NEW
Font size
WorksheetsSoal fisika Induksi Elektromagnetik
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Arah arus induksi dalam suatu penghantar itu sedemikian sehingga menghasilkan medan magnetic yang melawan perubahan fluks magnetic yang menimbulkannya. Pernyataan ini adalah …
Hukum Lenz
Hukum Ampere
Hukum Faraday
Hukum Maxwell
Sebuah kumparan dengan 1.200 lilitan berada dalam medan magnetic. Apabila pada kumparan terjadi perubahan fluks magnetic 2.10-3 Wb setiap detik, maka besar ggl induksi yang timbul pada ujung kumparan adalah....
0,24 volt
1,2 volt
2,4 volt
4,2 volt
.
Perhatikan pernyataan berikut ini!
1) Generator
2) Trafo
3) Akumulator
4) Bel listrik
5) Batrai
Yang merupakan Aplikasi dari Induksi elektromagnetik adalah…
3, 4 dan 5
1, 2 dan 4
1, 2 dan 5
1, 2 dan 3
Berikut yang bukan cara untuk menaikkan gaya gerak listrik induksi suatu generator adalah…
Memperbesar periodenya
Menambah jumlah lilitannya
Menambah luas permukaan
Menambah induksi magnetiknya
Sebuah kumparan memiliki ukuran penampang 50 cm X 20 cm dan dipengaruhi medan magnetik 2 T berarah tegak lurus bidang penampang kumparan. Fluks magnetik yang melingkupi kumparan adalah....
0,1 weber
3,1 weber
0,05 Weber
0,2 Weber
Agar arah arus induksi di hambatan R dari A ke B, maka magnet harus digerakkan....
mendekati kumparan
arah ke atas
diputar perlahan-lahan
arah ke bawah
Induksi elektromagnetik adalah . . .
Gejala timbulnya gaya gerak listrik (GGL) dalam suatu penghantar akibat adanya perubahan fluks magnetik.
Gejala terjadinya arus listrik akibat adanya perbedaan potensial pada ujung-ujung kumparan
Gejala timbulnya gaya gerak listrik akibat adanya perubahan arus listrik
Gejala munculnya beda potensial (tegangan) pada suatu penghantar karena perubahan arus listrik dalam kumparan
Persamaan umum Gaya gerak listrik (GGL) induksi adalah . . . .
Berdasarkan gambar di atas, besar B1 = B2 = B3 = B. Pernyataan yang benar terkait gambar di atas adalah . . .
Jika luas penampang bujur sangkar adalah A, maka fluks magnet pada B1 adalah nol
Jika luas penampang bujur sangkar adalah A, maka fluks magnet pada B2 adalah B.A/2 akar 3 weber
Jika luas penampang bujur sangkar adalah A, maka fluks magnet pada B3 adalah B.A
Jika luas penampang A diputar sejajar B1 dan arah semua B tetap, maka nilai fluks magnetik akan berubah antara B.A ≤ ϕ ≥ 0
Magnet digerakkan dalam kumparan sehingga membentuk fungsi waktu ϕ = t2+2t-20 Wb. Laju fluks magnetik setiap detiknya adalah . . .
2t-2 weber/s
t+2 weber/s
t-2 weber/s
2t+2 weber/s
Fluks magnetik yang dihasilkan oleh medan magnetik B yang menembus tegak lurus permukaan seluas A adalah ϕ. Jika medan magnetiknya menjadi 0,25 B, sedangkan luas penampangnya diperbesar menjadi 2A, maka fluks magnetik yang dihasilkan adalah . . .
0,25 kali semula
0,5 kali semula
Tetap
2 kali semula
Berikut di bawah ini pernyataan yang tepat berkaitan dengan GGL induksi adalah
ε = -N.dσ/dt
ε = -N.dβ/dt
ε = -N.dϕ/dt
N.dβ/dt
Kumparan memiliki 500 lilitan. Kumparan ini digunakan untuk membangkitkan arus AC dengan cara menggerakkan magnet di dalamnya dengan fungsi fluks yang dihasilkan adalah ϕ = t2/2-t/4-10 Wb. Besar ggl induksi selama 2 menit (120 s) adalah .
60.000 V
59.875 V
59.275 V
58.375 V
Magnet memiliki kuat medan sebesar 0,5T dan luas penampang kawat yang digunakan adalah 100cm2. Jika diketahui frekuensi sudut putaran magnet 2π rad/s terhadap kumparan yang memiliki 400 lilitan, maka besar ggl induksi yang dihasilkan selama 0,25 detik adalah . . .
π V
-4π V
4π V
6π V
Diketahui besar medan magnetik terhadap fungsi waktu sebagai berikut: B = (t3/2-t2+10) T dan luas penampang kumparan 200 cm2. Jika kumparan memiliki 20 lilitan dan magnet berputar dengan kecepatan sudut 4π rad dalam waktu 2s, maka besar ggl induksinya adalah . . .
2π V
10π V
8π V
4π V
Perhatikan pernyataan berikut.
(1) Adanya arus Eddy
(2) Kebocoran fluks magnet
(3) Perbedaan tegangan pada kumparan
(4) Perbedaan jumlah lilitan kumparan
Pernyataan yang benar terkait efisiensi trafo yang tidak kurang 100% adalah. . .
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
Trafo step-down memiliki pegangan primer 220 V dan tegangan sekunder 110 V. Pada kumparan primer mengalir arus 2 A. Jika trafo memiliki efisiensi 80%, maka daya yang hilang akibat panas atau penyebab lainnya adalah . . .
76 W
88 W
96 W
102 W
Pada input dihubungkan sumber tegangan dan pada output dihubungkan lampu dengan kondisi lampu menyala normal. Pernyataan di bawah ini yang benar adalah.
jika lilitan sekunder diperbanyak, maka lampu akan menjadi terang
jika lilitan sekunder dikurangi, maka lampu akan menjadi redup
jika tegangan input diturunkan, maka lampu menjadi redup
jika tegangan input dinaikkan, maka lampu menjadi redup
Perbandingan jumlah lilitan kawat pada kumparan primer dan sekunder sebuah transformator adalah 1 : 4. Tegangan dan arus masuknya masing-masing 40 V dan 0,5 A. Jika daya rata-rata yang diubah menjadi kalor pada transformator tersebut adalah 4 W dan tegangan keluaran-nya adalah 50 V, maka besar arus keluaran-nya adalah . . .
0,32 A
0,40 A
0,48 A
0,56 A
Tantri menginginkan arus listrik AC 0,5 A. Ia menghubungkan transformator yang efisiensi nya 80% dan jumlah lilitannya 100 dan 200 dengan sumber arus 1,25 A yang berasal dari baterai. Ternyata, ia tidak mendapatkan arus listrik yang diharapkan. Ia mendapati arus listrik . . .
2 A karena ia menghubungkan lilitan 200 dengan sumber arus
0,625 A karena ia menghubungkan lilitan 100 dengan sumber arus 0,5 A
0,5 A karena ia menghubungkan lilitan 200 dengan sumber arus
0,5 A karena ia menghubungkan lilitan 100 dengan sumber arus
