NEW
Font size
WorksheetsTeks Cerpen
Total questions: 10
Worksheet time: 20mins
Unsur pembangun cerpen dari dalam, antara lain sebagai berikut, kecuali ....
tema
amanat
penokohan
nilai kehidupan
Unsur pembangun cerpen yang meliputi tempat, waktu, dan suasana yang tergambar dalam cerita disebut ....
tokoh
latar
alur
sudut pandang
Salah satu unsur Ekstrinsik cerpen adalah
Gaya penyampaian cerita
Penokohan
Latar Budaya Pengarang
Tampilan ilustrasi cerpen
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Anisa dan Handoko tidak jadi menikah.
Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya.
Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko.
Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia.
Dua kegagalan yang lalu berakhir ketika aku diterima di jurusan bahasa Inggris. Kutekuni masa pendidikan tinggi dengan sepenuh hati. Kendala finansial mendorong ku untuk merambah dunia kerja disamping kuliah. Pucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari Kak Ica, saudara sepupuku, datang kepadaku.“Nanda, di sebelah toko Bunda ada kios yang dijual. Bagaimana kalau kita patungan untuk membeli kios itu. Lalu kita jual pakaian di sana?” kata Kak Ica.
Amanat yang tidak sesuai dengan penggalan cerpen di atas adalah …
Berdoa adalah penentu kesuksesan seseorang
Uang bukanlah penentu keberhasilan seseorang
Tekunlah dalam setiap pekerjaan, niscaya menuai hasilnya
Janganlah takut pada kegagalan
1. Kompilkasi
2. Orientasi
3. Abstrak
4. Evaluasi
5. Koda
6. Resolusi
Urut-urutan struktur teks cerpen yang benar adalah…
4,5,6,3,2,1
1,2,3,4,5,6
2,6,5,4,3,1
3,2,1,4,6,5
Kartini pernah merasakan bangku sekolah hingga tamat pendidikan dasar. Karakternya yang haus akan ilmu pengetahuan membuatnya ingin terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. ………………., ayahnya tidak memberikan izin Kartini melanjutkan sekolah.
Konjungsi yang tepat untuk bagian yang rumpang di atas adalah …
Bahkan
Karena
Sayangnya
Kalau
(1) Kalau ada pertandingan dini hari, aku dan Ayah bahu-membahu untuk membangunkan. (2) Kami berdua beranak batanggang, atau tidak tidur sampai dini hari, duduk terpaku di depan TV Grundig 14 inci yang berkerai kayu tripleks, ditemani bergal-gelas kopi. (3) Di Stadion Ullevi Gothenburg, tim berambut pirang ini meledakkan gawang Belanda hanya dalam 5 menit pertama melalui tandukan Larsen: 1 – 0. (4) Aku mengepalkan tangan tinggi-tinggi di udara, “Yes!” teriakku. (5) Aku lirik Ayah, beliau menggeleng-geleng sambil mendeham.
Bukti latar tempat dalam kutipan novel tersebut ditunjukkan kalimat ….
1
2
3
4
Setiap sore menjelang, bapak selalu duduk di bangku tua kesayangannya. Bangku yang terbuat dari bamboo itu telah menemani bapak melewati senja yang begitu indah. Duduk dengan tenang sembari melempar pandang ke luar jendela untuk menyaksikan betapa indah panorama yang senja sajikan. [...….......] Rasa lelah setelah seharian memeras keringat tampak memudar ketika ia duduk di bangku tua kesayangannya itu.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan teks novel tersebut adalah …
Bapak berharap kakak datang.
Bapak memotret senja itu.
Bapak selalu menikmatinya.
Bapak dan ibu duduk berdua.
Ketika tubuhnya digerogoti penyakit dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskim pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong.”begitulah enaknya jadi orang miskin,” batinnya,”dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.
Permasalahan pada kutipan cerpen di atas adalah …
Tubuhnya digerogoti penyakit
Buruknya pelayanan rumah sakit
Tidak mendapat fasilitas gratis
Susahnya menjadi orang miskin
