Font size
WorksheetsUH Teks Puisi Rakyat
Total questions: 20
Worksheet time: 33mins
Teks 1
Daun pisang berdaun lebar
Bolehlah untuk dipetik nanti
Hidup penuh coba haruslah sabar
Hadiah surge kelak kan menanti
Teks 2
Jika tak ingin sesat dunia akhirat
Maka cepat bertaubat sebelum terlambat
Urutan jenis puisi rakyat berdasarkan kedua teks tersebut adalah ....
gurindam dan syair
pantun dan gurindam
pantun dan syair
syair dan gurindam
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
1. Tiap bait terdiri dari 4 baris atau 4 larik.
2. Tiap baris terdiri atas 8-12 suku kata.
3. Rima akhir tiap baris adalah a-a-a-a.
4. Baris 1 dan 2 adalah sampiran.
5. Baris 3 dan 4 adalah isi.
6. Bahasanya berupa kiasan.
Ciri-ciri pantun ditandai oleh pernyataan nomor ....
1, 2, 4, dan 5
1, 2, 3, dan 4
1, 2, 5, dan 6
3, 4, 5, dan 6
Orang bekerja dengan ilmu
Ilmu mengantar kesuksesan
Hasil pekerjaan tidak bermutu
Karena tidak didasari pengetahuan
Berikut pernyataan yang tepat tentang teks tersebut adalah
Berisi amanat tentang peradaban
Merupakan salah satu jenis puisi baru
Tidak berisi sampiran
Hanya terdiri atas satu bait
Sate dibakar pakai arang
Duh, enaknya dimakan siang hari
Orang yang mudah membenci orang
Akan kembali pada diri sendiri
Pada teks di atas, yang tergolong sampiran adalah
baris 1 dan 3
baris 2 dan 4
baris 3 dan 4
baris 1 dan 2
Pergi ke laut membawa jala
Jala ditebar sambil mengingat
Meski hidup banyak kendala
Haruslah kita selalu semangat
Isi pantun tersebut adalah …
Meski kehidupan banyak cobaan dan aral melintang, kita tidak boleh menyerah dan harus tetap semangat berjuang.
Kita harus selalu semangat membantu sesama manusia yang membutuhkan agar hidup kita jadi bahagia.
Janganlah putus asa dengan nasib yang telah digariskan entah itu nasib baik ataupun nasib buruk.
Jika kita berusaha dengan keras dan diiringi doa yang khusyuk, maka cita-cita akan tercapai.
Sarang garuda di pohon beringin
Buah kemuning di dalam puan
Sepucuk surat dilayangkan angin
Putih kuning sambutlah Tuan
-------
Jumlah suku kata pada larik pertama
9
10
11
12
Ketika engkau hendak belajar
Haruslah tekun dan juga sabar
Gurindam di atas berisi tentang
nasihat
jenaka
berkah
teka teki
Berangkat ke sekolah naik sepeda,
.....
Anak yang berbakti pada orangtua
.....
Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan keempat pantun di atas adalah ….
Sepedanya jangan kencang-kencang
Tentulah akan selalu disayang
Sepedanya baru berwarna biru
Pastilah akan selalu sukses
Sepedanya berwarna merah
Pastilah tidak akan marahi
Sepedanya hadiah dari nenek
Pastilah hidup akan menjadi baik
Cermati pantun rumpang berikut!
Budaya bangsa disanjung-sanjung,
pakai batik tidaklah malu.
[ . . . . ]
agar bangsa dihormat selalu.
Larik tepat untuk melengkapi isi pantun tersebut adalah . . .
Laku dijaga adat di junjung,
Ada kucing belajar terbang,
Terbang tinggi dengan burung elang,
Kejarlah cita-cita setinggi gunung,
Kalau pedada tidak berdaun (1)
tandanya ulat memakan akar. (2)
Kalau tak ada tukang pantun (3)
duduk musyawarah terasa hambar. (4)
Struktur isi teks pantun tersebut terdapat pada nomor...
(1) dan (2)
(3) dan (4)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
Ke hulu memotong pagar, (1)
jangan terpotong pohon durian. (2)
Cari guru tempat belajar, (3)
jangan jadi sesal kemudian. (4)
Larik struktur sampiran dalanm teks pantun tersebut adalah nomor...
(1) dan (2)
(3) dan (4)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
Buah cempedak di luar pagar,
ambil galah tolong jolokkan.
Saya budak baru belajar,
kalau salah tolong tunjukkan.
Isi teks pantun tersebut membahas...
Pohon buah cempedak tumbuh di luar pagar
Mengambil buah cempedak dengan galah
Minta tolong untuk menjolokkan galah.
Menunjukkan kesalahan karena baru belajar.
Wahai ananda dengarlah petuah,
Dalam bergaul jangan menyalah,
Dalam bercakap eloklah lidah,
Dalam berjalan luruskan langkah.
Wahai ananda dengarlah amanah,
Tenggang menenggang jadikan sifat,
Tolong menolong jadikan ibadat,
Supaya selamat duniaakhirat.
Pesan syair tersebut adalah...
Miliki sikap tenggang rasa dan saling menolong dengan sesama.
Taatilah nasihat orang tua agar selamat dunia akhirat.
Jangan memilih-milih teman dalam bergaul.
Carilah keselamatan dunia akhirat
Dunia ini taman pergaulan,
harus dipilih sahabat kenalan.
Gurindam tersebut berisi...
Miliki teman sebanyak mungkin selagi masih muda
Jangan suka memilih-milih teman karena semua teman baik
Banyak bergaul akan memiliki banyak teman
Kita harus berhati-hati dalam memilih teman
Setelah datang keesokan hari,
Baginda berangkat diiringkan menteri,
Setelah sampai di istana sendiri,
Langsung masuk mendapatkan putri.
Berdasarkan isi dan pola rimanya, puisi tersebut termasuk..
pantun
syair
gurindam
bidal
Redup bintang haripun subuh,
subuh tiba bintang tak tampak.
Hidup pantang mencari musuh,
musuh tiba pantang ditolak.
Pesan yang terkandung dalam pantun tersebut adalah...
Belajarlah untuk memaafkan musuh
Hidup harus saling rukun dan tidak bermusuhan
Permusuhan mengakibatkan hidup tidak tentram
Cahaya bintang tampak indah pada malam hari
Dunia ini taman pergaulan,
harus dipilih sahabat kenalan.
Gurindam tersebut berisi...
Miliki teman sebanyak mungkin selagi masih muda
Jangan suka memilih-milih teman karena semua teman baik
Banyak bergaul akan memiliki banyak teman
Kita harus berhati-hati dalam memilih teman
Kalau ada sumur di ladang,
.....
.....
Bolehlah kita berjumpa lagi.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi larik kedua dan ketiga pantun di atas adalah ….
Kita boleh mandi sambil berlari
Kalau sedang bermain di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi.
Kalau ada umurku panjang,
Bolehlah kita menimbanya
kalau ada uang banyak
Kita akan mandi bersama
Kalau kita mempunyai umur yang panjang
Di sekolah kamu mendapat ilmu
pancangkan tekad dan niatmu
Belajarlah dengan semangat dan tekun selalu
agar bahagia masa depanmu
isi teks tersebut berkaitan dengan ....
semangat belajar
semangat berkomunikasi
selamat mengejar cita-cita
semangat mengejar masa depan
Perhatikan puisi berikut!
Canggal di lereng Gunung Botak
Jamus di lereng Gunung Sindoro
Jadilah kalian anak berakhlak
Janganlah berperilaku sembrono
Jumlah suku kata dalam pantun tersebut adalah ....
9, 10, 12, 11
9, 10, 11, 12
9, 12, 10, 11
9, 11, 12, 11
