WorksheetsSOAL EVALUASI TEKS PUISI AKSI 2
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Bacalah puisi berikut ini dengan seksama!
Sinar
Di sudut hitam itu
Kulihat betapa tajam sinarmu
Menusuk hati dan jiwaku
Namun apa daya
Ketika kucoba menangkapnya
Sinar itu menghilang bagai ditelan badai
Hari ini pun meredup
Bagai malam ditinggalkan sang rembulan
Tak ada harapan
Tak ada sinar
Dan sinar itu tak akan kembali
(Karya Rian Ardiani)
Puisi berjudul Sinar menggambarkan suasana ....
Kebimbangan
Kekecewaan
Kebahagiaan
Ketakutan
Sinar
Di sudut hitam itu
Kulihat betapa tajam sinarmu
Menusuk hati dan jiwaku
Namun apa daya
Ketika kucoba menangkapnya
Sinar itu menghilang bagai ditelan badai
Hari ini pun meredup
Bagai malam ditinggalkan sang rembulan
Tak ada harapan
Tak ada sinar
Dan sinar itu tak akan kembali
(Karya Rian Ardiani)
Makna larik terakhir dari puisi “Sinar” adalah....
Harapan untuk memiliki seseorang yang dikagumi dan dicintai
Keinginan untuk memiliki seseorang yang menjadi dambaan hati
Usaha untuk memiliki orang yang dicinta mendapatkan tantangan
Kekecewaan seseorang karena gagal mendapatkan sesuatu yang diinginkan
Bacalah puisi berikut ini dengan seksama!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
"Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati siang tadi"
Maksud dari puisi tersebut adalah....
Menggambarkan peristiwa kedukaan
Menceritakan tiga anak kecil datang
Menggambarkan anak kecil yang malu
Menceritakan peristiwa sore itu
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke SalembaSore itu
"Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati siang tadi"
Amanat dari puisi berjudul "Karangan Bunga" adalah....
Perjuangan sekelompok anak kecil yang ikut berduka
Segeralah ke Salemba untuk menuntut keadilan
Berjuanglah untuk mempertahankan golongan tertentu
Hendaklah kita menghargai pengorbanan yang membela kebenaran
Bacalah kutipan puisi berikut!
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat ....
Tema puisi tersebut adalah....
Persahabatan
Kelelahan
Perdamaian
Kepercayaan
Langkah pertama dalam menulis puisi adalah….
Menentukan tema
Menyusun larik menjadi bait
Menulis judul
Mengembangkan kata menjadi larik
Perhatikan ilustrasi berikut!
Ku berdiri terpaku di tepi pantai. Melihat keindahan alam di sekitarnya. Burung-burung berkicau merdu. Matahari pagi mulai bersinar dari arah timur. Pagi pun mulai datang. Seperti hatiku yang penuh keceriaan.
Puisi yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah....
Ketika mentari terbit di ufuk timur,
Kulihat panorama yang indah dan permai,
Suara burung berkicau nan merdu,
Mengingatkanku pada hari yang ceria,
Mentariku yang bersinar,
Mentariku yang datang.
Aku kagum memandang burung-burung,
Beterbangan kian kemari
Mengelilingi pantai di pagi hari
Gelombang ombak bertautan
Menyambut hatiku yang gembira
Pantai yang indah permai
Ombakmu memecah berderai
Semilir angin membelai rambutku
Hati ini slalu merindukanmu
Pagi yang cerah Sinarmu begitu indah
Seindah senyum Mentari
Sajak Kita
Dik, pagi kita cerah
Akankah hari ini kita indah
Dik, jika senja kita merah
Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari
....
Dik, rimba kita gersang
Sanggupkah kita menadah hujan-Nya kelak kita
Dia curahkan diam diam
Kalimat yang bermajas untuk melengkapi bagian yang rumpang pada puisi tersebut yang tepat....
Malam begitu indah
Cinta kita selalu ada
Pasti hidupmu bahagia
Adakah rumah yang ramah untuk kita
Bacalah penggalan puisi di bawah ini!
Sunyi hati tiada bermimpi
Tidurku hampa terlukis sepi
Senyap membelai
Diantara gundah gulana
Menanti ...
Sampai pagi tiba
Kata yang sesuai untuk melengkapi bagian rumpang agar berima sama dengan baris sesudahnya pada puisi tersebut adalah....
Janji
Pergi
Lupa
Asa
Cermati penggalan puisi berikut!
Dengan bermandi mata kuminta ampunan-Mu
Alangkah jauh jalan yang harus kutempuh
Sebelum sempat di hadirat-Mu bersimpuh
Maksud penyair untuk menggambarkan kehidupan yang terasa susah tampak dalam kata…
Dengan bermandi mata
kuminta ampunanMu
Alangkah jauh
jalan yang harus kutempuh
