wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SEJARAH INDONESIAN 3.3

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

.Kondisi kehidupan bangsa Indonesia pada masa awal kemerdekaan belum stabil.

   Dibawah ini adalah penyabab ketidakstabilan kehidupan politik pada masa awal  kemerdekaan, kecuali…

a)

A. Pertentangan antar partai

b)

B. Terjadinya bentrokan antar etnis

c)

C. Gangguan dari Belanda yang ingin berkuasa kembali

d)

D. Munculnya kesulitan ekonomi dan keuangan

e)

E. Munculnya gangguan keamanan dalam negeri

2.

Terbentuknya Kabinet Sjahrir tanggal 14 November 1945 merupakan suatu bentuk penyelewengan pertama

    pemerintah RI terhadap UUD 1945. Sejak tanggal 14 November 1945 Indonesia menganut sistem

    pemerintahan…

a)

A. Parlementer

b)

B. Presidensial

c)

C. Liberalisme

d)

D. Terpimpin

.

e)

E. Aristokrasi.

3.

Pada masa awal kemerdekaan, system pemerintahan berubah dari presidensial menjadi parlementer. Salah

     satu alasan dan pertimbangan perubahan system pemerintahan dari presidensial ke parlementer pada awal

     kemerdekaan adalah…

a)

A. Parlementer sangat cocok untuk bangsa Indonesia

b)

B. Presidensial tidak sesuai dengan Indonesia yang multi etnis.

c)

C. Presidensial terlalu sulit untuk diterapkan dalam pemerintahan

d)

D. Mempermudah perundingan dengan Belanda

e)

E. Demokrasi bisa segera ditegakkan secara benar

4.

Sampai dengan awal tahun 1946, keadaan ibu kota Jakarta semakin kacau. Pemerintah terus didesak dan

    diteror oleh pemerintah asing.Pada saat ibukota dipindahkan ke Yogyakarta, Perdana Menteri Sjahrir masih

    berkedudukan di Jakarta untuk…

a)

A. menghadapi terror Belanda

b)

B. menjalankan roda pemerintahan dari pusat

c)

C. mengadakan hubungan dengan luar negeri

d)

Menghimpun kekuatan menghadapi Belanda

e)

E. menciptakan pemerintahan tandingan

5.

Indonesia harus dapat mengatasi permasalahan ekonomi yang dihadapi pada masa awal kemerdekaan. Salah

    satu upaya bangsa Indonesia dalam melakukan perbaikan ekonomi pada awal kemerdekaan dilakukan dengan

    cara …

a)

A. Menaikkan pajak dan bea Cukai

b)

B. Meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan untuk diekspor

c)

C. Mengisi kas pemerintah yang kosong

d)

D. Mengedarkan uang secara besar besaran.

e)

E. Mengeluarkan mata uang sendiri (ORI)

6.

Pada masa demokrasi liberal keadaan pemerintahan tidak stabil. Hal ini disebabkan karena …

a)

A. Kabinet yang berkuasa sangat lemah

b)

B. Para menteri yang diangkat banyak melakukan korupsi

c)

C. Sering terjadi pergantian Kabinet .

d)

D. Kabinet pada waktu itu tidak mendapat dukungan dari rakyat

e)

E. Tidak adanya Partai mayoritas

7.

Pada masa demokrasi liberal terjadi gangguan keamanan yang mengancam disintegrasi bangsa. Contoh

     gangguan keamanan yang terjadi di Indonesia pada awal pelaksanaan demokrasi liberal adalah …

a)

A. Pemberontakan PRRI atau PERMESTA

b)

B. Pemberontakan di Irian Barat

c)

C. Krisis keuangan di berbagai daerah

d)

D. Munculnya gerakan separatisme diberbagai daerah

e)

E. Intervensi Parlemen terhadap TNI

8.

Sistim Multipartai yang merupakan dampak Maklumat Pemerintah 3 November 1945 mendorong bangsa

      Indonesia menerapkan sistim Demokrasi …

a)

A. Komunis

b)

B. Pancasila

c)

C. Sosialis

d)

D. Terpimpin

e)

E. Liberal

9.

Setelah kabinet Sukiman Jatuh digantikan oleh kabinet Wilopo. Masalah yang cukup berat yang dihadapi

      oleh Wilopo adalah ....

a)

A. Pertikaian antara presiden dan perdana menteri

b)

B. Konflik Indonesia – Malaysia

c)

C. Terjadinya DI/ TII Jawa Barat

d)

D. Peristiwa 17 Oktober 1952

e)

E. Penandatanganan MSA

10.

Kabinet yang jatuh berkaitan dengan peristiwa Tanjung Morawa terjadi pada masa pemerintahan Kabinet …

a)

A. Ir Djuanda

b)

B. Ali sastroamijoyo

c)

C. Sukiman

d)

D. Natsir

e)

E. Wilopo

11.

Salah satu upaya yang ditempuh untuk menyelesaikan konflik Indonesia dan Belanda adalh melalui meja

      perundingan KMB. Beberapa hasil KMB yang tidak dapat direalisasikan oleh Belanda sesuai dengan

      kesepakatan adalah....

a)

A. masalah penarikan pasukan dari wilayah RIS termasuk di dalamnya KNIL

b)

B. pembayaran hutang dan biaya perang Belanda- Indonesia

c)

C. penyelesaian status wilayah Irian Barat

d)

D. penarikan kapal Belanda ukuran kecil (korfet) dari wilayah perairan RIS

e)

E. pembentukan Uni Indonesia Belanda

12.

. Pemilu I Tahun 1955 dilaksanakan dengan tujuan memilih anggota Konstituante. Konstituante hasil

      Pemilihan Umum 1955 bertugas untuk …

a)

A. Menyusun Garis-garis Besar haluan Negara ( GBHN )

b)

B. Menyusun Undang-Undang Baru

c)

C. Mengkoreksi peraturan yang dikeluarkan pemerintah

d)

D. Menyelamatkan sistim Demokrasi Indonesia

e)

E. Memilih Presiden dan Wakil Presiden

13.

Pada masa demokrasi liberal kondisi perekonomian Indonesia tidak stabil. Penyebab ekonomi tersendat-

      sendat pada masa Demokrasi Liberal adalah…, kecuali,

a)

A. Keamanan dalam negeri tidak menguntungkan, terjadinya pemberontakan, dan separatisme daerah

b)

B. Belum berpengalaman dalam menata ekonomi yang baik, belum memiliki tenaga ahli

c)

C. Dana bantuan dari luar negeri melalui IMF bunganya sangat besar

d)

D. Kabinet terlalu sering berganti, programnya belum trelaksana, program baru mulai dirancang

e)

E. Diandalkannya satu jenis impor terutama pertanian dan perkebunan

14.

Sistem ekonomi Ali Baba adalah sistem ekonomi yang pernah diterapkan pada masa Demokrasi Liberal.

      Salah satu faktor penyebab kegagalan Program Ali Baba adalah …

a)

A. Adanya Sabotase dari kaki tangan Belanda

b)

B. Penyuluhan pemerintah kurang efektif

c)

C. Subsidi pemerintah sangat kurang

d)

D. Golongan Pribumi merasa rendah diri

e)

E. Golongan Pribumi belum berpengalaman

15.

Gerakan Benteng adalah sistem perekonomian yang dicanangkan oleh Menteri Perdagangan Sumitro

      Djojohadikusumo. Pembangunan Ekonomi baru berdasarkan gagasan Gerakan Benteng dilakukan dengan

      cara …

a)

A. Menasionalisasi Bank-bank milik pemerintah Belanda

b)

B. Mengubah struktur ekonomi Kolonial menjadi Ekonomi Nasional .

c)

C. Menasionalisasi perusahaan – perusahaan Asing

d)

D. Mendirikan perusahaan – Perusahaan Negara

e)

E. Meningkatkan eksport nonmigas

16.

Salah satu upaya yang ditempuh untuk menyelesaikan konflik Indonesia dan Belanda adalah melalui meja

      perundingan KMB. Beberapa hasil KMB yang tidak dapat direalisasikan oleh Belanda sesuai dengan

      kesepakatan adalah....

a)

A. masalah penarikan pasukan dari wilayah RIS termasuk di dalamnya KNIL

b)

B. pembayaran hutang dan biaya perang Belanda- Indonesia

c)

C. penyelesaian status wilayah Irian Barat

d)

D. penarikan kapal Belanda ukuran kecil (korfet) dari wilayah perairan RIS

e)

E. pembentukan Uni Indonesia Belanda

17.

Konsepsi Demokrasi Terpimpin dicetuskan oleh Presiden Soekarno sejak 21 Februari 1957. Langkah

      pertama yang ditempuh Soekarno dalam mewujudkan konsepsi tersebut adalah:

a)

A. membentuk Dewan Nasional

b)

B. membubarkan Dewan Konstituante

c)

C. meminta dukungan Angkatan Darat

.

d)

D. membentuk kabinet gotong royong

e)

E. membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara.

18.

Masa Demokrasi Terpimpin Presiden Soekarno melakukan penyimpangan terhadap UUD 45, salah satu

    bentuk penyimpangan tersebut adalah:

a)

A. pebredelan surat kabar yang menolak ideology Manipol-USDEK

b)

B. penetapan Manipol-USDEK sebagai haluan Negara

c)

C. pembubaran DPR hasil Pemilu 1955

d)

D. pembatasan kegiatan partai politik

e)

E. pembentukan Front Nasional

19.

Pada 24 Juni 1960 Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955. Pembubaran tersebut

     dilakukan  karena:

a)

A. DPR menolak ajaran Resopim yang dicetuskan Presiden Soekarno

b)

B. anggota DPR tidak berasal dari partai politik pedukung

c)

C. anggota DPR didominasi oleh kader PKI

d)

D. DPR menolak RAPBN tahun 1960

e)

E. DPR menolak Ideologi Nasakom

20.

Salah satu ajaran yang muncul pada masa Demokrasi terpimpin adalah Revolusi, Sosialisme Indonesia dan

      pimpinan nasional (Resopim). Ajaran tersebut bertujuan:

a)

A. memperkuat kedudukan Presiden Soekarno

b)

B. mempertegas arah politik luar negari Indonesia

c)

C. menempatkan AD sebagai kekuatan politik pemerintah

d)

D. menyatukan tiga ideologis besar yaitu, komunis, nasionalis dan agama

Benteng

e)

E. mengkritik Pnyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) gerakan Benteng

21.

Pemerintah Indonesia berupaya memperjuangkan wilayah Irian barat melalui Sidang Umum PBB tahun

      1954-1957. Akan tetapi, upaya terrsebut mengalami kegagalan karena:

a)

A. pemerintah Indonesia memutus hubungan diplomatic dengan Belanda

b)

B. dua pertiga peserta sidang menolak pengajuan masalah Irian Barat

c)

C. masalah Irian Barat tidak didukung peserta Konferensi Asia-Afrika

a.

d)

D. Indonesia melakukan agresi militer terhadap wilayah Irian Barat

e)

E. Irian Barat telah ditetapkan sebagai bagian Kerajaan Belanda.

22.

Pada 19 Desember 1961 Presiden Soekarno mengumumkan Tri Komando Rakyat (Trikora) yang bertujuan:

a)

A. menggerakan rakyat sebagai pendukung usaha pengembalian Irian Barat

sementara di Irian Barat.

b)

B. mengadakan agresi militer sebagai usaha pengembalian Irian Barat

c)

C. mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa Indonesia

d)

D. mengusahakan persenjataan ke Negara-negara blok komunis

.

e)

E. embentuk pemerintahan sementara di Irian Barat.

23.

Untuk meningkatkan perekonomian Indonesia , pemerintah Orde Lama mengeluarkan beberapa kebijakan

      ekonomi salah satunya adalah pemembentukan Dewan Perancang Nasional ( Deppernas ) Tugas Deppernas

      adalah … .

a)

A. mempersiapkan rancangan Undang Undang Pembangunan yang berencana

b)

B. merumuskan program program ekonomi yang mengarah pada kemandirian

c)

C. melaksanakan program program ekonomi yang telah disusun oleh Presiden Sukarno

d)

D. merencanakan program pembangunan jangka Panjang dan jangka pendek

e)

E. menyusun prioritas pembangunan terutama di Pulau Jawa

24.

Pembangunan proyek proyek Mercusuar pada masa Orde Lama telah menyedot biaya banyak sehingga

      negara beberapa kali mengalami defisit maka salah satu langkah kebijakan ekonomi yang ditempuh oleh

      pemerintah Orde lama untuk mengatasi kondisi tersebut adalah ....

a)

A. mengadakan pemotongan nilai Rupiah menjadi setengahnya ( shanering )

b)

B. melakukan devaluasi nilai mata uang yaitu mata uang Rp 1000 menjadi Rp 1.

c)

C. mengeluarkan mata uang Oeang Republik Indonesia ( ORI )

d)

E. meningkatkan pinjaman luar negeri

25.

. Pada 1964 Presiden Soekarno menerapkan kebijakan Dana Revolusi yang digunakan untuk membiayai

      proyek-proyek mandataris presiden. Kebijakan tersebut berdampak pada:

a)

A. menurunnya nilai tukar rupiah

b)

cadangan devisa negara

c)

C. menurunnya pendapatan Negara

d)

D. meningkatnya cadangan devisa negara

e)

E. meningkatnya utang-utang Negara