wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hikayat

Total questions: 60

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Cermati kutipan tersebut berikut! Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Ada dua nilai yang terkandung dalam kutipan tersebut, yaitu nilai .…

a)

sosial dan moral.

b)

agama dan moral.

c)

budaya dan sosial

d)

edukasi dan moral.

2.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu. Amanat yang tersirat dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....

a)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

b)

Hendaklah menolong orang yang dalam kesulitan

c)

Lihatlah terlebih dahulu musuh yang akan dihadapi.

d)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan dari seseorang.

3.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu. Nilai moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….

a)

Kekejaman raja terhadap rakyatnya

b)

Kekacauan penduduk akibat hasutan

c)

Kepedulian rakyat atas keselamatan rajanya

d)

Keadilan seorang raja kepada rakyatnya

4.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu. Kalimat dalam kutipan tersebut yang menunjukkan kata-kata arkais adalah ….

a)

diam dan tuan

b)

rimba dan akal

c)

raja dan tamasya

d)

hamba dan buraksa

5.

Sebermula Raja Hindustan itu sediakala pekerjaanya pergi berburu juga. Maka pada satu hari Raja Hindustan itu sedang berburu, lalu bertemu dua ekor ular. Adapun ular yang betina itu terlalu baik rupanya, maka yang jantan sangat jahat rupanya. Maka hati pada hati Baginda, “Bukan juga jodohnya ular itu, karena yang jantan itu amat jahat rupanya dan yang betina itu elok rupanya.” Maka lalu dihununsnya pedangnya, lalu diparangnya kepada ular jantan itu. Maka ular jantan itu pun matilah. Maka ular betina itu pun putus ekornya sedikit. Nilai budaya dalam kutipan tersebut yang masih dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah…

a)

Lebih mempercayai ular

b)

Menghukum yang berperilaku jahat

c)

Berlaku kasar kepada orang yang tidak disukai

d)

Marah melihat sesuatu yang tidak sesuai dengan pandangannya

6.

Raja memang sudah mencari-cari kalung batu kuning di berbagai negeri, namun benda itu tak pernah ditemukannya. "Sudahlah Ayah, tak mengapa. Batu hijau pun cantik! Lihat, serasi benar dengan bajuku yang berwarna kuning," kata Puteri Kuning dengan lemah lembut. "Yang penting, ayah sudah kembali. Akan kubuatkan teh hangat untuk ayah," ucapnya lagi. Ketika Puteri Kuning sedang membuat teh, kakak-kakaknya berdatangan. Mereka ribut mencari hadiah dan saling memamerkannya. Bukti yang mendukung bahwa kutipan tersebut terkandung nilai moral adalah...

a)

Raja mencari hadiah untuk anak-anaknya.

b)

Membelikan tanda mata untuk anak-anaknya.

c)

seorang anak membuatkan teh untuk ayahnya.

d)

sebagai saudara harus saling terbuka dan empati.

7.

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang  Jebat berwatak ….

a)

Pemberani

b)

Kasar

c)

Sombong           

d)

  Baik budi

8.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.Kata arkais yang digarisbawahi pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

Diusir

b)

Diperintahkan

c)

Diminta

d)

Diizinkan

9.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

Kemustahilan

b)

Kesaktian

c)

Anonim

d)

Istana sentris

10.

Cermati kutipan berikut!

(1) Selanjutnya, Marakarmah mencari ayah bundanya yang telah jatuh miskin kembali. (2) Dengan kesaktiannya diciptakannya kembali Kerajaan Puspa Sari dengan segala perlengkapannya seperti dahulu kala. (3) Negeri Antah Berantah dikalahkan oleh Marakarmah, yang kemudian dirajai oleh Raja Bujangga Indera (saudara Cahaya Chairani). (4) Akhirnya, Marakarmah menggantikan mertuanya itu menjadi Sultan Mangindera Sari menjadi raja di Palinggam Cahaya. Berdasarkan isinya, karakterisitik yang menunjukkan kemenangan tokoh utama terdapat pada nomor ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

11.

1. Cerita hikayat diolah sedemikian rupa sehingga memberikan gambaran cerita yang utuh dan seolah-olah berdasarkan cerita yang benar-benar terjadi. Pernyataan tersebut sesuai dengan salah satu ciri hikayat yaitu

a)

a. Statis

b)

b. Anonim

c)

c. Istanasentris

d)

d. Bersifat imajinatif

e)

e. Berisi kemustahilan

12.

3. Hal yang membuat teks hikayat tidak diketahui pengarangnya adalah karena teks hikayat ....

a)

a. berupa cerita rekaan

b)

b. bertujuan menghibur

c)

c. merupakan cerita pelipur lara

d)

d. diceritakan dari mulut ke mulut

e)

e. hanya berkembang dilingkungan istana

13.

4. Berikut yang merupakan kaidah kebahasaan teks hikayat adalah menggunakan ...

a)

a. majas sindiran

b)

b. kalimat tunggal

c)

c. kalimat imperatif

d)

d. kalimat persuasif

e)

e. konjungsi urutan waktu

14.

5. Karya sastra lama dengan bentuk prosa yang banyak menceritakan mengenai bagaimana kehidupan di sekitar kerajaan dinamakan…..

a)

a. Fabel

b)

b. Teks Persuasif

c)

c. Dongeng

d)

d. Hikayat

e)

e. Fiksi

15.

6. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah membuat rencana bahwa barang siapa yang berhasil untuk membunuh Buraksa itu akan dinikahkan bersama anak perempuannya yang memiliki paras elok. Sebanyak sembilan dari anak raja sudah ada di dalam negeri itu.

Ciri dominan yang terdapat di dalam kutipan teks hikayat di atas yaitu…..

a)

a. istanasentris

b)

b. kesaktian

c)

c. anonim

d)

d. logis

e)

e. kemustahilan

16.

7. Hikayat adalah salah satu jenis cerita rakyat yang disajikan dengan menonjolkan unsur penceritaan berciri....

a)

a. cerita yang dibuat-buat oleh pengarangnya

b)

b. kepandaian dan kecerdasan tokoh-tokohnya

c)

c. kesaktian dan keunggulan ceritanya

d)

d. kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya

e)

e. kemustahilan dan kepandaian tokoh-tokohnya

17.

8. Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.

Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang  Jebat berwatak ….

a)

a. pemberani

b)

b. baik budi

c)

c. sombong

d)

d. setia

e)

e. kasar

18.

9. Bacalah penggalan hikayat berikut!Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.

Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….

a)

a. sosial

b)

b. budaya

c)

c. moral

d)

d. agama

e)

e. pemdidikan

19.

10. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

a. nilai moral

b)

b. nilai agama

c)

c. nilai budaya

d)

d. nilai pendidikan

e)

e. nilaia sosial

20.

11. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

a. nilaia moral

b)

b. nilai agama

c)

c. nilai sosial

d)

d. nilai pendidikan

e)

e. nilai budaya

21.

12. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut! Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang digarisbawahi pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

a. diminta

b)

b. diperintah

c)

c. diusir

d)

d. diizinkan

e)

e. diharapakan

22.

13. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

a. upeti dan hatta

b)

b. elok dan nujum

c)

c. upeti, putri, dan nujum

d)

d. upeti, hatta, dan nujum

e)

e. raja, elok, dan nujum

23.

14. Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

a. kemustahilan

b)

b. kesaktian

c)

c. anonim

d)

d. bahasa

e)

e. istanasentris

24.

15. Bacalah penggalan hikayat tersebut!Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"

Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

a. kemudian

b)

b. lalu

c)

c. maka

d)

d. selanjutnya

e)

e. stelah itu

25.

16. Bacalah penggalan hikayat tersebut!

Pada suatu hari, raja hendak pergi jauh.

Ia mengumpulkan semua putri-putrinya.

“Aku hendak pergi jauh dan lama. Buah tangan apakah yang kalian inginkan?” tanya raja

.“Aku ingin perhiasan yang mahal,” kata Putri Jambon.

“Aku mau kain sutra yang berkilau-kilau,” kata Putri Jingga.

Majas yang digunakan pada penggalan teks hikayat di atas adalah...

a)

a. alegori

b)

b. antonomasia

c)

c. simile

d)

d. personifikasi

e)

e. metafora

26.

17. Bacalah penggalan hikayat berikut!

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

a. metafora

b)

b. alegori

c)

c. personifikasi

d)

d. antonimasia

e)

e. simile

27.

18. Bacalah penggalan hikayat “Amir” berikut!

Dahulu kala di Sumatra, hiduplah seorang saudagar yang bernama Syah Alam. Syah Alam mempunyai seorang anak bernama Amir. Amir tidak menjaga uangnya dengan baik. Setiap hari dia membelanjakan uang yang diberi ayahnya. Karena sayangnya pada Amir, Syah Alam tidak pernah memarahinya. Syah Alam hanya bisa mengelus dada.

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

a. metafora

b)

b. alegori

c)

c. antonimasi

d)

d. personifikasi

e)

e. simile

28.

19. Hikayat termasuk ke dalam jenis teks ....

a)

a. narasi

b)

b. laporan

c)

c. prosedur

d)

d. eksposisi

e)

e. deskripsi

29.

20. Salah satu karakteristik hikayat adalah menggunakan alur berbingkai.

Yang dimaksud alur berbingkai adalah ...

a)

a. alur maju

b)

b. alur mundur

c)

c. alur campuran

d)

d. alur yang di dalamnya terdapat cerita yang lain

e)

e. alur yang membahas tokoh lain

30.

Cermati kutipan tersebut berikut! Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Ada dua nilai yang terkandung dalam kutipan tersebut, yaitu nilai .…

a)

sosial dan moral.

b)

agama dan moral.

c)

budaya dan sosial

d)

edukasi dan moral.

31.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu. Amanat yang tersirat dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....

a)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

b)

Hendaklah menolong orang yang dalam kesulitan

c)

Lihatlah terlebih dahulu musuh yang akan dihadapi.

d)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan dari seseorang.

32.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu. Nilai moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….

a)

Kekejaman raja terhadap rakyatnya

b)

Kekacauan penduduk akibat hasutan

c)

Kepedulian rakyat atas keselamatan rajanya

d)

Keadilan seorang raja kepada rakyatnya

33.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu. Kalimat dalam kutipan tersebut yang menunjukkan kata-kata arkais adalah ….

a)

diam dan tuan

b)

rimba dan akal

c)

raja dan tamasya

d)

hamba dan buraksa

34.

Sebermula Raja Hindustan itu sediakala pekerjaanya pergi berburu juga. Maka pada satu hari Raja Hindustan itu sedang berburu, lalu bertemu dua ekor ular. Adapun ular yang betina itu terlalu baik rupanya, maka yang jantan sangat jahat rupanya. Maka hati pada hati Baginda, “Bukan juga jodohnya ular itu, karena yang jantan itu amat jahat rupanya dan yang betina itu elok rupanya.” Maka lalu dihununsnya pedangnya, lalu diparangnya kepada ular jantan itu. Maka ular jantan itu pun matilah. Maka ular betina itu pun putus ekornya sedikit. Nilai budaya dalam kutipan tersebut yang masih dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah…

a)

Lebih mempercayai ular

b)

Menghukum yang berperilaku jahat

c)

Berlaku kasar kepada orang yang tidak disukai

d)

Marah melihat sesuatu yang tidak sesuai dengan pandangannya

35.

Raja memang sudah mencari-cari kalung batu kuning di berbagai negeri, namun benda itu tak pernah ditemukannya. "Sudahlah Ayah, tak mengapa. Batu hijau pun cantik! Lihat, serasi benar dengan bajuku yang berwarna kuning," kata Puteri Kuning dengan lemah lembut. "Yang penting, ayah sudah kembali. Akan kubuatkan teh hangat untuk ayah," ucapnya lagi. Ketika Puteri Kuning sedang membuat teh, kakak-kakaknya berdatangan. Mereka ribut mencari hadiah dan saling memamerkannya. Bukti yang mendukung bahwa kutipan tersebut terkandung nilai moral adalah...

a)

Raja mencari hadiah untuk anak-anaknya.

b)

Membelikan tanda mata untuk anak-anaknya.

c)

seorang anak membuatkan teh untuk ayahnya.

d)

sebagai saudara harus saling terbuka dan empati.

36.

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang  Jebat berwatak ….

a)

Pemberani

b)

Kasar

c)

Sombong           

d)

  Baik budi

37.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.Kata arkais yang digarisbawahi pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

Diusir

b)

Diperintahkan

c)

Diminta

d)

Diizinkan

38.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

Kemustahilan

b)

Kesaktian

c)

Anonim

d)

Istana sentris

39.

Cermati kutipan berikut!

(1) Selanjutnya, Marakarmah mencari ayah bundanya yang telah jatuh miskin kembali. (2) Dengan kesaktiannya diciptakannya kembali Kerajaan Puspa Sari dengan segala perlengkapannya seperti dahulu kala. (3) Negeri Antah Berantah dikalahkan oleh Marakarmah, yang kemudian dirajai oleh Raja Bujangga Indera (saudara Cahaya Chairani). (4) Akhirnya, Marakarmah menggantikan mertuanya itu menjadi Sultan Mangindera Sari menjadi raja di Palinggam Cahaya. Berdasarkan isinya, karakterisitik yang menunjukkan kemenangan tokoh utama terdapat pada nomor ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

40.

1. Cerita hikayat diolah sedemikian rupa sehingga memberikan gambaran cerita yang utuh dan seolah-olah berdasarkan cerita yang benar-benar terjadi. Pernyataan tersebut sesuai dengan salah satu ciri hikayat yaitu

a)

a. Statis

b)

b. Anonim

c)

c. Istanasentris

d)

d. Bersifat imajinatif

e)

e. Berisi kemustahilan

41.

2. Berikut yang bukan merupakan ciri-ciri teks hikayat adalah ...

a)

a. Anonim

b)

b. Dinamis

c)

c. Istanasentris

d)

d. Mengandung hal yang tidak logis

e)

e. Menceritakan kesaktian tokoh

42.

3. Hal yang membuat teks hikayat tidak diketahui pengarangnya adalah karena teks hikayat ....

a)

a. berupa cerita rekaan

b)

b. bertujuan menghibur

c)

c. merupakan cerita pelipur lara

d)

d. diceritakan dari mulut ke mulut

e)

e. hanya berkembang dilingkungan istana

43.

4. Berikut yang merupakan kaidah kebahasaan teks hikayat adalah menggunakan ...

a)

a. majas sindiran

b)

b. kalimat tunggal

c)

c. kalimat imperatif

d)

d. kalimat persuasif

e)

e. konjungsi urutan waktu

44.

5. Karya sastra lama dengan bentuk prosa yang banyak menceritakan mengenai bagaimana kehidupan di sekitar kerajaan dinamakan…..

a)

a. Fabel

b)

b. Teks Persuasif

c)

c. Dongeng

d)

d. Hikayat

e)

e. Fiksi

45.

6. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah membuat rencana bahwa barang siapa yang berhasil untuk membunuh Buraksa itu akan dinikahkan bersama anak perempuannya yang memiliki paras elok. Sebanyak sembilan dari anak raja sudah ada di dalam negeri itu.

Ciri dominan yang terdapat di dalam kutipan teks hikayat di atas yaitu…..

a)

a. istanasentris

b)

b. kesaktian

c)

c. anonim

d)

d. logis

e)

e. kemustahilan

46.

7. Hikayat adalah salah satu jenis cerita rakyat yang disajikan dengan menonjolkan unsur penceritaan berciri....

a)

a. cerita yang dibuat-buat oleh pengarangnya

b)

b. kepandaian dan kecerdasan tokoh-tokohnya

c)

c. kesaktian dan keunggulan ceritanya

d)

d. kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnya

e)

e. kemustahilan dan kepandaian tokoh-tokohnya

47.

8. Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.

Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang  Jebat berwatak ….

a)

a. pemberani

b)

b. baik budi

c)

c. sombong

d)

d. setia

e)

e. kasar

48.

9. Bacalah penggalan hikayat berikut!Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.

Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….

a)

a. sosial

b)

b. budaya

c)

c. moral

d)

d. agama

e)

e. pemdidikan

49.

10. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

a. nilai moral

b)

b. nilai agama

c)

c. nilai budaya

d)

d. nilai pendidikan

e)

e. nilaia sosial

50.

11. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

a. nilaia moral

b)

b. nilai agama

c)

c. nilai sosial

d)

d. nilai pendidikan

e)

e. nilai budaya

51.

12. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut! Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Kata arkais yang digarisbawahi pada penggalan hikayat di atas memiliki makna...

a)

a. diminta

b)

b. diperintah

c)

c. diusir

d)

d. diizinkan

e)

e. diharapakan

52.

13. Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

a. upeti dan hatta

b)

b. elok dan nujum

c)

c. upeti, putri, dan nujum

d)

d. upeti, hatta, dan nujum

e)

e. raja, elok, dan nujum

53.

14. Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

a. kemustahilan

b)

b. kesaktian

c)

c. anonim

d)

d. bahasa

e)

e. istanasentris

54.

15. Bacalah penggalan hikayat tersebut!Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"

Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

a. kemudian

b)

b. lalu

c)

c. maka

d)

d. selanjutnya

e)

e. stelah itu

55.

16. Bacalah penggalan hikayat tersebut!

Pada suatu hari, raja hendak pergi jauh.

Ia mengumpulkan semua putri-putrinya.

“Aku hendak pergi jauh dan lama. Buah tangan apakah yang kalian inginkan?” tanya raja

.“Aku ingin perhiasan yang mahal,” kata Putri Jambon.

“Aku mau kain sutra yang berkilau-kilau,” kata Putri Jingga.

Majas yang digunakan pada penggalan teks hikayat di atas adalah...

a)

a. alegori

b)

b. antonomasia

c)

c. simile

d)

d. personifikasi

e)

e. metafora

56.

17. Bacalah penggalan hikayat berikut!

Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.

“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

a. metafora

b)

b. alegori

c)

c. personifikasi

d)

d. antonimasia

e)

e. simile

57.

18. Bacalah penggalan hikayat “Amir” berikut!

Dahulu kala di Sumatra, hiduplah seorang saudagar yang bernama Syah Alam. Syah Alam mempunyai seorang anak bernama Amir. Amir tidak menjaga uangnya dengan baik. Setiap hari dia membelanjakan uang yang diberi ayahnya. Karena sayangnya pada Amir, Syah Alam tidak pernah memarahinya. Syah Alam hanya bisa mengelus dada.

Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

a. metafora

b)

b. alegori

c)

c. antonimasi

d)

d. personifikasi

e)

e. simile

58.

19. Hikayat termasuk ke dalam jenis teks ....

a)

a. narasi

b)

b. laporan

c)

c. prosedur

d)

d. eksposisi

e)

e. deskripsi

59.

20. Salah satu karakteristik hikayat adalah menggunakan alur berbingkai.

Yang dimaksud alur berbingkai adalah ...

a)

a. alur maju

b)

b. alur mundur

c)

c. alur campuran

d)

d. alur yang di dalamnya terdapat cerita yang lain

e)

e. alur yang membahas tokoh lain

60.

Cermati kutipan tersebut berikut! Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka. Ada dua nilai yang terkandung dalam kutipan tersebut, yaitu nilai .…

a)

sosial dan moral.

b)

agama dan moral.

c)

budaya dan sosial

d)

edukasi dan moral.

e)

Budaya dan Edukasi