WorksheetsUnsur Teks Puisi
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 5mins
Dengarlah kami akan menyanyi lagu yang tidak nyaman di hati
Tentang sebuah negeri, negeri yang sedih dan ngeri
Citraan yang terkandung dalam larik kedua puisi tersebut adalah ....
Peraba
Pendengaran
Pengecapan
Penciuman
.........
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ....
Marah
Sedih
Bingung
Gembira
senja yang pilu
membuat hari kian membiru
langit tampak keruh
mengantar kepergianmu pahlawanku
gerimis jatuh membasahi pucuk sunyi
melagukan nada-nada lara hati
saat doa-doa ikut tertanam
bersama bayangmu yang kian tenggelam
tema puisi tersebut adalah ....
Perjuangan
Politik
Pahlawan
Keagamaan
Senja yang pilu
Membuat hari kian membiru
Langit tampak keruh
Mengantar kepergianmu pahlawanku
Citraan yang terkandung pada larik ketiga adalah ....
Peraba
Penglihatan
Pendengaran
Pengecap
…… wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Terbarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
Tema puisi tersebut adalah ….
Persahabatan
Perdamaian
Kegelisahan
Kepercayaan
Dialah sang sutradara
Dan kita semua para …..
Maka persoalan yang utama
Bagaimana memainkan peran kita
Karena kita tidak bisa memilih
Mari bermain dalam bimbinganNya
Kata yang tepat untuk melengkapi baris kedua puisi tersebut adalah ….
Oratornya
Penontonnya
Aktornya
Penulisnya
Burung dara jantan yang nakal
Yang sejak dulu kau piara
Kini terbang dan telah menemui jodohnya
Ia telah meninggalkan kandang yang kau buatkan
Kata "kandang" dalam puisi tersebut bermakna ….
Hati seseorang
Tempat tinggal yang terpisah
Kampung halaman
Negara asing
Kita saksikan zat asam
didesak asam arang
dan karbon dioksid itu
menggilas paru-paru
Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air
air
Majas yang terkandung pada bait tersebut adalah ....
Hiperbola
Paralelisme
Personifikasi
Aliterasi
.....................
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
Makna dalam bait puisi tersebut adalah .....
seseorang yang ingin bertaubat
seseorang yang mengetuk pintu
seseorang yang selalu berbuat salah
seseorang yang ikhlas terhadap takdirnya
Setiap kali bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa
Gadis kecil yang dibicarakan pada puisi tersebut yaitu ....
seorang anak kecil
gadis yang membawa kaleng
gadis yang selalu tersenyum
seorang gadis pengemis
....
Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?
Makna puisi pada bait tersebut adalah....
Pahlawan tak dikenal yang ingin dikenang semua orang
Pahlawan yang tidak pernah didengar isi hatinya
Pahlawan tak dikenal yang telah berjuang antara krawang-bekasi tidak bisa berjuang lagi karena mereka telah gugur.
Pahlawan yang mempunyai hati yang tulus ikhlas
Perhatikan penggalan puisi berikut!
SAJAK PUTIH
Karya : Chairil Anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Pemaknaan yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....
indahnya menjalani kehidupan
pelangi yang muncul sesaat setelah hujan
gambaran hati seorang pemuda yang sedang senang
mengagumi wanita yang dicintai
Angin semilir membawa udara panas
Daun-daun seperti mengipas-ngipas
Pak tua yang rebah berpeluh keringat
Menghibur yang sedang duduk santai
Membuai dalam imajinasi tentang dunia mimpi
Penggalan puisi di atas memiliki suasana . . . .
Ramai
Damai
Mencekam
Menakutkan
Lama nian berpangku tangan
Asyik terlena didaduh ombak
Mari kita sama serentak
Atur barisan kejar tujuan
Makna baris pertama pada bait puisi tersebut adalah . . . .
Sangat lama melamun
Cepat ingin beristirahat
Ingin melamun
Terlalu lama bermalasan
Sosok ayah yang saat ini semakin menua
Ketampananmu sudah pudar dimakan waktu
Suara serak terdengar tak seidah masa mudamu
Bahu baja memikul segala beban kehidupan keluarga
Teks puisi di atas mengungkapkan ....
Anak yang sayang ayah
Perjuangan sosok ayah
Ayah membesarkan anak-anaknya
Kesedihan sosok ayah
Sunyinya malam penuh kegelapan
Lolongan serigala menambah gemetaran
Gemuruh angin menyapu dedaunan pohon besar
Aku tersesat tak bisa pulang
Setapak jalan pun tak nampak mata
Perasaan si penyair adalah . . . .
Bahagia
Ketakutan
Gelisah
Kesedihan
Rumput di pekarangan
Hijau merona mempesona
Akar kuat dan penuh gizi
Rumput penuh keriangan di sana
Sungguh baik akan hidup jalanmu
Tema kutipan puisi tersebut adalah . . . .
Kesengsaraan
Kemiskinan
Kebahagiaan
Keharuan
"Hutan kehilangan ranting"
Maksud pada baris puisi di atas adalah . . . .
Seseorang yang berada di tengah hutan
Seseorang yang merasa hutan tidak ada pohon
Seseorang yang kehilangan belahan jiwanya
Seseorang yang kehilangan petunjuk arah
Berdiri beriringan dijalan yang gersang
Deru suara tornton besar kepalang
Membuat salju debu kian berhabur
Pepohonan disekitar kehilangan wajahnya
Puisi di atas pada baris ke-4 menggunakan majas . . . .
Hiperbola
Personifikasi
Simile
Metafora
Di ujung jalan sana aku terpana
Melihat dunia yang semakin indah
Jalan itu selebar daun pandan saja
Banyak kawan dan lawan
Kawan dan teman semakin jauh
Ketika bertemu membisu bagai patung
Ini semua karena zaman teknologi
Puisi di atas baris ke berapa yang menggunakan majas?
1 dan 2
3 dan 4
3 dan 6
5 dan 7
Aku hanyalah insan biasa
Bernaung di gedung ini untuk belajar
Berjuang demi cita-cita
Sampai di mana pun akan kukejar
Di bawah ini mana sajak/rima yang benar dalam penggalan puisi di atas?
a-a-a-a
a-b-b-a
a-a-b-b
a-b-a-b
Tak ada yang lebih tabah
Dari hujan bulan Juni
Dirahasiakannya rintik rindunya
Kepada pohon berbunga itu
Makna baris ke 4 dari potongan puisi di atas ialah ....
Kebaikan pada Juni
Pohon yang sedang bermekaran
Pohon yang memiliki bunga canti
Seseorang yang sedang dicintai
Tapi kini....
Ia telah tiada
Ia pindah ke kota
Tanpa mengucapkan sepatah kata
Maksud penggalan puisi di atas adalah ...
Ia telah lama meninggal
Ia pergi tanpa pamit terlebih dahulu
Ia minggat karena tidak bisa bicara
Ia pindah kota untuk mengikuti orang tuanya
Suasana indah hati bergairah (1)
Dewi malam bersinar terang (2)
Bintang-bintang bertaburan (3)
Sungguh besar keagungan Illahi (4)
Imaji atau citraan perasaan pada puisi tersebut terdapat pada larik ke...
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Bacalah puisi berikut!
Bunda kasihmu
Tiada tara padaku
Kau bimbing aku
Kau rawat diriku
Dengan penuh sabar,
Bunda [ ... ]
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah...
Kasihmu tanpa pamrih
Tiada kata jenuh darimu
Kasihmu sepanjang jalan
Ku akan membalas jasamu
