WorksheetsPERTANIAN JEPANG
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Pemerintah Jepang saat ini hanya berfungsi sebagai pembuat peraturan dan mnengeluarkan kebijakan. Sedangkan aktivitas lapangan diambil alih oleh Japan Agriculture Cooperative (JA Cooperative) atau koperasi pertanian. JA Cooperative memiliki tugas diantaranya sebagai berikut kecuali:
Penyediaan sarana distribusi
Sebagai Bank
sarana pelayanan kesehatan
sebagai asuransi
JA Cooperative beberapa peran penting dan crucial bagi petani dapat diatasi terutama untuk pemasaran. Terdapat alternative distribusi dan pemasaran produk yang ditawarkan JA Cooperative untuk para produsen petani:
Petani dapat mendistribusikan sendiri namun melalui petunjuk dari JA
Cooperative
Petani dapat mendistribusikan sendiri namun tidak melalui petunjuk dari JA
Cooperative
Produk yang dibeli JA Cooperative dengan harga dibawah harga pasar
Produk yang dibeli JA Cooperative dengan harga sama dengan harga pasar
Perubahan orientasi kebijakan pertanian dari pola reduksi ke sistem produksi
Subsidi (pendapatan) bagi konsumen padi
Subsidi (pendapatan) bagi petani padi
Subsidi (pendapatan) bagi petani
adanya koperasi simpan pinjam di masyarakat pedesaan Jepang merasa
terbantu dalam memperoleh pinjaman dana untuk menambah modal ataupun
untuk memenuhi biaya kebutuhan yang sifatnya mendesak. Ciri-ciri koperasi simpan pinjam yang dilakukan
bersifat persaudaraan
bunga yang sedang,
dikelola oleh pemerintah desa
Jepang melakukan transformasi lahan pertanian dari tradisional menjadi
menggunakan mesin dikarenakan Jepang mempunyai pertumbuhan penduduk
yang tinggi dan lahan pertanian juga sangat sempit
benar
salah
pemerintah Jepang berusaha menarik perhatian anak muda yang sebelumnya kurang tertarik bekerja di lahan,melalui
kredit
pendidikan
teknologi
Kemajuan pertanian Jepang juba bisa dilihat dari berkembangnya sistem pertanian urban. Bahkan pertanian urban kini telah menjadi andalan untuk memasok produk-produk pertanian yang segar, sehat, dan cepat. Berikut ada empat sistem yang membuat pertanian Jepang sangat maju:
Teknologi pertanian yang canggih
Perhatian pemerintah yang tinggi terhadap pertanian
Harga produk pertanian yang terkontrol
Lahan pertanian yang dimiliki tiap petani luas 11-12 hektar
Kuatnya industri otomotif di Jepang terdampak pada sektor pertaniannya. Sistem pengolahan kegiatan pertanian telah menggunakan teknologi yang canggih yakni bagian
membajak, menanam, memanen, dan memasarkan
membajak, menanam, menyiram dan memanen
membibit, menanam, menyiram dan memanen
Pada tahun 1953, diterbitkanlah The Agricultural Products Price
Stabilization Law,yang berguna untuk menjamin dan melindungi harga produk
dalam negeri terutama untuk pangan pokok
beras, sereal, kentang dan
kedelai.
beras, sereal, kentang dan
jagung.
beras, sereal, kentang dan
kacang-kacangan.
beras, sereal, kentang dan
sagu.
Terjadi kesenjangan antara industri dan pertanian. salah satu bentuk kesenjangan tersebut.
Produksi pertanian naik dibarengi dengan harga tanah terus meningkat karena
permintaan untuk dibangun jadi kawasan industri.
Produksi pertanian menurun, harga tanah terus meningkat karena
permintaan untuk dibangun jadi kawasan industri.
peraturan
bahwa petani tidak harus memiliki lahan yang digarapnya, menghambat
perkembangan pertanian sehingga akan memudahkan dalam pemindahan ke sektor industri
peraturan
bahwa petani harus memiliki lahan yang digarapnya, tidak menghambat
perkembangan pertanian sehingga akan memudahkan dalam pemindahan ke sektor industri
