Font size
WorksheetsPENILAIAN TENGAH SEMESTER KELAS XII MIPA
Total questions: 40
Worksheet time: 1hrs 23mins
Bagan berikut menggambarkan larutan dengan berbagai konsentrasi :
Bagan yang menunjukkan tekanan uap larutan paling besar adalah ….
I
II
III
IV
V
Tabel berikut ini berisi data sejumlah zat terlarut yang dilarutkan dalam air.
Jika R = 0,082 L.atm.mol-1.K-1 dan pengukuran dilakukan pada suhu tetap maka larutan ang
mempunyai tekanan osmotik paling besar adalah …
1
2
3
4
5
Gambar berikut menyatakan diagram P – T air, larutan urea 0,2 M. Titik didih larutan urea 0,2 M
titik ….
E
F
H
K
L
Berikut ini dua buah contoh peristiwa kimia.
(1) Larutan infus yang dimasukkan ke dalam darah
(2) Pemakaian glikol pada radiator kendaraan bermotor
Contoh (1) dan (2) berkaitan dengan sifat koligatif larutan secara berurutan, yaitu:
kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
kenaikan titik didih dan penurunan tekanan uap
penurunan titik beku dan tekanan osmotik
tekanan osmotik dan penurunan titik beku
kenaikan titik didih dan tekanan osmotik
Perhatiakan tabel titik didih larutan berikut!
Besarnya derajat ionisasi larutan Y adalah….
0,20
0,40
0,50
0,75
0,80
Bacalah informasi berikut!
Di negara yang memiliki musim dingin, proses pencairan es yang terdapat di jalan-jalan trotoar dilakukan dengan menaburkan garam ke hamparan salju. Sifat koligatif yang tepat berhubungan dengan fenomena wacana di atas adalah….
Penurunan tekanan uap
Kenaikan titik didih
Penurunan titik beku
Tekanan uap
Kenaikan tekanan uap
Bacalah informasi berikut!
Apabila seseorang memerlukan injeksi cairan nutrisi/infus, cairan infus tersebut harus bersifat isotonik dengan cairan dalam darah. Injeksi cairan nutrisi/infus (NaCl, Mr=58,5) harus isotonik dengan cairan dalam darah, berkisar 9,84 atm pada suhu ruangan 270C. Apabila seseorang memerlukan 1 liter cairan infus, massa NaCl yang dibutuhkan adalah…. (R=0,082 L atm mol-1 K-1)
4,68 gram
5,85 gram
11,7 gram
23,4 gram
46,8 gram
Data percobaan tentang titik beku empat larutan pada suhu 270C dan tekanan 1 atm tercantum pada tabel berikut.
Pada konsentrasi yang sama, larutan CO(NH2)2 dan NaCl memiliki titik beku yang
berbeda. Hal ini disebabkan karena kedua larutan….
Mempunyai jumlah molekul yang tidak sama besarnya
Mempunyai derajat ionisasi yang sama
Menghasilkan jumlah partikel yang tidak sama banyak
Sama-sama larutan elektrolit
Sama-sama larutan non elektrolit
1,24
1,86
3,72
5,58
7,44
1
2
3
4
5
1. Beberapa peristiwa berikut ini berkaitan dengan penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari :
1) Air teh manis yang tumpah di atas meja lebih lama kering dari pada jika yang tumpah air putih
2) Daging yang direbus dengan air garam lebih lama empuk dari pada jika direbus dengan air
3) Di negara sub tropik untuk mencairkan salju digunakan cara menaburkan serbuk garam
4) Untuk menyimpan es krim di kulkas perlu suhu yang lebih tinggi dari pada menyimpan es batu
Pernyataan yang benar adalah nomor….
1,2, dan 3
1 dan 3
2 dan 4
2 dan 3
1,2,3, dan 4
16. Larutan yang mempunyai tekanan uap jenuh paling rendah adalah ....
Glukosa 0,25 m
Asam asetat 0,2 m
A. Natrium klorida 0,15 m
Asam klorida 0,1 m
Kalsium klorida 0,08 m
Titik didih larutan CaCl2 0,01 molal dan titik didih larutan glukosa (C6H12O6) 0,03 molal adalah sama, karena:
keduanya bukan elektrolit
keduanya adalah nonelektrolit
jumlah partikel yang ada dalam kedua larutan sama banyak
keduanya adalah elektrolit kuat
jumlah partikel CaCl2 3x lebih besar daripada jumlah partikel glukosa
Disajikan data pelarutan zat non elektrolit dalam pelarut air sebagai berikut:
Larutan yang akan memiliki titik didih paling tinggi jika diukur pada tekanan yang sama
adalah… .
R
S
T
U
V
16. Suatu larutan urea dalam air mempunyai penurunan titik beku 0,372°C. Bila Kf molal air = 1,85°C dan Kb molal air = 0,52°C maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah ….
2,60 °C
. 1,332°C
0,892°C
0,104°C
0,026°C
Diberikan pernyataan sebagai berikut. :
1) P menyatakan larutan gula 0.04 molar
2) R menyatakan larutan KBr 0.03 molar
3) Q menyatakan larutan urea 0.06 molar
4) S menyatakan larutan K2SO4 0.04 molar
Pernyataan berikut yang tidak tepat adalah ….
S hipertonik dari Q
P hipotonik dari R
P isotonik dengan S
S hipertonik dari R
Q isotonik dengan R
43. Perhatikan gambar P-T berikut !
Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan data pada grafik di atas ialah …
Makin tinggi P maka titik didih pelarut makin tinggi
Makin rendah P maka titik beku pelarut makin rendah
Makin rendah P maka titik beku larutan makin tinggi
Makin rendah P maka titik didih larutan makin rendah
Makin tinggi P maka titik didih larutan makin tinggi
1. Perubahan bilangan oksidasi unsur nitrogen pada reaksi, CuS + NO3- → Cu2+ + S + NO adalah
Berkurang 3
Bertambah 3
Berkurang 2
Bertambah 2
Bertambah 5
Klorin yang tidak dapat dioksidasi lagi terdapat dalam senyawa ....
NaCl
CaCl2
CaOCl2
KClO3
HClO4
Pada reaksi redoks :
MnO2 + 2 H2SO4 + 2 NaI --> MnSO4 + NaSO4 + 2 H2O + I2
yang berperan sebagai reduktor adalah ..........
NaI
H2SO4
Mn+4
I-
MnO2
Jika reaksi:
Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung ....
10 H+ dan 5 H2O
8 OH– dan 4 H2O
8 H+ dan 4 H2O
4 OH– dan 2 H2O
4 H+ dan 2 H2O
Setengah reaksi reduksi NO3– menjadi N2O adalah sebagai berikut.
a NO3–(aq) + b H+ + 8 e– ⎯⎯→ c N2O(g) + d H2O(l)
Nilai a dan b yang cocok adalah ….
2, 5
2, 10
, 1, 4
1, 5
3, 5
Pada reaksi berikut.
a KMnO4 + b HCl ⎯⎯→ c Cl2 + d MnCl2 + e KCl + f H2O
Nilai a dan c yang sesuai adalah ….
2, 5
2, 8
5, 8
5, 16
8, 16
Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.
MnO4– (aq) + C2O42–(aq) ⎯⎯→ MnO2(s) + CO32–(aq)
Jika persamaan ini disetarakan, jumlah ion OH– yang dibentuk adalah ….
nol
dua di kanan
dua di kiri
empat di kanan
empat di kiri
Pernyataan berikut berhubungan dengan sel volta :
1). Pada katode terjadi reaksi oksidasi
2). Pada anode terjadi reaksi reduksi
3). Pada sel volta, anode sebagai kutub negatif
4). Logam yang memiliki potensial elektroda lebih positif bertindak sebagai katode
5). Logam yang lebih bersifat oksidator kuat bertindak sebagai anode.
Dari pernyataan di atas yang sesuai dengan prinsip yang terjadi pada sel volta adalah pernyataan ....
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
3 dan 5
Diketahui :
Eo Mg2+ | Mg = - 2,34 volt
Eo Ag+ | Ag = + 0,80 volt
Maka harga E sel Mg+2Ag+ ®2Ag + Mg2+ adalah ….
-3,14 Volt
-1,54 Volt
-1,34 Volt
+1,54 volt
+3,14 volt
Gambar disamping adalah gambar sel volta dengan elektrode berupa Zn dan Sn.
Jika diketahui harga E° Zn = - 0,76 volt dan E ° Sn = - 0,14 volt, berdasarkan gambar di atas notasi sel vota dari reaksi tersebut adalah ....
A. Zn(s) | Zn2+(aq) | | Sn2+(aq) | Sn (aq)
B. Zn(s) | Zn2+(aq) | | Sn2+(aq) | Sn(s)
C. Sn(s) | Zn2+(aq) | | Sn2+(aq) | Zn(aq)
D. Zn(aq) | Sn2+(aq) | | Zn2+(aq) | Sn(s)
E. Zn2+(aq) | Sn2+(aq) | | Sn(s) | Zn(aq)
A
B
C
D
E
Tiga buah logam A, B, dan C masing-masing dicelupkan kedalam larutan yang mengandung kation dari logam tersebut. Kemudian diuji coba pada sel volta sehingga diperolah simpulan sebagai berikut.
1. Apabila logam A dan B dipasangkan, reaksi dapat berlangsung apabila A berperan sebagai katoda
2. Apabila logam B dan C dipasangkan, reaksi dapat berlangsung apabila C berperan sebagai katoda
3. Apabila logam A dan C dipasangkan, reaksi dapat berlangsung apabila A berperan sebagai anoda
Diantara tiga pasangan tersebut, pasangan yang manakah yang dapat menghasilkan potensial sel terbesar dalam sel volta....
A dan B
B dan C
A dan C
A dan D
B dan D
Diketahui data :
E0 Mg 2+/Mg = - 2,37 Volt
E0 Cu 2+/Cu = + 0,34 Volt
E0 Ag +/Ag = + 0,80 Volt
E0 Fe 2+/Fe = - 0,44 Volt
E0 Pb 2+/Pb = - 0,13 Volt
Sel Volta yang menghasilkan listrik dengan potensial sel standar terbesar adalah ....
Mg + Pb2+→ Mg2+ + Pb
Mg + 2 Ag+ → Mg2+ + 2 Ag
Mg + Cu2+→ Mg2+ + Cu
Pb + Cu2+ → Pb2+ + Cu
Fe + 2 Ag + → Fe2+ + 2 Ag
Logam X dapat mendesak logam Y dan Z dari larutannya. Logam Y tidak dapat mendesak logam Z dari larutannya. Urutan oksidator yang semakin kuat dari ketiga logam di atas adalah ….
X – Y – Z
X – Z – Y
Z – Y – X
Y – Z – X
Z – X – Y
Suatu sel baterai dibuat menggunakan elektroda seng dan karbon serta elektroda pasta MnO2 dan NH4Cl, Reaksi yang mungkin terjadi pada elektroda negatif dari sel baterai tersebut adalah … .
A
B
C
D
E
Contoh aplikasi sel volta dalam kehidupan sehari-hari adalah .....
Kipas Angin
Sel Aki
Bola Lampu
Setrika
Handphone
Diketahui data potensial elektrode standard :
Ag+(aq) + e → Ag(s) E° = +0,80 volt
Cu2+(aq) + 2e → Cu(s) E°=+0,34 volt
Zn2+(aq) + 2e → Zn(s) E° = -0,76 volt
Mg2+(aq) + 2e → Mg(s) E° = -2,37 volt
Reaksi redoks berikut yang dapat berlangsung spontan adalah … .
Ag(s) + Cu2+(aq) → Ag+ (aq) + Cu(s)
Cu(s) + Zn2+(aq) → Cu2+ (aq) Zn(s)
Zn(s) + Ag+ (aq) → Zn2+ (aq) + Ag(s)
Zn(s) + Mg2+ (aq) → Zn2+ (aq) + Mg(s)
Ag(s) + Mg2+ (aq) → Ag+ (aq) + Mg(s)
Hasil elektrolisis larutan NaCl dengan elektroda Pt di katoda adalah....?
Na+ + e → Na
2H2O + 2e → H2 + 2OH−
2H2O →O2 + 4H+ + 4e
Cl− → Cl2 +2e
Hasil elektrolisis lelehan MgSO4 dianoda dengan elektroda C adalah...
H2O+2e→ H2 + 2OH−
Mg+2+2e → Mg
H2O→ O2 + 4H++4e
SO4−2+2e →SO2 + O2
Hasil elektrolisis dari lelehan MnCl2 dikatoda dengan elektroda Pt adalah ...
2H2O + 2e → H2+ 2OH−
Mn+2+2e → Mn
2H2O → O2 + 4H++4e
Cl−→ Cl2+2e
hasil dari elektrolisis FeCl2 di anoda dengan elektroda Cu adalah...
Fe+2+2e→ Fe
Cl−→ Cl2 + 2e
Cu+2+2e→ Cu
2H2O +2e → H2+ 2OH−
Jika lelehan Natrium nitrat (NaNO3) dielektrolisis dengan elektroda Pt maka pada anoda akan menghasilkan larutan yang bersifat?
Asam
Basa
Netral
Asin
Pada elektolisis larutan Besi (II) sulfat memerlukan listrik sebesar 0,2 F. Maka massa besi yang dihasilkan pada elektrolisis tersebut adalah ... (Ar Fe = 56)
112 gram
56 gram
5,6 gram
11,2 gram
A
B
C
D
