wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SEJ W LAT PH3 Hasil Budaya

Total questions: 75

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Zaman batu terbagi atas beberapa periode dengan corak kehidupannya yang berbeda-beda dikarenakan setiap zaman manusia mengalami perubahan dalam sistem kehidupannya. Berikut ini periode-periode pada zaman batu, kecuali ...

a)

Paleolithikum

b)

Mesolithikum

c)

Neolithikum

d)

Neozoikum

e)

Megalithikum

2.

Osas dan timnya sedang melakukan kegiatan ekskavasi di Situs Kotta Cina, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Mereka berhasil menemukan peralatan-peralatan dari batu yang permukaannya masih sangat kasar. Selain permukaannya yang masih sangat kasar, peralatan-peralatan tersebut juga belum diasah dan masih sangat sederhana. Berdasarkan penelitian tersebut, maka peralatan yang ditemukan oleh tim Osas adalah peralatan yang dipakai pada masa …

a)

Paleolithikum

b)

Mesolithikum

c)

Neolitihikum

d)

Megalithikum

e)

Perundagian

3.

Manusia pada masa Paleolthikum menggantungkan hidupnya pada hasil buruan dan tumbuhan yang berada di sekitar tempatnya tinggal. Mereka mengumpulkan hasil buruannya untuk dikonsumsi apabila tidak ada persediaan makanan saat musim-musim tertentu. Corak kehidupan tersebut dikenal dengan sistem …

a)

Food Producing

b)

Food Gathering

c)

Nomaden

d)

Primus Interpares

e)

Kjokkenmodinger

4.

Karena menggantungkan hidupnya pada alam, manusia pada zaman Paleolthikum harus selalu berpindah untuk mencari tempat-tempat baru untuk ditinggali. Tempat yang mereka pilih pada dasarnya adalah tempat yang terdapat sumber makanan. Kebiasaan tersebut kemudian dikenal dengan istilah …

a)

Food Gathering

b)

Kjokkenmodinger

c)

Nomaden

d)

Primus Interpares

e)

Abris Sous Roche

5.

Karena harus mencari tempat yang memiliki sumber makanan yang cukup, maka wilayah yang ditempati oleh manusia purba pada umumnya adalah kawasan ...

a)

Hutan

b)

Perairan

c)

Pegunungan

d)

Sawah

e)

Huma

6.

Perpindahan manusia pada masa paleolithikum ke satu tempat menuju tempat lain tidak hanya diakibatkan oleh persediaan makanan yang semakin menipis, namun bisa juga diakibatkan oleh kondisi alam, yaitu …

a)

Perubahan iklim dan bencana alam

b)

Musim panen dan musim kerang

c)

Perubahan suhu dan waktu panen

d)

Pasang surut air laut

e)

Bencana alam dan pasang surut air laut

7.

Pada masa paleolithikum, manusia sudah menyadari dirinya sebagai sebuah komunitas. Hal tersebut dikarenakan mereka harus menghadapi kondisi alam dan lingkungan yang menuntut mereka harus saling bekerjasama. Untuk menghadapi kondisi tersebut, maka manusia kemudian membentuk sistem sosial yaitu …

a)

Primus Interpares

b)

Hidup berkelompok 10-15 orang

c)

Menetapkan sistem seleksi alam

d)

Mendirikan tempat-tempat tinggal dari bambu

e)

Membuat sistem kasta

8.

Pada masa paleolithikum, manusia harus menghadapi kondisi alam yang kapan saja dapat mengancam kehidupannya, seperti serangan binatang buas dan situasi iklim yang ekstem (musim dingin).  Untuk itu, manusia kemudian berupaya melindungi dirinya tidak hanya dengan menggunakan alat, tetapi juga dengan cara …

a)

Membangun rumah dari bambu/kayu

b)

Membakar hutan

c)

Menemukan api

d)

Menerapkan pembagian tugas untuk berjaga-jaga

e)

Menciptakan alat-alat pemujaan

9.

Berikut ini merupakan kebudayaan pendukung zaman Paleolithikum di Indonesia adalah …

a)

Dongson dan Bacson Hoabinh

b)

Dongson dan Pacitan

c)

Bacson Hoabinh dan Pacitan

d)

Ngandong dan Pacitan

e)

Ngandong dan Dongson

10.

1. Kapak Genggam/Chopper

2. Flakes/alat serpih

3. Alat-alat tulang

4. Mata panah

5. Pebble/Sumatralith

Peralatan yang dihasilkan oleh manusia pada zaman paleolithikum ditunjukkan oleh nomor …

a)

1,2 dan 3

b)

1, 2, dan 4

c)

1, 3, dan 5

d)

2, 3, dan 5

e)

3, 4, dan 5

11.

Pada zaman batu, manusia selalu mengalami perkembangan pengetahuan dan corak kehidupan, berawal dari yang sangat sederhana sampai hal yang bersifat kompleks, salah satunya adalah dalam berburu dan mengumpulkan makanan. Masa berburu dan mengumpulkan makanan yang memasuki tahap tingkat lanjut terjadi pada zaman …

a)

Neolithikum

b)

Mesolithikum

c)

Paleolithikum

d)

Megalithikum

e)

Perundagian

12.

Selain dalam kebiasaan berburu dan mengumpulkan makanan, manusia juga sudah mengalami perubahan dalam hal tempat tinggal. Setelah berpindah-pindah, manusia kemudian mulai memilih tempat yang dirasa cocok untuk ditinggali sementara waktu dan bukan untuk ditinggali dalam jangka waktu yang lama. Corak kehidupan demikian juga dikenal dengan sistem …

a)

Sedenter

b)

Semi Sedenter

c)

Nomaden

d)

Semi Nomaden

e)

Abris Sous Roche

13.

Pada masa mesolithikum, manusia purba sudah memiliki tempat-tempat untuk ditinggali sementara waktu. Namun tempat tersebut bukanlah bangunan dari bambu maupun kayu, melainkan gua-gua yang terletak di lereng-lereng bukit yang cukup tinggi. Tempat tinggal berupa gua-gua tersebut dikenal sebagai …

a)

Kjokkenmodinger

b)

Flakes

c)

Primus Interpares

d)

Abris Sous Roche

e)

Pebble

14.

Meskipun sudah mulai menetap di gua, manusia pada zaman mesolithikum tetap menggantungkan hidupnya pada sumber makanan yang ada di daerah pesisir pantai. Makanan yang biasanya dikonsumsi oleh manusia purba pada masa mesolithikum adalah ...

a)

Kerang dan udang

b)

Udang dan ikan laut

c)

Mamalia laut

d)

Kerang dan Ikan laut

e)

Udang dan ikan laut

15.

Kebiasaan manusia dalam mengumpulkan sampah/sisa makanan sebenarnya bukanlah hal yang baru, sebab kebiasaan tersebut sudah dilakukan oleh manusia masa mesolithikum. Kebiasaan yang mereka lakukan adalah menumpuk sisa makanan mereka hingga membentuk bukit-bukit sampah makanan atau sering juga disebut sebagai sampah dapur. Tumpukan sampah dapur tersebut kemudian dikenal sebagai …

a)

Flakes

b)

Bone Culture

c)

Kjokkenmodinger

d)

Primus Inter Pares

e)

Abris Sous Roche

16.

Manusia pada masa mesolithikum meyakini bahwa ternyata masih terdapat kekuatan lain yang lebih besar di alam ini yang berada di luar kendali mereka, sehingga kekuatan tersebut dirasa perlu dihormati. Tindakan yang dilakukan untuk menghormati kekuatan alam tersebut adalah dengan membuat …

a)

Perhiasan-perhiasan dari perak

b)

Patung-patung

c)

Lukisan-lukisan di dinding gua

d)

Peralatan-peralatan pemujaan

e)

Membuat persembahan dari perak

17.

Adanya lukisan-lukisan di dinding gua menunjukkan bahwa manusia sudah mengenal sistem kepercayaan. Salah satu lukisan yang dapat ditemui seperti di Gua Leang (Sulawesi) adalah Cap Tangan yang tidak lengkap. Lukisan tersebut merupakan penanda …

a)

Berkabung

b)

Lambang kekuatan

c)

Pelindung dari roh

d)

Penjelmaan nenek moyang

e)

Perdukunan

18.

Selain bermakna spiritual, ternyata lukisan-lukisan di dinding dua juga memiliki arti penting dalam kehidupan manusia pada zaman mesolithikum. Makna lain dari lukisan-lukisan tersebut adalah …

a)

Hiasan dinding

b)

Catatan perjalanan

c)

Penghormatan terhadap leluhur

d)

Menunjukkan dukacita atas kehilangan anggotanya

e)

Pelindung roh jahat

19.

Semakin kompleksnya kehidupan pada masa mesolithikum membuat masyarakat semakin menyadari pentingnya pembagian kerja. Sehingga pada masa mesolithikum laki-laki dan perempuan sudah memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Pada masa mesolithikum, laki-laki bertugas untuk …

a)

Berburu

b)

Mengumpulkan makanan

c)

Menjaga anak-anak

d)

Menjaga api

e)

Memasak

20.

1.     Sampung Bone Culture

2.     Kebudayaan Toala (Flakes Culture)

3.     Sumatralith

4.     Dongson

5.     Bacson Hoabinh

6.     Ngandong dan Pacitan

Kebudayaan pendukung zaman mesolithikum ditunjukkan oleh nomor …

a)

1, 2 dan 3

b)

1, 3 dan 5

c)

2, 3 dan 4

d)

3, 4 dan 5

e)

4, 5 dan 6

21.

1. Flakes dan alat tulang/tanduk

2. Chopper/Kapak Perimbas

3. Sumatralith/kapak sumatera dan lesung batu

4. Tembikar

5. Mata panah dan pisau batu

Peralatan pada masa mesolithikum ditunjukkan oleh nomor …

a)

1, 2 dan 3

b)

1, 3 dan 5

c)

2, 3 dan 4

d)

2, 4 dan 5

e)

3, 4 dan 5

22.

Semakin berkembangnya waktu dan kemampuan manusia, peralatan-peralatan yang dipakai oleh manusia juga semakin mengalami perubahan, Peralatan-peralatan yang sebelumnya masih kasar dan sederhana semakin diperbaharui sehingga menghasilkan peralatan-peralatan yang lebih halus dan diberikan tangkai agar lebih mudah digunakan. Keterangan tersebut sesuai dengan peralatan pada masa …

a)

Perundagian

b)

Neolithikum

c)

Mesolithikum

d)

Megalithikum

e)

Logam

23.

Tidak hanya meninggalkan peralatan yang bersifat kasar, manusia juga mulai meninggalkan kebiasaan mengumpulkan makanan. Manusia pada masa neolithikum mulai memahami bahwa ternyata lingkungan yang mereka tinggali dapat diolah dengan cara ditanami dengan tanaman yang bisa dikonsumsi. Kebiasaan tersebut kemudian dikenal dengan konsep …

a)

Food gathering

b)

Food producing

c)

Primus Interpares

d)

Kjokkenmodinger

e)

Abris Sous Roche

24.

Peradaban manusia pada zaman neolithikum juga semakin berkembang dengan ditinggalkannya tempat tinggal mereka di gua-gua dan mulai membangun rumah-rumah sederhana dari bambu maupun kayu. Mereka sudah menetap karena mereka juga sudah mengolah hasil tanahnya. Corak kehidupan tersebut dikenal dengan konsep …

a)

Nomaden

b)

Semi-nomaden

c)

Sedenter

d)

Semi-sedenter

e)

Abris Sous Roche

25.

Secara sosial, pemahaman masyarakat semakin berkembang mengenai keberadaan mereka sebagai sebuah komunitas yang hidup bersama-sama dan saling membutuhkan. Kesadaran tersebut ditunjukkan dengan mulai diterapkannya sistem …

a)

Gotong royong

b)

Primus inter pares

c)

Local genius

d)

Nomaden

e)

Sedenter

26.

Semakin tingginya pemahaman masyarakat bahwa mereka merupakan sebuah komunitas, maka manusia pada masa neolithikum menyadari bahwa diperlukan sosok yang dapat mengayomi dan mengatur komunitasnya. Mereka kemudian memilih yang paling tua diantara komunitasnya dan dikenal sebagai yang utama diantara yang lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengenal sistem politik yang sangat sederhana. Sistem politik tersebut dikenal dengan konsep …

a)

Nomaden

b)

Primus interpares

c)

Sedenter

d)

Abris sous roche

e)

Kjokkenmodinger

27.

Tidak hanya mengalami perkembangan dalam bidang sosial dan politik, manusia juga mulai menerapkan sistem perekonomian yang sangat sederhana pada masa neolithikum. Sistem perekonomian yang pertama kali dan berkembang pada masa neolithikum adalah …

a)

Etatisme

b)

Kapitalisme

c)

Barter

d)

Perdagangan

e)

Komersialisme

28.

Bentuk kepercayaan manusia juga semakin mengalami perkembangan yang kompleks. Manusia tidak hanya meyakini bahwa masih terdapat kekuatan lain di alam ini yang melampaui kekuatan mereka. Berikut ini bentuk kepercayaan manusia yang berkembang adalah …

a)

Polytheisme, Dinamisma dan Monotheisme

b)

Animisme, Toteisme dan Polytheisme

c)

Animisme, Dinamisme dan Toteisme

d)

Dinamisme, Animisme dan Monotheisme

e)

Animisme, Polytheisme dan Dinamisme

29.

Beberapa peralatan pada masa neolithikum tidak hanya dipergunakan sebagai senjata ataupun peralatan rumah tangga. Beberapa diantaranya digunakan juga sebagai perhiasan maupun barter. Berikut yang merupakan peralatan pada masa neolithikum yang dipakai sebagai alat barter adalah …

a)

Kapak Lonjong

b)

Mata Panah

c)

Obsidian

d)

Chopper

e)

Beliung persegi

30.

Kebudayaan neolithikum menghasilkan kapak lonjong maupun kapak persegi yang ternyata dibawa oleh penduduk dari lembah Yunan. Kapak lonjong merupakan peralatan yang menyebar dari jalur …

a)

Timur

b)

Barat

c)

Utara

d)

Selatan

e)

Barat daya

31.

Berikut yang merupakan manusia pendukung kebudayaan neolithikum adalah …

a)

Deutro Melayu

b)

Proto Melayu

c)

Kaukasoid

d)

Weddoid

e)

Negroid

32.

Pada beberapa daerah di Indonesia, banyak ditemukan sisa-sisa peninggalan zaman batu yang berbentuk besar dan pada umumnya berwujud monumental, baik sebagai tugu maupun kubur ataupun peti. Peninggalan kebudayaan tersebut dikenal sebagai peninggalan zaman …

a)

Mesolithikum

b)

Neolithikum

c)

Megalithikum

d)

Perundagian

e)

Paleolithikum

33.

Kebudayaan Megalithikum dibawa ke Indonesia oleh bangsa Proto Melayu dan Deutro Melayu, sehingga zaman mengalithikum juga dibagi menjadi dua bagian, yakni Megalithikum tua dan Megalithikum muda. Masing-masing menghasilkan kebudayaan yang berbeda. Berikut merupakan kebudayaan yang dihasilkan oleh Megalithikum Tua, yaitu …

a)

Waruga

b)

Sarkofagus

c)

Dolmen

d)

Punden berundak

e)

Peti kubur batu

34.

Berikut yang merupakan keterangan dari gambar tersebut, yaitu …

a)

Menhir, sebagai penanda/peringatan seseorang yang sudah meninggal

b)

  Punden Berundak, sebagai bangunan pemujaan

c)

Dolmen, sebagai meja batu tempat sesaji dan pemujaan terhadap roh nenek moyang

d)

Sarkofagus, sebagai peti mati

e)

Arca, menggambarkan nenek moyang dan sebagai media pemujaan

35.

Berikut yang merupakan keterangan dari gambar tersebut yaitu …

a)

Kubur peti batu, sebagai penanda/peringatan seseorang yang sudah meninggal

b)

Punden Berundak, sebagai bangunan pemujaan

c)

Dolmen, sebagai meja batu tempat sesaji dan pemujaan terhadap roh nenek moyang

d)

Sarkofagus, sebagai peti mati

e)

Arca, menggambarkan nenek moyang dan sebagai media pemujaan

36.

Pada masa Megalithikum, terdapat beberapa peti yang terbuat dari batu namun memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Peti yang berbentuk seperti palung atau lesung kemudian memiliki tutup diatasnye merupakan …

a)

Sarkofagus

b)

Waruga

c)

Dolmen

d)

Menhir

e)

Arca batu

37.

Sementara itu, peti yang berbentuk lebih kecil dan atapnya berbentuk bubungan rumah serta posisi mayat dibuat dalam kondisi duduk adalah …

a)

Sarkofagus

b)

Waruga

c)

Dolmen

d)

Menhir

e)

Arca batu

38.

Berkembangnya pemikiran dan kemampuan manusia juga berdampak pada kebudayaan-kebudayaan yang dihasilkan. Manusia kemudian mulai mengenal logam dan besi yang membuat manusia mulai meninggalkan peralatan dari batu. Zaman logam dan besi kemudian dikenal juga sebagai zaman …

a)

Perundagian

b)

Pembabakan

c)

Lithikum

d)

Praaksara

e)

Diluvium

39.

Pada masa perundagian, manusia sudah mampu menghasilkan peralatan-peralatan dari logam ataupun besi. Namun, peralatan-peralatan tersebut hanya dapat dihasilkan oleh beberapa orang tertentu saja. Oleh karena itu zaman perundagian dikatakan sebagai ….

a)

Munculnya orang-orang dengan keahlian khusus dalam mengolah logam

b)

Munculnya orang-orang yang mampu menghasilkan gerabah

c)

Munculnya para pedagang besi dari lembah Yunan

d)

Munculnya orang-orang dengan keahlian dalam mengolah tembaga

e)

Kedatangan para ahli pertukangan dari luar Nusantara

40.

Beberapa peralatan pada zaman logam tidak seluruhnya digunakan sebagai senjata maupun peralatan rumah tangga. Beberapa diantaranya juga dipergunakan sebagai perhiasan bahkan sebagai mas kawin. Berikut ini peralatan pada zaman logam yang dipergunakan sebagai mas kawin adalah …

a)

Moko

b)

Nekara

c)

Kapak Corong

d)

Candrasa

e)

Bejana

41.

Peralatan tersebut digunakan sebagai …

a)

Mas kawin

b)

Tempat menyimpan air

c)

Alat untuk memanggil hujan

d)

Tanda kebesaran kepala suku

e)

Penyembahan roh pada saat upacara

42.

Pada masa perundagian, perempuan sudah memiliki tugas yang lebih kompleks dibandingkan pada saat zaman batu. Salah satu tugas perempuan pada masa perundagian adalah …

a)

Sebagai pengrajin gerabah

b)

Penjaga api

c)

Memasak dan menjaga anak

d)

Melakukan perdagangan di pasar

e)

Mengumpulkan makanan

43.

Selain dalam bidang perekonomian dan bidang sosial, manusia juga mengalami perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan. Bukti bahwa manusia pada masa perundagian sudah mengenal ilmu pengetahuan adalah …

a)

Mengenal sistem primus interpares

b)

Mengenal ilmu perbintangan

c)

Mengenal sistem barter

d)

Mengenal sistem gotong royong

e)

Mengenal sistem pembagian kerja

44.

Bangsa pendukung zaman perundagian adalah …

a)

Proto Melayu

b)

Deutro Melayu

c)

Austronesia

d)

Melanosoid

e)

Polynesia

45.

Meskipun pada zaman logam seluruh peralatan manusia sudah didominasi oleh peralatan yang terbuat dari besi, masih terdapat peralatan dari zaman batu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Peralatan tersebut adalah …

a)

Pebble

b)

Sumatralith

c)

Chopper

d)

Gerabah

e)

Flakes

46.

Pembabakan zaman praaksara di Indonesia berdasarkan geologi dibagi ke dalam empat zaman batu. Pembabakan zaman batu yang tepat adalah ….

a)

Paleolitikum, Neolitikum, Mesolitikum, dan Megalitikum

b)

Mesolitikum, Paleolitikum, Neolitikum, dan Megalitikum

c)

Neolitikum, Paleolitikum, Mesolitikum, dan Megalitikum

d)

Megalitikum, Paleolitikum, Mesolitikum, dan Neolitikum

e)

Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan Megalitikum

47.

Yang menjadi ciri dari kehidupan manusia praaksara pada Zaman Paleolitikum dinjukan oleh nomor ...

a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

1 dan 4

d)

2 dan 3

e)

3 dan 4

48.

Masa praaksara dimana alat-alat yang digunakan untuk bertahan hidup masih dikerjakan secara kasar, tidak diasah atau diupam terjadi pada zaman ….

a)

Paleolitikum

b)

Megalitikum

c)

Mesolitikum

d)

Neolitikum

e)

Logam

49.

Pada masa Paleolitikum, kehidupan berburu masih dilakukan secara berkelompok. Tiap kelompok merupakan keluarga kecil dengan pembagian kerja yang jelas. Kaum laki-laki bertugas melakukan perburuan. Kaum wanita yang tidak banyak terlibat dalam kegiatan perburuan lebih banyak berada di sekitar gua-gua tempat tinggal mereka. Pembagian tugas tersebut berdampak pada kemampuan wanita. Wanita pada zaman ini memiliki kesempatan untuk berkembang. Mereka memperluas wawasan mengenai tumbuhan saat ditinggal berburu oleh kaum laki-laki. Para wanita mampu membudidayakan tanaman di sekitar mereka. Dari wacana diatas pembagian kerja pada masyarakat berburu dan meramu didasarkan pada ….

a)

Umur

b)

Keahlian

c)

Kekuasaa

d)

Ketrampilan

e)

Jenis kelamin

50.

Berdasarkan nama tempat penemuannya, hasil Zaman Batu Tua di Indonesia dibagi menjadi dua yaitu ….

a)

Kebudayaan Toala dan Pacitan

b)

Kebudayaan Pacitan dan Ngandong

c)

Kebudayaan Tulang Sampung dan Toala

d)

Kebudayaan Tulang Sampung dan Ngandong

e)

Kebuadayaan Toala dan kapak genggam Sumatera

51.

1) Kapak genggam

2) Kapak lonjong

3) Flakes

4) Kapak persegi

Dari data di atas yang merupakan hasil-hasil budaya masyarakat praaksara Indonesia pada zaman Paleolitikum, ditunjukkan oleh nomor .…

a)

1 dan 2

b)

1 dan 3

c)

1 dan 4

d)

2 dan 3

e)

3 dan 4

52.

1) Sebagian masyarakatnya mulai hidup di gua-gua.

2) Hidup dengan menangkap ikan dan memakan kerang.

3) Adanya kebudayaan kapak genggam Sumatra (pebble).

Kehidupan sosial tersebut merupakan ciri-ciri dari zaman ….

a)

Neolitikum

b)

Mesolitikum

c)

Perundagian

d)

Paleolitikum

e)

Megalitikum

53.

Gua-gua yang digunakan masyarakat praaksara untuk berlindung dari binatang buas, hujan, maupun panas disebut juga dengan …

a)

Pebble

b)

Sumatralith

c)

Kapak perimbas

d)

Abris souce rouce

e)

Kjokkenmoddinger

54.

Gambar di atas merupakan peninggalan manusia pada masa praaksara yang masih ada sampai sekarang di sepanjang pesisir Sumatera Timur atau tepatnya di daerah Kabupaten Aceh Tamiang yang terjadi pada zaman ….

a)

Logam

b)

Neolitikum

c)

Paleolitikum

d)

Mesolitikum

e)

Megalitikum

55.

Kehidupan manusia purba mulai mengenal sistem kepercayaan diperkirakan pada masa berburu dan meramu makanan tingkat lanjut. Kepercayaan mereka pada saat itu diantaranya bersifat animisme yaitu ....

a)

kepercayaan tentang adanya banyak dewa

b)

percaya bahwa keris tertentu memiliki kekuatan gaib

c)

percaya bahwa batu akik tertentu bisa membuat kebal dan kuat

d)

percaya terhadap binatang tertentu yang dianggap suci dan memiliki kekuatan gaib

e)

percaya bahwa di sekitar kehidupan manusia terdapat roh yang memiliki kekuatan gaib

56.

Adanya kepercayaan bahwa hewan tertentu dianggap suci dan dipuja karena memiliki kekuatan supranatural. Hewan-hewan tersebut kadal, babi, ular, harimau dan sebagainya. Pemujaan terhadap binatang yang memiliki kekuatan magis dikenal dengan .…

a)

Atheisme

b)

Animisme

c)

Dinamisme

d)

Totemisme

e)

Monotheisme

57.

Ketika alam menuntut manusia pada masa praaksara mencari makanan dengan mengolahnya sendiri dan menetap dalam satu tempat, akhirnya mereka mulai menanam jenis-jenis tanaman yang semula tumbuh liar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain bercocok tanam, mereka juga memiliki teknik berternak hewan yang dimulai dengan menjinakkan hewan yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya seperti anjing, kerbau, ayam dan babi. Dari wacana di atas kehidupan sosial masyarakat praaksara sudah berkembang pada masa .…

a)

Megalitikum

b)

Perundagian

c)

Neolitikum

d)

Mesolitikum

e)

Paleolitikum

58.

1) Kapak persegi

2) Kapak corong

3) Kapak lonjong

4) Kapak genggam

5) Gerabah

Yang merupakan alat-alat yang digunakan oleh manusia purba pada masa Neolitikum adalah ….

a)

1), 2), dan 3)

b)

1), 3), dan 5)

c)

2), 3), dan 4)

d)

2), 4), dan 5)

e)

3), 4), dan 5)

59.

Manusia yang hidup pada zaman Neolitikum mengalami apa yang disebut revolusi neolitik yaitu adanya perubahan cara hidup dari ....

a)

Food gathering ke food producing

b)

Food producing menjadi menetap

c)

Nomaden menjadi semi sedenter

d)

Hunting menjadi food gathering

e)

Food gathering menjadi meramu

60.

Penyebaran hasil kebudayaan ini melalui Jalur Timur yaitu dari Asia (Yunan, China Selatan) ke Jepang, Formosa (Taiwan) Filipina, Minahasa, Maluku, dan Papua. Hasil kebudayaan ini adalah ….

a)

Kapak corong

b)

Kapak persegi

c)

Kapak lonjong

d)

Kapak genggam

e)

Kapak Sumatera

61.

Perbandingan yang benar tentang kehidupan masyarakat pada masa praaksara di bawah ini adalah .…

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

62.

Perkembangan kebudayaan pada Zaman Batu Muda sudah sangat maju daripada zaman-zaman sebelumnya. Hal ini disebabkan kedatangan sebuah bangsa yang berasal dari Yunan dan nantinya menjadi pendukung kebudayaan pada zaman ini. Bangsa yang dimaksud adalah ….

a)

Negrito

b)

Weddoid

c)

Proto Melayu

d)

Deutero Melayu

e)

Papua Melanesoid

63.

Pada masa pertengahan akhir masa bercocok tanam dan masa awal perundagian nenek moyang kita setelah mengalami kesejahteraan, hidupnya diorientasikan untuk kepentingan kepercayaan. Hal ini dapat dibuktikan dari benda-benda yang ditinggalkan yaitu berupa ...

a)

kapak perimbas dan pipisan

b)

peninggalan berupa gua-gua

c)

abris sous roche dan ktjokkenmodinger

d)

gua yang dijadikan sebagai tempat tinggal

e)

peninggalan batu besar seperti dolmen dan menhir

64.

Peti jenasah yang berbentuk kubus yang ditutup dengan batu lain yang mirip dengan atap rumah dan banyak ditemukan di Minahasa adalah ….

a)

Punden berundak

b)

Menhir

c)

Dolmen

d)

Waruga

e)

Arca

65.

Hasil budaya Megalitikum yang difungsikan sebagai tempat pemujaan kepada roh nenek moyang dan mampu memberikan sumbangan yang berharga bagi perkembangan kebudayaan di bidang seni bangunan (candi) pada zaman Hindu-Buddha, yaitu ….

a)

Punden berundak

b)

Sarkofagus

c)

Kubur batu

d)

Dolmen

e)

Menhir

66.

Berdasarkan gambar di atas, bangunan ini memiliki fungsi ….

a)

tempat penobatan kepala suku

b)

sarana pemujaan terhadap arwah nenek moyang

c)

tempat menaruh barang-barang pusaka yang berharga

d)

tempat berkumpulnya masyarakat untuk memutuskan masalah bersama

e)

lambang penghormatan kepala suku ketika diangkat menjadi pemimpin

67.

Sebuah peninggalan cagar budaya yang ada di Subak Agung, Banjar Delod Abang, Desa Keramas, Blahbatuh, Gianyar ini ditemukan dalam keadaan utuh. Peninggalan cagar budaya tersebut berfungsi sebagai peti kubur yang terdiri dari 2 (dua) bagian yaitu bagian wadah dan tutup bentuk polos. Arkeolog Universitas Udayana, Wayan Ardika menjelaskan dengan ditemukan benda-benda tersebut membuktikan bahwa Bali ini dulu pernah menjadi pemukiman dan pemakaman bagi manusia purbakala.

Dari wacana di atas hasil kebudayaan yang dimaksud adalah ….

a)

Menhir

b)

Dolmen

c)

Waruga

d)

Sarkofagus

e)

Punden berundak

68.

Gambar di atas adalah salah satu peninggalan pada zaman Megalitikum yang disebut dengan ….

a)

Arca

b)

Dolmen

c)

Waruga

d)

Sarkofagus

e)

Kubur peti batu

69.

Nenek moyang bangsa Indonesia pada zaman perundagian selain memiliki ketrampilan teknik tuang logam, juga telah mengenal ilmu astronomi. Pada masa itu ilmu astronomi dimanfaatkan untuk ….

a)

kegiatan pertanian dan pelayaran

b)

meramalkan kejadian masa depan

c)

menentukan waktu kegiatan ritual

d)

mengumpulkan warga sekitarnya

e)

menentukan hari baik dan buruk

70.

Jenis perahu di atas sampai saat ini masih ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Sebenarnya kapal jenis ini sudah muncul pada zaman perundagian yang dikenal dengan nama perahu ….

a)

pinisi

b)

pledang

c)

kora-kora

d)

tongkang

e)

bercadik

71.

Kepandaian mengolah logam perunggu di Indonesia diperoleh dari pengaruh Kebudayaan Dongson yang menyebar sekitar tahun 500 SM, sehingga kebudayaan perunggu di Indonesia dapat pula disebut sebagai kebudayaan Dongson, yang hasil peninggalannya antara lain ….

a)

nekara dan sarkofagus

b)

kapak pendek dan moko

c)

nekara dan kapak persegi

d)

nekara dan kapak corong

e)

kapak corong dan kubur peti batu

72.

Berdasarkan gambar di atas, alat tersebut memiliki fungsi sebagai ….

a)

Tanda kebesaran dan alat upacara

b)

Tanda berkabung dan penguburan

c)

Alat berburu dan meramu

d)

Alat Bertani dan beternak

e)

Alat untuk memanen padi

73.

Setelah kedatangan bangsa Deutro Melayu, kehidupan bangsa Proto Melayu yang tadinya hidup di sekitar aliran sungai dan pantai terdesak ke wilayah pedalaman karena kebudayaannya kalah maju. Berikut ini yang merupakan hasil dari kebudayaan suku bangsa Deutro Melayu adalah ...

a)

mengenal kebudayaan logam dari perunggu

b)

menggunakan batu yang sudah diasah halus

c)

hidupnya sedenter dengan bercocok tanam

d)

menggunakan peralatan hidup dari tulang

e)

mengenal lukisan magis pada dinding gua

74.

Alat ini digunakan sebagai alat keagamaan dan banyak ditemukan di Sumatera dan Madura yaitu ….

a)

Moko

b)

Kapak corong

c)

Arca perunggu

d)

Gendang gelang

e)

Bejana perunggu

75.

Perbandingan yang benar tentang corak kehidupan antara bangsa Proto Melayu dan Deutro Melayu adalah ….

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E