WorksheetsMakna Tersirat Teks Anekdot
Total questions: 55
Worksheet time: 1hrs 23mins
Makna tersirat teks anekdot tersebut adalah ....
Menyindir seorang siswa yang suka bolos sekolah
Menyindir seorang bapak yang suka menasehati
Mengkritik anggota DPR yang suka bolos sekolah
Menyindir anggota DPR yang sering bolos dalam bekerja
Mengkritik anggota DPR yang tidak memperhatikan pelajar
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”
Aspek kelucuan dan sekaligus sindiran pada teks anekdot di atas adalah ….
Otak orang Indonesia jadi rebutan calon penerima donor otak manusia
Otak orang Jepang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi
Otak orang Yahudi terkenal cerdas
Otak orang Cina dikenal luas lihai berbisnis
Otak orang Indonesia rata-rata masih mulus karena jarang dipakai
Bacalah teks anekdot tersebut!
Kisah PemulungPada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”
Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”
Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.
Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai ....
Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.
Masih banyak orang miskin di sekitar kita!
Pemulung dilarang masuk!
Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.
Perhatikan teks di bawah ini !
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian ….
Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana
Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen
Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen
Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad
Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara
Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah ....
Hukum di negeri ini sudah sangat adil
Banyak koruptor yang menyuap dengan sejumlah uang demi diringankan kasusnya
Dengan uang, kasus menjadi ringan
Vonis hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan apa yang diperbuat
Hakim sudah berlaku adil kepada koruptor
Bacalah teks anekdot berikut dengan seksama!
Selesai membaca tata tertib, pengawas langsung membagikan kertas buram yang merupakan kertas Ujian Nasional. Tedi pun sontak bertanya pada pengawas ujian, "Bu, apakah benar ini kertas UN?". Pengawas menjawab, "Iya Nak, bagaimana? Ada yang aneh?". Sambil garuk-garuk kepala ia menjawab, "Saya kira ini kertas gorengan. Kemarin, saya lihat berita kalau anggaran UN besar, tetapi kok kertasnya seperti ini?". Seisi kelas tertawa lalu melanjutkan mengerjakan soal ujian.
Unsur yang tidak terdapat dalam teks di atas adalah ....
Lucu
Bermakna
Menyindir
Menggurui
Berstruktur
Perhatikan teks anekdot berikut ini!
Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi. "Apakah benar," teriak jaksa, "Bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?" Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan. "Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?" ulang pengacara. Saksi masih tidak menanggapi. Akhirnya, Hakim berkata, "Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa!" "Oh, maaf!" Saksi terkejut sambil berkata pada hakim, "Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda."
Isi teks anekdot tersebut di atas adalah ....
Sindiran terhadap saksi yang melakukan kompromi
Sindiran terhadap Jaksa penuntut umum yang menyerang saksi
Sindiran terhadap saksi yang melakukan korupsi
Sindiran terhadap pengacara yang menerima lima ribu dolar untuk berkompromi
Sindiran proses pengadilan di Indonesia yang masih terjadi suap menyuap
Rehan kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah 3 bulan berlalu, Rehan belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Rehan memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Rehan merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Rehan ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut. "Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?" tanya Rehan pada petugas. " Boleh Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas. "Oh sudah pasti kalau itu Pak. Terima kasih banyak Pak, karena telah membantu saya." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Penyebab kelucuan anekdot di atas adalah ....
Rehan kehilangan sepeda motor
Setelah 3 bulan tidak ada kabar dari kepolisian
Rehan mendapat kabar dari kepolisian bahwa motornya sudah ditemukan
Petugas polisi hanya mendapat ucapan terima kasih dari Rehan
Rehan mendatangi kantor polisi lagi setelah 3 bulan untuk menanyakan kabar motornya
Bacalah teks berikut!
Seekor tikus berkata pada induknya bahwa dia bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh bangsa tikus. Untuk mencoba ucapannya, si induk memberinya sebongkah kemenyan, kemudian menanyakan benda apakah itu. “Batu,” jawabnya. “Nak,” ujarnya, “ternyata bukan Cuma matamu yang bermasalah, hidungmu pun perlu perawatan pula kiranya.”
Kelucuan yang terdapat dalam cerita di atas adalah ....
Seekor tikus yang berkata pada ibunya
Si induk memberinya sebongkah kemeyang kepada seekor anak tikus
Ketika anak tikus itu menjawab batu dan induknya menyatakan ada yang bermasalah pada mata dan hidungnya
Ketika induk tikus itu memberikan bongkahan kemenyan dan menjelasakan benda tersebut
Si induk menyuruh anaknya untuk mencium benda yang telah ia berikan kepada anaknya untuk di lihat
Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, "Ayah, apakah aku bisa mempunyai uang?"
Ayahnya menjawab, "Tentu saja bisa."
"Kapan aku bisa mempunyai uang?" Tanya anak harimau.
"Kamu akan mendapat uang setelah kamu diolah menjadi jaket dan dompet." Jawab sang ayah harimau.
Aspek yang dikritik anekdot di atas adalah ....
Kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit
Harimau adalah binatang buas yang berbahaya bagi manusia
Habitat harimau di hutan semakin berkurang karena seleksi alam
Banyak perburuan liat harimau untuk diambil kulitnya
Banyak harimau kelaparan masuk desa dan memakan manusia
Makna yang tersirat berdasarkan gambar tersebut adalah...
Hukum di negeri ini sudah adil
Banyak koruptor yang menyuap dengan sejumlah uang demi diringankan
kasusnya
Dengan uang, kasus menjadi ringan.
Vonis hukuman yang dijatuhkan tidak sebanding dengan apa yang diperbuat.
Hakim sudah berlaku adil bagi koruptor
Makna tersirat dari gambar anekdot tersebut adalah...
Menyindir seorang siswa yang suka bolos sekolah
Menyindir seorang bapak yang selalu menasehati
Mengkritik seorang anggota DPR yang suka bolos sekolah
Menyindir anggota DPR yang sering bolos dalam bekerja
Mengkritik anggota DPR yang tidak memperhatikan pelajar
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi
perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah
hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan
dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang
tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur
ulang.”
Pak RT: “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang
perumahan ini, tidak?”
Pemulung :“Bagaimana tulisannya apa, Pak?”
Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak
nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Bagaimana, Pak RT ini bagaimana sih… kalau saya bisa baca tulisan
yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada
benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan
larangan pemulung.
Sumber : www.kompasiana.com/trojanganjen/552a5c3af17e61f101d623d1/kisah-
pemulung
Dari segi makna tersirat, teks anekdot tersebut dapat diinterpretasikan sebagai...
Pemulung dilarang masuk!
Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.
Masih banyak orang miskin di sekitar kita.
Ternyata angka buta aksara di sekitar kita masih banyak.
Ternyata masih banyak pemulung di sekitar kita.
Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi
perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah
hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan
dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang
tidak menaati aturan tersebut.
Pak RT
: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”
Pemulung :
“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur
ulang.”
Pak RT
: “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang
perumahan ini, tidak?”
Pemulung :
“Bagaimana tulisannya apa, Pak?”
Pak RT
: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak
nekat masuk di perumahan ini?”
Pemulung : “Bagaimana, Pak RT ini bagaimana sih… kalau saya bisa baca tulisan
yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”
Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada
benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan
larangan pemulung.
Sumber : www.kompasiana.com/trojanganjen/552a5c3af17e61f101d623d1/kisah-
pemulung
Topik teks anekdot tersebut adalah...
Perumahan mewah yang tidak boleh dimasuki oleh pemulung
Pemulung yang sedang mencari sampah
Pemulung yang masuk ke perumahan Pak RT
Pak RT yang menegur pemulung
Pemulung yang buta aksara.
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi
tanya jawab si Lia bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen
tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba
bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Lia!” pinta beliau. Dengan tegas si
Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu
tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan
pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si
Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris
mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa.
Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian...
Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara
Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana
Sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen
Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad
Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawa pertanyaan dosen
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi
tanya jawab si Lia bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen
tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba
bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Lia!” pinta beliau. Dengan tegas si
Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu
tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan
pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si
Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris
mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa.
Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Makna tersirat pada teks anekdot tersebut adalah...
Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana
Mengkritik bapak dosen yang sedang memberikan kuliah hukum pidana
Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap
Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik
Menyindir Lia yang bertanya kepanjangan KUHP
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon
penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia
dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku
terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-
cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor
memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau,
mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa
justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor
otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas.
Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang
dipakai!”
Menurut teks anekdot tersebut mengapa otak orang Indonesia diburu oleh calon
penerima donor otak?
Karena otak orang Indonesia cerdas-cerdas
Karena otak orang Indonesia seperti otak orang Cina
Karena otak orang Indonesia mulus, jarang dipakai
Karena orang Indonesia rajin memelihara otaknya
Karena orang Indonesia rajin belajar
Konon otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon
penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia
dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku
terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-
cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor
memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau,
mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa
justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor
otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas.
Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang
dipakai!”
Maksud dari sindiran dalam teks anekdot tersebut adalah...
Orang Indonesia rajin berpikir
Orang Indonesia rajin merawat otaknya
Orang Indonesia rajin belajar
Orang Indonesia malas bekerja
Orang Indonesia malas berpikir
Bacalah susunan teks anekdot berikut ini dengan saksama!
(1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang.
(2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja
pemberian tanda bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.”
(3) “Tapi di waktu yang akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya.
Lalu kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.”
(4) Gondolin, seorang penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero,
menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya yang sekaligus
seorang politikus.
Sumber : https://www.materibindo.com/2019/10/contoh-soal-teks-anekdot-dan-
jawabannya.html
Susunan potongan-potongan teks yang tepat agar menjadi anekdot yang utuh dan
padat adalah...
(4)-(1)-(2)-(3)
(4)-(3)-(1)-(2)
(4)-(2)-(3)-(1)
(4)-(2)-(1)-(3)
(4)-(3)-(2)-(1)
Amati teks berikut ini!
Teks 1
Seekor kutu tinggal pada tanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan
merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng
memang ingin pindah. “Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku
pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku
mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana
cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa,
manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.
Teks 3
Saudara-saudara yang saya hormati, beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang
merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.
Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus
berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Sumber : http://masroniguru13.blogspot.com/2017/11/penilaian-harian-teks-anekdot-
dan.html
Berdasarkan isi teks yang termasuk teks anekdot adalah...
Teks 1
teks 2
teks 3
teks 1 dan 2
teks 2 dan 3
Teks anekdot biasanya berisi ...
humor dan lelucon berdasarkan khayalan penulis
sebuah permasalahan yang diakhiri dengan persetujuan atau kesepakatan.
humor bersifat menghibur tanpa berisi kritik atau pun saran.
saran yang disampaikan melalui cerita lucu.
kritik sosial mengenai kehidupan sehari-hari.
PUNTUNG ROKOK
Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda, meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kirinya.
Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas, "Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?"
"Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?" jawab Azam.
"Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok," tegas petugas itu.
Dengan sigap Azam menjawab, "Oh... Maaf terjatuh."
Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.
Isi dari teks anekdot tersebut ...
Perlunya aturan membuang sampah.
Singapura adalah salah satu negara yang bersih.
Menyindir orang yang tidak menaati aturan membuang sampah.
Denda terhadap kesalahan membuang sampah sembarangan.
Petugas yang heran dengan sikap Azam.
Struktur teks anekdot terdiri dari...
orientasi-abstraksi-krisis-koda-reaksi
abstraksi-orientasi-reaksi-krisis-koda
orientasi-abstraksi-reaksi-koda-krisis
abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda
abstraksi-reaksi-orientasi-krisis-koda
Bagian orientasi pada teks anekdot berisi tentang ...
bagian yang memperlihatkan tanggapan atau respons dari suatu masalah
bagian yang menjelaskan mengenai masalah utama
bagian akhir teks yang memberikan simpulan
bagian yang menunjukkan awal kejadian cerita/latar belakang cerita
bagian yang menunjukkan penyelesaian masalah
Bacalah kutipan teks berikut!
Malam itu tampak dingin. Andi dan adiknya kembali ke masjid untuk mencari pasangan sandal adiknya. Namun, nasib buruk bagi Andi karena warga mencurigainya sebagai pencuri. Andi pun dihakimi oleh massa.
"Saya tidak mencuri, saya hanya mencari pasangan sandal adik saya yang hilang," sahut Andi.
Adiknya hanya diam ketakutan.
"Bagaimana, apakah kita lanjutkan hukuman ini?" kata kepala kampung.
"Lanjutkan saja, hajar dia supaya dia kapok mencuri sandal di masjid kita!" seru warga.
Kritik yang hendak disampaikan melalui teks anekdot tersebut adalah ...
banyaknya kasus pencurian sandal di masjid
anak yang ceroboh karena meninggalkan sandal
kebanyakan masyarakat yang suka main hakim sendiri
kepala kampung yang mengayomi warganya
hukuman untuk pencuri sandal
kalimat retoris adalah
kalimat yang tidak memerlukan jawaban
kalimat yang tidak mengandung unsur perintah
kalimat yang hanya menggunakan konjungsi
kalimat yang perlu menggunakan jawaban
kalimat yang mengandung unsur tanya
Perbedaan anekdot dengan cerpen terletak pada ...
kelucuannya
pelakunya
alurnya
bentuknya
temanya
Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau. berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah ...
Pada suatu waktu ada seorang raja bermimpi
Sekaranglah saatnya belajar membuat anekdot
Besok ramai-ramai mereka berdemo
Mengapa semua terjadi?
Anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah
Bagian yang tidak boleh dihilangkan dari cerita teks anekdot adalah ...
Kelucuan dan nilai didiknya
Pelaku dan alurnya
Panjang cerita dan bagusnya
Gaya bercerita
Model tulisannya
Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.
Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.
Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.
Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)
Sopir : "Itu jelas salahmu!"
Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)
Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"
Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah ...
Budi
Sopir
Seseorang
Mobil
Orang sial
Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.
"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"
tanya Andi kepada petugas.
"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.
"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.
Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...
Andi kehilangan sepeda motor
Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian
Andi mendapat kabar nahwa motornya sudah ditemukan
Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi
Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati
Tikus berekor panjang memang ganas, ... lebih ganas tikus berdasi.
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kalimat tersebut adalah ...
Sedangkan
Lalu
Tetapi
Dan
Kemudian
Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah….
struktur teks orientasi-krisis-reaksi
memiliki pesan moral
memiliki unsur lucu
berbentuk cerita
menggelitik
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk….
Memperbanyak masalah
Mempertahankan bangsa agar berpegang teguh terhadap pancasila
Memperoleh ilmu pengetahuan
Menyampaikan kritik terhadap persoalan yang sedang di hadapi melalui sindiran
Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
1-2-3-4-5-6
2-4-5-3-6-1
2-4-3-5-1-6
1-2-4-5-3-6
3-2-1-4-5-6
Amati teks berikut ini!
Teks 1
Seekor kutu tinggal padatanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah.
“Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.
Teks 3
Saudara-saudara yang saya hormati,
beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Yang termasuk teks anekdot adalah….
teks 1
teks 2
teks 3
teks 1 dan 2
teks 2 dan 3
Bacalah teks berikut ini!
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Pada anekdot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah …
Tiba-tiba seorang anak berkomentar.
Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya
Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya
Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi
Berikut ini , yang termasuk teks anekdot adalah….
Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam
Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.
Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri
Salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk….
mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya
menghibur pembacanya
menghilangkan stress
refresing dari berbagai aktivitas
mengetahui kehidupan manusia sesungguhnya
Kegiatan mengoreksi teks yang sudah dibuat berdasarkan kesesuaian isi dengan topik, kaidah, bahasa. Hal ini termasuk salah satu langkah dalam….
Merevisi teks anekdot
Menyunting teks anekdot
Pengendapan ide dari teks anekdot
Memberi judul pada teks anekdot
memberi tema pada teks anekdot
Perhatikan ciri-ciri berikut.
1. berupa teks berita
2. menampilkan tokoh yang fenomenal
3. memiliki sifat humoris
4. hanya memuat humor
5. menampilkan orang penting
ciri-ciri utama teks anekdot terdapat pada ...
1, 3,dan 5
1, 2 dan 4
2 dan 5
3 dan 5
2 dan 4
Di bawah ini merupakan ciri-ciri dari anekdot, kecuali...
Kritis
Sindiran
Lucu
Panjang
Struktur teks ankedot yang menggambarkan latar tempat ataupun cerita disebut...
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Struktur teks anekdot yang titik fokusnya yaitu pada bagian intinya dimana isinya diplesetkan menjadi humor atau lelucon disebut...
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
1) Lucu
2) Tanpa pesan tersirat
3) Hanya bersifat menghibur
4) Terdapat kritik/sindiran
5) Masalah terkait tokoh publik
Manakah yang termasuk ciri-ciri anekdot?
Di kantin sebuah universitas, Udin dan Tono dua orang mahasiswa sedang berbincang-bincang.
Tono : “Saya heran dengan dosen ilmu politik, kalau mengajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri.”
Udin : “Ah, begitu saja diperhatikan sih Ton.”
Tono : “Ya, Udin tahu sebabnya.”
Udin : “Barangkali saja, beliau capek atau kakinya tidak kuat berdiri.”
Tono : “Bukan itu sebabnya, Din. Sebab dia juga seorang pejabat.”
Udin : “Loh, apa hubungannya.”
Tono : “Ya, kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain.”
Udin : “???”
Makna dari “Takut kursinya diambil orang” di anekdot tersebut adalah ?
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
Setenang Baling-baling
Yanti merupakan seorang anak yang lincah dan cekatan. namun, ia sering kali berlebihan dan kurang bisa menempatkan diri. Waktu itu Yanti sedang bermain kejar-kejaran. saat Yanti dikejar temannya, ia berlari melompati pagar rumah tetangga/ karena pagar rumah itu terlalu tinggi, Yanti terjatuh dan pagar rumah roboh.
"Maaf, Bu Carik, akibat ulah anak saya pagar rumah ibu roboh."
"Tidak apa-apa, Bu. Yanti tidak sengaja melakukannya. saya tahu sebenarnya Yanti itu anak yang kalem dan tenang, hanya saja tadi sedang bermain kejar-kejaran. saya dapat memaklumi." jawab Bu Carik.
"Iya, Bu. Yanti memang anak kalem dan tenang. Ketenangan Yanti itu seperti baling-baling."
Mendengar percakapan tersebut, Yanti hanya bisa tertunduk malu.
Sebutkan kalimat sindiran yang terdapat dalam teks anekdot tersebut!
Setenang Baling-baling
Yanti merupakan seorang anak yang lincah dan cekatan. namun, ia sering kali berlebihan dan kurang bisa menempatkan diri. Waktu itu Yanti sedang bermain kejar-kejaran. saat Yanti dikejar temannya, ia berlari melompati pagar rumah tetangga/ karena pagar rumah itu terlalu tinggi, Yanti terjatuh dan pagar rumah roboh.
"Maaf, Bu Carik, akibat ulah anak saya pagar rumah ibu roboh."
"Tidak apa-apa, Bu. Yanti tidak sengaja melakukannya. saya tahu sebenarnya Yanti itu anak yang kalem dan tenang, hanya saja tadi sedang bermain kejar-kejaran. saya dapat memaklumi." jawab Bu Carik.
"Iya, Bu. Yanti memang anak kalem dan tenang. Ketenangan Yanti itu seperti baling-baling."
Mendengar percakapan tersebut, Yanti hanya bisa tertunduk malu.
Sebutkan konjungsi kausal/sebab akibat.
(a)
