NEW
Font size
WorksheetsTek Cerita fantasi
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
1. Cerita fantasi adalah ….
cerita tentang proses terjadinya sesuatu
cerita tentang kejadian yang pernah dialami
cerita imajinasi yang rangkaian kejadiannya ditulis secara runtut
cerita imajinasi yang kejadiannya dapat ditulis secara acak
Latar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu ….
tempat, waktu, alur kejadian
tempat, waktu, kondisi penulis,
tempat, waktu, suasana
waktu, suasana, alur
Rangkaian peristiwa pada cerita fantasi disebut ….
watak
latar
alur
penokohan
Suara bising deru kendaraan menemaniku dalam lamunan. Asap-asap knalpot yang membawa sesak tidak serta merta menyadarkan dari lamunan panjang tentang masa laluku. Teriakan kernet bis pun turut mengiringi aktifitas melamunku pagi ini.
Latar tempat yang digambarkan pada kutipan cerita di atas adalah ...
perkotaan
pedesaan
terminal bus
hutan
“Terima kasih kunang-kunang. Kalian telah menerangi jalanku!“ ucap Wulan lega.
Sifat kunang-kunang dalam cerita tersebut adalah ...
Baik hati
Bijaksana
Penyayang
Egois
Arko terus menasihati si adik tapi tetap saja Niko yang keras kepala dan angkuh merasa bahwa dirinya paling kuat dan hebat hingga seluruh benda di dalam rumahnya diubah menjadi batu. Ada satu benda yang belum diubah, yaitu cermin. Niko yang membacakan mantera kemudian berniat mengubah cermin menjadi batu ternyata terbalik ke arahnya. Mantera tersebut ternyata terpantul ke arah Niko.
Niko akhirnya berubah menjadi batu. Melihat keadaan kakaknya, Arko memberitahukan guru sihir kemudian meminta bantuannya untuk membebaskan sang kakak dari sihir yang diperbuat sendiri. Namun guru sihir tidak bisa membantu karena mantera itu bersifat abadi dan hanya bisa di ubah oleh orang yang memiliki cermin tersebut yang telah membacakan mantera sihir mengubah benda menjadi batu.
Apa pesan moral yang terdapat cerita tersebut?
Kita harus hati - hati dalam bertindak
Kita harus terus berjuang tanpa mengeluh
Jangan lupa diri ketika kita mengetahui sedikit di dunia ini
Kita tidak boleh sombong dan keras kepala
Sir Thomas tidak pernah putus asa. Meski Ia dilahirkan dalam kesengsaraan, dan hidup penuh kesulitan, tidak sekalipun Ia putus asa. Semangatnya Ia terapkan dalam memimpin batalionnya. Meski dikepung 1001 monster. Tiga ratus pasukannya gigih mempertahankan benteng Tidas.
Tema kutipan cerita yang tepat terhadap cerita tersebut adala
kesengsaraan
kegigihan
kepemimpinan
keadilan
(1) Harry Potter tinggal bersama sepupunya yaitu Keluarga Dursley dan sepupunya Dudley Dursley di Privet Drive Inggris. (2) Hidupnya selama hampir 11 tahun dijalani dengan sangat mengenaskan. (3) Paman, bibi, dan sepupunya sama sekali tidak menyukai keberadaannya di keluarga mereka. (4) Namun, sebuah surat atau tepatnya ratusan surat yang dikirimkan kepadanya tepat menjelang ultahnya yang kesebelas, telah membuat hidupnya berubah.”
Kalimat yang menunjukan latar teks imajinasi/fantasi tersebut adalah ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(1) "Belum cukup, kalian semua harus menambahkan jawaban lagi dengan benar untuk dapat dikembalikan ke tempat semula,'' laki-laki itu semakin mendekat. (2) Ketiga anak itu berpikir untuk mengungkapkan hal terbaik apa yang telah diperbuat selama ini. (3) Setelah satu jam berpikir keras, Handi membuka pembicaraan.
Kalimat yang menggunakan keterangan waktu ditandai dengan nomor ....
(1)
(2)
(3)
(2) dan (3)
(1) Aku dapat merasakannya, ini sebuah teleportasi. (2) Aku dapat melihatnya, paman itu hilang setelah memberi gelang ini. (3) Setelah itu, aku berada di kamar. (4) Lalu, aku berada di kelas. (5) Selanjutnya, apa? Ini benar-benar kemampuan yang hebat, apa aku seorang mutan? Tidak! Mutan tidak bergantung pada alat.
Konjungsi penanda waktu dalam kutipan cerita fantasi tersebut terdapat pada nomor ….
1, 2, 3
2, 3, 4
2, 4, 5
3, 4, 5
(1)Nek, Didi minta makan sekarang ya, Nek? Tanyanya mencoba merayu perempuan tua itu. (2)Nenek diam saja. (3)Tak peduli. (4)Boleh, Nek, boleh? (5)Didi terkejut dibentak Nenek. (6)Aku bilang tunggu, tunggu! Kau tidak mengerti? Tunggu, sebentar lagi kakekmu pulang. (7)Diam-diam Didi melihat jam di atas meja kecil dekat radio. (8)Sudah pukul tiga.
Suasana tegang dalam kutipan cerpen tersebut ditunjukkan oleh kalimat nomor….
1 dan 2
3 dan 4
5 dan 6
6 dan 7
Aku merasa kesal sekali dengan ulahku sendiri. Kala itu aku bersama teman-teman bermain sepeda di wilayah kompleks. Ketika di depan sebuah rumah, ada seekor anjing yang terlihat galak sekali. Aku iseng-iseng mengganggunya. Ternyata anjing itu mengejarku. Karena aku sangat takut, aku mengayuhkan sepeda dengan sekencang-kencangnya. Di depan jalan itu ada lubang. Lubang itu aku lalui dengan sepedaku. Tak aku sadari tidak ada keseimbangan untuk mengendarai sepeda.
Akhirnya aku jatuh. Semua teman menertawaiku. Kata teman-teman,”Kasihan deh Lu, jatuh dari sepeda.” Dalam hatiku terbersit kekesalan. Bukan ditolong, malah diejeknya.
Watak tokoh aku dalam cerita di atas adalah….
Baik hati
Perhatian
Usil
Penakut
Kelihatan seorang kakek berjalan bersama cucunya seorang gadis belia yang cantik. Mereka duduk di bawah pohon yang rindang. Gadis itu meminta kakeknya menceritakan riwayat hidupnya, siapa sebenarnya kedua orang tuanya dan di mana mereka sekarang. Sang kakek terdiam sebentar, kemudian mulailah ia bercerita.
Latar tempat pada cerita di atas adalah...
Di bawah pohon rindang
Di perkampungan
Di hutan rimba
Di jalan pedesaan
Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
Di suatu hutan hiduplah berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari hutan dilanda badai kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! Terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar.
Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya ke dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan yang patah. Si semut bergumam.
Berdasarkan struktur teks cerita fantasi, paragraf tersebut merupakan bagian ...
Identifikasi
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
Di suatu hutan hiduplah berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari hutan dilanda badai kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! Terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar.
Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya ke dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan yang patah. Si semut bergumam.
Latar tempat pada cerita fantasi di atas adalah ...
Di kebun
Di tepi sungai
Di hutan
Di kedai
Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
Di suatu hutan hiduplah berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari hutan dilanda badai kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! Terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar.
Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya ke dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan yang patah. Si semut bergumam.
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam cerita di fantasi di atas adalah ...
Orang pertama
Orang kedua
Orang ketiga
Serba tahu
Bacalah teks berikut dengan seksama!
Sang pria bersayap itu membuka lemari pakaiannya. Ia mengambil sebuah perban lalu melilitkannya miring vertikal lalu secara horizontal lurus.
“Sepertinya sudah cukup”, ucap sang pria setelah memastikan tak satu pun yang ia lupa kan, padahal ia baru saja melupakan satu hal yaitu “mandi”.
Sang pria memakai jas kerjanya. Ia lalu langsung bergegas pergi bekerja dengan sayap yang masih tertempel, namum keadaannya terlilit.
Kata sambung penanda urutan waktu pada teks tersebut adalah ...
Namun
Bahwa
Padahal
Lalu
Bacalah teks berikut dengan cermat!
Orang gila itu tidak bernama, sedang duduk di pojok jalan. Di atasnya, selembar kain koyak dengan kata “ referendum” yang nyaris tak terbaca masih membentang. Ia terdiam di situ, di sudutnya yang paling aman, menatap nanar pada hal-hal yang baginya sendiri terasa ajaib.
Cerapan pancaindera yang terdapat pada kalimat tersebut adalah ...
Penglihatan
Pendengaran
Penciuman
Perasaan
“Sakit sekali ya, dek??” tanya kakak perempuannya.
Penulisan kalimat langsung yang benar adalah ...
“Sakit sekali ya, Dek?”, tanya kakak perempuannya.
“Sakit sekali ya, dek?” tanya kakak perempuan.
Sakit sekali ya, Dek?, tanya kakak perempuan.
“Sakit sekali ya dek?”, tanya kakak perempuan.
Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan seksama!
(1) Karena tubuhnya kecil, ia mengajak beberapa binatang liar di hutan untuk membantu membuat jebakan itu
(2) Harimau dan monyet membantu mengikat tali jebakan
(3) Gajah membantu mematahkan cabang kayu yang kuat untuk dijadikan alat penggali
(4) Yaap, akhirnya semua siap, tinggal waktunya beraksi. (5) Badak dan banteng membantu mengangkat kayu
(6) Suatu hari Sena pergi ke hutan melalui jalan yang diduga dilalui Yumi saat menculik ke Negeri Menara
(7) Di sana Sena menggali lubang jebakan.
Susunan peristiwa yang runut dan logis dari kalimat-kalimat tersebut adalah sebagai berikut ...
(6), (7), (1), (3), (2), (5), (4)
(6), (7), (3), (2), (1), (5), (4)
(6), (1), (7), (3), (2), (5), (4)
(6), (7), (2), (1), (3), (4), (5)
