Font size
WorksheetsChin cup dan Twin Block
Total questions: 10
Worksheet time: 6mins
Prefabricated chin cup commonly used in class III treatment. Because the fit of the chin cup is not customized for each patient, so poor adaptation often causes
dental pain
comfort
mucosal irritation
skin irritation and mild swelling
Customized Chin Cup dapat dibuat untuk meningkatkan kenyamanan pemakaian alat pada pasien. Apakah bahan yang dapat digunakan untuk customised chin cup
polyvinyl siloxane (PVS)
silicone
alginate
silicone dan PVS
Apakah penyebab peningkatan profil skeletal akibat pemakaian chin cup
rotasi downward dan backward dari mandibula
rotasi backward mandibula
rotasi downward mandibula
pemendekan condilus mandibula
Apa saja efek perawatan chincup pada kasus maloklusi dento skeletal klas III di masa pertumbuhan?
peningkatan profil skeletal dan peningkatan profil jaringan lunak
peningkatan profil skeletal dan perbaikan overjet
peningkatan profil skeletal, peningkatan profil jaringan lunak, perbaikan dento alveolar
perbaikan overjet dan overbite
Berapa lama waktu pemakaian chin cup yang dianjurkan?
4-10 jam/ hari
24 jam/hari
12-14 jam/hari (saat sore dan tidur malam)
saat tidur malam
Kapan periode waktu pemakaian chin cup yang dapat memberikan hasil paling baik ?
desidui
mixed dentition
permanen
akhir pubertal
Sebutkan tiga alat orthopedik
(a)
Alat orthopedik efektif digunakan pada periode pre pubertal. Periode pertumbuhan dan perkembangan dapat dilihat dari indikator maturitas skeletal. Apa saja metode yang dapat digunakan untuk mengetahui maturitas skeletal?
evaluasi dengan handwrist radiograf, evaluasi pada vertebra servical, assesment tooth development dari pemeriksaan klinis dan radiograf
evaluasi dengan handwrist radiograf dan evaluasi pada vertebra servical
assesment tooth development dari pemeriksaan klinis dan radiograf
handwrist radiograf
Perawatan orthopedic bertujuan untuk
koreksi dentoalveolar
koreksi ketidakseimbangan skeletal
koreksi ketidakseimbangan skeletal serta dentoalveolar dengan sedikit atau tanpa pergerakan gigi
koreksi ketidak seimbangan skeletal dan maloklusi individual gigi geligi
Disproporsi ukuran atau posisi rahang dapat menyebabkan diskrepansi skeletal di bidang sagital, coronal, maupun transversal. Sebutkan 3 pendekatan yang digunakan untuk management masalah skeletal
(a)
