wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KESAI-2

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Prof. Welenski di dalam buku Sawyers Internal Auditing, menyebutkan tujuh syarat agar suatu pekerjaan disebut sebagai pekerjaan profesi, antara lain :

a)

Pekerjaan tersebut untuk melayani kepentingan profesi

b)

Harus melalui pelatihan yang cukup dan berkelanjutan

c)

Harus memakai pin anggota organisasi profesi

d)

Tidak ada badan tersendiri yang berwenang untuk mengeluarkan sertifikat

2.

Dorongan untuk berbuat tidak etis biasanya diperkuat oleh rasionalisasi yang dikembangkan sendiri oleh yang bersangkutan berdasarkan pengamatan dan pengetahuannya dan rasionalisasi tersebut antara lain berupa;

a)

Setiap orang belum tentu melakukan hal yang sama

b)

Perbuatan yang tidak melanggar hukum tidak berarti tidak melanggar etika

c)

Kemungkinan tindakan tidak etisnya diketahui orang lain, serta sanksi yang ditanggung tidak signifikan

d)

Setiap orang yang melanggar hukum atau etika ada sanksi hukumnya

3.

Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa profesi harus dijaga, maka setiap profesi harus membangun dan melaksanakan:

a)

Program Kerja

b)

Perencanaan Kinerja

c)

Evaluasi Kinerja

d)

Program jaminan mutu

4.

Auditor APIP dapat diibaratkan sebagai seorang yang kaki kanya terikat pada ketentunan-ketentuan sebagai PNS, sedangkan kaki kirinya terikat pada:

a)

Ketentuan-ketentuan profesinya

b)

Ketentuan-ketentuan instansinya

c)

Ketentuan-ketentuan kepegawaian

d)

Ketentuan-ketentuan yang berlaku umum

5.

Kemampuan untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang kepada pihak yang memiliki hak atau wewenang untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban adalah pengertian:

a)

Integritas

b)

Profesional

c)

Kompetensi

d)

Akuntabel

6.

Mengormati dan berkontribusi pada tujuan organisasi yang sah dan etis adalah merupakan salah satu contoh:

a)

Obyektivitas

b)

Integritas

c)

Kompetensi

d)

Akuntabel

7.

Dalam hubungan dengan sesama auditor, auditor pemerintah wajib :

a)

Menjaga penampilan sesuai dengan tugasnya

b)

Melaksanakan tugas sesuai dengan surat tugas

c)

Saling mengingatkan, membimbing, dan mengoreksi perilaku

d)

Melaksanakan audit sesuai standar audit

8.

Auditor intern pemerintah yang terbukti melanggar Kode Etik AIPI akan dikenakan sanksi oleh pimpinan APIP atas rekomendasi dari :

a)

Majelis Kode Etik

b)

Dewan Kode Etik

c)

Dewan Pertimbangan Etik

d)

Komite Kode Etik

9.

Landasan perilaku etika profesional bagi anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) terdiri atas 8 prinsip, antara lain adalah:

a)

Keterbukaan

b)

Peraturan perundangan

c)

Standar teknis

d)

Universalitas

10.

Salah satu tujuan standar audit auditor intern pemerintah Indonesia adalah;

a)

Menetapkan prinsip-prinsip dasar audit internal berkelanjutan

b)

Menetapkan dasar-dasar pengukuran kinerja audit intern

c)

Menetapkan dasar-dasar manajemen audit internal

d)

Melakukan pemantauan seluruh anggota AAIPI

11.

Ruang lingkup kegiatan penjaminan kualitas (Quality Assurance) audit intern, antara lain adalah:

a)

Konsultasi

b)

Evaluasi

c)

Sosialisasi

d)

Asistensi

12.

Ruang lingkup kegiatan pengawasan lainnya yang tidak memberikan penjaminan kualitas adalah kegiatan;

a)

Coordinating

b)

Organization

c)

Controlling

d)

Consulting

13.

Bagian dari standar audit AIPI yang mengatur karakteristik umum yang meliputi tanggung jawab, sikap, dan tindakan dari penugasan audit intern serta organisasi dan pihak-pihak yang melakukan kegiatan audit intern adalah:

a)

Standar Perencanaan

b)

Standar Atribut

c)

Standar Pelaksanaan

d)

Standar Pelaporan

14.

Pimpinan audit APIP tidak diperkenankan menempatkan auditor dalam situasi yang membuat auditor tidak mampu mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan profesionalnya, hal ini merupakan perwujudan dari:

a)

Prinsip obyektivitas auditor

b)

Prinsip integritas auditor

c)

Prinsip profesional auditor

d)

Prinsip indenpendensi auditor

15.

Kompetensi standar yang harus dimiliki oleh auditor adalah:

a)

Kompetensi dasar dan kompetensi lanjutan

b)

Kompetensi umum, kompetensi teknis audit intern dan kompetensi kumulatif

c)

Kompetensi pemula dan kompetensi lanjutan

d)

Kompetensi umum dan kompetensi substantive

16.

Auditor dituntut untuk memiliki sikap yang mencakup pikiran yang selalu mempertanyakan dan melakukan pengujian bukti secara kritis dalam penggunaan kecermatan profesional, sikap tersebut disebut:

a)

Pertimbangan profesional

b)

Profesional

c)

Skeptisme profesional

d)

Kemahiran profesional

17.

Komunikasi untuk membantu auditan dan mengarakan pada perbaikan yang diperlukan adalah pengertian komunikasi:

 

a)

Konstruktif

b)

Lengkap

c)

Obyektif

d)

Akurat

18.

Informasi yang secara logis mendukung atau menguatkan pendapat atau argument yang berhubungan dengan tujuan dan simpulan, maka informasi tersebut disebut:

a)

Cukup

b)

Kompeten

c)

Berkualitas

d)

Relevan

19.

Informasi yang memenuhi persyaratan dan peraturan perundang-undangan merupakan:

a)

Informasi formal

b)

Informasi material

c)

Informasi yang sah

d)

Informasi yang kompeten

20.

Apabila dari hasil audit ditemukan sistem pengendalian intern yang tidak signifikan, maka laporan disajikan dalam bentuk:

a)

Bab

b)

Surat

c)

Sederhana

d)

Lengkap

21.

Pada saat pelaksanaan kegiatan audit intern, auditor harus memeriksa tindak lanjut atas rekomendasi audit intern sebelumnya. Apabila terdapat rekomendasi yang belum ditindaklanjuti, auditor harus memperoleh penjelasan yang cukup mengenai sebab rekomendasi belum dilaksanakan dan selanjutnya auditor wajib mempertimbangkan kejadian tersebut dalam:

a)

Kertas kerja audit yang akan disusun

b)

Laporan audit yang akan disusun

c)

Temuan audit yang akan disusun

d)

Program kerja penugasan yang akan disusun

22.

Penggunaan kemahiran profesional secara cermat dan seksama diatur didalam standar pemeriksaan keuangan negara (SPKN) yaitu:

a)

Pernyataan standar Pemeriksaan Nomor 1

b)

Pernyataan standar Pemeriksaan Nomor 2

c)

Pernyataan standar Pemeriksaan Nomor 3

d)

Pernyataan standar Pemeriksaan Nomor 4

23.

Standar yang memberikan kerangka dasar untuk dapat menerapkan standar pelaksanaan dan standar pelaporan secara efektif diatur dalam:

a)

Standar pelaksanaan pemeriksaan keuangan

b)

Standar umum

c)

Standar pelaporan pemeriksaan keuangan

d)

Standar pelaksanaan pemeriksaan kinerja

24.

Dalam laporan kegitan periodiknya, auditor internal harus memuat pernyataan bahwa aktivitasnya “dilaksanakan dengan standar profesi audit internal”. Pernyataan ini harus didukung dengan hasil penilaian program:

a)

Manajemen resiko

b)

Quality Assurance

c)

Good Governance

d)

Pengendalian manajemen

25.

Penilaian eksternal terhadap program quality assurance harus dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam tiga tahun oleh pihak independent yang berasal dari:

a)

Dalam manajemen

b)

Satuan pengawas intern

c)

Pihak luar perusahaan/organisasi

d)

Dewan pengawas organisasi

26.

Fungsi audit internal harus mengevaluasi rancangan, implementasi dan efektivitas dari kegiatan, program dan sasaran organisasi yang berhubungan dengan:

a)

Tujuan organisasi

b)

Visi organisasi

c)

Etika organisasi

d)

Misi organisasi

27.

Dalam pelaksanaan audit, auditor internal harus mengindentifikasi, menganalisis, mengevaluasi dan mendomentasikan infromasi yang memadai untuk mencapai:

a)

Tujuan penugasan

b)

Tujuan organisasi

c)

Tujuan auditan

d)

Tujuan fungsional

28.

Proses yang menyatakan bahwa seseorang auditor yang tidak terlibat dalam audit tersebut menguji bahwa suatu fakta, angka, atau tanggal telah dilaporkan secara benar, bahwa fakta telah didukung dengan dokumentasi audit, simpulan serta rekomendasi secara logis didasarkan pada data pendukung adalah pengertian:

a)

Proses audit

b)

Proses evaluasi

c)

  Proses referensi

d)

  Proses verifikasi

29.

Ketika membatu manajemen dalam membangun atau meningkatkan proses manajemen resiko, auditor harus menahan diri untuk:

a)

Mengambil alih fungsi dan tanggung jawab manajemen

b)

Mengambil alih fungsi dan tanggung jawab tim audit

c)

Mengambil alih fungsi dan tanggung jawab auditor internal

d)

Mengambil alih fungsi dan tanggung jawab auditor ekstenal

30.

Auditor tidak harus memaksakan rekomendasinya ditindaklanjuti oleh auditan, namun harus dapat menerima:

a)

Langkah lain yang menguntungkan auditan

b)

Langkah lain yang ternyata lebih efektif

c)

Langkah lain yng menguntungkan auditor

d)

Keringanan dari auditan