wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan 1 - Cerdas Cermat UPGRK

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara filosofis adalah :

a)

Upaya untuk menjamin agar sumber produksi dapat digunakan secara efisien

b)

Upaya untuk mencegah dan mengurangi timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja

c)

Pemikiran dan upaya penerapannya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan khususnya tenaga kerja baik jasmani maupun rohani, hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera

d)

Semua jawaban benar

2.

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara etimologis adalah :

a)

Suatu upaya perlindungan kerja

b)

Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja

c)

Suatu upaya agar tenaga kerja bekerja sehat dan selamat

d)

Upaya agar produksi tidak terganggu

3.

Penerapan ilmu teknik (engineering) secara sistematik dan manajerial untuk mencegah kejadian berbahaya (incident) yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum, sosial maupun ekonomi yang harus dibayar mahal (cidera, cacat, kematian dan kerusakan, hilangnya waktu kerja dan berbagai kerugian) disebut :

a)

Keselamatan Kerja

b)

Kesehatan Kerja

c)

Kecelakaan Kerja

d)

Keamanan Kerja

4.

Kesehatan kerja adalah :

a)

Penerapan ilmu teknik (engineering) secara sistematik dan manajerial untuk mencegah kejadian berbahaya (incident) yang berpotensi menimbulkan konsekuensi : Hukum, Sosial maupun Ekonomi yang harus dibayar mahal (Cidera, Cacat, Kematian dan Kerusakan, Hilangnya waktu kerja dan berbagai kerugian)

b)

Penerapan ilmu teknis medis, sistematik dan manajerial untuk mewujudkan lingkungan kerja yang kondusif (ramah lingkungan) sehingga tercipta tenaga kerja yang sehat dan produktif terhindar terjadinya penyakit akibat kerja

c)

Suatu obyek dimana terdapat energi, zat atau kondisi kerja yang potensial dapat mengancam keselamatan

d)

Semua jawaban benar

5.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan tenaga kerja adalah :

a)

Beban kerja (fisik dan mental)

b)

Kapasitas kerja (keterampilan, kesegaran jasmani & rohani, status kesehatan/ gizi, usia, jenis kelamin, ukuran tubuh)

c)

Lingkungan kerja (fisik, kimia, biologi, ergonomi, psikologi)

d)

Semua jawaban benar

6.

Dibawah ini hirarki pengendalian bahaya yang benar adalah :

a)

Subtitusi – Eliminasi – Enjinering – Administrasi - APD

b)

Eliminasi – Administrasi – Subtitusi – Enjinering - APD

c)

Eliminasi – Subtitusi – Enjinering – Administrasi – APD

d)

Enjinering – Eliminasi – Subtitusi – Administrasi - APD

7.

Dalam mengoptimalkan pelaksanaan safety patrol, untuk mempermudah pelaksanaannya digunakan :

a)

Penjadwalan manual

b)

Aplikasi iZAT

c)

Sarana komunikasi HT

d)

Checklist pelaksanaan patrol

8.

Temuan ketidaksesuaian hasil safety patrol dibahas dalam forum :

a)

Rapat tahunan

b)

Rapat anggaran

c)

Rapat rutin

d)

Rapat P2K3

9.

Ketidaksesuaian adalah kondisi dimana terdapat potensi bahaya di lokasi kerja, berupa :

a)

Unsafe Action

b)

Unsafe Condition

c)

Near miss

d)

Semua jawaban benar

10.

Perusahaan harus mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan K3 secara menyeluruh yang bertujuan untuk :

a)

Penambahan personil bila diperlukan

b)

Biaya santunan bila terjadi kecelakaan

c)

Pengadaan prasarana dan sarana K3 termasuk alat evakuasi, peralatan pengendalian, peralatan pelindung diri

d)

Memajukan perusahaan dalam bidang K3

11.

Pengurus atau pengusaha wajib melaporkan tiap kecelakaan yang terjadi di tempat kerja di pimpinnya. Kecelakaan yang dimaksud merupakan kecelakaan yang terdiri dari :

a)

Kecelakaan kerja

b)

Kebakaran atau peledakan atau bahaya pembuangan limbah

c)

Kejadian berbahaya lainnya

d)

Semua jawaban benar

12.

Jenis pemberian penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) meliputi :

a)

Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award)

b)

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

c)

Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19

d)

Semua jawaban benar

13.

Penerapan SMK3 di tempat kerja bersifat :

a)

Wajib bagi setiap perusahaan

b)

Sukarela bagi perusahaan yang berorientasi eksport

c)

Wajib bagi perusahaan besar dan beresiko tinggi

d)

Semua a, b dan c benar

14.

Berikut adalah pernyataan yang sesuai dengan PP 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 adalah :

a)

12 Elemen

b)

64 Klausul

c)

166 Kriteria

d)

Semua jawaban benar

15.

Dalam tingkat penerapan SMK3 pada level transisi harus memenuhi berapa kriteria :

a)

64

b)

122

c)

112

d)

166

16.

Menyediakan APD bagi pekerja/buruh di tempat kerja diatur dalam :

a)

Permenaker No. 08 tahun 2009

b)

Permenaker No. 08 tahun 2010

c)

Permenaker No. 08 tahun 2011

d)

Permenaker No. 08 tahun 2012

17.

Peraturan perundangan mengenai kesehatan kerja yang berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja :

a)

UU No. 1 Tahun 1970 pasal 8

b)

UU No. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 3

c)

UU No. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 1

d)

UU No. 1 Tahun 1970 pasal 9 ayat 2

18.

Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komperensif meliputi :

a)

Upaya preventif dan promotif

b)

Upaya kuratif saja

c)

Upaya promotif dan rehabilitatif saja

d)

Upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif

19.

Upaya pelaksanaan kesehatan kerja di perusahaan dititikberatkan pada :

a)

Upaya kuratif

b)

Upaya preventif

c)

Upaya promotif

d)

Upaya Rehabilitatif

20.

Upaya pencegahan merupakan upaya yang lebih penting daripada upaya penyembuhan terhadap terjadi kecelakaan atau penyakit akibat kerja, alternative terakhir dari pencegahan tersebut adalah :

a)

Eliminasi

b)

Subtitusi

c)

Administrasi

d)

APD (Alat Pelindung Diri)

21.

Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi udara ruangan kerja adalah :

a)

Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik

b)

Memakai respirator

c)

Memasang ventilasi lebih banyak

d)

Menyediakan air purifier di ruangan

22.

Standar faktor bahaya di tempat kerja sebagai kadar/ intensitas rata-rata tertimbang waktu (time weighted average) yang dapat diterima tenaga kerja tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan, dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak melebihi 8 jam sehari atau 40 jam per minggu dinamakan :

a)

Nilai Ambang Kualitas (NAK)

b)

Nilai Ambang Batas (NAB)

c)

Nilai Baku Mutu Lingkungan

d)

Semua jawaban benar

23.

Yang tidak termasuk isi LDKB (Lembar Data Keselamatan Bahan) / MSDS (Material Safety Data Sheet) adalah :

a)

Identitas bahan

b)

Komposisi bahan

c)

Harga bahan

d)

Tindakan P3K

24.

Peraturan K3 dalam pekerjaan pada ketinggian terdapat dalam :

a)

Permenaker No. 9 tahun 2016

b)

Permenaker No. 9 tahun 2017

c)

Permenaker No. 9 tahun 2018

d)

Permenaker No. 9 tahun 2019

25.

Yang masuk dalam ruang lingkup obyek pengawasan K3 berdasarkan UU no 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja adalah :

a)

Perusahaan Swasta

b)

Perusahaan Negara

c)

Tempat kerja

d)

Tempat usaha

26.

Kondisi tempat kerja yang berbahaya sangat erat kaitannya dengan :

a)

Cara kerja

b)

Mesin, Pesawat dan Alat

c)

Proses Produksi

d)

Semua jawaban benar

27.

Faktor penyebab kecelakaan kerja :

a)

a. Perbuatan manusia yang tidak aman

b)

b. Kondisi yang berbahaya

c)

c. Kombinasi a dan b

d)

d. Jawaban a, b dan c benar

28.

Kejadian kecelakaan yang disebabkan perbuatan tidak aman dari pekerja merupakan :

a)

Sebab dasar

b)

Sebab tidak langsung

c)

Sebab langsung

d)

Insiden

29.

Kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju ke tempat bekerja atau pulang kembali kerumah di jalan yang biasa dilewati pada waktu jam berangkat atau pulang, masuk dalam kategori :

a)

a. Kecelakaan dalam hubungan kerja

b)

b. Kecelakaan di luar hubungan kerja

c)

c. Kecelakaan lalu lintas

d)

d. Jawaban a dan c benar

30.

Sikap perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatarbelakangi oleh :

a)

Usia

b)

Sifat seseorang

c)

Pendidikan dan pengalaman

d)

Kondisi fisik

31.

Kondisi berbahaya yaitu antara lain kondisi yang tidak aman dari :

a)

Kondisi pekerja

b)

Kondisi pengusaha

c)

Kondisi lingkungan

d)

Jawaban a, b dan c benar

32.

Apa yang dimaksud dengan Ahli K3 :

a)

Tenaga teknis berkeahlian khusus dari luar Departemen Tenaga Kerja yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja untuk mengawasi ditaatinya Undang-undang ini.

b)

Tenaga teknis berkeahlian khusus dari luar perusahaan yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja untuk mengawasi ditaatinya Undang-undang ini.

c)

Tenaga teknis yang sengaja disewa oleh perusahaan untuk memantau SOP yang berlaku.

d)

Pegawai Ahli dari Departemen Tenaga Kerja dalam lingkup area perusahaan otoritas.

33.

Surat Keputusan Penunjukan Ahli K3 berlaku untuk jangka waktu :

a)

2 Tahun

b)

3 Tahun

c)

4 Tahun

d)

5 Tahun

34.

Kementrian Tenaga Kerja menentukan susunan P2K3, tugas dan lain-lainya, hal ini adalah bukti dari peraturan :

a)

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970, Pasal 8

b)

Undang-Undang No. 1 Tahun 1970, Pasal 10

c)

Permenaker No. 02/Men/1992, Pasal 16

d)

Permenaker No. 02/Men/1992, Pasal 14

35.

Apa yang dimaksud dengan Panitia Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan kerja (P2K3) :

a)

Lembaga audit tentang diterapkannya SOP dalam produksi pada suatu perusahaan

b)

Lembaga kerjasama antara pengusaha dan pekerja untuk mengembangkan kerjasama saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dalam lingkup tempat kerja

c)

Lembaga yang terdiri dari pegawai pengawas tenaga kerja setempat yang bertanggung jawab untuk mengawasi suatu kebijakan perusahaan

d)

Lembaga Serikat Pekerja yang bertujuan untuk menjembatani aspirasi pekerja kepada Perusahaan

36.

Segitiga pembentuk api meliputi :

a)

Oksigen, panas, plastik

b)

Panas, bahan bakar, kayu

c)

Bahan bakar, panas, dan oksigen

d)

Bahan bakar, oksigen, air

37.

Klasifikasi kebakaran bahan bakar cair atau gas yang mudah terbakar adalah masuk dalam kategori klasifikasi kelas :

a)

Kelas A

b)

Kelas B

c)

Kelas C

d)

Kelas D

38.

Berapa ketinggian pemasangan tanda APAR yang diatur dalam Peraturan menteri tenaga kerja No. 04 Tahun 1980 :

a)

1 Meter

b)

1,25 Meter

c)

2 meter

d)

2,5 meter

39.

Dibawah ini merupakan metode pemadaman pada kebakaran, kecuali :

a)

Starvation

b)

Cooling

c)

Smoothering

d)

Heating

40.

Apakah yang dimaksud dengan smothering :

a)

Pendinginan api

b)

Mengisolasi oksigen

c)

Memberhentikan suplai bahan bakar

d)

Memutus rantai kimia

41.

Sarana proteksi kebakaran dalam bentuk Fire Alarm diatur dalam :

a)

Permenaker No. 02 Tahun 1983

b)

Permenaker No. 04 Tahun 1980

c)

Kepmenaker No. 186 Tahun 1999

d)

Permenaker No. 06 Tahun 2000

42.

Yang termasuk jenis media pemadam api gas adalah :

a)

Busa

b)

Dry chemical

c)

Karbondioksida

d)

Selimut api atau karung basah

43.

Peraturan menteri tenaga kerja No. 04 tahun 1980 mengatur tentang :

a)

Kepengurusan anggota kebakaran

b)

Alat pemadam api ringan (APAR)

c)

Standar bangunan indonesia

d)

Instalasi fire alarm protection

44.

“Pengurus atau pengusaha wajib mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran, latihan penanggulangan kebakaran di tempat kerja” merupakan bunyi dari :

a)

Pasal 7 Permenaker No. 04 Tahun 1980

b)

Pasal 2 Kepmenaker No. 186 Tahun 1999

c)

Pasal 2 Permenaker No. 04 Tahun 1980 Pasal 2 Permenaker No. 04 Tahun 1980 Pasal 2 Permenaker No. 04 Tahun 1980 

d)

Pasal 14 Permenaker No. 04 Tahun 1980

45.

Apa yang harus dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan :

a)

Identifikasi data kecelakaan

b)

Identifikasi fakta kecelakaan

c)

Analisis kecelakaan

d)

Survei lokasi kecelakaan

46.

Yang termasuk isi dalam pelaporan kecelakaan kerja meliputi :

a)

Data umum, data korban dan fakta yang dibuat

b)

Data korban, sumber kecelakaan dan data kerugian

c)

Data umum, sumber kecelakaan dan uraian sebelum terjadi kecelakaan

d)

Data umum, data korban dan dokumentasi kegiatan

47.

Kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju ketempat kerja atau sebaliknya dan penyakit akibat kerja merupakan definisi kecelakaan kerja menurut :

a)

PP No. 24 tahun 2005

b)

PP No. 44 tahun 2005

c)

PP No. 24 tahun 2015

d)

PP No. 44 tahun 2015

48.

Yang tidak termasuk isi dalam dokumen pengendalian potensi bahaya besar adalah :

a)

Identitas bahaya, penilaian dan pengendalian risiko

b)

Kegiatan pembinaan tenaga kerja

c)

Prosedur kerja

d)

Work instruction

49.

Seorang Ahli K3 bekerja sama dengan teknisi dan tenaga operator melakukan aktifitas mengamati tahapan proses kerja peralatan dan menganalisa kemungkinan-kemungkinan faktor penyebab kecelakaan untuk dijadikan sebagai pedoman prosedur kerja. Aktivitas itu disebut :

a)

Job Safety Analysis

b)

Job Safety Observation

c)

Analisa Kecelakaan

d)

Safety Audit

50.

Upaya kesehatan yang termasuk dalam upaya kesehatan preventif, misalnya :

a)

Penyebarluasan informasi kesehatan kerja melalui penyuluhan dan media

b)

Melakukan penilaian terhadap faktor risiko kesehatan di tempat kerja

c)

Program olahraga di tempat kerja

d)

Pendidikan dan pelatihan bidang kesehatan kerja