wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan Harian Bahasa Indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

1. Bacalah kutipan novel berikut!

Bagi orang-orang di desaku, yang kebanyakan mereka adalah perantau, saat lebaran seperti inilah waktunya untuk berkumpul. Waktu yang tepat untuk bersilaturahim, saling melepas rindu, dan saling memaafkan. Dan tentu saja, waktu menikmati hidangan spesial di rumah. (Surat Kecil Untuk Ayah, Boy Candra).

Keterkaitan peristiwa dalam kutipan novel tersebut dengan kehidupan saat ini

adalah….

a)

Berkumpul dengan tetangga

b)

Bersilaturahmi setiap hari

c)

Mudik saat lebaran tiba

d)

Saling berbagi makanan

e)

Memaafkan orang lain

2.

2. Bacalah kedua kutipan novel berikut!

Kutipan 1

Seorang pemuda bernama Kacak, yang merasa karena mamaknya adalah kepala desa, mempunyai sifat sombong dan selalu berbuat sekehendak hatinya sehingga kurang disukai oleh orang-orang sekampungnya. Namun, lain halnya dengan Midun, walupun hanya anak seorang petani miskin, tetapi ia mempunyai pendidikan moral dan agama yang baik, sehingga sangat disukai oleh orang-orang di kampungnya.

Kutipan 2

Tuti dan Maria, anak wedana pensiunan, R. Wiriaatmadja, ketika berada di Gedung Akuarium Jakarta bertemu dengan Yusuf, mahasiswa fakultas kedokteran. Maria siswa HBS, seorang yang lincah dan periang. Sebaliknya Tuti, kakaknya, gadis pemikir yang hanya mempercakapkan hal-hal yang dianggapnya perlu, aktivis organisasi wanita yang gagah memperjuangkan kemajuan kaumnya.

Persamaan isi kedua kutipan novel di atas adalah….

a)

Sama-sama menggunakan alur maju

b)

Mengangkat tema pendidikan

c)

Menggunakan sudut pandang orang pertama

d)

Menggambarkan watak tokoh

e)

Menggambarkan latar sosial

3.

3. Bacalah kutipan novel berikut!

Cerita yang diangkat Negeri 5 Menara (N5M) sebenarnya sederhana dan jamak ditemui. Kisah seorang anak (Alif) yang harus merantau dari tanah Minangkabau ke Jawa (Ponorogo) untuk meneruskan sekolah di Pondok Madani. Di sana ia berkawan karib dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung, dan Baso dari Gowa. Keenamnya kemudian dijuluki sahibul menara karena kebiasaan mereka yang sering berkumpul di bawah menara masjid sambil menunggu azan maghrib. Saat berkumpul itulah setiap anak berbagi mimpi dan harapan.

Makna kata yang bercetak miring pada kutipan novel di atas adalah….

a)

Orang yang memiliki

b)

Orang yang menguasai

c)

Orang yang jujur

d)

Orang yang terpelajar

e)

Orang yang memimpin

4.

4. Bacalah kutipan novel berikut!

“Siapa laki-laki itu Lintang?”Tanya Sahara tercekat. “Bodenga...” “Oooh ...,” kami serentak menutup mulut dengan tangan.Menakutkan sekali. Tak ada yang berani berkomentar. Tegang menunggu kelanjutan cerita Lintang. “Aku lebih takut padanya daripada buaya mana pun. Pria ini tak mau dikenal orang, tapi sepanjang pesisir Belitung Timur, siapa tak kenal dia?”“Dia melewatiku seperti aku tak ada dan dia melangkah tanpa ragu mendekati binatang buas itu. Dia menyentuhnya! Menepuk-nepuk lembut kulitnya sambil menggumamkan sesuatu.Ganjil sekali, buaya itu seperti takluk, mengibas-ngibaskan ekornya laksana seekor anjing yang ingin mengambil hati tuannya. Lalu mendadak sontak dengan sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, reptil zaman. Cretaceous itu terjun ke rawa menimbulkan suara laksana tujuh pohon kelapa tumbang sekaligus. (Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)

Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah....

a)

Jangan hidup mengucilkan diri sehingga dijauhi masyarakat

b)

Jangan mendekati binatang buas bila kita tidak memiliki keahlian

c)

Janganlah takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada binatang buas

d)

Janganlah berbuat usil kepada orang-orang yang tidak mau bermasyarakat

e)

Jangan menilai seseorang dari penampilannya

5.

5. Bacalah kutipan novel berikut!

Tiap-tiap pemuda yang datang bersekolah di Betawi datang bertamasya di Danau Singkarak atau ke Sawah Lunto dan singgah di Solok, belum pernah mereka melampaui sebuah rumah kecil yang amat bersih rupanya, rumah itu dibeli oleh ibu Hanafidan disanalah ia tinggal bersama Rapiahkarena perlu menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak suka lagi bercerai dengan mertuanya yang sudah dipandangnya sebagai ibu kandungnya, sedangkan ibu Hanafi pun berkata hendak menurutkan orang kedua itu kemana perginya. Rapiah tetap menolak hendak dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati akan memberi ayah tiri pada Syafei. (Salah Asuhan, Abdul Muis)

Keterkaitan isi kutipan novel di atas dengan kehidupan sehari-hari adalah....

a)

Bertamasya ke danau Singkarak atau sawah lunto

b)

Hendaklah kita mengunjungi saudara kita yang ada di daerah

c)

Suatu keluarga menyiapkan hidangan yang baik untuk menjamu tamu

d)

Ibu mertua dan anak menantu perempuan selalu bersama dalam melakukan sesuatu

e)

Tidak menikah lagi sesudah suaminya meninggal demi masa depan anak yang dicintai

6.

6. Bacalah kutipan novel berikut!

Orang tuanya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak hanya memiliki perahu. Mereka juga memiliki keluarga yang banyak yakni 14 kepala. Dari kejeniusan nya lintang sangat menyukai matematika. Tapi, Cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas karena tuntutan untuk membantu orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal ia harus bekerja keras untuk mencari nafkah padakeluarganya. (Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)

Berdasarkan kutipan novel di atas, nilai kehidupan apakah yang hendak disampaikan oleh penulis...

a)

Nilai moral

b)

Nilai sosial

c)

Nilai religius

d)

Nilai patriotik

e)

Nilai pendidikan

7.

7. Bacalah kutipan novel berikut!

Ah, sebenarnya dia kagum pada laki-lakiitu. Agaknya mesti beginilah makna dari setiap jiwa yang besar. Manusia besar, yang bakal tak pernah dicetak namanya dalam buku-buku pelajaran dan dikuliahkan oleh mahaguru-mahaguru. Sebab dia tak pernah menulis artikel dalam majalah, apalagi dalam surat kabar. Manusia besar ini, filosof ini, akan berlaku dari dunia tanpa apa- apa, selain sejumput kesan-kesan takberaturan pada sejumput orang lain tentang dia. Hanya itu. (Ziarah, Iwan Simatupang)

Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah...

a)

Sebenarnya orang akan menilai kebesaran jiwa seorang melalui nama dan karya-karya yang dihasilkan

b)

Laki-laki yang berjiwa besar itu telah meninggal dan namanya dicetak dalam buku-buku pelajaran

c)

Sesungguhnya kebesaran jiwa seseorang lah yang menumbuhkan kekaguman pada orang lain meski orang itu tidak meninggalkan sesuatu kepada kita

d)

Orang besar yang banyak dikagumi orang dalam cerita ini tidak banyak meninggalkan warisan kepada anak cucunya

e)

Orang berjiwa besar telah menulis ide, gagasan, dan segala yang dipikirkan dalam buku-buku pelajaran

8.

8. Bacalah kedua kutipan novel berikut!

Kutipan 1

Di sudut lain, Dandung dan Rio juga menebar senyum. Keduanya sahabat gambir sedari masa SMP. Seperti Gambir, usia mereka juga 27 tahun. Rio, mantan atlet renang yang sarat akan prestasi. Jangkung, bahu lebar, dan dada bidang. Ia pengantong enam mendali emas SEA GAMES dan PON. Saat prestasinya di puncak, ia malah secara resmi menyatakan pengunduran dirinya. (Pintu Terlarang, Sekar Ayu Asmara)

Kutipan 2

Meski Noni selalu tampak lebih dewasa dan teratur ketimbang Wati yang serampangan, sesungguhnya Wati memiliki keteguhan yang tidak dimilik Noni. Sejak kecil Wati tahu apa yang dimau, dan untuk hal yang ia suka, wati seolah-olah bertransformasi menjadi sosok yang sama sekali berbeda. (Perahu kertas, Dewi Lestari)

Persamaan isi kedua kutipan novel di atas adalah menggambarkan….

a)

Latar

b)

Suasana cerita

c)

Karakter tokoh

d)

Alur

e)

Amanat cerita

9.

9. Cermati cuplikan novel berikut!

“Jadi, kita akan kuburkan dia, di Sirnagara?” tanyanya pelan-pelan setengah ditujukan kepada dirinya sendiri. Soleha tidak bisa menjawab. Ia mau mengatakannya tapi segera ingat pada yang lain. “Tapi kita sudah kawinkan dia. Dan sekarang ia sudah menjadi istri Sumarto. Apa yang akan dikatakan oleh Sumarto?” Pikirannya makin tidak enak kalau mengingatkan soal itu. Ia memang sudah keberatan ketika suami Soleha dipanggil orang dari Kampung Sawah untuk mengobati Pak Murad. Sebagai mantri kesehatan di sekitar itu memang tidak ada dokter. Suami Soleha sering diminta pertolongan. Namun ia tahu betul Pak Murad ayah Murni. Murni sekarang menjanda, karena suaminya meninggal dunia. Suami Soleha salain mencintai dengan Murni ketika masih bujang dan gadis. Mereka tak dapat melaksanakan niat hatinya sebab Murni dipaksa kawin.

Penyebab terjadinya konflik dalam kutipan novel di atas adalah ....

a)

Karena suaminya mantri kesehatan

b)

Karena suaminya diminta pertolongan

c)

Karena cemburu kepada Murni

d)

Karena suami Soleha pernah mencintai Murni

e)

Karena suaminya mengobati Pak Murad ayah Murni

10.

10. Sudut pandang pengarang yang digunakan penulis pada novel Laskar Pelangi adalah...

a)

Sudut pandang pertama pelaku utama

b)

Sudut pandang pertama pelaku kedua

c)

Sudut pandang orang kedua

d)

Sudut pandang orang ketiga tunggal

e)

Sudut pandang orang ketiga jamak

11.

11. Cermatilah kutipan novel berikut!

(1) Belum habis katanya, ia sudah menyimpang mendekati kembang setahun itu. (2) sambil menunjuk membelai-belai bunga yang segar-segar itu, ia berkata, “Bagaimana engkau tersesat di tengah rimba- rimba ini? Siapakah yang menanammu di sini?” (3) Yusuf datang mendekat pula, “Tentulah ada orang membawa kembang setahun kemari, terjatuh atau dibuangkannya di sini setangkai yang sudah tua.” (4) “Bagus benar, bagus benar,” ujar Maria, tiada memperdulikan kata Yusuf, belum puas rupanya mengucapkan kekagumannya melihat kembang itu. (5) “Kalau kita di Jakarta, tentu saya cabut sekaliannya akan ditanam di rumah.” (6) Tidak usah engkau cabut, ambil saja kembang yang tua. Cukuplah ditanami!”. (“Layar Terkembang” karya STA)

Kalimat yang menyatakan latar tempat dalam kutipan tersebut terdapat pada

nomor…

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

12.

12. Cermatilah kutipan novel berikut!

Sekali aku menemukan cara licik untuk memperoleh kembali perhatian ronggeng Dukuh Paruk itu. Sebuah pepaya kucuri dari ladang orang. Pada saat yang baik, ketika Srintil seorang diri di pancuran, buah curian itu kuberikan kepadanya. Tak kukira aku akan memperoleh ucapan terima kasih yang menyakitkan, “Sesungguhnya aku menginginkan jeruk keprok,” kata Srintil dingin, “Tetapi buah papaya pun tak mengapa.” Aku diam karena kecewa dan sedikit malu. Namun aku mendapat akal untuk menolong keadaan. Pikiran itu mendadak muncul setelah kulihat gigi Srintil telah berubah. (Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohari)

Bukti yang menunjukkan watak tokoh Srintil seorang yang tinggi hati adalah….

a)

Paragraf pertama kalimat ketiga

b)

Paragraf pertama kalimat kedua

c)

Paragraf pertama kalimat keempat

d)

Kalimat pertama paragraf kedua

e)

Kalimat kedua paragraf ketiga

13.

13. Cermatilah kutipan novel berikut!

Pak Balia selalu tampil prima karena ia mencintai profesinya, menyenangi ilmu, dan lebih dari itu, amat menghargai murid-muridnya. Setiap representasi dirinya ia perhitungkan dengan teliti sebab ia juga paham di depan kelas ia adalah center of universe dan karena yang diajarkan adalah sastra, muara segala keindahan. (Sang Pemimpi. Andrea Hirata)

Amanat penggalan novel tersebut adalah . . .. .

a)

Jadilah guru sastra karena selalu menyenangkan

b)

Jadilah guru yang profesional dan dapat menghargai orang lain

c)

Tampilah dengan prima dan penuh gaya jika akan mengajar

d)

Hargai diri sendiri agar dapat menghargai orang lain

e)

Mengajarkan dengan sepenuh hati agar disukai oleh murid

14.

14. Cermatilah kutipan novel berikut!

Namun, aku memiliki filosofi baru bahwa berbuat yang terbaik pada titik di mana aku berdiri itulah sesungguhnya sikap yang realistis. Maka sekarang aku adalah orang yang paling optimis. Jika ku ibaratkan semangat manusia sebuah kurva, sebuah grafik, maka sikap optimis akan membawa kurva itu terus menanjak. Sebaliknya aku semakin terpatri dengn cita-cita agung kami ingin sekolah ke Prancis, menginjakan kaki di almamater suci Sorbonne, menjelajahi Eropa sampai ke Amerika. Tak pernah sedik pun terpikir untuk mengompromikan cita-cita itu. (Sang Pemimpi. Andera Hirata)

Amanat penggalan novel tersebut adalah . . . .

a)

Bersemangatlah agar hidup memiliki makna

b)

Bersikaplah optimis untuk dapat meraih cita-cita

c)

Belajarlah sampai ke negri seberang agar pandai

d)

Jangan malas belajar jika ingin menjadi terkenal

e)

Yakinlah pada diri sendiri agar mudah dalam belajar

15.

15. Cermatilah kutipan novel berikut!

Pak Kepala Kanwil berkata dengan pelan dan pasti, namun cukup menusuk perasaan Setyani. Sosok pemimpin yang tegas dan kaku menurut Setyani itu, berulang kali mengucapkan kata-kata mutiara yang menyebalkan. Hati Setyani berletupan. “Ya, Bapak tidak mengalami sih, coba kalau istri Bapak yang harus memilih ultimatum itu. Bagaimana sikap Bapak? Bagaimana perasaan Bapak? Memang benar sebagai seorang pemimpin Bapak bersikap tegas. Tetapi, apakah tidak ada pertimbangan lain yang bersifat lebih manusiawi. Mengapa Bapak tidak menelusuri, mengapa suamimu pindah? Apa alasan pindah tugas? Bapak hanya menyapu rata. Bapak hanya menyapu bersih, mengambil permukaannya saja, tanpa mengikutsertakan perasaan. Yang ini telah dilupakan Bapak. Bukankah Bapak juga sebagai kepala rumah tangga yang dalam kesehariannya juga dikelilingi oleh anak dan istri yang setia? Di kantor memang Bapak pemimpin yang wibawa dan tegas. Tetapi, apakah salah jika dalam mengambil keputusan dan mengeluarkan dogma, Bapak mengikutsertakan sisi lain sebagai pertimbangan, yaitu nurani dan kemanusiaan misalnya. Semua permasalahan toh ada solusinya. (Sebuah Ultimatum, Susi Purwani)

Pesan moral yang terkandung dalam penggalan novel tersebut adalah . . .

a)

Pemimpin yang baik mengambil keputusan secara tegas dan mempertimbangkan kemanusiaan.

b)

Sikap tegas dan wibawa pemimpin kepada bawahannya tanpa pilih kasih atau adil.

c)

Kesulitan seseorang dalam mengambil keputusan yang terbaik karena mempertimbangkan keadilan.

d)

Kepedulian pemimpin terhadap masalah tugas dan keluarga yang kedua hal tersebut sama beratnya.

e)

Resiko seorang pegawai dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai anak buah.

16.

16. Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!

Tegar, seorang pemuda sukses dengan tingkat kemapanan luar biasa, bertanggung jawab, jujur, tampan, tubuh atletis, tak kurang suatu apa pun, namun belum menikah hingga usianya sudah 35 tahun. Tegar pernah patah hati, menyaksikan pujaan hatinya, Rosie (yang telah dia cinta selama 20 tahun) dilamar oleh sahabatnya sendiri yang baru dikenalkannya pada Rosie dua bulan yang lalu. Rosie amat sangat menyukai sunset, tak pernah sekalipun wajahnya berpaling saat 47 detik sunset berlangsung, kecuali saat Nathan melamarnya di atas puncak Gunung Rinjani. Rosie memandang wajah Nathan. Tegar tak kuasa lebih lama lagi menyaksikan hal menyakitkan tersebut dan langsung memutuskan untuk menghilang dari kehidupan mereka berdua.

Karakter tokoh Tegar dalam kutipan novel tersebut dapat diketahui melalui ...

a)

Dialog antartokoh

b)

Tanggapan tokoh lain

c)

Pikiran tokoh

d)

Tindakan tokoh

e)

Penjelasan langsung

17.

17. Bacalah kutipan novel di bawah ini!

Novel “Sunset Bersama Rosie” karya Tere Liye menceritakan tentang persahabatan sekaligus kisah cinta segitiga. Tokoh Tegar diceritakan harus patah hati melihat sahabat sekaligus gadis Rosie yang dicintainya dilamar oleh teman nya sendiri bernama Nathan. Namun setelah mereka menikah, bencana datang yaitu Nathan harus kehilangan nyawanya karena peristiwa Bom Bali. Setelah kejadian tersebut Rosie menjadi depresi dan anak-anaknya sangat sedih, Tegar tidak kuasa melihat keluarga Rosie. Ia pun menolong nya sampai keadaan putih, sampai dia harus membatalkan pernikannya dengan Sekar. Berjalannya waktu keluarga Rosie pulih seperti dahulu kala. Takdir menyatukan Tegar dan Rosie untuk bersatu.

Amanat yang dapat kita ambil dalam kutipan novel diatas ...

a)

Menolong siapa pun untuk mendapat keuntungan

b)

Kasihanilah mereka yang kita cintai

c)

Bersenanglah karena dibalik musibah seseorang, terdapat peluang untuk kita

d)

Tolonglah teman yang tertimpa musibah, walaupun itu berupa hal yang sangat kecil

e)

Berbuat jujurlah atas perasaan yang kita punya

18.

18. Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!

Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi dan bersikap seperti orang gila.

Suasana yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah ...

a)

Gunda

b)

Sedih

c)

Tegang

d)

Khusyuk

e)

Hening

19.

19. Bacalah kutipan novel “Koala Kumal” di bawah ini!

Jam kerja gue selesai pukul 11 malam. Pada saat itu gue baru bisa ngeliat handphone kembali setelah seharian di-silent. Dan hari itu, gue menemukan 15 missed call dari Trisna. Radit Radit : “Gila, 15 miskol? Ada gempa bumi? Pesawat jatuh? Dorce operasi kelamin lagi? ”Trisna Trisna : “Lo dimana sekarang?”

Kutipan novel diatas dibuka dengan ...

a)

Mendeskripsikan suasana

b)

Mendeskripsikan orang

c)

Mendeskripsikan tempat

d)

Mendeskripsikan waktu

e)

Mendeskripsikan objek

20.

20. Bacalah kutipan novel “Koala Kumal” di bawah ini!

(1) Gak lama kemudian gue dan Trisna berangkat ke bioskop.

(2)Trisna memang tergila-gila sama Harry Potter semua blognya penuh dengan tulisan Harry Potter.

(3)Di buku hariannya di SMA di kolom cita-cita Trisna menulis pengen ketemu Harry Potterku untuk menyihirku menjadi gadisnya yang cantik.

Konjungsi temporal terdapat dalam kalimat nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

1 dan 2

e)

2 dan 3