WorksheetsUJIAN HARIAN B HAHASA INDONESIA TEKS KRITIK KELAS X 2022
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan mengenai suatu peristiwa atau kejadian berisi kritikan atau sindiran, biasanya mengenai orang penting atau terkenal adalah pengertian dari teks....
Anekdot
Lawakan
Komedi
Lelucon
Humor
Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...
menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata
Lawakanmempertahankan bangsa agar berpegang teguH terhadap Pancasila
sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis
menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang tertentu
memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan
Bacalah teks anekdot berikut!
Advokat
Suatu sore Dua mahasiswa fakultas Hukum sedang terlibat dislusi kecil. Mereka adalah Fredi dan Ibrahi,
Fredi : Apa kepanjangan dari Advokat?
Ibrahim : Ada Duit Advokasi All out!
Fredi : Hah …!!
Aspek kelucuan atau kekonyolan anekdot tersebut adalah …
Dua mahasiswa sedang berdiskusi
Pengkrasian kepanjangan Advokat.
Diskusi dilakukan pada suatu sore
Fredi dan Ibrahim mahasiswa Fakultas Hukum
Fredi bertanya kepanjangan advokat.
Bacalah teks anekdot berikut!
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Lia bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Lia!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Sumber :https://www.materibindo.com/2019/10/contoh-soal-teks-anekdot-danjawabannya.html
Makna tersirat pada teks anekdot tersebut adalah...
Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana
Mengkritik bapak dosen yang sedang memberikan kuliah hukum pidana
Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap
Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik
Menyindir Lia yang bertanya kepanjangan KUHP
Bacalah teks anekdot berikut denganjudul “Belum Menerima Kenaikan Gaji”!
Belakangan ini harga barang terus membubung, tetapi upah buruh belum pernah dinaikkan. Aku berketetapan hati untuk mencari suatu kesempatan menyindir juragan kami secara halus
Pada suatu tengah hari di dalam lift kebetulan aku berjumpa dengan bapak juragan. Dengan aktif aku menyapanya dan mencari-cari tema pembicaraan. “Wah, harga daging di supermarket sekarang naik lagi. “Harga sayur- mayurpun tak ketinggalan. Kini kehidupan baru sekarang susah”.
Bapak juragan menoleh melihat diriku dengan ekspresi penuh pengertian. Aku diam-diam merasa senang. Tampaknya pembicaraan ini mendapat perhatian bapak juragan
Sore harinya perusahaan mengeluarkan sebuah pengumuman. ”Berhubung belakangan ini harga daging dan sayur- mayur naik, menu makan siang di kantin akan diubah dari dua jenis daging atau ikan ditambah satu jenis sayur- mayur menjadi satu jenis daging atau ikan ditambah satu jenis sayur-mayur”.
Mengapa tokoh aku menyindir juragan?
Jawaban atas pertanyaan anekdot tersebut adalah ...
Karena gaji buruh belum juga belum naik. Padahal, harga barang semakin tinggi.
Karena karyawannya tidak pernah dipedulikan selama bekerja
Karena ingin menikmati makan siang dengan meningkatkan menu tambahan
Karena ingin mendapatkan posisi strategis di kantornya sebagai manager
Karena ingin mencari kesempatan agar dapat kesempatan berbicara
Bacalah teks anekdot berikut denganjudul “Belum Menerima Kenaikan Gaji”!
Belakangan ini harga barang terus membubung, tetapi upah buruh belum pernah dinaikkan. Aku berketetapan hati untuk mencari suatu kesempatan menyindir juragan kami secara halus
Pada suatu tengah hari di dalam lift kebetulan aku berjumpa dengan bapak juragan. Dengan aktif aku menyapanya dan mencari-cari tema pembicaraan. “Wah, harga daging di supermarket sekarang naik lagi. “Harga sayur- mayurpun tak ketinggalan. Kini kehidupan baru sekarang susah”.
Bapak juragan menoleh melihat diriku dengan ekspresi penuh pengertian. Aku diam-diam merasa senang. Tampaknya pembicaraan ini mendapat perhatian bapak juragan
Sore harinya perusahaan mengeluarkan sebuah pengumuman. ”Berhubung belakangan ini harga daging dan sayur- mayur naik, menu makan siang di kantin akan diubah dari dua jenis daging atau ikan ditambah satu jenis sayur- mayur menjadi satu jenis daging atau ikan ditambah satu jenis sayur-mayur”.
Kekonyolan/kelucuan yang terjadi dalam teks anekdot tersebut adalah ...
Dengan aktif aku menyapanya dan mencari-cari tema pembicaraan.
Adanya pengumuman tentang pengurangan menu makan siang
Bapak juragan hanya menoleh melihat diriku dengan ekspresi penuh pengertian.
Aku berusaha mencari suatu kesempatan menyindir juragan kami secara halus
Tokoh aku kebingungan bagaimana bisa berbicara dengan juragan
Bacalah teks berikut!.
Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, “Ayah apakah aku bisa mempunyai uang?”
Ayah menjawab,”Tentu saja bisa.”
“kapan aku bisa mempunyai uang?”Tanya anak harimau
“Kamu akan mempunyai uang setelah menjadi dompet dan jaket,” jawab sang ayah harimau
Aspek yang dikritik pada anekdot tersebut adalah …
Kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit
Harimau adalah binatang buas yang berbahaya bagi manusia.
Banyak perburuan harimau untuik diambil kulitnya.
Banyak harimau ke;laparan masuk desa dan memangsa manusia.
Habitat harimau semakin berkurang karena seleksi alam.
Bacalah teks berikut!.
Mobil BMW seorang dokter rusak, kemudian dibawanya kebengkel untuk diperiksa. Setelah diperiksa ternyata mesinnya bermasalah. Tukang reaparasi dengan cekatan mencopot mesin mobil itu. Sesudah selesai direparasi, ia pun memasangnya kembali. Setelah mengetahui bahwa pelanggannya seorang dokter ia berkata kepada sang dokter: “ Mesin adalah jantunngya mobil, kita sama-sama mereparasi jantung, tetapi mengapa penghasilan kita berbeda sedemikian besar?”
Sesudah berpikir sejenak, sang dokter berkata”Anda boleh coba melakukan reparasi pada saat mesin sedang kondisi menyala.”
Pesan yang ingin disampaikan dalam teks anekdot tersebut adalah ...
Mobil rusak harus dibawa bengkel.
Jika mencopot mobil harus dipasang seperti semula
Mesin adalah jantungnya mobil
Penghasilan dokter dengan montir bereda jauh
Penghasilan dokter lebih banyak karena berhubungan dengan nyawa manusia
4. Bacalah teks berikut!.
Seorang pengemis tua dengan baju compang-camping datang berobat ke dokter. Setelah diperiksa, dokterpun memberi penjelasan
Dokter :”Pak setelah sampai di rumah, minum obat ini tiga kali sehari, ya!”
Pengemis : “Aduh, nggak bisa dokter!”
Dokter :”Kenapa?”
Pengemis : “Sendok saya di rumah cuma ada dua!”
Isi teks anekdot tersebut adalah ...
Seorang pengemis dan dokter bercakap-cakap
Seorang dokter memberi resep obat kepada pengemis
Seorang pengemis tua miskin berobat kepada dokter
Seorang dokter memberi penjelasan dengan terperinci
Seorang pengemis tua salah paham terhadap penjelasan dokter
Cermati teks anekdot berikut!
Suatu kali Kabayan menunjukkan keahliannya sebagai orang yang mampu menguasai bahasa burung. Kepala kampung mendengar hal itu dan membawa Kabayan pergi berburu ke hutan. Di hutan, mereka melihat sebuah pohon yang tumbang dan seekor burung hantu membangun sarang di atasnya. Bertanyalah kepala kampung kepada Kabayan, “Coba beri tahu aku apa yang diutarakan burung hantu itu?” “Ia bilang,” kata Kabayan, “jika kepala kampung tidak berhenti menyusahkan warganya, kekuasaannya akan segera tumbang seperti pohonku ini.”
Topik yang tampak pada anekdot di atas berkenaan dengan masalah
pengabdian
politik
kekuasaan
kebudayaan
ekonomi
Cermati teks anekdot berikut!
Suatu kali Kabayan menunjukkan keahliannya sebagai orang yang mampu menguasai bahasa burung. Kepala kampung mendengar hal itu dan membawa Kabayan pergi berburu ke hutan. Di hutan, mereka melihat sebuah pohon yang tumbang dan seekor burung hantu membangun sarang di atasnya. Bertanyalah kepala kampung kepada Kabayan, “Coba beri tahu aku apa yang diutarakan burung hantu itu?” “Ia bilang,” kata Kabayan, “jika kepala kampung tidak berhenti menyusahkan warganya, kekuasaannya akan segera tumbang seperti pohonku ini.”
Pesan yang disampaikan dalam anekdot di atas adalah
Orang harus bersikap adil seperti burung hantu.
perbuatan menyengsarakan rakyat akan berakibat pada kepemimpinannya
berbaiklah kepada siapa pun, jangan menyusahkan rakyat
menjadi pemimpin harus memahami keinginan rakyat
kesadaran pemimpin diperlukan setiap saat.
Cermati teks anekdot berikut!
Suatu kali Kabayan menunjukkan keahliannya sebagai orang yang mampu menguasai bahasa burung. Kepala kampung mendengar hal itu dan membawa Kabayan pergi berburu ke hutan. Di hutan, mereka melihat sebuah pohon yang tumbang dan seekor burung hantu membangun sarang di atasnya. Bertanyalah kepala kampung kepada Kabayan, “Coba beri tahu aku apa yang diutarakan burung hantu itu?” “Ia bilang,” kata Kabayan, “jika kepala kampung tidak berhenti menyusahkan warganya, kekuasaannya akan segera tumbang seperti pohonku ini.”
Pihak yang dikritik dalam anekdot tersebut adalah …
Kabayan
Kepala Kampung
Burung Hantu
warga
pohon yang tumbang
Bacalah teks anekdot berikt dengan judul “Puntung Rokok”secara cermat ! Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapapun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda meskipun hanya membuang puntungrokok. Suatu ketika si Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku.Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kanannya. Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas.“Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?”“Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat?” Jawab Azam.“Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegaspetugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam
Hal yang dikritik dari anekdot di atas adalah …
Menyindir orang yang tidak tertib membuang sampah.
Perlunya aturan membuang sampah.
Petugas yang heran terhadap Azam.
Denda terhadap kesalahan membuang sampah..
Singapura salah satu Negara yang bersih.
Percakapan induk nyamuk dan anak nyamuk :
Induk : Bagaimana rasanya belajar terbang nak?
Anak : Sangat menyenangkan Bu, seru, keren!!
Induk : ...
Anak : Sewaktu aku terbang, orang-orang pada tepuk tangan bu.
Dialog yang tepat untuk mengisi yang rumpang tersebut adalah ....
Mengapa bisa begitu?
Apa kau sudah bisa terbang?
Kau anak pintar.
Ayo kita terbang
Kita beruntung sudah memiliki sayap.
Perhatikanlah dialog berikut ini, lalu berilah tanggapanmu terhadap pertanyaan yang diberikan! Korupsi Kecil Orlin : Ah, bosan sekali melihat berita isinya korupsi setiap hari. Mau jadi apa negeri ini? Andreas : Memang siapa saja yang korupsi? Orlin : Siapa lagi kalau bukan para pejabat kaya. Sudah punya banyak uang, tetap saja korupsi. Dasar serakah! Andreas : Memangnya kamu tidak pernah korupsi? Orlin : Tak mungkinlah saya korupsi. Mana bisa orang miskin seperti saya korupsi? Yang ada, saya dikorupsi. Andreas : Apa kau yakin? Korupsi kecil saja tidak pernah? Orlin : Mana ada korupsi kecil? Mau besar atau kecil ya tetap saja korupsi. Andreas : Apa kau lupa? Kemarin di kantin kulihat kau makan empat kue, tapi hanya bayar untuk tiga kue saja. Orlin : Ah, kecil saja itu, cuma lima ratus rupiah. Andreas : Katanya tidak ada korupsi kecil. Orlin : Ah, bisa saja kau ini.
Siapa lagi kalau bukan para pejabat kaya. Sudah punya banyak uang, tetap saja korupsi. Dasar serakah!
Kalimat yang mengandung yang mengandung majas pada kutipan dialog nomor 3 tersebut di atas adalah …
Siapa lagi kalau bukan para pejabat kaya. Sudah punya banyak uang, tetap saja korupsi. Dasar serakah!
Tak mungkinlah saya korupsi. Mana bisa orang miskin seperti saya korupsi? Yang ada, saya dikorupsi.
Mana ada korupsi kecil? Mau besar atau kecil ya tetap saja korupsi.
: Apa kau yakin? Korupsi kecil saja tidak pernah?
Apa kau lupa? Kemarin di kantin kulihat kau makan empat kue, tapi hanya bayar untuk tiga
Perhatikanlah dialog berikut ini, lalu berilah tanggapanmu terhadap pertanyaan yang diberikan! Korupsi Kecil Orlin : Ah, bosan sekali melihat berita isinya korupsi setiap hari. Mau jadi apa negeri ini? Andreas : Memang siapa saja yang korupsi? Orlin : Siapa lagi kalau bukan para pejabat kaya. Sudah punya banyak uang, tetap saja korupsi. Dasar serakah! Andreas : Memangnya kamu tidak pernah korupsi? Orlin : Tak mungkinlah saya korupsi. Mana bisa orang miskin seperti saya korupsi? Yang ada, saya dikorupsi. Andreas : Apa kau yakin? Korupsi kecil saja tidak pernah? Orlin : Mana ada korupsi kecil? Mau besar atau kecil ya tetap saja korupsi. Andreas : Apa kau lupa? Kemarin di kantin kulihat kau makan empat kue, tapi hanya bayar untuk tiga kue saja. Orlin : Ah, kecil saja itu, cuma lima ratus rupiah. Andreas : Katanya tidak ada korupsi kecil. Orlin : Ah, bisa saja kau ini.
Majas yang terdapat dalam teks anekdot korupsi kevil tersebut adalah …
Metafora
Hiperbola
Ironi
Sinisme
Sarkasme
1) Komikus menyampaikan bahwa yang dilakukan sebagian orang dalam media sosial tersebut adalah wajar
2) Komik tersebut merupakan komik anekdot yang berisi sindiran komikus terhadap seseorang yang melakukan pencitraan melalui foto di media sosial.
3) Komikus beranggapan apa yang orang-orang tampilkan melalui foto tidak sesuai dengan apa yang dilakukan oleh orang tersebut setiap harinya.
4) Komikus ingin menyampaikan bahwa apa yang kita lihat di sosial media belum tentu benar.
5) Komik beranggapan orang berusaha menampilkan apa yang ia lakukan sudah sepantasnya karena hasil jerih payahnya sendiri
6) Komikus menampaikan setiap individu yang bersosial media belum tentu memberikan realitas kehidupan asli mereka
Pesan yang sesuai pada teks bergambar tersebut terdapat pada nomor ...
1), 2), 3), 4)
2), 3), 4), 5)
3), 4), 5), 6)
2), 4), 5), 6)
2), 3), 4), 6)
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Apakah benda itu bisa terbang?
2) Kamu mau tersesat?
3) Siapa sih yang ingin jadi guru matematika?
4) Memangnya kita bisa hidup tanpa makan dan minum selamanya?
5) Mengapa kita harus berbuat baik?
6) Apakah anak itu menyayangi ibunya?
7) Apa cukup membeli pakai daun?
8) Siapa sih yang mau miskin selamanya?
Nomor yang menunjukkan kalimat retoris adalah sebagai berikut!
1), 2), 3), 4)
2), 3), 4), 5)
3), 4), 5), 6)
5), 6), 7), 8)
2), 6), 7), 8)
Perundungan Tanda Sayang
Pada saat jam istirahat, dua siswi SMA sedang asyik mengobrol di kantin.
Ani :Mar, aku itu paling malas kalau ada acara keluarga.
Maria :Loh, bukannya senang dapat ketemu banyak saudara? Lagi pula kan,
banyak makanan.
Ani :Ih, makanan terus. Aku itu malas ketemu mereka.
Maria :Kok, bisa?
Ani :Soalnya, pasti ibuku akan membanding-bandingkanku dengan
saudara. Terus, bibi-bibi atau om-omku akan komentar macam-macam. Emangnya aku barang dagangan apa, dibanding-bandingkan dan dikomentari?
Maria :Itu artinya mereka perhatian, sayang sama kamu.
Ani :Sayang apanya? Kalau sayang itu didukung bukan dijatuhin.
Maria :Bener juga sih. Ya udah ah, nanti kamu jangan main ke rumahku lagi ya?
Ani :Loh, kenapa?
Maria :Soalnya, ibuku suka banding-bandingin aku sama kamu. Sebel tahu!
Struktur komplikasi yang terdapat pada kutipan tersebut adalah …
Pada saat jam istirahat, dua siswi SMA sedang asyik mengobrol di kantin.
Ani :Mar, aku itu paling malas kalau ada acara keluarga.
Ih, makanan terus. Aku itu malas ketemu mereka.
Soalnya, pasti ibuku akan membanding-bandingkanku dengan saudara. Terus, bibi-bibi atau om-omku akan komentar macam-macam. Emangnya aku barang dagangan apa, dibanding-bandingkan dan dikomentari?
Bener juga sih. Ya udah ah, nanti kamu jangan main ke rumahku lagi ya?
Soalnya, ibuku suka banding-bandingin aku sama kamu. Sebel tahu!
Perhatikan kedua cuplikan teks berikut!
Teks 1
Teks 2
Pasien Lupa Orang Tua karena Kecanduan Ponsel
Kamis, 17 Okt 2019
Selain di Bandung Barat, Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Arif Zainudin Surakarta juga menerima pasien kecanduan ponsel. Tahun ini, jumlah pasien tersebut semakin meningkat. Kepala Instalasi Kesehatan Jiwa Anak Remaja RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta, Aliyah Himawati, mengatakan fenomena tersebut sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Namun belakangan, fenomena tersebut memang makin marak.
“Tiga tahun lalu ada tapi sedikit. Sejak tahun ajaran baru ini ada sekitar 35 anak remaja. Sehari ada 1-2 anak yang berobat,” kata Aliyah, Kamis (17/10/2019).
Kondisi gangguan kejiwaan mereka berbeda-beda. Pasien dengan kondisi yang sangat parah bahkan tidak mengakui dan menganiaya orang tuanya.
“Orang tuanya tidak dianggap. Dia bilang kalau dia itu turun dari langit. Isi pikirannya itu yang ada di gim itu, bahasanya bahasa di gim itu,” ujarnya.
Kebanyakan pasien tersebut kecanduan gim ekstrem. Mereka tidak mau makan hingga tak mau sekolah. Kalaupun sekolah, mereka ingin segera pulang untuk bermain gim.
“Ada yang niat ke sekolah itu untuk main gim. Karena di sekolah ada wifi gratis. Sedangkan di rumah sudah diputus orang tuanya,” kata Aliyah.
Teks 1 Kecanduan ponsel yang terjadi pada pasien anak disebabkan oleh pengaruh media sosial
Teks 2 Kecanduan ponsel yang terjadi pada pasien anak disebabkan oleh pengaruh permainan game
Teks 1 Kecanduan ponsel yang terjadi pada pasien anak disebabkan oleh pengaruh permainan game
Teks 2 Kecanduan ponsel yang terjadi pada pasien anak disebabkan oleh pengaruh media sosial
Teks 1 Membahas adanya pasien remaja usia sekolah yang kecanduan ponsel di RSUD Dr. Arif Zainudin Surakarta.
Teks 2 Kecanduan ponsel yang terjadi pada pasien anak disebabkan oleh pengaruh media sosial
Teks 1 Kecanduan ponsel yang terjadi pada pasien anak disebabkan oleh pengaruh permainan game
Teks 2 Membahas adanya pasien remaja usia sekolah yang kecanduan ponsel di RSUD Dr. Arif Zainudin Surakarta.
Teks 1 Membahas adanya pasien remaja usia sekolah yang kecanduan ponsel di RSUD Dr. Arif Zainudin Surakarta.
Teks 2 Membahas adanya pasien remaja usia sekolah yang kecanduan ponsel di RSUD Dr. Arif Zainudin Surakarta.
