEW
Font size
WorksheetsPTS PKKR XI TKR tgl 27 Sept 2022
Total questions: 36
Worksheet time: 1hrs 19mins
Hukum Ohm dalam kelistrikan memiliki formulasi atau rumusan .....
E =RI
E = I.R
R =EI
W = I2R
W = IR2
Baterai otomotif memiliki jenis arus listrik berupa ...
Bolak balik (DC)
Bolak balik (AC)
Searah (DC)
AC/DC
arus lemah
Gambar di samping adalah simbol kelistrikan untuk ...
resistor
kapasitor
kunci kontak
baterai
arus listrik
Gambar di samping adalah simbol kelistrikan untuk ....
kapasitor
resistor
baterai
IG Switch
motor listrik
Gambar di samping adalah simbol kelistrikan untuk .....
Kunci kontak
resistor
kapasitor
dioda
transistor
Gambar di samping adalah simbol kelistrikan untuk ....
dioda
fuse
resistor
kapasitor
kondensor
Gambar di samping adalah simbol kelistrikan untuk .....
resistor
Massa
kapasitor
relay
generator
Gambar di samping adalah simbol kelistrikan untuk ....
gulungan
saklar
switch
relay
transistor
Gambar di samping adalah simbol kelistrikan untuk ....
fuse
switch
saklar
relay
fusible link
Yang tidak termasuk sifat rangkaian seri adalah .....
arus yang mengalir di tiap bagian rangkaian adalah sama
arus yang mengalir di tiap bagian rangkaian berbeda
Besarnya tahanan pengganti adalah jumlah tahanan bagian-bagian
R total = R1 +R2 + R3
Tegangan seluruh bagian sama dengan jumlah tegangan bagian-bagian
Yang merupakan sifat rangkaian paralel adalah ......
arus yang mengalir pada tiap bagian rangkaian adalah sama
tegangan pengganti merupakan jumlah tahanan bagian-bagian
R total = R1 + R2 + R3
E = E1 + E2 + E3
E = E1 = E2 = E3
Jika diketahui sebuah rangkaian kelistrikan paralel dengan tegangan 12 Volt dan 3 resistor, dimana memiliki nilai masing-masing tahanan sebagai berikut: R1=2Ω, R2=3Ω, dan R3=5Ω. Maka nilai arus I yang mengalir pada R2 adalah ....
6 Ampere
4 Ampere
2,4 Ampere
12,6 Ampere
8 Ampere
Jika sebuah rangkaian paralel dengan 3 resistor memiliki nilai tahanan masing-masing sebagai berikut: R1=2Ω, R2=3Ω, dan R3=5Ω. Maka nilai tahanan total adalah .....
8,5 Ohm
6 Ohm
10 Volts
9,7 Ohm
0,97 Ohm
Kaidah Tangan Kiri Flemming merupakan aplikasi prinsip motor listrik. Kaidah ini menunjuk pada posisi 3 jari yang saling tegak lurus yaitu ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Dari prinsip kerja motor listrik, telunjuk mengarah pada ....
electromotive force
arah gaya listrik
arah fluksi
arah arus
arah listrik magnet
Induksi elektromagnetik terjadi bila suatu penghantar bergerak melintasi garis-garis gaya magnet, maka pada penghantar tersebut akan timbul ....
fluksi
medan magnet
penghantar induksi
arah gerakan
arus listrik
Berikut yang termasuk pada sistem kelistrikan engine adalah ...
Air Conditioning (AC)
Ignition System
Electrical Mirror
Turning Signal
Hazzard
Berikut yang bukan merupakan fungsi baterai adalah ...
mensuplai arus saat engine berputar stabil
menyimpan tenaga listrik
untuk starting
memberikan suplai arus yang stabil saat engine awal starter
mengaktifkan komponen kelistrikan saat engine tidak hidup (tidak running)
Perhatikan reaksi kimia baterai berikut!
PbSO4 + 2 H20 + PbSO4 → PbO2 + 2H2SO4 + Pb
Reaksi ini merupakan reaksi ......
pencampuran plat + dan plat -
kimia pelarutan elektrolit
pengisian elektrolit
pengosongan arus
pengisian arus (charging)
Berat jenis elektrolit baterai saat berfungsi optimal yaitu ....
1,26 - 1,28
2,1 Volt
1,12 - 1,24
0,040 atau kurang
12 Volt
Jika berat jenis elektrolit baterai memiliki nilai 1,28 maka campuran air suling dan asam sulfat berkisar....
65% air suling dan 35% asam sulfat
63% asam sulfat dan 37% air suling
63% air suling dan 37% asam sulfat
80% asam sulfat dan 20% air murni
50% asam sulfat dan 50% air murni
Alat untuk mengukur berat jenis elektrolit adalah .....
multitester
multimeter
AVO meter
Battery Charger
Hidrometer
Perhatikan gambar di samping berikut!
Jika kapasitas baterai 60 AH, berat jenis elektrolit 1,16 maka kapasitas baterai yang harus di charge adalah ....
31 AH
29 AH
15 AH
27 AH
33 AH
Perhatikan tabel berikut!
Jika berat jenis elektrolit setelah diukur menunjukkan 1,20 dan ingin di charge cepat selama 1 jam dari baterai 80 AH, maka arus pengisian yang harus disetel adalah .....
2 AH
10 AH
5 AH
20 AH
80 AH
Perhatikan gambar unit starter di samping!
Nama komponen sistem starter yang ditunjukkan huruf A adalah ....
Pull In Coil
Hold in Coil
Main Switch
Brush +
Komutator
Perhatikan gambar unit sistem starter di samping!
Nama komponen unit starter yang ditunjukkan huruf B pada gambar tersebut adalah ...
Komutator
Field Coil
Pull in Coil
Hold in Coil
Brush -
Nama komponen sistem starter yang ditunjukkan huruf C adalah ....
Puli in coil
Terminal C
Terminal 30
Armature
Terminal 50
Nama komponen sistem starter yang ditunjukkan huruf D pada gambar unit starter di samping adalah ....
Terminal 50
Terminal 30
Terminal C
Komutator
Brush +
Nama komponen sistem starter yang ditunjukkan huruf E pada gambar sistem starter disamping adalah ....
Brush +
Brush -
Terminal 30
Terminal 50
Terminal C
Perhatikan gambar sistem starter berikut!
Saat kunci kontak diposisikan ke "ST", terdapat aliran arus sebagai berikut: baterai, kunci kontak, terminal 50, hold in coil, ground. Maka dalam sistem starter terjadi ....
putaran armature yang tinggi
putaran armature yang lambat
pinion gear berkaitan dengan flywheel
return spring kembali ke posisi semula
posisi pinion gear ditahan agar tetap terkait dengan flywheel
Perhatikan gambar sistem starter berikut!
Jika kunci kontak diposisikan ke "ST", terjadi aliran arus berikut: baterai, kunci kontak, terminal 50, pull in coil, terminal C, field coil, armature, ground. Maka dalam sistem starter terjadi .....
putaran armature yang cepat
putaran armature yang lambat
drive lever menarik inion gear berkaitan dengan flywheel
menahan pinion gear tetap berkaitan dengan flywheel
tidak ada kemagnetan di pull in coil
Perhatikan gambar sistem starter!
Saat pinion telah berkaitan penuh, terjadi aliran arus sebagai berikut: baterai, terminal 30, main switch, terminal C, field coil, armature, ground. Maka dalam sistem terjadi ...
pinion gear ditahan agar tetap berkaitan dengan flywheel
putaran armature lambat
drive lever menarik pinion gear ke flwheel
return spring mengembalikan main switch ke posisi semula
armature berputar cepat
Perhatikan skema sistem pengisian berikut!
Fungsi sistem pengisian adalah ....
mengisi baterai
memberikan arus listrik ke beban
mengubah energi mekanik menjadi energi listrik
mensuplai arus listrik ke pengapian
mengubah arus listrik menjadi magnet
Perhatikan skema sistem pengisian berikut!
Tujuan sistem pengisia adalah ...
mengubah arus listrik AC menjadi DC
mensuplai arus listrik ke baterai dan beban kelistrikan
mengatur arus yang masuk ke pengapian
menyalakan aksesoris dan lampu-lampu
mengubah energi mekanik menjadi energi listrik
Perhatikan gambar skema sistem pengisian berikut!
Nama komponen sistem pengisian berikut adalah ....
alternator
regulator
slip ring
rotor coil
armature
Nama komponen sistem pengisian di samping adalah ....
alternator
regulator IC
regulator contact point
slip ring
rotor coil
Perhatikan gambar sistem pengisisan berikut!
Jika kunci kontak diposisikan ke ON tetapi engine tidak berputar, terdapat aliran arus listrik sebagai berikut: baterai, ignition switch, fuse, IG reg, PL1, PL0, F reg, F alt, brush +, slip ring +, rotor coil, slip ring -, brush -, E alt, massa/ground. Maka dalam sistem pengisian terjadi ....
rotor coil berputar cepat
rotor coil berputar lambat
lampu Charge menyala
terdapat kemagnetan di rotor coil
timbul arus listrik di stator coil
