Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Novel

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Tegar, seorang pemuda sukses dengan tingkat kemapanan luar biasa, bertanggung jawab, jujur, tampan, tubuh atletis, tak kurang suatu apa pun, namun belum menikah hingga usianya sudah 35 tahun. 

Tegar pernah patah hati, menyaksikan pujaan hatinya, Rosie (yang telah dia cinta selama 20 tahun) dilamar oleh sahabatnya sedniri yang baru dikenalkannya pada Rosie dua bulan yang lalu.

Karakter tokoh Tegar dalam kutipan novel tersebut dapat diketahui melalui ...

a)

Dialog antartokoh

b)

Penjelasan langsung

c)

Pikiran tokoh

d)

Tindakan tokoh

e)

Tanggapan tokoh lain

2.

Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan, depresi dan bersikap seperti orang gila.

Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah ...

a)

gundah

b)

sedih

c)

tegang

d)

khusyuk

e)

hening

3.

(1) Perahu terombang-ambing pelan (2) Jasmine memperbaiki posisi snorkel (3) Tegar meneriakkan agar tidak jauh-jauh (4) Jasmine mengacungkan tangannya (5) Dari sini terlihat betul betapa senangnya Jasmine.

Kalimat yang menunjukkan latar tempat terdapat dalam nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

4.

Begitulah takdir membentuk suatu kisah yang sangat panjang hanya untuk menyatukan kedua orang tersebut. Setelah melalui banyak kesedihan, waktu, akhirnya mereka diberi kesempatan untuk bersama.

Kalimat dalam kutipan novel di atas merupakan ...

a)

orientasi

b)

komplikasi

c)

resolusi

d)

evaluasi

e)

koda

5.

Rumah idaman di kampong Melayu yang tidak dapat dinamakan besar, sudah disambung dengan pelampan ke muka, lalu dihiasi dengan daun-daun beringin dan bunga-bunga teratai. Bunga kertas yang berumbai-umbai pun tidak pula ketinggalan, sebagai lazim diperbuat di kampong tiap-tiap ada perhelatan.

Unsur intrinsik yang dominan pada penggalan novel di atas adalah...

a)

perwatakan

b)

alur cerita

c)

latar

d)

tema

e)

sudut pandang

6.

Merari Siregar lahir di Sipirok, Tapanuli, Sumatera Utara, 13 Juli 1896. Masa kecilnya dilalui penulis berdarah Batak ini di kampung halamannya. Oleh karena itu, sikap perbuatan, dan jiwanya dipengaruhi oleh kehidupan masyarakat Sipirok. Saat itu, ia kerap menjumpai kepincangan-kepincangan khususnya mengenai adat, salah satunya adalah kawin paksa.

Kutipan di atas termasuk unsur novel yang disebut…

a)

kepengarangan

b)

penciptaan

c)

penilaian

d)

ulasan tema

e)

penokohan

7.

“Anak kecil!” Dia tertawa mengejekku. “Mengapa duduk di belakang? Sini! Sini, duduk di muka! Masih ada tempat.” Tangannya melambai, lalu mendekat berjalan ke arah belakang bangku-bangku.

“Tidak, Pak! Di sini saja, “Jawabku. Dia berdiri di samping bangkuku. Tidak ada yang duduk bersamaku. “Mengapa? Supaya paling akhir mendapat giliran?” tanyanya. Seisi kelas tertawa.

“Tidak, Pak,” kataku lagi. “Supaya dapat melihat orang-orang lain.” Sedangkan mereka, yang duduk di depan, harus berpaling untuk melihatku. Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

orang pertama pelaku utama

b)

orang pertama pelaku sampingan

c)

orang ketiga serbatahu

d)

orang ketiga terbatas

e)

orang ketiga pelaku utama

8.

Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.”

Hm?”

“Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”

Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah…

a)

Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.

b)

Pekerjaan sia-sia.

c)

Perbuatan yang bodoh.

d)

Pekerjaan orang yang tidak cerdas.

e)

Perbuatan orang-orang zaman dahulu.

9.

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Pengangkatan ini memang banyak terpengaruh oleh bujukan Dara Petak (1). Mendengar akan pengangkatan patih ini merahlah muka Adipati Ronggo Lawe(2). Ketika mendengar berita ini dia sedang makan, seperti biasa dilayani oleh kedua orang istrinya yang setia, yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati(3). Mendengar berita itu dari seorang penyelidik yang datang menghadap pada waktu sang Adipati sedang makan, Ronggo Lawa marah bukan main(4). Nasi yang sudah dikepalnya itu dibanting ke atas lantai dan karena dalam kemarahan tadi sang adipati menggunakan aji kedigdayaannya, maka nasi sekepal itu amlas ke dalam lantai (5). Kemudian terdengar bunyi berkerotok dan ujung meja diremasnya menjadi hancur(6). (Kemelut di Maja Pahit, SH Mintarja).

Ciri bahwa penggalan tersebut menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu terdapat pada kalimat….

a)

1 dan 3

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

e)

5 dan 6

10.

Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.

Kata telah diperintahkan pada kalimat tersebut menunjukkan kaidah kebahasaan….

a)

Menggunakan kata yang menyatakan urutan

b)

Menggunakan kalimat bermakna lampau.

c)

Menggunakan kata kerja material

d)

Menggunakan kalimat langsung

e)

Menggunakan kata sifat