wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENDEKATAN GEOGRAFI

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Di Kota Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat sering terjadi gempa bumi karena terletak pada bidang patahan lempeng bumi. Menurut anda pendekatan apakah yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini ???

a)

Pendekatan Spasial (Keruangan)

b)

Pendekatan Ekologi (Kelingkungan)

c)

Pendekatan Kompleks Wilayah

2.

Banyak pabrik besar di sekitar sungai Siak Riau, menyebabkan air sungai tersebut tidak jernih. Diduga sungai sudah terkontaminasi berbagai macam limbah industri yang dibuang ke sungai.

Pendekatan geografi yang digunakan untuk mengkaji gejala tersebut adalah ???

a)

Pendekatan Ekologi

b)

Pendekatan Keruangan

c)

Pendekatan Kompleks Wilayah

3.

 

Banjir yang sering terjadi di sekitar pemukiman penduduk di daerah perkotaan akibat semakin dangkal dasar sungai. Pendangkalan sungai terjadi akibat adanya penduduk yang membuang sampah ke sungai.

Pendekatan geografi untuk mengkaji hal tersebut adalah ???

a)

Pendekatan Ekologi

b)

Pendekatan Keruangan

c)

Pendekatan Kompleks Wilayah

4.

Hujan deras yang mengguyur kota Medan beberapa waktu lalu mengakibatkan banjir di beberapa lokasi kota tersebut.

Pendekatan yang diperlukan untuk mengkaji permasalahan tersebut adalah ???

a)

Pendekatan Ekologi

b)

Pendekatan Keruangan

c)

Pendekatan Kewilayahan

5.

Pendatang baru meningkat mengikuti kerabat yang tinggal di kota besar seperti Jakarta. Masalah itu sangat kompleks karena melibatkan dua wilayah berbeda karakteristik, yaitu tempat yang ditinggalkan dan kota sebagai tempat tujuan.

Pendekatan geografi untuk mengkaji permasalahan tersebut adalah ???

a)

Pendekatan Keruangan

b)

Pendekatan Ekologi

c)

Pendekatan Kewilayahan

6.

Kebakaran hutan yang terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan menyebabkan berbagai permasalahan seperti gangguan pernfasan, jarak pandang yang terbatas bagi penduduk Sumatera bahkan Malaysia dan Singapura.

Pendekatan geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah ???

a)

Pendekatan Keruangan

b)

Pendekatan Kewilayahan

c)

Pendekatan Ekologi

7.

Tsunami di Aceh merupakan akibat dari adanya pergeseran lempeng bumi di dasar laut, yang menyebabkan air laut naik ke permukaan bumi sehingga terjadilah tsunami.

Pendekatan yang cocok untuk kajian tersebut ialah ???

a)

Pendekatan Kewilayahan

b)

Pendekatan Ekologi

c)

Pendekatan Keruangan

8.

Bulan Mei 2015 terjadi longsor di Banjarnegara dan mengakibatkan satu desa hancur. Peristiwa tersebut diakibatkan oleh banyaknya penggundulan di wilayah bukit.

Pendekatan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah ???

a)

Pendekatan Ekologi

b)

Pendekatan Keruangan

c)

Pendekatan Kewilayahan

9.

Pembangunan kawasan permukiman yang dilengkapi dengan pembangunan fasilitas umum, infrastruktur di wilayah perkotaan terus dikembangkan. Pembangunan juga melibatkan wilayah sekitar.

Pendekatan geografi untuk pelaksanaan kegiatan tersebut adalah ???

a)

Pendekatan Ekologi

b)

Pendekatan Keruangan

c)

Pendekatan Kewilayahan

10.

Berdasarkan fenomena geosfer di bawah ini, yang merupakan contoh pendekatan ekologi ???

a)

Pembangunan kawasan permukiman yang dilengkapi dengan pembangunan fasilitas umum, infrastruktur di wilayah perkotaan tentu dikembangkan. Pembangunan juga melibatkan wilayah sekitarnya.

b)

Hujan deras yang mengguyur kota Medan beberapa waktu lalu mengakibatkan banjir di beberapa lokasi kota tersebut.

c)

Pemerintah kabupaten kota merencanakan pembangunan kawasan permukiman pada lahan­-lahan kosong. Dalam perencanaan tersebut tentunya memperhitungkan kawasan sekitarnya.

11.

Angin puting beliung yang melanda wilayah Solo dan Yogyakarta beberapa waktu yang lalu merusak rumah-rumah warga dan perkantoran di daerah tersebut. Pendekatan geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah pendekatan...

a)

A. Ekologi

b)

B. Keruangan

c)

C. Kompleks Wilayah

d)

D. Korologi

e)

E. Regional

12.

Banyaknya pabrik besar di sekitar sungai Siak Riau, menyebabkan air sungai tersebut tidak jernih. Diduga sungai sudah terkontaminasi berbagai macam limbah industri yang dibuang ke sungai. Pendekatan geografi yang digunakan untuk mengkaji gejala tersebut adalah pendekatan...

a)

A. Keruangan

b)

B. Temporal

c)

C. Korologi

d)

D. Kelingkungan

e)

E. Kompleks Wilayah

13.

Curah hujan di Indonesia tergolong tinggi karena wilayah Indonesia mengalami hujan orografis, hujan zenithal, dan hujan muson. Pendekatan geografi yang sesuai untuk menganalisis fenomena tersebut adalah pendekatan...

a)

A. Regional

b)

B. Keruangan

c)

C. Kelingkungan

d)

D. Nasional

e)

E. Kompleks Wilayah

14.

Gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 memporak- Tingginya curah hujan di sekitar Gunung Sinabung menyebabkan material vulkanik terbawa aliran lahar. Aliran tersebut membawa material vulkanik menuju Sungai Lau Borus sehingga sungai tersebut meluap. Luapan air sungai mengakibatkan banjir lahar melanda beberapa desa di lereng gunung. Pendekatan geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah pendekatan...

a)

A. Kompleks Wilayah

b)

B. Kelingkungan

c)

C. Kewilayahan

d)

D. Keruangan

e)

E. Korologi

15.

Perhatikan fenomena-fenomena geosfer sebagai berikut:

1) tingginya tingkat kesuburan tanah di daerah pegunungan disebabkan adanya abu vulkanik dari gunung api

2) degradasi lahan cenderung disebabkan perilaku manusia yang memanfaatkan lahan tidak sesuai peruntukannya.

3) Gempa dan angin puting beliung merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia

4) Pada musim kemarau rawan terjadi bencana kabut asap di wilayah Sumatera dan Kalimantan karena sebagian warga masyarakat membuka areal perkebunan dengan cara membakar lahan

5) Di kota besar seperti Jakarta, terdapat banyak permukiman kumuh di daerah aliran sungai sehingga berpotensi banjir pada msuim hujan.

Fenomena geosfer yang sesuai dikaji menggunakan pendekatan kelingkungan ditunjukkan oleh angka...

a)

A. 1,2 dan 3

b)

B. 1, 3 dan 4

c)

C. 2, 3 dan 4

d)

D. 2, 4 dan 5

e)

E. 3, 4 dan 5

16.

Daerah resapan air di wilayah perkotaan berkurang setiap tahun akibat kegiatan pembangunan. Saat musim hujan, saluran air tidak mampu menampung air hujan. Akibatnya terjadi banjir atau genangan air. Pendekatan geografi yang sesuai dengan permasalahan tersebut adalah pendekatan...

a)

A. Spasial

b)

B. Regional

c)

C. Keruangan

d)

D. Kelingkungan

e)

E. Kompleks Wilayah

17.

Studi masalah kemacetan lalu lintas di Kota Bandung tidak hanya menganalisis kondisi penduduk dan sarana transportasi yang ada, tetapi juga secara komprehensif melibatkan kondisi yang ada di wilayah sekitar Bandung. Pendekatan yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah pendekatan...

a)

A. Kompleks Wilayah

b)

B. Keruangan

c)

C. Interaksi

d)

D. Sejarah

e)

E. Lokasi

18.

Banjir bandang yang melanda kota Padang dan kabupaten Padang pariaman Sumatera Barat 24 IuIi 2012, berakibat rusaknya pemukiman penduduk, perfantoran, dan saluran irigasi di daerah tersebut. Pendekatan geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah ....

a)

A. Korologi

b)

B. Keruangan

c)

C. Kompleks Wilayah

d)

D. Regional

e)

E. Kelingkungan

19.

Pada musim kemarau selalu terjadi bencana kabut asap di wilayah Sumatera dan Kalimantan, karena masyarakat membuka areal pertanian dengan cara membakar lahan. Pendekatan geografi untuk melengkapi fenomena tersebut adalah ....

a)

A. Keruangan

b)

B. Spasial

c)

C. Kewilayahan

d)

D. Kelingkungan

e)

E. Kompleks Wilayah

20.

Musim kemarau panjang di Indonesia tahun 2015 memaksa petani merugi. Fenomena ini terjadi karena adanya El Nino di Samudera Pasifik bagian timur.

Pendekatan yang sesuai dengan paragraf tersebut adalah….

a)

A. Keruangan

b)

B. Kelingkungan

c)

C. Kewilayahan

d)

D. Kompleks Wilayah

e)

E. Distribusi

21.

Alang-alang (rumput liar) dapat tumbuh di tempat terbuka yang mendapat sinar matahari. Sebaliknya lumut hanya tumbuh di daerah yang kurang mendapatkan sinar matahari (teduh) dan mempunyai tingkat kelembaban tinggi.

Konsep geografi untuk fenomena tersebut adalah ...

a)

Interdependency

b)

Diferensiasi area

c)

Keterkaitan ruang

d)

Pola

e)

Lokasi

22.

Surabaya – Sidoarjo mempunyai jarak 28 km dan setiap hari terjadi interaksi penduduk yang tinggi. Sebagian besar penduduk Sidoarjo bekerja di kota Surabaya sebagai penglaju.

Konsep geografi yang sesuai dengan fenomena tersebut adalah ...

a)

Interdependency

b)

Pola

c)

Morfologi

d)

Keterkaitan ruang

e)

Jarak

23.

Permukiman penduduk di pulau Kalimantan pada umumnya memanjang di sepanjang sungai.

Konsep geografi yang berkaitan dengan fenomena adalah ...

a)

Lokasi

b)

Jarak

c)

Pola

d)

Keterjangkauan

e)

Interaksi onterdependency

24.

Pembangunan kawasan permukiman yang dilengkapi dengan pembangunan fasilitas umum, infrastruktur di wilayah perkotaan terus dikembangkan. Pembangunan jugamelibatkan wilayah sekitar.

Pendekatan geografi untuk pelaksanaan kegiatan tersebut adalah ...

a)

Spasial

b)

Keruangan

c)

Ekologi

d)

Kelingkungan

e)

Komplek wilayah

25.

Pemerintah kabupaten kota merencanakan pembangunan kawasan permukiman pada lahan-lahan kosong. Dalam perencanaan tersebut tentunya memperhitungkan kawasan sekitarnya.

Pendekatan geografi yang dapat digunakan untuk mengkaji perencanaan tersebut adalah

a)

Keruangan

b)

Ekologi

c)

Spasial

d)

Komplek wilayah

e)

Lingkungan

26.

Bogor merupakan salah satu kota satelit/penyangga ibukota yang terletak di sebelah selatan Jakarta. Secara umum wilayah Bogor memiliki suhu yang lebih sejuk dibanding wilayah Jakarta. Hal ini disebabkan karena perbedaan ketinggian wilayah Bogor dan Jakarta. Berdasarkan struktur penampang melintang Bogor-Jakarta, semakin ke arah Bogor, semakin meningkat juga ketinggian tempatnya karena wilayah tersebut didominasi oleh pegunungan, sementara wilayah Jakarta didominasi oleh dataran rendah yang landai. Konsep yang sesuai untuk mengkaji fenomena tersebut adalah ….

a)

lokasi, keruangan, dan morfologi

b)

lokasi, aglomerasi, dan morfologi

c)

lokasi, diferensiasi area, dan morfologi

d)

lokasi, diferensiasi area, dan keruangan

e)

lokasi, aglomerasi, dan diferensiasi area

27.

Daerah Istimewa Yogyakarta disematkan sebagai kota pelajar. Hal ini terbukti sejak awal perjuangan bangsa Indonesia pada masa penjajahan. Sebagai contoh, sekolah Taman Siswa yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara pada tanggal 3 Juli 1922 di Yogyakarta sebagai tonggak awal kemerdekaan belajar warga Indoensia. Sejak saat itu hingga sekarang, fasilitas pendidikan seperti sekolah dan universitas sangat mendominasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan fenomena tersebut, konsep geografi yang tepat untuk mengkaji fenomena tersebut adalah ….

a)

Lokasi

b)

Pola

c)

Keterjangkauan

d)

Aglomerasi

e)

Interelasi

28.

Setiap wilayah di atas permukaan geosfer memiliki karakteristik tertentu, misalnya desa memiliki ciri khas adanya persawahan sedangkan perkotaan memiliki corak khas dengan banyaknya bangunan tinggi. Namun demikian permukiman di kota pun memiliki perbedaan seperti adanya perkumpulan pemukiman elit dan pemukiman kumuh. Konsep esensial yang terdapat pada kalimat di atas adalah ….

a)

aglomerasi dan interaksi

b)

aglomerasi dan keterkaitan ruang

c)

diferensiasi area dan aglomerasi

d)

diferensiasi area dan nilai kegunaan

e)

nilai kegunaan dan keterkaitan ruang

29.

Di Indonesia terjadi perpindahan penduduk musiman pada waktu mudik lebaran dari kota ke desa, ketika kembali ke kota mereka membawa saudaranya untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini mengakibatkan terjadi kepadatan penduduk di kota.

Prinsip geografi yang digunakan untuk mengkaji fenomena tersebut adalah ….

a)

prinsip persebaran

b)

prinsip interelasi

c)

prinsip deskripsi

d)

prinsip korologi

e)

prinsip aglomerasi

30.

Provinsi Nusa Tenggara Timur sering mengalami kekeringan pada saat musim kemarau tiba. Hal ini disebabkan cadangan air yang ada tidak mampu mencukupi kebutuhan wilayah. Selain itu, kekeringan juga dipengaruhi oleh kondisi iklim di NTT yang bersifat semi arid (kering) dan jumlah tutupan vegetasi yang rendah. Kajian mengenai kekeringan di NTT ini tepat menggunakan pendekatan ….

a)

kompleks wilayah

b)

keruangan

c)

korologi

d)

kelingkungan

e)

deskripsi