NEW
Font size
WorksheetsRemedial PTS Bahasa Indonesia
Total questions: 20
Worksheet time: 18mins
Teks Cerita Sejarah dibentuk dengan struktur yang terdiri dari….
Pernyataan Umum – Pernyataan Khusus – Penjelas
Orientasi – Pengungkapan Peristiwa – Menuju Konflik – Puncak Konflik – Resolusi – Koda
Abstraksi – Orientasi – Komplikasi – Evaluasi – Koda
Sampiran – Isi – Kompleks – Koda
Orientasi – Urutan Peristiwa – Kehidupan Tokoh – Reorientasi – Penutup
Di bawah ini merupakan fungsi teks cerita sejarah, kecuali….
Rekreatif
Imajinatif
Inspiratif
Edukatif
Instruktif
Di bawah ini yang bukan merupakan teks cerita sejarah adalah….
Kemelut di Majapahit
Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara
Dilan
Mangir
Rumah Kaca
Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi Raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati (perwira) yang setia dan banyak membantunya semenjak dahulu itu membagi-bagikan pangkat kepada mereka.
Penggalan tersebut merupakan bagian….
Orientasi
Pengungkapan peristiwa
Menuju konflik
Puncak konflik
Penyelesaian
Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
Setelah juara gulat itu pergi Sang Adipati bangkit dan berjalan tenang-tenang masuk ke kadipaten.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
“Sejak Sekarang kau sudah boleh membuat rancangan yang harus kau lakukan, Gagak Bongol. Sementara itu, dimana pencandian akan dilakukan, aku usahakan malam ini sudah diketahui jawabannya.”
Kutipan tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
Di depan Ratu Biksuni Gayatri yang berdiri, Sri Gitarja duduk bersimpuh. Emban tua itu melanjutkan tugasnya, kali ini untuk Sekar Kedaton Dyah Wiyat yang terlihat lebih tegar dari kakaknya, atau boleh jadi merupakan penampakan dari isi hatinya yang tidak bisa menerima dengan tulus pernikahan itu.
Kutipan tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
Menurut Sang Patih, Galeng telah periksa seluruh kamar Syahbandar dan ia telah melihat banyak botol dan benda-benda yang ia tidak tahu nama dan gunanya.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
Riung Samudera menyatakan bahwa ia masih bingung dengan semua penjelasan Kendit Galih tentang masalah itu.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
Gajah Mada sependapat dengan jalan pikiran Senopati Gajah Enggon.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
Melihat itu, tak seorang pun yang menolak karena semua berpikir Patih Daha Gajah Mada memang mampu dan layak berada di tempat yang sekarang ia pegang.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata kerja mental
Kalimat tak langsung
Kata kerja material
Konjungsi temporal
Kalimat bermakna lampau
“Mana surat itu?”
“Ampun Gusti Adipati, patik takut maka patik bakar.”
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata-kata sifat
dialog
kata kerja mental
kalimat tidak langsung
kata kerja material
Sri Jayanegara masih bisa diajak bercanda, tetapi tidak dengan Patih Daha Gajah Mada, sang pemilik wajah yang amat beku itu.
Kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan yang menyatakan….
Kata-kata sifat
dialog
kata kerja mental
kalimat tidak langsung
kata kerja material
Kala itu tahun 1309. Segenap rakyat berkumpul di alun-alun. Semua berdoa, apa pun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu.
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
Moral
Agama
Sosial
Budaya
Estetika
Mereka bermaksud menyumbangkan tenaga juga. Maka jadilah dapur raksasa pada malam itu juga. Menyusul kemudian datang bondongan gerobak mengantarkan kayu bakar dan minyak-minyakan.
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah….
Moral
Agama
Sosial
Budaya
Estetika
Diantara para Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya Ibu Ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang bisa berpikir dengan tenang.
Ungkapan terpukul hatinya artinya…
Hatinya terkena hantaman benda tumpul
Sangat Sedih
Bingung
Gembira
Bahagia
Mampukah Cakradara menjadi tulang punggung mendampingi istrinya menyelenggarakan pemerintahan?
Ungkapan tulang punggung artinya…
sandaran (sumber kekuatan)
lawan yang seimbang
Orang yang setia
musuh yang kuat
orang yang ditakuti
Di sebelahnya, Gajah Mada membeku.
Ungkapan membeku artinya….
Menjadi es
Menjadi dingin
Diam saja
Tersenyum
Tertawa
… maka dia pun lantas gandrung bermain-main menjadi bunglon, membiarkan hatinya terus bergerak-gerak sebagaimana air di daun talas.
Peribahasa sebagaimana air di daun talas artinya….
Orang hebat
Pendiam
Tidak Punya Pendirian
Ramah
Kasar
