Font size
WorksheetsUTS Transformator - 1 Phasa
Total questions: 20
Worksheet time: 3hrs 19mins
Berikut perumusan transformator yang tepat adalah ...
Berikut ciri-ciri trafo step down...
Vp>Vs
Ip>Is
Ip<Is
Np>Ns
Sebuah transformator mempunyai kumparan primer dan sekunder dengan jumlah lilitan masing-masing 500 dan 5000, dihubungkan dengan jaringan bertegangan arus bolak-balik 220 V. Berapakah tegangan keluarannya?
220v
110v
1100v
2200v
Perbandingan antara daya listrik keluaran (Pout) dengan daya listrik masukan (Pin) disebut dengan istilah ... .
efisiensi
inefisien
defisiensi
emulsi
Sebuah trafo memiliki efisiensi 75%. Tegangan inputnya 220 V dan tegangan outputnya 110 V. Jika kuat arus primer yang mengalir 2 A, berapakah kuat arus sekundernya?
2 A
3 A
4 A
5 A
Sebuah trafo memiliki efisiensi 75%. Tegangan inputnya 220 V dan tegangan outputnya 110 V. Jika kuat arus primer yang mengalir 2 A, berapakah kuat arus sekundernya?
2 A
3 A
4 A
5 A
Sebuah trafo tegangan primer dan sekundernya 220 V dan 55 V. Jika kuat arus primer 0,5 A dan kuat arus sekunder 1,5, berapakah efisiensi trafo?
25%
50 %
60 %
75%
( Example ch transformer -? Chapman EMF )
Dari data Transformator 1 phasa pada gambar, diketahui spesifikasi trafo adalah 20 kVA, 8000/240 V, 60HZ
Tentukan : Faktor Daya (PF) Trafo pada saat Open Circuit Test
(a)
( Example ch transformer -? Chapman EMF )
Dari data Transformator 1 phasa pada gambar, diketahui spesifikasi trafo adalah 20 kVA, 8000/240 V, 60HZ
Tentukan : Faktor Daya (PF) Trafo pada saat Short Circuit Test
(a)
( Example ch transformer -? Chapman EMF )
Dari data Transformator 1 phasa pada gambar, diketahui spesifikasi trafo adalah 20 kVA, 8000/240 V, 60HZ
Tentukan : Impedansi Seri Zse dari Transformator
(a)
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa tegangan rms sisi sekunder nya (Vs)
200∠0° V
210∠0° V
220∠0° V
230∠0° V
201∠0° V
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa arus rms sisi sekunder nya (Is)
5∠−36,87° A
5∠−45,93° A
10∠−56,70° A
10∠−35,68° A
10∠−26,82° A
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa arus rms sisi sekunder bila dibandingkan dengan arus primer (Is')
20∠−20,17° A
20∠−36,87° A
20∠−50,11° A
20∠−35,68° A
20∠0° A
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa tegangan rms sisi sekunder bila dibandingkan dengan tegangan primernya (Vs')
50∠0° V
25∠0° V
220∠0° V
240∠0° V
380∠0° V
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa tegangan rms sisi Primer (Vp)
53,5∠3,2° V
21∠3,4° V
212∠2,3° V
2,40∠39° V
323∠41,76° V
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa arus eksitasi (Iex) dari Trafo daya tsb
2,77∠−71,9° A
2,1∠−21,4° A
3,2∠−31,2° A
1∠−2° A
10∠0° A
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa arus primer total
23,7∠−12° A
22,3∠−41° A
12∠−31,2° A
12∠−12° A
10∠10° A
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa Daya input (Pin) dari trafo
671 Watt
621 Watt
857 Watt
800 Watt
670 Watt
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa Daya Output (Pout) dari trafo
671 Watt
621 Watt
857 Watt
800 Watt
670 Watt
Sebuah Transformer memiliki Rasio Lilitan 50:200 (a=0,25)
lilitan sekunder dengan spesifikasi sbb:
Vs(t) = 282,8 sin 377t Volt,
Is(t)=7,07 sin (377t-36,870) Ampere,
dan
lilitan Primer dengan spesifikasi impedansi (Zp) sbb:
Req = 0,05 Ω Rc = 75 Ω
Xeq = 0,225 Ω Xm = 20 Ω
Pertanyaan : Berapa Efisiensi (η) dari trafo
73,3 %
75,5 %
93,4 %
84,6 %
85,8 %
