NEW
Font size
WorksheetsTermokimia
Total questions: 25
Worksheet time: 2hrs 5mins
Halim sedang mencampur larutan HCl 0,1 M dengan NaOH 0,1 M dalam kalorimeter plastik. Ternyata suhu pada termometer terbaca berubah dari 25 0C menjadi 31 0C. Kesimpulan yang tepat dari percobaan yang dilakukan Halim tersebut adalah ....
Reaksi yang yang terjadi adalah eksoterm, karena kalor pindah dari lingkungan ke sistem
Suhu yang naik menunjukkan reaksi tergolong endoterm
Entalpi reaksi berharga positif karena sistem melepaskan kalor ke lingkungan
Lingkungan (mis. termometer) menerima kalor dari sistem sehingga suhu terbaca bertambah
Entalpi reaksi berharga negatif karena lingkungan melepaskan energi ke dalam sistem
Nisa melakukan percobaan tentang reaksi eksoterm dan endoterm. Alat dan bahan yang digunakan adalah kristal ammonium klorida (NH4Cl), air, gelas kimia 250 ml, batang pengaduk, dan tissue. Setelah diaduk, kristal ammonium klorida larut sempurna dalam air pada gelas kimia. Ternyata di dinding gelas kimia timbul embun. Pernyataan yang tepat tentang fenomena ini adalah ....
Reaksi pelarutan ammonium klorida tergolong eksoterm
Energi sistem berkurang karena ada aliran energi dari sistem ke lingkungan
Sistem pada percobaan tergolong sistem tertutup sehingga tidak ada aliran energi
Sistem menarik energi dari lingkungan sehingga suhu lingkungan jadi turun dan timbul embun
Suhu sistem turun karena sistem mengeluarkan energi ke lingkungan
Perhatikan tiga reaksi berikut :
1. N2(g) + 3/2H2(g) → NH3(g) ΔH = -46 kJ/mol
2. CaCO3(s) → Ca(s) + C(s) +3/2O2(g) ΔH = +1207 kJ/mol
3. NaOH(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) ΔH = -50 kJ/mol
jenis ketiga perubahan entalpi pada reaksi di atas berturut-turut ....
Entalpi pembentukan, entalpi penguraian, entalpi netralisasi
Entalpi penguraian, entalpi pembentukan, entalpi netralisasi
Entalpi netralisasi, entalpi pembentukan, entalpi penguraian
Entalpi penguraian, entalpi netralisasi, entalpi pembentukan
Entalpi netralisasi, entalpi penguraian, entalpi pembentukan
Perhatikan gambar berikut ini !
Reaksi tersebut termasuk ke dalam reaksi ....
eksoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = +
eksoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = +
endoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi = H hasil reaksi, ΔH = +
Sebanyak 50 ml HCl 0,1 M dicampur dengan 50 ml NaOH 0,1 M dalam suatu kalorimeter yang kapasitas kalornya diabaikan. Termometer menunjukkan kenaikan suhu dari 25 0C menjadi 31 0C. Jika kalor jenis larutan = 4,2 J/gram.0C dan massa jenis larutan = 1 g/ml, maka perubahan entalpi reaksi (ΔH reaksi) adalah sebesar ... joule
-2520
+2520
-4200
+4200
-1000
Beberapa peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berikut ini :
(1) Fotosintesis
(2) Es batu mencair
(3) Kapur tohor dalam air
(4) Kembang api
(5) Pembakaran kayu
Peristiwa yang tergolong reaksi endoterm adalah...
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (5)
E. (4) dan (5)
Diketahui reaksi pembentukan HCl sebagai berikut:
½ H2 (g) + ½ Cl2(g) → HCl(g) ΔH=-92,3 kJ/mol
Diagram tingkat energi yang sesuai dengan reaksi tersebut adalah...
Pembakaran 1 mol larutan metanol membentuk karbon dioksida dan uap air menghasilkan kalor sebesar 638 kJ. Persamaan termokimia yang tepat untuk menyatakan reaksi tersebut adalah ............
CH3OH(l) + O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
CH3OH(l) + ½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = +638 kJ
CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
1½ CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = +638 kJ
Entalpi pembentukan 1 mol air adalah -285,85 kJ/mol, maka entalpi pembentukan 2 gram air adalah ............ (Ar H = 1 Ar O = 16)
-28,76 kJ
-29,76 kJ
-30,76 kJ
-31,76 kJ
-32,76 kJ
Jika gas Carbon di reaksikan dan gas Oksigen akan di hasilkan gas Karbondioksida. Bila reaksi tersebut melepaskan kalor sebanyak 150 kJ, maka diagram energi yang benar di bawah ini adalah……
C(g) + O2(g) → CO2(g) ΔH= -150 kJ
Jika kita memasukkan bongkahan batu kapur ke dalam air, akan terjadi gelembung-gelembung gas dan wadah akan terasa panas. Pernyataan yang benar dari data percobaan tersebut adalah...
A. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena sistem menyerap kalor dari lingkungan
B. Reaksi tersebut merupakan reaksi endoterm karena lingkungan menyerap kalor dari sistem
C. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena sistem melepas kalor ke lingkungan
D. Reaksi tersebut merupakan reaksi endoterm karena lingkungan menerima kalor dari sistem
E. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm karena lingkungan melepas kalor ke sistem
Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm adalah...
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal sama dengan entalpi akhir dan ΔH = 0
Perhatikan data persamaan reaksi termokimia di bawah ini!
(1) Na(s) + ½ Cl2(g) → NaCl(s) ΔH = - kJ/mol
(2) C(s) + ½ O2(g) → CO(g) ΔH = - kJ/mol
(3) NH3(g) → ½ N2(g) + 3/2 H2(g) ΔH = + kJ/mol
(4) SO2(g) → S(s) + O2(g) ΔH = - kJ/mol
(5) C2H5OH(l) + 3 O2(g) → 2 CO2(g) + 3 H2O(l) ΔH = - kJ/mol
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔH°f, ΔH°d, dan ΔH°c adalah...
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (3), dan (5)
D. (2), (3), dan (4)
E. (3), (4), dan (5)
Sebuah Kristal KNO3 dimasukkan ke dalam tabung reaksi kemudian ditetesi dengan air. Pada tabung reaksi terasa dingin. Reaksi ini dapat digolongkan….
A. Eksoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
B. Eksoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
C. Endoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
D. Endoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
E. Endoterm, energi tidak berpindah
-203
+203
-406
+406
-812
Diketahui :
S(s)+O2(g)àSO2(g) ∆H = -296,83 kJ/mol
S(s) + 1½ O2(g) →SO3(g) ∆H = -395,70 kJ/mol
Perubahan entalpi untuk reaksi
SO2(g) + ½ O2(g) → SO3(g) adalah….
-98,87 kJ
+ 98,87 kJ
-197,4 kJ
-692,53 Kj
+692,53 kJ
Diketahui:
2NO(g) + O2(g) --> N2O4(g) ∆H = a kJ
NO(g) + ½ O2(g) --> NO2(g) ∆H = b kJ
Besarnya ∆H untuk reaksi:
2NO2(g) --> N2O4(g) adalah ….
(a + b) kJ
(a + 2b) kJ
(-a + 2b)
(2a + b) kJ
(a - 2b) kJ
Perhatikan persamaan termokimia berikut :
2CuCl(s) → 2Cu(s) + Cl2(g) ΔH = +274,4 kJ
2CuCl(s) + Cl2(g) → 2CuCl2(s) ΔH = -165,8 kJ
ΔH untuk reaksi :
Cu(s) + Cl2(g) → CuCl2(s)
yaitu,....
43 kJ/mol
86 kJ/mol
484 kJ/mol
570 kJ/mol
1054 kJ/mol
Data energi ikatan rata rata :
C=C = 609 kJ/mol
C-Cl = 326 kJ/mol
C-H = 412 kJ/mol
C-C = 345 kJ/mol
H-Cl = 426 kJ/mol
Besarnya entalpi reaksi
CH2=CH2 + HCl → CH3CH2Cl
adalah,......
-312 kJ/mol
-48 kJ/mol
48 kJ/mol
100 kJ/mol
312 kJ/mol
Perhatikan diagram tahap reaksi pada gambar.
Dari diagram diatas, harga x adalah,......
-99 kJ
-297 kJ
-594 kJ
-990 kJ
-998 kJ
Bila data entalpi pembentukan standar:
C3H8 (g) = – 104 kJ mol–1
CO2 (g) = – 394 kJ mol–1
H2O (g) = – 286 kJ mol–1
maka harga ΔH reaksi :
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l) adalah …
–1.024 kJ
–1.121 kJ
–1.134 kJ
–2.222 kJ
–2.232 kJ
Di laboratorium akan dilakukan eksperimen penentuan kalor molar pelarutan NaOH. Ke dalam kalorimeter yang mengandung 300 g air dengan temperatur 20 oC, sebanyak 10,65 g padatan NaOH dengan temperatur 20 oC dimasukan ke dalam kalorimeter dan diaduk hingga terlarut. Pelarutan NaOH ini menyebabkan temperatur naik menjadi 28,5 oC. Jika kalor jenis air 4,184 J g‑1 °C‑1, dan kalor yang diserap kalorimeter diabaikan, maka kalor molar pelarutan per mol NaOH adalah ...
-37,4 kJ
‑41,5 kJ
‑45,5 kJ
‑90,5 kJ
Berdasarkan diagram siklus reaksi termokimia, perubahan entalpi reaksi:
M2 + N → O + P2 adalah ....
a. (X - Y) - W
b. (-X + Y) - W
c. (X + Y) + W
d. -(X + Y) - W
e. (X + Y) - W
Perhatikan gambar berikut ini !
Reaksi tersebut termasuk ke dalam reaksi ....
eksoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = +
eksoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = +
endoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi = H hasil reaksi, ΔH = +
